UIN Datokarama Palu Repository
Not a member yet
4153 research outputs found
Sort by
The Use Of Twitter In Teaching Vocabulary To Thee Tenth Grade of SMAN 1 Ongka Malino
Based on the problems identified the research questions are formulated as follows, how does the process of the media twitter in improving students’ vocabulary mastery of students at the tenth grade of SMAN 1 Ongka? And what
are the obstacles that the teachers face in implementing twitter at the tenth grade of SMAN 1 Ongka? This research used qualitative research with a descriptive qualitative research approach. This research aims to understand the phenomena that occur holistically and by means of descriptions in the form of words and language, in a specific natural context and by utilizing various natural methods In the classroom, process of implementing twitter to improve students vocabulary mastery done by ask students’ to use twitter as a learning media and as an information source.
Bayi Tabung Dalam Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Positif
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedudukan bayi tabung dalam perspektif hukum Islam dilakukan bila sperma dan ovum dari pasangan suami isteri yang diproses dalam tabung, setelah terjadinya pembuahan kemudian disarangkan dalam rahim isterinya sampai saat terjadi kelahiran, maka secara otomatis anak tersebut dapat dipertalikan keturunannya dengan ayah beserta ibunya, dan anak itu mempunyai kedudukan yang sah menurut syari’at Islam. Dan untuk kedudukan bayi tabung dalam perspektif hukum positif dapat dikatakan bahwa anak yang dilahirkan melalui teknik bayi tabung yang menggunakan sperma dan ovum dari pasangan suami-isteri kemudian embrionya ditransplantasikan ke dalam rahim isteri secara hukum dapat dikatakan sebagai anak sah. Oleh karena anak itu dilahirkan dalam perkawinan yang sah, sperma dan ovum dari pasangan suami-isteri, serta yang mengandung dan melahirkan adalah isteri dari suami
Penerapan Program Remedial Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas XI Di SMA Negeri 2 Palu
Penerapan program remedial dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pendidikan agama Islam kelas XI di SMA Negeri 2 Palu sudah terlaksana sebagaimana mestinya, dapat dilihat dari pelaksanaannya, dan langkah-langkah yang digunakan dalam pelaksanaan program remedial adalah menganalisis hasil diagnosis, menemukan penyebab kesulitan belajar yang dialami peserta didik, menyusun rencana kegiatan remedial, pelaksanaan kegiatan remedial, dan menilai kegiatan remedial
Implementasi Kepemimpinan Spiritual Kepala Sekolah dalam Menumbuhkan Kesadaran Beragama Siswa di SMA Alkhairaat Pusat Palu
Upaya-upaya dalam mengatasi kendala dalam menumbuhkan kesadaran beragama di SMA Al-Khairaat Palu: 1. Membuat program pembelajaran yang terstruktur 2. Semua guru diarahan membuat suasana belajar yang nyaman, menggunakan metode pembelajaran yang inovatif, seperti permainan, video, dan
presentasi yang bernuansa kegiatan agama, untuk membuat siswa lebih tertarik dalam mempelajari agama. Dan 3. Membangun kerjasama yang erat antara guru dengan orang tua siswa
Pengaruh Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Produk Skincare Brand Lokal Dengan Label Halal Sebagai Variabel Moderating (Studi Kasus Pada Mahasiswi FEBI 2020-2023)
Implikasi pada penelitian ini yaitu untuk lebih memperhatikan faktor-faktor apa saja yang dapat memengaruhi keputusan pembelian produk skincare brand lokal, adapun yang harus dilakukan yaitu dengan melakukan penguatan kembali dibagian promosi dan inovasi baru terhadap produk dengan menawarkan manfaat dan keunggulan pada produk skincare brand lokal. Saran untuk peneliti berikutnya, juga dapat memberikan alternatif tambahan lainnya yaitu menambah variabel penelitian agar penelitian lebih baik lagi kedepannya. Adapun kesimpulan pada penelitian ini yaitu kualitas produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian sedangkan label halal tidak memoderasi hubungan antara kualitas produk terhadap keputusan pembelian produk
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Mahasiswa UIN Datokarama Palu Untuk Memulai Usaha Berbasis Teknologi (Studi Mahasiswa Angkatan 2021-2022)
Penelitian ini berjudul “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Mahasiswa UIN Datokarama Palu Untuk Memulai Usaha Berbasis Teknologi (Studi Mahasiswa Angkatan 2021-2022)”, rumusan masalah penelitian ini adalah apakah pengetahuan kewirausahaan, lingkungan keluarga, dan ekspektasi pendapatan berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap
minat mahasiswa UIN Datokarama Palu untuk memulai usaha berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan kewirausahaan, lingkungan keluarga, dan ekspektasi pendapatan secara parsial
dan simultan terhadap minat untuk memulai usaha berbasis teknologi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa UIN Datokarama Palu angkatan 2021-2022 yang berjumlah 2.629
orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik proporsional random sampling sebanyak 96 orang, dengan menggunakan rumus slovin untuk menentukan jumlah sampel. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan dokumentasi dengan bantuan program SPSS versi 22 for windows dalam melakukan teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial melalui uji T variabel
pengetahuan kewirausahaan dan lingkungan keluarga tidak berpengaruh positif dan signifikan, sendangkan variabel ekspektasi pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat memulai usaha. Melalui uji F variabel pengetahuan kewirausahaan, lingkungan keluarga, dan ekspektasi pendapatan berpengaruh secara simultan terhadap minat memulai usaha
Probematika Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an Di MTs Alkhairaat Maleni Donggala
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui probematika pembelajaran baca tulis Al-Qur’an di MTs Alkhairaat Maleni Donggala dan mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat terhadap probematika pembelajaran baca tulis Al-Qur’an di MTS Alkhairaat Maleni Donggala. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer Dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumenasi. Kemudian dianalisis menggunakan analisis deduktif dan induktif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Problematika baca tulis Al-Qur’an
(BTQ) di Madrasah Tsanawiayah (MTs) Maleni Donggala yaitu 1) Rendahnya daya ingat peserta didik dalam menerima pelajaran, 2) Kebiasaan balajar peserta didik yang masih perlu dirubah, 3) Tingkat kecerdasan peserta didik yang beragam dalam
menerima pelajaran, 4) Minat belajar yang kurang, 5) Tingkat emosional yang berbeda-beda, 6) Motivasi belajar yang masih rendah, 7) Sikap dan perilaku peserta didik yang masih kurang baik dalam menerima pelajaran, 8) Konsentrasi dan fokus yang masih kurang, 9) Kurangnya rasa percaya diri menyebabkan malu dalam belajar dan, 10) Kesiapan (kematangan) dalam belajar yang masih rendah. Adapun faktor
pendukung yaitu fasilitas berupa sarana dan prasarana yang sudah memadai, sehingga dapat membantu dalam kegiatan pembelajaran. Sedangkan faktor penghambat kurangnya tenaga pengajar dan waktu pembelajaran BTQ yang terbatas, sehingga berimbas terhadap kurangnya peserta didik dalam membaca
dan memahami Al-Qur’an. Implikasi dari probematika pembelajaran baca tulis Al-Qur’an di MTs Alkhairaat Maleni Donggala diharapkan problematika yang terjadi dapat teratasi, sehingga peserta didik dapat memahami baik dalam membaca maupun menulis Al-Qur’an. Salain itu, diharapkan dapat menciptakan alumni terbaik yang mampu memahami Al-Qur’a
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepuasan Nasabah Menggunakan Mobile Banking (Studi Kasus Pada Pengguna Mobile Banking Livin Di Bank Mandiri KCP Palu Imam Bonjol)
Berdasarkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa Variabel Kualitas layanan (H1), persepsi resiko (H3) dan Faktor layanan (H4) berpegaruh secara signifikan terhadap kepuasan nasabah (Y). Hal ini dapat dilihat dari hasil uji t (parsial) pada variabel (H1) diperoleh nilai sig 0,043 < 0,05 dan hasil uji t (H3) diperoleh nilai sig 0,006 < 0,05 dan hasil Uji t (H4) diperoleh nilai sig 0,049 < 0,05 sedangkan Pada Variabel Kemudahan Pengguna (H2) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan nasabah (Y). Hal ini dapat dilihat dari hasil uji t (parsial) Pada
variabel (H2) diperoleh nilai signifikan 0,603 > 0,05 hal ini menujukan bahwa variabel (H2) tidak berpengaruh terhadap kepuasan nasabah (Y). Secara uji Simultan Variabel H1,H2,H3 dan H4 berpengaruh terhadap variabel (Y) hal ini dibuktikan dengan hasil uji F (simultan) dengan Nilai sig 0,001 < 0,05 nilai signifikansi lebih kecil dibanding 0,05. Secara Determinan pada penelitian ini diperoleh nilai sebesar 0,145 yang artinya pengaruh variabel dependen (Y) terhadap Variabel independent (H) sebesar 14,5%,yang berarti terdapat pengaruh variabel Y terhadap Variabel H1,H2,H3 dan H4
Peran Kepemimpinan Instruksional Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di Madrasah Aliyah Al Khairaat Tinombo
Skripsi ini berkenaan dengan peran kepemimpinan instruksional kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran di madrasah Aliyah Al Khairaat Tinombo. Penelitian ini bertujuan: Untuk mengetahui Peran kepemimpinan instruksional kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran di madrasah Al khairaat Tinombo. dan Untuk mengetahui hambatan kepala madrasah
dalam meningkatkan mutu pembelajaran di madrasah Aliyah Al Khairaat Tinombo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Pengecekkan keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi data, triangulasi metode, triangulasi peneliti dan triangulasi teor
Pembiasaan Shalat Dhuha untuk Meningkatkan Kedisiplinan Peserta Didik dalam Pembentukan Karakter Religius di SD IT Insan Gemilang Sigi
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembiasaan shalat dhuha sudah menjadi rutinitas harian peserta didik yang dilakukan setiap pagi sebelum masuk jam pembelajaran yang dilaksanakan setiap hari dari hari senin sampai jum’at. Dalam pelaksanaan kegiatan pembiasaan shalat dhuha dimulai dari pukul 07.00
sampai 08.00, pada pukul 07.00 peserta didik sudah siap-siap untuk melaksanakan shalat dhuha dengan mengambil air wudhu dan mempersiapkan alat shalat, pada pukul 07.15 peserta didik sudah melakukan proses shalat dhuha. Dengan demikian
dari pembiasaan shalat Dhuha dapat meningkatkan kedisiplinan dan karakter religius peserta didik. Pelaksanaan pembiasaan shalat dhuha dibagi menjadi beberapa faktor yaitu 1) faktor pendukung diantaranya kurikulum yang mendukung, ketersediaan guru, ketersediaan sarana dan prasarana, lingkungan yang
mendukung, dan adanya dukungan guru dan orang tua 2) faktor penghambat diantaranya jarak rumah yang jauh, alat transportasi yang berbeda, faktor cuaca yang tidak mendukung dan maraknya penggunaan gadget yang berlebiha