Buletin Edukasi Indonesia
Not a member yet
64 research outputs found
Sort by
Motivasi Belajar Daring di Masa Pandemi Covid-19
Pandemi Covid-19 mengubah tatanan kehidupan termasuk aktivitas sekolah. Kebijakan pemerintah yang mewajibkan sekolah untuk pembelajaran online menemui beberapa kendala. Perubahan ini mempengaruhi banyak aspek dalam diri peserta didik, termasuk motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pembelajaran online terhadap motivasi belajar siswa kelas XI. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling dengan jumlah sampel adalah 113 orang. Pengumpulan data menggunakan angket pembelajaran online dan angket pembelajaran motivasional. Dari analisis data diperoleh hasil bahwa terdapat pengaruh pembelajaran online terhadap motivasi belajar siswa pada masa pandemi Covid-19. Hasil ini menjadi rekomendasi untuk perlunya dikembangkan kebijakan perbaikan kualitas pembelajaran online pada pada aspek guru, fasilitas, dan siswa
Teacher Barriers in Online Learning during Covid-19 Pandemic
The main problem in this study is that researchers want to reveal how the social studies teacher's barriers in online learning during the covid-19 pandemic. The purpose of this research is to find out the obstacles experienced by social studies teachers in the implementation of online learning and practical solutions in implementing online learning. This type of research is descriptive qualitative. Data collection techniques in this study were observation, interviews and documentation. The results of this study are the first, namely an inadequate internet network during online learning. The second is the boredom and lazy attitude of students. Saturated and lazy are psychological conditions of students. Third, namely the ability of students to use learning applications. Fourth, ownership of internet data quota. Limitations in purchasing quotas. The solution to the problem of online learning is by implementing limited face-to-face activities, which can be used to collect assignments for students who do not have a stable internet network. As a solution to the boredom of the lazy attitude of students. Social Studies teachers always provide the latest social studies material references, which are in accordance with the current phenomena. Social Studies teachers provide guidance and direction to students who have not mastered how to operate the application. The solution to the barriers to quota ownership is to take advantage of quota assistance from the government
Learning Management System dalam Pendidikan: Kajian Pemanfaatan Google Classroom
Dalam pembelajaran online, learning management system merupakan sistem yang penting. Namun demikian, dalam pelaksanaan pembelajaran, tidak semua guru telah memanfaatkan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pemanfaatan sistem ini agar siswa dapat aktif dalam pembelajaran. Kajian ini membahas tentang penggunaan Google Classroom dalam pembelajaran. Ada berbagai fitur dalam aplikasi ini yang dapat digunakan untuk mengembangkan aktivitas yang beragam. Aktivitas yang beragam ini dapat mendorong pada minat belajar siswa. Konsep multirepresentasi dapat digunakan sehingga siswa dapat belajar sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Penerapan dengan cara ini memerlukan keterampilan guru dan dukungan kebijakan sekolah
Pengaruh Profesionalisme Guru terhadap Prestasi Belajar Siswa
Proses pembelajaran dikatakan efektif apabila peserta didik secara aktif dan sadar terlibat dalam pengorganisasian dan penemuan informasi yang berupa pengetahuan. Guru perlu memiliki profesionalisme yang disyaratkan oleh peraturan pemerintah dan kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profesionalisme guru dan prestasi belajar siswa. Metode penelitian ini bersifat kuantitatif sampel sebanyak 55 siswa yang diambil menggunakan teknik sampel jenuh. Metode pengumpulan data berupa angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Profesionalisme Guru dan Aktivitas belajar siswa berada dalam kategori cukup (72,73% untuk Profesionalisme Guru guru; 83,6% untuk Prestasi Belajar Siswa). Hasil ini didukung data observasi dan interview. Terdapat pengaruh yang positif dan substantial antara Profesionalisme Guru terhadap Prestasi Belajar Siswa. Besarnya pengaruh tersebut sebesar 75,5% dan sisanya 24,5% dipengaruhi oleh faktor lain