Neliti
Not a member yet
263945 research outputs found
Sort by
Taken Twice but Persevered: The Narratives of Second- time Takers of Mathematics in the Modern World
This study explores the unique lived experiences of Filipino students who retook Mathematics in the Modern World, highlighting their resilience in overcoming academic challenges. Using a phenomenological research design, the study aims to understand how second-taker students perceived and navigated their struggles with mathematics. Purposive sampling was employed to select 14 participants—seven for in-depth interviews and seven for focus group discussions—based on their second-taker status and willingness to share their educational journeys. Findings reveal that these students faced challenges such as low self-esteem, negative past experiences with mathematics, and academic pressure. Despite these setbacks, participants demonstrated resilience by employing coping strategies like peer support, improved study routines, and personal motivation. These adaptive mechanisms helped them regain confidence and succeed in the course. The phenomenological approach allowed for a deeper understanding of the students' inner experiences, emphasizing the value of their perspectives in shaping support systems. The study concludes that student resilience is influenced by both internal motivation and external academic support, and recommends the development of responsive educational interventions and a supportive learning environment. This research provides valuable insights for educators, curriculum developers, and policymakers in crafting strategies that address the needs of learners facing academic setbacks in mathematics
MENGENAL DETEKSI TUMBUH KEMBANG ANAK USIA DINI
Buku Bunga Rampai ini berjudul MENGENAL DETEKSI TUMBUH KEMBANG ANAK USIA DINI mencoba menyuguhkan dan mengemas beberapa hal penting mengenai tumbuh kembang anak usia dini. Buku ini berisi tentang segala hal yang berkaitan dengan konsep tumbuh kembang anak usia dini serta konsep lainnya yang disusun oleh beberapa Dosen dari berbagai Perguruan Tinggi
Teknik Menulis Berita Cetak dan Online
Buku referensi Teknik Menulis Berita Cetak dan Online membahas keterampilan menulis berita yang informatif, menarik, dan mudah dipahami oleh pembaca di berbagai media. Buku ini mengulas perbedaan karakter berita cetak dan berita daring, termasuk gaya bahasa, struktur penulisan, serta penyesuaian isi agar relevan dengan kebiasaan pembaca masa kini.
Dengan penjelasan yang ringkas dan aplikatif, buku ini membantu pembaca memahami cara menyusun judul yang kuat, menulis isi berita yang akurat, serta menjaga etika dalam penyampaian informasi. Buku ini ditujukan untuk masyarakat umum yang ingin mengenal dunia jurnalistik atau mengembangkan kemampuan menulis berita untuk keperluan pribadi, komunitas, maupun media populer
Keperawatan Gawat Darurat Terpadu: Asesmen Cepat, Tindakan Prioritas, dan Keselamatan Pasien
Buku ajar yang berjudul Keperawatan Gawat Darurat Terpadu: Asesmen Cepat, Tindakan Prioritas, dan Keselamatan Pasien disusun untuk masyarakat umum agar masyarakat paham bagaimana pentingnya penanganan kegawatdaruratan secara cepat, tepat, dan aman. Dengan pendekatan praktis dan bahasa yang mudah dipahami, buku ini menjelaskan bagaimana tim keperawatan melakukan asesmen awal secara sistematis, menetapkan prioritas tindakan penyelamatan, serta menjaga keselamatan pasien dalam situasi darurat medis, bencana, atau trauma.
Buku ini ditujukan untuk masyarakat umum agar masyarakat paham bahwa kesiapsiagaan dalam situasi darurat bukan hanya tugas tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan pengetahuan dasar masyarakat untuk merespons dengan benar. Buku ini disebarluaskan kepada masyarakat luas sebagai bentuk edukasi keselamatan dan kontribusi dalam membangun sistem penanganan gawat darurat yang tanggap dan berorientasi pada keselamatan jiwa
Culturally Responsive Education and Its Impact on Student Learning, Engagement, and Educational Resources
This systematic literature review (SLR) examined how Culturally Responsive Teaching (CRT) influences student learning, engagement, and equity across diverse educational settings. Guided by the PRISMA 2020 framework, three databases—ScienceDirect, Taylor & Francis Online, and JSTOR—were systematically searched for peer-reviewed studies published between 2015 and 2025. Of the 312 records identified, 31 studies met the inclusion criteria after screening and quality appraisal using the Mixed Methods Appraisal Tool (MMAT, 2018). The review addressed three research questions: (1) How does CRT impact academic, social-emotional, and skill-based learning outcomes? (2) What pedagogical tools and instructional strategies effectively support CRT? and (3) How does a culturally inclusive curriculum sustain student engagement? Using inductive–deductive thematic synthesis, findings revealed that CRT improves academic achievement by connecting learning to students’ cultural identities, fosters emotional well-being through inclusive classroom climates, and cultivates essential skills such as empathy, collaboration, and critical thinking. A key contribution of this review is its integrated framework of Culturally Responsive Education (CRE), which conceptualizes CRT as operating across three interdependent levels: instructional practice (micro), pedagogical tools and resources (meso), and curriculum and institutional policy (macro). This multi-layered model explains how teacher reflexivity, inclusive materials, and systemic support interact to promote equity and inclusion. Despite its strengths, the review acknowledges persistent research gaps, including methodological over reliance on qualitative data and the geographic concentration of CRT studies in Western contexts. Future research should explore the adaptation of CRT in collectivist and post-colonial systems to build a globally grounded understanding of culturally responsive education
Profesi Apoteker: Etika, Praktik, dan Pengembangan Profesional di Era Kesehatan Modern
Buku ajar Profesi Apoteker: Etika, Praktik, dan Pengembangan Profesional di Era Kesehatan Modern membahas secara komprehensif peran apoteker dalam sistem kesehatan yang terus berkembang. Disajikan dengan bahasa yang komunikatif dan mudah dipahami, buku ini mengulas nilai-nilai etika profesi, dinamika praktik kefarmasian, serta tantangan dan peluang pengembangan diri apoteker di tengah perubahan layanan kesehatan.
Melalui pembahasan yang runtut dan relevan dengan kondisi saat ini, buku ini membantu pembaca memahami bagaimana apoteker berkontribusi dalam menjamin penggunaan obat yang aman, bermutu, dan bertanggung jawab. Buku ini ditujukan dan dipasarkan untuk masyarakat umum yang ingin mengenal lebih dekat profesi apoteker, perannya dalam kehidupan sehari-hari, serta pentingnya profesionalisme di bidang kesehatan modern
ANALOGI METAFORIS PELITA SEMESTA: REFLEKSI KEHIDUPAN DALAM CAHAYA MAKNA
Makna judul Analogi Metaforis Pelita Semesta: Refleksi Kehidupan dalam Cahaya Makna
1. Analogi adalah perbandingan antara dua hal yang berbeda tetapi memiliki kesamaan dalam satu atau beberapa aspek, yang digunakan untuk menjelaskan suatu konsep agar lebih mudah dipahami untuk membantu menjelaskan hal yang sulit atau abstrak dengan membandingkannya pada hal yang lebih konkret atau dikenal. Contoh: “Guru adalah pelita dalam kegelapan kebodohan.”
→ Di sini, guru dianalogikan dengan pelita, karena keduanya sama-sama memberi cahaya/penerangan.
2. Metaforis berasal dari kata metafora, yaitu ungkapan kiasan yang menyamakan satu hal dengan hal lain secara tidak langsung untuk menciptakan makna yang lebih dalam atau indah. Ciri khas Bersifat imajinatif dan simbolik, bukan literal (bukan makna sebenarnya). Contoh “Hati manusia adalah samudra.”
→ Tidak benar-benar laut, tapi menggambarkan kedalaman perasaan.
3. Pelita Semesta : Pelita melambangkan cahaya penuntun, ilmu, kebijaksanaan, dan pencerahan batin dan Semesta menggambarkan kehidupan secara universal—alam, manusia, dan seluruh ciptaan Tuhan. Pelita Semesta berarti cahaya kebijaksanaan yang menerangi seluruh kehidupan, atau ilmu dan nilai-nilai yang menyinari jagat raya manusia.
4. Refleksi Kehidupan menunjukkan bahwa isi karya ini berupa perenungan mendalam tentang perjalanan hidup manusia—baik dalam aspek spiritual, sosial, moral, maupun eksistensial.
5. Dalam Cahaya Makna : Menggambarkan bahwa setiap refleksi dalam karya ini tidak sekadar renungan kosong, melainkan penuh nilai, hikmah, dan makna yang mencerahkan jiwa. Cahaya di sini adalah simbol dari kebenaran, pengetahuan, dan pencerahan spiritual.
Analogi Metaforis Pelita Semesta: Refleksi Kehidupan dalam Cahaya Makna adalah Kumpulan renungan menggunakan bahasa kiasan yang menggambarkan perjalanan hidup manusia di bawah cahaya kebijaksanaan, menuntun pembaca untuk menemukan makna dan pencerahan dalam setiap sisi kehidupan.”
Buku ini terdiri dari 25 bab yang terbagi ke dalam 155 tema, dengan setiap bab menghadirkan 500 analogi metaforis. Secara keseluruhan, terdapat 12.500 analogi metaforis yang menggambarkan berbagai aspek kehidupan, mulai dari pendidikan, keislaman, kepemimpinan, spiritualitas, hingga fenomena sosial dan psikologi manusi
ROBUST GOVERNANCE IN PUBLIC ADMINISTRATION: PUBLIC POLICY AND PUBLIC SERVICE ISSUES
Dalam era transformasi sosial, ekonomi, dan teknologi yang berlangsung cepat, konsep robust governance menjadi pendekatan strategis yang penting dalam administrasi publik. Buku ini menghadirkan analisis komprehensif mengenai bagaimana tata kelola pemerintahan dapat dirancang, dijalankan, dan dievaluasi agar tetap efektif, adaptif, dan responsif terhadap dinamika perubahan serta tantangan yang kompleks.
Dengan fokus pada isu kebijakan publik dan pelayanan publik, buku ini menjelaskan tantangan utama yang dihadapi pemerintah modern: mulai dari digitalisasi layanan publik, kolaborasi lintas sektor, peningkatan kualitas birokrasi, krisis multidimensi, hingga tuntutan transparansi dan partisipasi masyarakat. Melalui perspektif teoretis dan studi kasus terkini, pembaca akan dibimbing memahami bagaimana pemerintah dapat membangun kapasitas institusional yang tangguh, berkelanjutan, serta mampu mendukung inovasi kebijakan. Konsep robust governance diposisikan sebagai kerangka adaptif yang tidak hanya berbicara soal stabilitas tata kelola, tetapi juga kemampuan sistem pemerintahan untuk belajar (learning governance), mengantisipasi risiko, serta merespons perubahan kebijakan secara inklusif dan berbasis bukti (evidence-based policy).
Buku ini ditulis untuk mahasiswa, akademisi, pembuat kebijakan, ASN, praktisi tata kelola, dan para pemangku kepentingan yang berupaya meningkatkan kualitas administrasi publik di tingkat lokal, nasional, maupun global. Dengan pendekatan multidisiplin, buku ini menyediakan pemahaman mendalam dan praktis mengenai desain kebijakan publik dan manajemen layanan publik yang berorientasi pada keberlanjutan, inovasi, dan kepercayaan publik. Pada akhirnya, Robust Governance in Public Administration menawarkan visi pemerintahan masa depan: pemerintahan yang tidak hanya mampu bertahan dalam perubahan, tetapi juga unggul melalui tata kelola yang cerdas, kolaboratif, dan berkeadilan
FLIPVLAB: Model Pembelajaran Berbantuan Laboratorium Virtual
FLIPVLAB: Model Pembelajaran Berbantuan Laboratorium Virtual dengan Flipped Classroom pada Kimia Dasar
©Penulis
Bayu Antrakusuma
Khaerudin
Ivan Hanafi
"Buku ini disusun sebagai upaya memberikan kontribusi terhadap pengembangan pembelajaran Kimia Dasar yang inovatif, adaptif terhadap keterbatasan fasilitas laboratorium, serta selaras dengan karakteristik mahasiswa di era digital".
Cetakan 1: Januari 2026
Ukuran: 15 x 23 cm
Harga Cetak: Rp. 90.000
Available on Shopee:
https://id.shp.ee/2fLjkab
Harga E-Book: Rp. 80.000
Available on Gramedia Digital:
https://ebooks.gramedia.com/id/buku/penerbit/pt-revormasi-jangkar-philosophi
The Interplay between Face- to- face Classes and Online Learning on School Attitude of Students in Blended Learning among Teacher Education Students
The purpose of this study was to determine the impact of face-to-face class and online learning to the school attitude among teacher education students in Kapalong College of Agriculture, Sciences and Technology. The study was quantitative research that utilize a descriptive-correlational approach. A sample of 120 randomly selected teacher education students who were identified using stratified random sampling answered the surveys on the three variables. Results showed that the level of face-to-face class and online learning were in high level, however, the school attitude was in moderate level. Results also revealed that there is also a significant relationship between face-to-face class and school attitude. Likewise, there is also a significant relationship between online learning and school attitude of the teacher education students. Moreover, results show that domains of face-to-face class such as situational awareness, authenticity, presence, clarity and empathy can significantly influence student school attitude. Finally, it was revealed that domains of online learning such as technical glitch, participation in distance education, communication in distance education, interest-attention and materials can significantly predict school attitude to the respondents. Results imply that the variables are significant in improving the school attitude among teacher education students