Unissula Repository
Not a member yet
32889 research outputs found
Sort by
TINJAUAN YURIDIS PENGANGKATAN ANAK SECARA LESAN
Pengangkatan anak merupakan suatu perbuatan hukum yang mengalihkan
seorang anak dari lingkungan kekuasaan orang tua, wali yang sah, atau orang lain
yang bertanggungjawab atas perawatan, pendidikan dan membesarkan anak
tersebut ke dalam keluarga orang tua angkat. Pengangkatan anak bukanlah suatu
perbuatan melawan hukum sepanjang tata cara aturan yang ditetapkan oleh
undang-undang yang berlaku. Namun pada kenyataannya sebagian masyarakat
masih melakukan pengangkatan anak tidak dengan prosedur yang telah ditetapkan
oleh pemerintah, melainkan hanya dengan menggunakan surat pernyataan dari
orang tua kandung kepada orang tua angkat atau hanya secara lesan. Hal tersebut
akan menimbulkan adanya suatu akibat hukum yaitu hubungan keperdataan
meliputi nafkah, pemeliharaan anak dan waris antar anak yang ia angkat dengan
orang tua angkat. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur
pengangkatan anak yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan unutk
mengetahui akibat hukumnya dari pengangkatan anak secara lisan.
Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah ini
adalah menggunakan jenis penelitian yuridis (hukum normatif). Spesifikasi
penelitian hukum yang akan digunakan dalam penulisan ini menggunakan
pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Adapun metode yang
digunakan dalam penelitian ini yakni menggunakan metode kualitatif. Metode
kualitatif ini merupakan metode metode penelitian yang memberikan penjelasan
lebih analisis dan bersifat subjektif.
Berdasarkan hasil dari penelitian ini adalah bahwasnnya pengangkatan
anak harus dilakukan dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh undang-undang
serta disahkan oleh penetapan pengadilan bahwa anak tersebut adalah sah sebagai
anak angkat dari orang tua angkat yang mengajukan permohonan pengangkatan
anak. Dengan melakukan pengangkatan anak secara lisan maka akan
menimbulkan suatu akibat hukum yaitu adanya hak dan kewajiban kedua belah
pihak dalam hal pewarisan dan perwalian, serta tidak ada hubungan hukum antara
orang tua angkat dengan anak angkat karena tidak terdapat suatu adanya bukti
yang sah bahwa pengangkatan anak ini dilakukan menurut aturan yang berlaku.
Kata Kunci: Tinjauan Yuridis, Pengangkatan Anak secara Lesa
STUDI PERAN BUDAYA ORANISASI DALAM PENGEMBANGAN KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI JAWA TENGAH
Skripsi ini berjudul "Studi Peran Budaya Organisasi dalam Pengembangan Kinerja Pegawai Pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah." Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran budaya organisasi dalam membentuk dan meningkatkan kinerja pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan memanfaatkan data hasil observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi memainkan peran krusial dalam membentuk pola perilaku dan kinerja pegawai. Faktor-faktor seperti kurangnya inisiatif individu, rendahnya motivasi, dan kurangnya kesadaran terhadap dampak tindakan tertentu telah diidentifikasi sebagai tantangan utama. Temuan ini memberikan dasar untuk merumuskan rekomendasi strategis guna meningkatkan kinerja pegawai di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.
Kata Kunci: Budaya Organisasi, Kinerja Pegawai, inisiatif individu, rendahnya motivasi, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENGGUNA BPJS KESEHATAN DALAM PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS CIWARU KAB. KUNINGAN
Puskesmas mempunyai arti penting untuk memberikan pelayanan
kesehatan ataupun pelayanan medis terhadap pasien. Pelayanan kesehatan di
puskesmas adalah suatu hal yang sangat penting dan harus dijaga dengan
meningkatkan kualitasnya sesuai standar pelayanan yang berlaku supaya
masyarakat dapat menerima pelayanan kesehatan terbaik yang akan diberikan oleh
puskesmas. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu mengetahui prosedur
pelayanan kesehatan terhadap pasien pengguna BPJS Kesehatan di Puskesmas
Ciwaru Kabupaten Kuningan, perlindungan hukum terhadap pasien pengguna
BPJS Kesehatan dalam pelayanan Kesehatan di Puskesmas Ciwaru Kabupaten
Kuningan serta Upaya Hukum yang dapat dilakukan oleh pasien pengguna BPJS
Kesehatan apabila haknya tidak terpenuhi oleh Puskesmas Ciwaru Kabupaten
Kuningan.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan yuridis
sosiologis dengan menggunakan data primer dan data skunder. Metode
pengumpulan data primer menggunakan observasi dan wawancara sedangkan
metode data sekunder menggunakan studi dokumentasi dan studi kepustakanaan.
Metode analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan deskriptif
kualitatif.
Hasil penelitian yang diperoleh adalah berupa prosedur pelaksanaan
pelayanan kesehatan terhadap pasien pengguna BPJS Kesehatan di Puskesmas
Ciwaru Kabupaten Kuningan dari awal mendaftar sampai dengan ke dalam ruang
rawat. Setelah itu, hasil penelitan yang diperoleh selanjutnya ialah prosedur
pelaksanaan pelayanan kesehatan di Puskesmas Ciwaru Kabupaten Kuningan dapat
dikatakan cukup baik, karena masih tedapat beberapa keluhan pasien BPJS seperti
kurangnya ketersediaan obat, pelayanan kesehatan kurang baik, serta jadwal menunggu
pasien berobat dapat dikatakan pasien cukup lama untuk menunggu. Pengaturan hukum
terkait dengan perlindungan hukum bagi pasien BPJS terhadap pelayanan
kesehatan di Puskesmas di antaranya Peraturan BPJS Kesehatan Nomor 24 Tahun
2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Upaya hukum yang
dapat dilakukan oleh pasien BPJS apabila haknya tidak terpenuhi oleh puskesmas,
dapat mengajukan pengaduan atas kualitas pelayanan yang didapatkan,
menggugat dan/atau menuntut puskesmas apabila puskesmas diduga memberikan
pelayanan yang tidak sesuai dengan standar, serta Upaya Hukum yang dapat
ditempuh oleh pasien BPJS Kesehatan yakni melalui Jalur Non Litigasi
(Musyawarah atau Mediasi) dan Jalur Litigasi (Pengadilan).
Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Pengguna BPJS Kesehatan, Puskesmas
ERAN KEPOLISIAN MENANGGULANGI KASUS BALAP LIAR DI KOTA SEMARANG (Studi Kasus di Polrestabes Semarang)
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran dan upaya Kepolisian dalam
menanggulangi kasus balap liar di Kota Semarang. Latar belakang penelitian ini
muncul karena meningkatnya jumlah kasus balap liar yang dapat membahayakan
ketertiban dan keselamatan masyarakat. Metodologi penelitian menggunakan
pendekatan yuridis sosiologis dengan fokus pada analisis ketentuan hukum dan
dampak fenomena balap liar terhadap masyarakat. Dalam melaksanakan
penelitian, Kepolisian mengadopsi metode pendekatan yang menekankan pada
strategi perencanaan dan pendekatan, dengan penekanan pada aspek yuridis
sosiologis. Penelitian bersifat deskriptif untuk memberikan gambaran yang akurat
tentang fenomena balap liar di Kota Semarang. Hasil penelitian diharapkan dapat
memberikan pemahaman mendalam mengenai peran Kepolisian dalam
menanggulangi kasus balap liar dan mengevaluasi efektivitas upaya yang telah
dilakukan.
Kata Kunci: Balap Liar, Kepolisian, Yuridis Sosiologis, Penanggulangan, Kota
Semaran
PERLINDUNGAN KEKAYAAN INTELEKTUAL TERHADAP MOTIF BLANKET TENUN IKAT TROSO YANG DIMODIFIKASI DI KABUPATEN JEPARA
Tenun Ikat Troso merupakan salah satu usaha di bidang industri yang
berada di Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara. Tenun Ikat
Troso merupakan hasil kekayaan intelektual yang diciptakan oleh masyarakat
Desa Troso. Tenun ikat Troso merupakan suatu kekayaan intelektual yang
perlu mendapatkan perlindungan hukum. Oleh karena itu, permasalahan yang
timbul sebagai berikut, bagaimana perlindungan kekayaan intelektual terhadap
motif blanket tenun ikat troso yang di modifikasi di Kabupaten Jepara, dan
upaya apakah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Jepara untuk menjaga
identitas tenun ikat troso dalam rangka menjaga motif khas dari tenun ikat
troso.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum dengan
menggunakan metode pendekatan yuridis normatif, yuridis normatif adalah
pendekatan yang dilakukan berdasarkan bahan hukum utama dengan cara
menelaah teori-teori, konsep-konsep, asas-asas hukum serta Peraturan
Perundang-Undangan yang berhubungan dengan penelitian ini. Sumber data
dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dan wawancara. Wawancara
dilakukan dengan pengrajin tenun ikat dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
Pemerintah Kabupaten Jepara. data yang dikumpulkan dalam penelitian ini
merupakan data primer dan data sekunder yang sifatnya kualitatif.
Perlindungan kekayaan intelektual terhadap motif blanket tenun ikat troso
yang di modifikasi belum dilakukan secara menyeluruh karena pemilik tenun
troso khususnya motif blanket kurang mengetahui dan memahami perlunya
perlindungan terhadap karya ciptanya. Upaya Pemerintah Daerah Kabupaten
Jepara dalam menanggulangi hambatan perlindungan motif blanket terdapat
tiga (3) upaya yaitu upaya preventif, inventarisasi, dan upaya represif.
Kata Kunci : Kekayaan Intelektual, Motif, Tenun Tros
PENGARUH ONLINE CUSTOMER REVIEW, ONLINE CUSTOMER RATING DAN ONLINE ADVERTISING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ONLINE DI MARKETPLACE SHOPEE (Studi Kasus Pelanggan Online Shop Shopee di Semarang)
Kemajuan teknologi dan informasi, terutama penggunaan internet, telah mengubah perilaku masyarakat Indonesia dalam berbelanja. Internet kini menjadi kebutuhan penting, dan banyak orang telah beralih dari berbelanja secara langsung di toko ke berbelanja online di marketplace seperti Shopee. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Online Customer Review, Online Customer Rating, dan Online Advertising terhadap keputusan pembelian online di marketplace Shopee, dengan fokus pada pelanggan Online Shop Shopee di Semarang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berjumlah 100 orang responden. Pada penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan alat statistik SPSS versi 23. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Online Customer Review, Online Customer Rating dan Online Advertising memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap Keputusan Pembelian Online di Marketplace Shopee di wilayah Semarang. Implikasi manajerial dari penelitian ini adalah bahwa Shopee dapat meningkatkan strategi pemasaran online dan merespons ulasan pelanggan secara efektif untuk meningkatkan keputusan pembelian pelanggan. Studi ini memberikan kontribusi pada pemahaman faktor-faktor yang memengaruhi perilaku pembelian online di Shopee dan memberikan arahan bagi platform e-commerce dalam meningkatkan pengalaman pelanggan.
Kata kunci: Online Customer Review, Online Customer Rating, Online Advertising,
Keputusan Pembelian, Shope
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PIHAK PENJUAL TERHADAP PIHAK PEMBELI YANG MELAKUKAN WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI TANAH
Peralihan hak atas tanah merupakan suatu peristiwa dan/atau tindakan hukum,
hal ini terjadi dengan berpindah kepemilik tanah dari pihak pemilik tanah kepada
pihak lain. Transisi ini bisa saja disengaja, misalnya karena tindakan hukum
membeli dan menjual dan juga secara tidak sengaja karenanya peristiwa hukum
seperti peralihan jual beli, sekarang ini banyak kasus wanprestasi dalam perjanjian
jual beli tanah. Oleh sebab itu penulis dalam penelitian ini memiliki tujuan
penelitian, menganalisis dan mengetahui perlindungan hukum bagi pihak penjual
terhadap pihak pembeli yang melakukan wanprestasi dalam perjanjian jual beli dan
mengidentifikasi dan mengetahui akibat hukum dari wanprestasi yang dilakukan
oleh pembeli dalam perjanjian jual beli tanah.
Metode yang diterapkan dalam penulisan ini dilakukan dengan penelitian
hukum yuridis empitis bahwa, penelitian dari hukum yang langsung terjun ke
lapangan untuk mengetahui secara langsung fakta yang terdapat di lapangan,
mengkaji serta menganalisis kesenjangan dalam masyarakat, agar terang suatu
permasalahannya. Serta menggunakan data primer dan sekunder serta wawancara
dengan pihak terkait.
Hasil penelitian ini adalah Perlindungan hukum bagi pihak penjual terhadap
pihak pembeli yang melakukan wanprestasi dalam perjanjian jual beli tanah adalah
perlindungan hukum yang dapat diberikan kepada penjual adalah berupa persyaratan
yang biasanya dimintakan sendiri oleh calon penjual itu sendiri. Misalnya ada
beberapa calon penjual yang didalam perjanjian pengikatan jual beli yang dibuatnya
memintakan kepada pihak pembeli agar melakukan pembayaran uang pembeli
dengan jangka waktu tertentu yang disertai dengan syarat batal, dan apabila pembeli
tidak memenuhi pembayaran sebagaimana telah dimintakan dan disepakati maka
perjanjian pengikatan jual beli hak atas tanah yang telah dibuat dan disepakati
menjadi batal dan biasanya pihak penjual tidak akan mengembalikan uang yang telah
dibayarkan kecuali pihak pembeli meminta pengecualian dan akibat hukum
wanprestasi yang dilakukan oleh pembeli dalam perjanjian jual beli tanah,
wanprestasi terjadi apabila seorang (pembeli) lalai melaksanakan kewajibannya
sebagaimana kesepakatan yang telah diatur dalm perjanjian pengikatan jual beli
antara penjual dan pembeli. Dengan adanya wanprestasi tersebut, maka akibat
hukum yang timbul adalah perjanjian yang dibuat oleh para pihak dapat dibatalkan
atau batal dengan sendirinya. Dan atas BPHTB yang telah dibayar tersebut tidak
dapat diminta kembali sesuai dengan ketentuan Pasal 9 ayat (1) huruf a UndangUndang
Nomor 21 Tahun 1997 tentang Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan
Bangunan. (Surat Direktur Jendral Pajak Nomor :S- 471/PJ.331/2000).
.
Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Wanprestasi, Jual Beli, Tanah
TINJAUAN YURIDIS PENERAPAN HUKUM TERHADAP PROMOTOR JUDI ONLINE YANG MERAMBAH DUNIA ARTIS HINGGA STREAMER GAME DI INDONESIA
Di era digital yang semakin berkembang, praktik promosi judi online oleh para
artis dan streamer game telah menjadi perhatian serius di kalangan publik dan
pemerintah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan hukum
terhadap promotor judi online yang menyangkut artis hingga streamer game di
Indonesia dan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan akibat permainan judi
online.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan yuridis
normatif yang berdasarkan hukum dan peraturan perundangan –
undangan.Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis.
Sumber data yang digunakan dalam penelitian adalah sumber data sekunder.
Metode pengumpulan data dilakukan melalui penelitian kepustakaan. Metode
analisis data yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah ketentuan penerapan hukum sanksi
pidana terhadap promotor judi online secara khusus diatur dalam Pasal 45 ayat (2)
Undang-Undang Nomor Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UndangUndang
Nomor
11
Tahun
2008
tentang
Informasi
dan
Transaksi
Elektronik
yang
diancam
dengan
pidana
penjara
paling
lama
6
tahun
dan/atau
denda
paling
banyak
Rp.
1.000.000.000,00
(satu
miliar
rupiah),
dan
terdapat
kendala
dalam
penerapan
hukum
terhadap
promotor
judi
online
maka
pemerintah
dan
penegak
hukum
perlu
mempertimbangkan
solusi strategis, termasuk revisi regulasi, penguatan
penegakan hukum, kerjasama dengan industri, kampanye kesadaran publik,
penerapan sanksi yang tegas, dan pengawasan evaluasi berkala
Kata Kunci : Penerapan Hukum, Judi Online, Sanksi Pidan
AKIBAT HUKUM PERKAWINAN CAMPURAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERKAWINAN UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 jo UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2019 (Studi Tentang Perkawinan Campuran di Kabupaten Kendal)
Perkawinan adalah perjanjian suci antara seorang pria dan seorang wanita
untuk membentuk sebuah keluarga.Tujuan pernikahan adalah untuk membangun
keluarga yang bahagia dan kekal bisa diartikan sebagai pernikahan yang harus
berlangsung seumur hidup dan tidak boleh diputuskan begitu saja. Namun berbeda
dengan perkawinan campuran atau di definiskan dengan perkawinan beda
kewarganegaraan. Akibat-akibat hukum atau konsekuensi yang harus diterima jika
melakukan perkawinan beda kewarganegaraan tentunya akan beragam dan
signifikan. Salah satu akibat hukum paling fatal yang bisa terjadi dalam perkawinan
campuran adalah ketika seorang Warga Negara Indonesia (WNI) harus kehilangan
kewarganegaraannya karena mengikuti aturan hukum perkawinan negara asal calon
pasangan atau Warga Negara Asing (WNA).
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis empiris.
Metode pendekatan yuridis empiris adalah pendekatan dengan melihat
pemberlakuan atau implementasi ketentuan hukum normatif secara langsung pada
setiap peristiwa hukum tertentu yang terjadi dalam masyarakat yang berkaitan
dengan praktik perkawinan campuran di Indonesia. Metode ini digunakan untuk
mengkaji bagaimana ketentuan normatif di wujudkan di masyarakat berdasarkan
asas-asas hukum, kaidah-kaidah hukum, atau perundang-undangan yang berlaku
dan berkaitan dengan permasalahan yang dikaji.
Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa perkawinan campuran di
Kabupaten banyak sekali terjadi karena faktor lingkungan kerja. Masyarakat di
Kabupaten Kendal yang melakukan perkawinan campuran biasanya karena mereka
awalnya bekerja di luar negeri menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan juga
Tenaga Kerja Wanita (WNA). Namun perkawinan campuran sendiri terntunya
berdampak yang jauh lebih susah konsekuensinya jika dibandingkan dengan
perkawinan yang satu kewarganegaraan. Karena perbedaan hukum masing-masing
negara serta aturan-aturan mengikat seperti adat dan kebiasaan masing-masing
negara.
Kata kunci: Perkawinan, Perkawinan Campuran, Akibat Hukum
IMPACT OF SPIRITUAL LEISURE AND WORK MORALITY ON EMPLOYEE PERFORMANCE IN THE MILLENIAL GENERATION
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan secara parsial maupun simultan spiritual leisure (spleisure) dan work morality memengaruhi employee performance generasi milenial di PT. PLN (Persero) ULP Kendal. Jenis penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini ialah metode penelitian explanative research dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah pegawai yang termasuk dalam generasi milenial atau Y generation di PT. PLN (Persero) ULP Kendal sejumlah 120 karyawan. Jumlah sampel dalam penelitian ini sejumlah 92 responden. Metode mengumpulkan data dalam penelitian ini mempergunakan kuesioner. Dalam penelitian ini untuk mengolah data dari hasil penelitian mempergunakan analisis regresi linier berganda. hasil penelitian memperlihatkan bila spiritual leisure (spleisure) dan work moraliry secara serentak memengaruhi signifikan terhadap employee performance. Secara parsial spiritual leisure (spleisure) dan Work moraliry memengaruhi positif signifikan terhadap employee performance.
Kata Kunci: Spleisure, Work Morality, Employee Performanc