UIN Datokarama Palu Repository
Not a member yet
4153 research outputs found
Sort by
Pengaruh Fleksibilitas Guru Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Di Dalam Kelas Pada SDN 1 Inti Pembina Ampibabo
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai t hitung sebesar -3,791 > t tabel 2,042 (dalam nilai absolut) dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang
signifikan antara fleksibilitas guru terhadap hasil belajar peserta didik di SDN 1 Inti Pembina Ampibabo. Besar pengaruh fleksibilitas guru terhadap hasil belajar peserta
didik ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,324 atau 32,4%. Artinya, hasil belajar peserta didik dipengaruhi oleh fleksibilitas guru sebesar 32,4%,
sedangkan sisanya 67,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel penelitian ini. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa fleksibilitas guru memiliki peranan penting dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Oleh karena itu, diharapkan guru dapat terus mengembangkan metode pembelajaran yang adaptif sesuai kebutuhan siswa, dan sekolah memberikan dukungan untuk meningkatkan profesionalisme guru dalam menerapkan pembelajaran yang fleksibel
Elementary School Teachers' Perceptions of the Effectiveness of PBL in Merdeka Curriculum Learning
The implementation of Problem-Based Learning (PBL) within the Merdeka Curriculum requires elementary school teachers to assume more active, reflective, and facilitative roles. However, the effectiveness of PBL is strongly influenced by teachers’ perceptions of its relevance, practicality, and learning impact. This study analyzes elementary school teachers’ perceptions of PBL effectiveness using a descriptive qualitative method through a systematic narrative review. Literature identification, screening, and eligibility assessment followed a PRISMA-based process, resulting in 26 relevant sources for analysis. The findings reveal that teachers’ perceptions are shaped by conceptual understanding, prior experience, ability to design authentic problems, and the level of support provided by the school environment. Positive perceptions lead to more consistent implementation, whereas negative perceptions are commonly associated with time constraints, limited resources, and insufficient training. The discussion highlights several strategies to strengthen PBL effectiveness, including practice-oriented professional development, collaborative planning, authentic assessment, and supportive school leadership. This study concludes that teachers’ perceptions are a key determinant of successful PBL implementation and must be strengthened through systemic interventions to ensure effective and sustainable learning within the Merdeka Curriculum
Upaya Peningkatan Kompetensi Tenaga Kependidikan di SMK Yadika Palu
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Tenaga Kependidikan di sekolah ini telah memenuhi standard kompetensi yang ideal meliputi kompetensi kepribadian sikap yang baik, dimana mereka menunjukan kedisplinan,tanggung
jawab,ketelitian dan dapat mengendalikan diri dalam berbagai situasi. kompetensi sosial yang kuat terlihat dari mampu bekerja dalam tim, pelayanan prima, berkomunikasi dan membangun hubungan kerja antara staf maupun pihak terkait.
Kompetensi teknis, terutama dalam penggunaan perangkat lunak serta prosedur administrasi. Meskipun beberapa staf masih kebingungan dalam penggunakan teknologi. Dan kompetensi manajerial khususnya untuk kepala tenaga administrasi, karena sangat mempengaruhi dalam proses administarsi agar berjalan dengan efisien, mengambil keputusan yang tepat serta menciptakan iklim kerja yang kondusif bagi seluruh staf: (2) Upaya peningkatan kompetensi yang dilakukan sekolah, seperti mengikuti pelatihan, pembinaan, dan workshop pengembangan soft skills, dinilai efektif dalam meningkatkan kinerja dan kontribusi positif tenaga administrasi. Evaluasi berkala memungkinkan identifikasi area yang perlu diperbaiki dan memastikan keberlanjutan peningkatan kompetensi
Pengenalan Sex Education Pada Anak Usia Dini Melalui Animasi Kujaga Diriku Di TK Tunas Bangsa Sigi
Skripsi ini membahas tentang "Pengenalan Sex Education Pada Anak Usia Dini Melalui Animasi Kujaga Diriku Di TK Tunas Bangsa Sigi". Penelitian ini berdasarkan dari rumusan masalah yaitu: Bagaimana pengenalan sex education pada anak usia dini melalui animasi ku jaga diriku dan apa saja faktor penghambat dan pendukung dalam pengenalan sex education pada anak usia melalui animasi ku jaga diriku.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di TK Tunas Bangsa Sigi tepatnya di jalan Trans Palu Pololo. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni
observasi,wawancara, dan dokumentasi, kemudian dalam analisis datanya menggunakan teknik reduksi data (mengamati), penyajian data (analisis), dan verifikasi data (kesimpulan). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengenalan sex education pada anak usia dini di TK Tunas Bangsa Sigi meliputi beberapa tahapan: tahap pengenalan topik, tahap pemutaran video, tahap evaluasi, adapun hambatan yaitu: kurangnya media yang memadai tidak adanya guru pendamping, anak-anak mudah bosan, sedangkan faktor pendukung yaitu ketersediaan media, anak-anak antusias, kreativitas guru
Peningkatan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Remaja Islam Masjid Nurul Iman SMA Negeri 3 Sigi
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler Remaja Islam Masjid Nurul Iman SMA Negeri 3 Sigi telah dilakukan secara rutin. Bentuk pelaksanaannya bermacam-macam yaitu program tahunan meliputi kegiatan hari-hari besar seperti perayaan 10 Muharram, Isra’
Mi’raj, Maulid Nabi Muhammad SAW, dan pesantren kilat. Program bulanan meliputi kerja bakti, rapat evaluasi, dan pemasangan stiker. Program mingguan meliputi zikir pagi, jumat beramal, dan rapat mingguan. Adapun program harian
yaitu solat zuhur, Kuliah Tujuh Menit (Kultum) serta jadwal piket pengawasan. (2) Melalui kegiatan Remaja Islam Masjid dalam meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik bisa dikatakan bervariasi, karena setiap peserta didik itu
tidak sama dan ada tahapan yang harus mereka lalui dalam pembinaan kegiatan tersebut. Pertama bentuk pengembangan diri, peserta didik dapat berkembang dan memperdalam pengetahuan dan wawasannya melalui kegiatan Risma ini. Kedua, tanggung jawab, peserta didik dapat bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas yang telah diamanahkan kepadanya. Ketiga, kesadaran diri, kesadaran diri dalam diri peserta didik dapat terbentuk melalui pembiasaan baik yang dilakukan
sekolah. Keempat, percaya diri, kepercayaan peserta didik dapat terbentuk melalui kegiatan kultum dan juga MC. Hal ini sangat bermanfaat bagi peserta didik kedepannya sebagai individu yang bersosial. Kelima, membentuk kebiasaan baik,
dalam pelaksanaan kegiatan Risma para peserta didik dilatih untuk melakukan pembiasaan yang baik agar bisa terbiasa kedepannya. Karena sebagai umat muslim kita mempunya kewajiban dalam melaksanakan ibadah setiap harinya dan itu tidak bisa secara instan
Peran Guru Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Di PAUD IT Pelita Hati Palu
Skripsi ini mengkaji mengenai proses pembentukan karakter pada peserta didik di PAUD IT Pelita Hati Palu Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: (1) Bagaimana peran yang dilakukan oleh guru dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada peserta didik di PAUD IT Pelita Hati Palu? (2) Apa saja Faktor pendukung dan penghambat yang diterapkan oleh guru dalam proses pembentukan karakter peserta didik di lembaga tersebut? Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di PAUD IT Pelita Hati Palu. Subjek
dalam penelitian ini yaitu wakil kepala sekolah dan satu orang guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dalam analisis datanya menggunakan teknik reduksi data (mengamati), penyajian data (analisis), dan verifikasi data (kesimpulan). Penjamin keabsahan data dalam penelitian ini yaitu ketekunan pengamatan, triangulasi, dan member chec
Implementasi Pengelolaan Kelas dalam Mengembangkan Sosial Emosional Anak 5-6 Tahun di TK Negeri Pembina Sigi
Skripsi ini berjudul tentang, “Implementasi Pengelolaan Kelas dalam Mengembangkan Sosial Emosional Anak 5-6 Tahun di Tk Negeri Pembina Sigi”. Adapun rumusan masalah yaitu bagaimana implementasi pengelolaan kelas dalam pengembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Sigi. Bagaimana pendekatan yang dilakukan guru dalam pengembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Sigi. Apa saja faktor yang mempengaruhi pengelolaan perkembangan sosial emosional anak usia dini 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Sig
Pengaruh Konten Dakwah Tiktok Kadam Sidik Terhadap Pemahaman Keislaman Dan Minat Menjadi Konten Kreator Pada Mahasiswa Komunikasi Dan Penyiaran Islam UIN Datokarama Palu
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten dakwah TikTok akun Kadam Sidik berpengaruh signifikan terhadap pemahaman keislaman, dengan nilai t hitung 12,838 > 2,000 dan signifikansi 0,000 < 0,05, serta koefisien determinasi (R²)
sebesar 46,7%. Sementara itu, pengaruh terhadap minat menjadi kreator dakwah juga signifikan dengan t hitung 11,479 > 2,000 dan R² sebesar 22%. Dengan demikian, konten dakwah TikTok akun Kadam Sidik terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman keislaman dan mendorong minat mahasiswa untuk berdakwah melalui media digital secara kreatif dan releva
Penggunaan Media Video Animasi Youtube Dalam Meningkatkan Penguasaan Kosakata Peserta Didik kelas VII A di MTs Al-Muhajirin Palu
Upaya Guru Dalam Meningkatkan Minat Belajar Melalui Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Di Mts Al-Istiqomah Lasoani
Pemilihan media pembelajaran merupakan salah satu faktor penunjang keberhasilan suatu proses pembelajaran. Selain itu, pemilihan media pembelajaran yang baik akan menghasilkan proses pembelajaran menjadi mudah dan menarik perhatian peserta didik salah satunya melalui penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik. Penelitian skripsi ini membahas tentang bagaimana Upaya guru dalam meningkatkan minat belajar melalui penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik dan apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat dalam meningkatkan minat belajar peserta didik pada mata Pelajaran akidah akhlak di MTs Al-Istiqomah Lasoani. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif, dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi dalam pengumpulan data. Kemudian Teknik analisis datanya mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik dalam meningkatkan minat belajar akidah akhlak pada kelas IXA di MTs AlIstiqomah Lasoani dikatakan sudah efektif dan layak karena dari segi Langkahlangkah pembelajarannya sudah tertata dengan baik sesuai dengan tahapannya yakni kegiatan pembuka, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Upaya yang dilakukan mulai dari memberikan motivasi kepada peserta didik, memusatkan jiwa peserta didik dalam materi pembelajaran, menggunakan Teknik dan metode pembelajaran yang bervariasi serta menggunakan LKPD sebagai penunjang dalam meningkatan minat belajar peserta didik. Adapun faktor pendukung dalam meningkatkan minat belajar peserta didik yaitu Adanya motivasi belajar dari dalam diri peserta didik dan keikhlasan serta kesiapan guru dalam melaksanakan pembelajaran sedangkan faktor penghambatnya yakni Walimurid yang kurang bekerjasama dengan guru serta fokus dan perhatian peserta didik dalam pembelajaran juga masih kurang. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa Upaya yang dilakukan oleh guru akidah akhlak dalam memilih media dan sumber belajar untuk meningkatkan minat belajar peserta didik telah terlaksana dengan baik karena telah menjadi salah satu faktor penunjang keberhasilan suatu proses pembelajaran