Unissula Repository
Not a member yet
32889 research outputs found
Sort by
PENGARUH KEMAMPUAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MTs DARUNNAJAH ULUJAMI KECAMATAN PESANGGRAHAN JAKARTA SELATAN
This study aims to analyze the influence of the principal's managerial ability and teacher pedagogical competence on student learning achievement at MTs Darunnajah Ulujami, Pesanggrahan District, South Jakarta. The principal's managerial ability, which includes planning, organizing, directing, and controlling, is an important aspect in creating a conducive educational environment. Meanwhile, the teacher's pedagogical competence, which includes understanding students, designing learning, implementing learning, and evaluating learning outcomes, is a key element in an effective learning process. This study uses a quantitative approach with an explanatory design. Data were collected through a survey involving students and teachers as respondents, then analyzed using multiple regression techniques to test the effect of independent variables on dependent variables. The results of the study indicate that the principal's managerial ability has a positive and significant influence on student learning achievement, with a visible contribution to the effectiveness of school resource management, such as teaching staff, facilities and infrastructure, and administrative governance. Teacher pedagogical competence also has a significant positive influence on student learning achievement. Teachers with high pedagogical competence are able to understand students' needs, create interactive learning, and utilize technology to improve the quality of learning. Simultaneously, the principal's managerial ability and teachers' pedagogical competence contribute significantly to improving student learning achievement. The implication of this finding is the importance of developing managerial training programs for principals and improving teachers' pedagogical competence through continuous education and training. Thus, collaborative efforts between principals and teachers can be an effective strategy in improving the quality of education and student learning achievement at MTs Darunnajah Ulujami.
Keyword: Managerial Ability, Pedagogical Competence, Learning Achievement
PENINGKATAN CUSTOMER LOYALTY MELALUI BRAND IMAGE DAN SERVICE INNOVATION DENGAN BRAND TRUST SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI PT NASMOCO GROUP
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Brand Image dan Service Innovation terhadap Customer Loyalty baik secara langsung maupun tidak langsung melalui Brand Trust sebagai variabel mediasi pada PT Nasmoco Group. Latar belakang penelitian didasarkan pada persaingan ketat industri otomotif yang menuntut perusahaan tidak hanya unggul pada kualitas produk, tetapi juga membangun citra merek yang positif, mengembangkan inovasi layanan, dan menumbuhkan kepercayaan pelanggan untuk mencapai loyalitas jangka panjang.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada pelanggan PT Nasmoco Group yang pernah melakukan pembelian atau servis kendaraan. Skala pengukuran menggunakan skala Likert 1–5 berdasarkan indikator dari Biel (1992) untuk Brand Image, Den Hertog (2000) untuk Service Innovation, Mayer, Davis, & Schoorman (1995) untuk Brand Trust, serta Zeithaml, Berry, & Parasuraman (1996) untuk Customer Loyalty. Analisis data menggunakan Path Analysis dengan bantuan program SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Brand Image berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Trust dan Customer Loyalty; (2) Service Innovation berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Trust dan Customer Loyalty; (3) Brand Trust berpengaruh positif dan signifikan terhadap Customer Loyalty; (4) Brand Trust memediasi hubungan antara Brand Image dan Customer Loyalty, serta antara Service Innovation dan Customer Loyalty.
Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa citra merek yang positif dan inovasi layanan yang konsisten akan meningkatkan kepercayaan pelanggan, yang pada akhirnya memperkuat loyalitas mereka terhadap PT Nasmoco Group. Implikasi praktis penelitian ini adalah perlunya strategi terpadu yang memadukan penguatan Brand Image dan pengembangan Service Innovation dengan fokus membangun dan memelihara Brand Trust untuk mempertahankan dan meningkatkan Customer Loyalty.
Kata kunci: Brand Image, Service Innovation, Brand Trust, Customer Loyalty, Path Analysis, SPSS
PENGARUH EKSTRAK CENTELLA ASIATICA TERHADAP EKSPRESI MDA DAN KADAR 8-OHdG (Studi Eksperimental pada Tikus Wistar yang Dipapar UVB)
Latar Belakang: Paparan ultraviolet B (UVB) memicu stres oksidatif, menyebabkan kerusakan membran yang ditandai oleh Malondialdehida (MDA) dan kerusakan DNA oksidatif yang ditandai oleh 8-OHdG. Centella asiatica (C. asiatica) memiliki potensi antioksidan untuk melawan kerusakan ini.
Tujuan: Menganalisis pengaruh krim ekstrak C. asiatica 5% dan 10% terhadap ekspresi MDA dan kadar 8-OHdG pada kulit tikus Wistar yang dipapar UVB.
Metode: Penelitian eksperimental in vivo (post-test only control group) menggunakan 25 tikus Wistar dibagi 5 kelompok (n=5): K1 (Sehat), K2 (UVB+Vehikulum), K3 (UVB+Niacinamide 5%), K4 (UVB+C. asiatica 5%), dan K5 (UVB+C. asiatica 10%). Paparan UVB diberikan selama 14 hari, diikuti aplikasi krim topikal 14 hari. Kadar 8-OHdG diukur dengan ELISA, dan ekspresi MDA dengan Imunohistokimia (IHC).
Hasil: Terdapat perbedaan kadar 8-OHdG yang signifikan secara statistik antar kelompok (p=0,0031). Kelompok K2 (Vehikulum) memiliki kadar 8-OHdG (11,82pg/mL) yang terukur tinggi. Kelompok K3 (Niacinamide) (7,57pg/mL) dan K4 (C. asiatica 5%) (7,99pg/mL) menunjukkan kadar yang jauh lebih rendah. Kadar pada K5 (C. asiatica 10%) (11,76pg/mL) serupa dengan K2. Pada ekspresi MDA, tidak ada perbedaan statistik yang signifikan (p=0,7923). Secara deskriptif, rerata K5 (21,59%) teramati dekat dengan kelompok K1 (Sehat) (19,90%).
Kesimpulan: Pemberian krim C. asiatica 5% menunjukkan efek protektif yang potensial terhadap parameter kerusakan DNA (8-OHdG). C. asiatica 10% tidak menunjukkan efek pada 8-OHdG namun menunjukkan tren protektif pada parameter peroksidasi lipid (MDA).
Kata Kunci: Centella asiatica, 8-OHdG, MDA, UVB, Stres Oksidati
ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENGELUARAN KAS PADA PT PELAYARAN NASIONAL INDONESIA CABANG SEMARANG
Penelitian ini menganalisis sistem informasi akuntansi pengeluaran kas di PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Semarang. Fokus utama adalah pengelolaan kas besar dan kecil yang menggunakan dokumen yang sama serta pengendalian internal dalam sistem pengeluaran kas. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi selama magang dua bulan.
Hasil menunjukkan penggunaan dokumen yang sama dapat mempengaruhi efektivitas pengendalian internal, dan audit internal hanya dilakukan setahun sekali tanpa jadwal pasti, meningkatkan risiko pengendalian. Rekomendasi diberikan untuk meningkatkan sistem pengendalian internal, termasuk pemisahan dokumen kas besar dan kecil serta peningkatan frekuensi audit internal.
Kata kunci: sistem informasi akuntansi, pengeluaran kas, pengendalian internal, audit internal, PT PELN
KETERKAITAN FLEKSIBILITAS KOGNITIF DALAM HUBUNGAN ANTARA KECENDERUNGAN SCROLLING ADDICTION DAN BIAS KONFIRMASI
Bias konfirmasi dapat menghambat kemampuan individu dalam berpikir kritis atau mendapatkan solusi baru untuk sebuah masalah. Bias konfirmasi merupakan salah satu dampak dari kecenderungan scrolling addiction. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kecenderungan scrolling addiction dan bias konfirmasi, serta peran fleksibilitas kognitif dalam memoderasi hubungan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jumlah subjek sebanyak 154. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala bias konfirmasi, skala kecenderungan scrolling addiction, dan Cognitive Flexibility Inventory (CFI) versi Bahasa Indonesia. Hasil analisis korelasi Pearson diperoleh koefisien korelasi rxy sebesar 0,311 dengan skor signifikansi 0,000 (0,000<0,05) yang menunjukkan terdapat hubungan positif antara kecenderungan scrolling addiction dan bias konfirmasi. Terdapat adanya peningkatan nilai adjusted R square pada hasil analisis Moderated Regression Analysis (MRA) yaitu 0,091 sebelum pengujian MRA menjadi 0,253 setelah pengujian MRA, dan hasil uji signifikansi parameter individual sebesar 0,037 (sig. <0,05) menunjukkan bahwa fleksibilitas kognitif mampu memoderasi hubungan antara kecenderungan scrolling addiction dan bias konfirmasi
PENERAPAN SKEMA POTT ECHO DENGAN WEAK INFEED UNTUK DISTANCE RELAY DALAM MENINGKATKAN KEANDALAN AUTORECLOSE PADA GI RADIAL UJUNG DI ULTG PANGKALAN BUN
Sistem transmisi 150 kV di ULTG Pangkalan Bun membutuhkan sistem proteksi yang andal untuk mengatasi gangguan dan memastikan kontinuitas pasokan listrik. Proteksi utama pada sistem ini menggunakan distance relay. Namun, pada saluran transmisi Bagendang-Kuala Pembuang, terjadi kegagalan proteksi akibat fenomena weak infeed, di mana relay di GI Kuala Pembuang tidak dapat mendeteksi arus gangguan yang terlalu kecil karena lokasi GI yang jauh dan berada di ujung sistem. Akibatnya, relay tidak merespons gangguan, menyebabkan relay di sisi seberang trip serta kegagalan autoreclose, yang memperpanjang durasi gangguan hingga 28 menit pada 28 April 2024. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan perubahan skema proteksi dari Permissive Underreach Transfer Trip (PUTT) menjadi Permissive Overreach Transfer Trip (POTT) serta mengaktifkan fungsi Weak-End Infeed (WEI) pada relay ABB RED670. Perubahan ini memungkinkan relay tetap dapat merespons gangguan meskipun arus gangguan yang diterima sangat kecil dengan menggunakan sinyal echo dari GI seberang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa setelah aktivasi WEI dan perubahan skema ke POTT, relay dapat memberikan trip instan pada gangguan zona 2, serta autoreclose dapat bekerja dalam 1000 ms, meningkatkan koordinasi proteksi dan keandalan sistem.
Kata Kunci: POTT, Echo, Weak-End Infeed, Distance Relay, Autoreclose
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA DIGITAL INTERAKTIF TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATA PELAJARAN IPAS SISWA KELAS V SD
Berbantuan Media Digital Interaktif Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis
Mata Pelajaran IPAS Siswa Kelas V SD, Skripsi. Program Studi Pendidikan
Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas
Islam Sultan Agung. Pembimbing : Dr. Yulina Ismiyanti, S.Pd., M.Pd.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran
Project Based Learning berbantuan media digital interaktif terhadap kemampuan
berpikir kritis mata pelajaran IPAS siswa kelas V SD Islam Al Fattah. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian PreEksperimental
Design
jenis
One Group
Pretest-Posttest
Design.
Sampel
penelitian
ini
adalah
siswa
kelas
VB
SD
Islam
Al
Fattah
yang
berjumlah
15
siswa.
Teknik
pengumpulan
data
dilakukan
dengan
bentuk
tes
tipe
uraian
sebanyak
10
soal
yang
diberikan
pada
saat
pretest
dan
post-test.
Teknik
analisis
data
meliputi
instrumen
penelitian
yang terdiri dari uji validitas, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat
kesukaran, selanjutnya uji normalitas dan dan uji hipotesis Paired Sample T-Test
untuk mengetahui perbandingan skor rata-rata pretest dan post-test. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning berbantuan
media digital interaktif dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hal
ini dibuktikan dengan perbedaan nilai rata-rata pada saat pretest sebesar 44,07 dan
pada saat post-test sebesar 86,33. Pada hasil uji Paired Sample T-Test diperoleh
nilai sig. (2-tailed) yaitu 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan
demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning
berbantuan media digital interaktif berpengaruh terhadap kemampuan berpikir
kritis mata pelajaran IPAS siswa kelas V SD Islam Al Fattah.
Kata Kunci : Project Based Learning, Media Digital Interaktif, Berpikir Kriti
PERAN PENGALAMAN KERJA DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA SDM KOPERASI PENGELOLA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT
Cooperatives, as family-based business entities, play an important role in the economy and community welfare, with good HR performance being the key to sustainability and benefits for their members, especially in the agricultural sector. HR performance is influenced by competence and work experience, but research shows varying results regarding how significantly work experience affects performance, depending on the organizational context and type of work. The low level of understanding, experience, and education of cooperative administrators and employees in West Kotawaringin Regency resulted in only 19.76% of cooperatives actively holding Annual Member Meetings in 2023, indicating serious problems in HR performance that hinder the development and sustainability of cooperatives. This study aims to analyze the effect of work experience and competence on HR performance and the relationship between work experience and personal competence in cooperatives that manage oil palm plantations in West Kotawaringin Regency. This study will use Partial Least Square (PLS) data analysis, because this method is effective for testing relationships between variables without relying on the scale of measurement, sample size, or residual distribution. The results of the analysis show that the work experience variable explains 56.2% of the variation in HR performance, while the remaining 43.8% is influenced by other factors. In addition, work experience explains 22.5% of the variation in competence, while 77.5% is influenced by other factors outside the study. Work experience and competence have a positive and significant effect on the performance of cooperative HR, where work experience also improves the competence of cooperative administrators and managers
PELAKSANAAN PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PEMBUATAN AKTA TANAH UNTUK MENGINDARI TERJADINYA DUPLIKASI SERTIPIKAT TANAH DI KOTA AMBON
Penelitian ini mengkaji penerapan prinsip kehati-hatian oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dalam pembuatan akta tanah untuk mencegah duplikasi sertipikat tanah di Kota Ambon. Duplikasi sertipikat tanah merupakan permasalahan serius di Kota Ambon dengan tercatat 8 kasus dalam kurun waktu 14 tahun terakhir (2010-2023), meskipun jumlahnya lebih kecil dibandingkan kota-kota besar di Indonesia. Situasi ini diperparah oleh beberapa faktor khas Kota Ambon, yaitu sistem penguasaan tanah adat (tanah petuanan/tanah negeri), dampak konflik sosial tahun 1999 yang menyebabkan banyak dokumen pertanahan rusak atau hilang, serta kelemahan administrasi pertanahan.
Penelitian menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Data diperoleh melalui wawancara dengan PPAT dan pejabat Kantor Pertanahan Kota Ambon, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan PPAT di Kota Ambon telah menerapkan prinsip kehati-hatian melalui beberapa langkah: pemeriksaan identitas dan kewenangan para pihak, pemeriksaan keabsahan sertipikat tanah, verifikasi dokumen pendukung, koordinasi dengan Kantor Pertanahan dan instansi terkait, pemberian penyuluhan hukum kepada para pihak, dan penolakan pembuatan akta jika ada indikasi ketidakbenaran data.
Upaya meningkatkan efektivitas penerapan prinsip kehati-hatian meliputi: peningkatan ilmu dan pengetahuan, modernisasi sistem pelayanan pertanahan, standarisasi layanan dan prosedur, pemberdayaan organisasi profesi, penguatan penegakan hukum, serta penguatan mekanisme pengawasan dan pembinaan. Berdasarkan analisis SWOT, peningkatan efektivitas penerapan prinsip kehati-hatian PPAT di Kota Ambon memerlukan pendekatan komprehensif dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada, serta mengatasi kelemahan dan mengantisipasi ancaman.
Keywords: Principle of prudence, PPAT, land deed, certificate duplication, Ambon Cit
ANALISIS EFEKTIVITAS PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK (Studi Kasus Putusan Nomor 391/Pid.Sus/2023/PN. Smg)
Penelitian ini membahas efektivitas penegakan hukum terhadap tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak dengan studi kasus Putusan Nomor 391/Pid.Sus/2023/PN. Smg. Latar belakang penelitian ini adalah tingginya kasus kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia yang menimbulkan dampak psikologis dan sosial yang serius, sehingga memerlukan penegakan hukum yang tidak hanya bersifat represif tetapi juga memberikan perlindungan bagi korban.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana efektivitas penegakan hukum dalam kasus kekerasan seksual terhadap anak dan menganalisis pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pidana terhadap pelaku. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan deskriptif analitis, yang memadukan kajian peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan analisis terhadap putusan pengadilan terkait. Data yang digunakan adalah data sekunder, yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, yang dianalisis secara kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum dalam kasus ini efektif secara yuridis karena hakim telah menjatuhkan pidana penjara selama 8 (delapan) tahun dan denda Rp800.000.000,00 sesuai dengan ketentuan Pasal 76E jo Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Pertimbangan hakim mencakup aspek yuridis, sosiologis, dan psikologis, dengan fokus pada perlindungan korban sebagai anak di bawah umur dan pemberian efek jera kepada pelaku. Namun, dari sisi preventif, penegakan hukum masih perlu ditingkatkan melalui edukasi publik, pengawasan lingkungan, dan program rehabilitasi korban.
Kata kunci: Efektivitas Penegakan Hukum, Kekerasan Seksual, Anak, Pertimbangan Hakim, Perlindungan Anak