E-journal Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
Not a member yet
2865 research outputs found
Sort by
Introduction of Batik Jumputan for The Growth of Creative Thinking in Rural Preschools in Indonesia
This research aims to determine: (1) Implementation of the development of creative thinking through the introduction of jumputan batik in group A PAUD Roudlatul Bunayya in Toyomerto village, Serang Regency (PAUDRB). (2) Supporting and inhibiting factors in the development of creative thinking through the introduction of jumputan batik in group A PAUDRB. This research is a descriptive qualitative type of research. Data collection was obtained using observation, interviews and documentation methods. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results show: (1) The implementation of the introduction of jumputan batik was carried out in accordance with the RRPH that was created which contained planning and implementation. The introduction to jumputan batik that was introduced to group A was stamped and jumputan batik. The introduction of Jumputan batik has had a positive impact on children's learning processes and children are given the opportunity and freedom to express themselves so that children can express their thoughts and ideas. (2) supporting factors include: students are enthusiastic about the introduction of jumputan batik, the media is easy to obtain and environmentally friendly, and creative teachers. Meanwhile, the inhibiting factors are children's lack of concentration and lack of self-confidence, inadequate facilities and infrastructure, parents demanding of children. These findings can provide guidance for educational institutions and educators in designing more inclusive and effective learning strategies to facilitate the development of children's creative thinking
Kegiatan Practical Life dalam Menanamkan Karakter Disiplin di TK IT Asy-Syaamil Palangka Raya
Kurangnya perilaku disiplin seringkali menjadi awal masalah dalam pembelajaran di sekolah. Seperti datang terlambat, tidak tertib dan tidak segera masuk ruangan. Hal ini dapat distimulasi melalui kegiatan practical life yang mengacu pada 3 keterampilan yaitu manipulatif, menjaga lingkungan dan pengembangan diri. Kegiatan practical life yang dilakukan seperti menggulung sajadah, dan mencuci piring mampu memberikan pengalaman spontanitas pada anak dalam menaati aturan-aturan yang telah disepakati di sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kegiatan practical life dalam menanaman karakter disiplin di TK IT Asy-Syaamil Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian adalah kepala sekolah, 1 orang guru, dan 11 orang anak usia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pada kegiatan practical life yang mencakup keterampilan manipulatif, keterampilan menjaga lingkungan, dan keterampilan pengembangan diri dapat terlaksana dengan baik dan rutin, namun hanya keterampilan menjaga lingkungan saja yang tertuang dalam perencanaan. (2) Karakter disiplin yang dapat ditanamkan melalui kegiatan practical life di TK IT Asy-Syaamil Palangka Raya seperti datang tepat waktu, mengetahui benda dan fungsinya, benda diambil dan dikembalikan pada tempatnya, taat pada aturan yang disepakati bersama, bergiliran dengan tertib dan mengetahui akibat jika tidak disiplin, sedangkan yang tidak terlaksana seperti mampu memprediksi waktu penyelesaian kerja. Dampak penelitian ini untuk menanamkan karakter disiplin pada anak-anak, membantu mereka mengembangkan keterampilan dan nilai-nilai yang penting dalam kehidupan mereka
INTEREST AND PROFIT SHARING INSTRUMENTS IN THE BANKING WORLD
This article attempts to examine the concept of interest instruments in conventional banking and profit-sharing instruments in Islamic banking and their implications for investment and financing for customers according to the perspective of the principle of justice in Islamic economics. This study uses the research library method, and the researcher analyzes relevant secondary data related to this discussion. Data was sourced from journals, books, and other reading materials. This study uses a phenomenological approach to describe the overall problem of the people who experience it directly, in this case, the bank and the customer. The results of the study show that interest instruments at conventional banks tend to be more unfair because the interest system at traditional banks does not see profit and loss from the business being run. Dangerous for the culprit. Meanwhile, profit-sharing instruments at Islamic banks are based on the profit and loss of the company run by the bank and customers, which are considered fairer. Even so, Islamic banks still have an expected bank rate of standard profit expectations for the bank's business to support sound financial performance
DETERMINANT OF TYPE FINANCING ON ISLAMIC COMMERCIAL BANK’S PROFITABILITY
The purpose of this study is to analyze the effect of murabahah, mudharabah, musyarakah, and ijarah financing on Return On Assets (ROA) in Islamic Commercial Banks for the period 2016–2020. The population in this research was all Islamic Commercial Banks registered with Otoritas Jasa Keuangan for the period 2016–2020. Purposive sampling was used to obtain samples from the 12 banks. The results of the research show that the murabahah and mudharabah financing variables had an effect on Return On Assets. Meanwhile, musyarakah and ijarah financing had no effect on Return On Assets
PREDICTING PREDICTING THE INTENTION OF PURCHASE OF COSMETIC PRODUCTS IN ISLAMIC COLLEGE STUDENTS IN BANYUMAS INDONESIA WITH HALAL LABELS AND THEORY PLANNED BEHAVIOR
Cosmetics are products that can not be separated in everyday life. When planning a purchase is influenced cosmetics are products by several factors. This study uses the Theory of Planned Behavior, which is a theory that explains that behavior is formed because of intentions/interests that are influenced by attitudes, subjective norms, and behavioral control. In addition, this study uses the halal label as another independent variable. So the purpose of this study was to determine the effect of attitudes, subjective norms, behavioral control, and halal labels on the intention to purchase cosmetic products in Islamic Religious College Students in Banyumas, Indonesia. This research uses quantitative research methods. The population is Islamic Religious College Students in Purwokerto. The number of samples used is 397 respondents. The sample collection technique used probability sampling by means of proportionate stratified random sampling and other techniques, namely nonprobability sampling by means of purposive sampling. This research was analyzed by multiple linear regression methods. The results of this study indicate that partially and simultaneously attitudes, subjective norms, behavioral control, and halal labels have a positive effect on purchase intentions
Keywords: Attitude; Subjective Norms; Behavioral Control; Halal Labels; Intention Purchas
Praktik Jasa Veener Gigi Dalam Kajian Maqasid Syariah
Penelitian ini membahas tentang faktor-faktor yang menjadi alasan pasien menggunakan jasa veneer gigi sekaligus dari pandangan sisi maqasid syariah. Penelitian ini diambil dikarenakan banyaknya pasien yang menggunakan jasa veneer gigi dengan berbagai tujuan penggunaan. Memang telah menjadi fitrah bagi kaum laki-laki maupun perempuan untuk menyukai keindahan. Namun bukan berarti segala yang indah harus dilakukan karena alasan mengikuti gaya pada zaman sekarang. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melakukan kuisioner (angket), wawancara, dan dokumentasi, sumber data penelitian ini yaitu dokter gigi dan pasien yang menggunakan jasa veneer gigi. Hasil dari penelitian telah disimpulkan dari beberapa faktor yang melatarbelakangi pasien menggunakan jasa veener gigi diantaranya disebabkan oleh adanya indikasi medis dan diharuskan menggunakan veneer gigi. Kemudian faktor lainnya adalah untuk merapikan gigi yang tidak beraturan dan dengan tujuan kecantikan tanpa merubah bentuk aslinya. Berdasarkan Maqasid Syariah penggunaan veener gigi dapat dianalisis berdasarkan kemaslahatan penggunanya, dalam hal ini temuan yang dihasilkan, terdapat beberapa pasien yang berada pada kemaslahatan dharuriyat, terdapat pula yang kemaslahatannya masih pada taraf hajjiyat, dan tahsiniyat. Adapun kebutuhan yang berdasarkan maqasid syariah yaitu mengacu kepada perlindungan jiwa (Hifz al-Nafs) dan juga perlindungan harta (Hifz al-Mal). Dimana jika pasien tidak menggunakan praktik jasa veneer gigi dapat menyulitkan dalam kegiatan sehari-hari seperti mengunyah makanan, melakukan pekerjaan yang harus berpenampilan menarik didepan umum, untuk melamar pekerjaan yang dimana syarat utama gigi harus rapi. Adapun alasan pasien yang merubah bentuk giginya dengan menggunakan veneer gigi hanya untuk kecantikan ataupun penampilan agar gigi terlihat lebih rapi tanpa indikasi medis masih tergolong tahsiniyat dalam maqasid syariah
Community Figures' Perception Towards the Obligation of Halal Certification for Chicken Slaughterhouses
This study discusses the perception of community leaders in Tanjung Perepat Village, Biduk Biduk District, towards chicken slaughterhouses that have not been halal certified. The researcher conducted this study to understand how community leaders in Tanjung Perepat Village, Biduk Biduk District, view chicken slaughterhouses lacking halal certification. The problem formulation for this study is: 1) What are the factors that cause chicken slaughterhouses in Tanjung Perepat Village, Biduk Biduk District, to not be halal certified?; 2) What are the perceptions of community leaders towards chicken slaughterhouses that have not been halal certified? This type of research is empirical research with a qualitative descriptive approach, namely research with field data as the main data source, such as interview results and observations. The study concluded that both internal and external factors caused the chicken slaughterhouses in Tanjung Perepat Village, Biduk Biduk District, to lack halal certificates. Internal factors are education, social, and social media. External factors include a lack of socialization, limited facilities, and difficulty accessing transportation. Interview findings reveal that community leaders in Tanjung Perepat Village, Biduk Biduk District, lack knowledge about the slaughterhouse's halal certification. This is because some of them are unaware that obtaining a halal certificate is solely necessary for packaged food and food ingredients
PERSEPSI KEPALA KUA KOTA SAMARINDA TERHADAP KEDUDUKAN WALI NIKAH BAGI ANAK HASIL NIKAH SIRI DALAM TINJAUAN MAQASHID SYARIAH
Pernikahan siri tentunya akan berdampak kepada anak yang mereka lahirkan. Artikel ini membahas tentang persepsi Kepala KUA terhadap kedudukan wali nikah bagi anak hasil nikah siri dalam tinjauan Maqashid Syariah. Merupakan penelitian kualitatif, sifatnya deskriptif, menggunakan pendekatan empris normatif. Subjek penelitian yaitu Kepala KUA dan pelaku nikah siri di Samarinda. Hasil kajian, persepsi Kepala KUA terbagi menjadi dua, pertama menyatakan bahwa orang tua dari anak hasil nikah siri dapat menjadi wali karena pencatatan pernikahan adalah syarat administrasi, bukan syarat sahnya perkawinan. Pendapat kedua, pencatatan perkawinan itu bagian dari syarat keabsahannya perkawinan secara hukum agama dan negara sehingga ayahnya tidak boleh menjadi wali kecuali jika ayahnya telah melakukan sidang isbat nikah dengan ibunya. Adapun terhadap dua Persepsi yang ada bahwa persepsi pertama lebih diunggulkan karena termasuk pada maqashid dharuriyat yang mana melihat status wali jika sah secara syariat sudah cukup untuk menjadi wali dengan mempertimbangkan jika pernikahan anak hasil pernikahan siri ini ditunda, akan berakibat terjadinya nikah siri yang mengakibatkan terhalangnya maqashid syariah yakni menjaga keturunan. Sedangkan pada pendapat kedua lebih masuk kepada maqashid hajiyah karena bagi anak hasil nikah siri harus menunggu putusan isbat nikah kedua orang tuanya agar bisa menjadi wali dan mengurus administrasi pendaftaran nikah di KUA
TINJAUAN ISTIHSAN TERHADAP WANITA KARIER TENAGA PENDIDIK SAAT MASA IDDAH WAFAT DI KELURAHAN AIR PUTIH
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh wanita karier tenaga pendidik di Kelurahan Air Putih yang tidak melaksanakan ihdad dan tetap keluar rumah selama masa iddah wafat dikarenakan tuntutan dari pekerjaan. Zaman sekarang sudah banyak wanita yang bekerja di luar rumah dan untuk menunjang kariernya mereka dituntut harus berpenampilan menarik. Di saat seorang wanita ditinggal meninggal oleh suaminya maka dia diwajibkan untuk melaksanakan masa iddah wafat dan ihdad. Dimana selama 4 bulan 10 hari mereka tidak diperbolehkan untuk bersolek, keluar rumah, serta menikah. Hal tersebut yang membuat penulis tertarik untuk melakukan penelitian ini, untuk mengetahui bagaimana problematika wanita karier tenaga pendidik saat masa iddah wafat serta bagaimana menjaga kemaslahatan mereka dalam menjalani masa iddah wafat tersebut dengan meninjau melalui istihsan.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif, yang bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan empris normatif. Subjek dalam penelitian ini adalah wanita karier tenaga pendidik di Kelurahan Air Putih. Objek penelitian ini mengenai masa iddah wafat yang dialami oleh wanita karier tenaga pendidik di Kelurahan Air Putih. Teknik analisis data dilakukan dengan cara deskriptif kulitatif yaitu menggambarkan, memaparkan dan menganalisis hasil dari penelitian dengan tinjauan istihsan.
Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa problematika wanita karier tenaga pendidik saat masa iddah wafat yaitu ekonomi, beban moral, terikatnya dengan lembaga, serta tuntutan penampilan. Melihat kondisi wanita karier tenaga pendidik di Kelurahan Air Putih melalui metode istishan peneliti menyimpulkan bahwa kondisi tersebut masuk ke dalam istihsan istisnai (perpindahan hukum yang bersifat umum ke hukum khusus) yang disandarkan kepada dalil kemaslahatan. Sehingga hukum bagi mereka adalah boleh untuk tidak melaksanakan ihdad dan keluar rumah selama masa iddah namun tetap dalam ketentuan syariat. Seperti ketika kondisi mereka dalam keadaan terpaksa dan sangat membutuhkan untuk keluar rumah, apabila tidak keluar rumah dikhawatirkan akan terjadi kemudharatan yang lebih besar, diperbolehkan bagi mereka untuk berdandan namun tidak berlebihan, boleh keluar rumah dengan niat dan tujuan yang jelas serta baik. Serta menjamin dan memastikan diri mereka dapat terhindar dari maksiat dan fitnah. Namun meskipun diperbolehkan untuk tidak melaksanakan ihdad dan keluar rumah mereka tetap dilarang untuk menikah hingga masa iddah wafatnya selesai yaitu selama 4 bulan 10 hari
Potensi Budidaya Pisang Kepok (Studi Di Kecamatan Seruyan Hilir Timur Kabupaten Seruyan)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan budidaya pisang di kawasan timur bawah Kecamatan Seriyan Kabupaten Seuyan. Dalam penelitian ini kasus disajikan, wawancara dilakukan dan data yang tersedia disusun dalam format tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi budidaya pisang di wilayah Kecamatan Seuyan Hulu Timur Kabupaten Seuyan Hulu Timur berada pada ketinggian 1 hingga 7 derajat di atas permukaan laut dan suhu rata-rata 20 hingga 32 derajat. Pisang yang ditanam merupakan varietas daerah sebagai berikut: Pisang Kepok