UIN Datokarama Palu Repository
Not a member yet
4153 research outputs found
Sort by
Transformative Learning In Islamic Religious Education Through P5 Project Based On Kaili Local Wisdom at Sekolah Penggerak In Sigi Regency
This research aims to analyze the transformation of Islamic Religious Education (PAI) learning through the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) based on Kaili local wisdom at Sekolah Penggerak in Sigi Regency. The focus of this study is on the integration of Kaili cultural values, such as sintuvu (mutual cooperation) and nosarara nosabatutu (unity and togetherness), in strengthening students' religious character through a transformative learning approach. This research employed a qualitative approach using a multi-site case study design across three junior high schools. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using Jack Mezirow’s four-stage transformative learning framework: disorienting dilemma, critical reflection, rational discourse, and actio
Peningkatan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Remaja Islam Masjid Nurul Iman SMA Negeri 3 Sigi
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler Remaja Islam Masjid Nurul Iman SMA Negeri 3 Sigi telah dilakukan secara rutin. Bentuk pelaksanaannya bermacam-macam yaitu program tahunan meliputi kegiatan hari-hari besar seperti perayaan 10 Muharram, Isra’
Mi’raj, Maulid Nabi Muhammad SAW, dan pesantren kilat. Program bulanan meliputi kerja bakti, rapat evaluasi, dan pemasangan stiker. Program mingguan meliputi zikir pagi, jumat beramal, dan rapat mingguan. Adapun program harian
yaitu solat zuhur, Kuliah Tujuh Menit (Kultum) serta jadwal piket pengawasan. (2) Melalui kegiatan Remaja Islam Masjid dalam meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik bisa dikatakan bervariasi, karena setiap peserta didik itu tidak sama dan ada tahapan yang harus mereka lalui dalam pembinaan kegiatan tersebut. Pertama bentuk pengembangan diri, peserta didik dapat berkembang dan memperdalam pengetahuan dan wawasannya melalui kegiatan Risma ini. Kedua, tanggung jawab, peserta didik dapat bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas yang telah diamanahkan kepadanya. Ketiga, kesadaran diri, kesadaran diri dalam diri peserta didik dapat terbentuk melalui pembiasaan baik yang dilakukan
sekolah. Keempat, percaya diri, kepercayaan peserta didik dapat terbentuk melalui kegiatan kultum dan juga MC. Hal ini sangat bermanfaat bagi peserta didik kedepannya sebagai individu yang bersosial. Kelima, membentuk kebiasaan baik,
dalam pelaksanaan kegiatan Risma para peserta didik dilatih untuk melakukan pembiasaan yang baik agar bisa terbiasa kedepannya. Karena sebagai umat muslim kita mempunya kewajiban dalam melaksanakan ibadah setiap harinya dan itu tidak bisa secara instan
Implementasi Toleransi Beragama Dalam Kurikulum Merdeka Belajar Di SMK Negeri 1 Sigi
Tesis ini berjudul Implementasi Toleransi Beragama dalam Kurikulum Merdeka Belajar di SMK Negeri 1 Sigi dengan pokok permasalahan terletak pada: (1) Bagaimana gambaran toleransi beragama dalam kurikulum merdeka belajar di SMK Negeri 1 Sigi? (2) Bagaimana Implementasi toleransi beragama dalam
kurikulum merdeka belajar di SMK Negeri 1 Sigi? (3) Apa dampak implementasi toleransi beragama dalam kurikulum merdeka belajar di SMK Negeri 1 Sigi? Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriftif, melalui sumber data primer dan sekunder, dengan menggunakan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian mengungkapkan (1) Gambaran toleransi beragama dalam kurikulum merdeka belajar di SMK Negeri 1 Sigi telah melakukan upaya yang
signifikan dalam menanamkan nilai-nilai toleransi beragama di sekolah, SMK
Negeri 1 Sigi menganut 2 agama yaitu agama islam dan agama Kristen, SMK 1 Sigi telah melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan toleransi beragama, seperti kegiatan-kegiatan kunjungan ketempat ibadah berbagai agama, penyelengaraan ekstrakulikuler, dan penciptaan lingkungan sekolah yang inklusif. (2) Implementasi toleransi beragama dalam kurikulum merdeka belajar di SMK Negeri 1 Sigi kurikulum merdeka belajar memberikan fleksibilitas bagi sekolah
untuk mengintegrasikan toleransi beragama dalam pembelajaran dan keteladanan, Sekolah juga mengadakan berbagai kegiatan ektrakulikuler, dan peserta didik berkunjung ke tempat-tempat ibadah, peserta didik saling bekerja sama ketika ada
agama yang diadakan di sekolah, dan diskusi dalam satu tempat penciptaan lingkungan sekolah yang inklusif yang berorientasi pada peningkatan toleransi beragama. P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dalam bakti sosial,
teater, dan kerajinan tangan dengan membuat bros, berkunjung ketempat ibadah yang berbeda-beda, membersihkan tempat ibadah dari latar agama yang berbeda merupakan cara yang efektif untuk mengembangkan profil pelajar Pancasila. (3)
Dampak yang signifikan terhadap peningkatan dalam implementasi toleransi beragama dalam kurikulum merdeka di SMK Negeri 1 Sigi seperti mengajarkan kepada peserta didik untuk tidak terlalu merespon komplik yang ada di sekolah,
lingkungan yang menjunjung tinggi toleransi dan menghargai perbedaan dan menciptakan suasana yang kondusif bagi perkembangan peserta didik, peningkatan kualitas belajar, profesionalisme guru dan reputasi sekolah. Tantangan sikap pasif dalam menghadapi masalah agama di sekolah. Saran Penelitian bagi sekolah peserta didik di SMK Negeri 1 Sigi
diharapkan agar selalu lebih meningkatkan kualitas nilai-nilai toleransi di sekolah, dan perlunya peningktan kualitas program-program yang berkaitan dengan pendidikan karakter dan toleransi beragama di sekolah
Kontekstualisasi Ujaran Kebencian Perspektif Fazlur Rahman (Analisis QS. Al-Qalam/68: 10-11)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. al-Qalam/68: 10-11 mengandung prinsip universal yang dapat dikontekstualisasikan pada problematika ujaran kebencian. Melalui teori double movement ditemukan nilai ideal moral dalam QS. al-Qalam/68: 10-11 meliputi nilai integritas, menjaga kehormatan diri, etika berinteraksi dalam menjaga persatuan, dan tabayyun, yang berpotensi menjadi dasar pencegahan praktik ujaran kebencian baik dalam kehidupan nyata maupun dalam dunia digital
Implementasi Kurikulum Merdeka di SMK Negeri 1 Sigi Kabupaten Sigi (Tinjauan Manajemen Pendidikan Islam)
Hasil penelitian menunjukkan implementasi Kurikulum Merdeka di SMK Negeri 1 Sigi dilaksanakan dalam tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi berjalan cukup baik. Kemudian, hambatan dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka, yaitu: Kurang mendalamnya pemahaman Guru dalam melaksanakan Kurikulum Merdeka dan Guru belum sepenuhnya dapat beradaptasi terhadap metode pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka, serta penggunaan Platform Merdeka Mengajar yang menyita banyak waktu guru pada pelaksanaan Kurikulum Merdek
Peran Ekonomi Kreatif Sebagai Basic City Branding Festival Danau Poso Menuju Kepariwisataan Terintegrasi di Kawasan Danau Poso.
Berdasarkan hasil dari penelitian menunjukan bahwa dari potensi yang di miliki ekonomi kreatif melalui Festival Danau Poso. Memiliki potensi besar untuk mendorong pembangunan berkelanjutan. Selain itu festival Danau Poso.
Memiliki potensi besar sebagai sarana untuk mengembangkan ekonomi kreatif lokal dan memperkuat city branding. Festival Danau Poso. Tidak hanya menjadi ajang promosi wisata, tetapi juga menjadi wadah untuk memberdayakan masyarakat lokal melalui pengembangan ekonomi kreatif
Pengaruh Pengetahuan Dan Informasi Terhadap Minat Ojek Online Dalam Bertransaksi Menggunakan Layanan QRIS (Studi Pada Pengemudi Maxim Kota Palu)
Hasil penelitian menggunakan olahan statistik yang dibantu dengan program SPSS versi 30 for windows, menunjukkan bahwa Pengetahuan secara persial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan QRIS. Hal ini mengartikan bahwa Pengetahuan dipercaya dapat menimbulkan minat penggunaan konsumen dan berakhir pada penggunaan QRIS. Teknologi Informasi secara persial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan QRIS
The role of cultural identity in sustaining village-level conflict: Lessons from Pombewe, Indonesia
This study explores the role of cultural identity in sustaining village-level conflicts in Pombewe, Indonesia, where historical grievances and communal loyalties shape inter-Dusun (inter-village) relations. Using qualitative research methods, including in-depth interviews and participant observation, the study finds that these conflicts are deeply embedded in cultural narratives and social identities, often intensified by concerns over honor and territorial claims. While socio-economic factors, such as resource competition, may act as catalysts, it is the cultural dimensions that sustain long-standing tensions, reinforcing cycles of hostility and mistrust. The findings highlight the need for culturally sensitive conflict resolution strategies that engage community leaders in fostering dialogue and reconciliation. However, as the research focuses on a single village, further studies across diverse rural settings in Indonesia are necessary to identify broader patterns and develop effective interventions. By addressing the cultural foundations of conflict, this study provides valuable insights for policymakers and community leaders working toward sustainable peace in conflict-prone regions
Pengaruh Model Project Based Learning (PJBL) Pada Materi Sistem Tata Surya Terhadap Keterampilan Proses Sains Peserta Didik Kelas VII SMPN 1 Sarjo
Pada umumnya keterampilan proses sains (KPS) peserta didik masih rendah dikarenakan model pembelajaran yang kurang tepat pada saat proses pembelajaran di kelas. Berkenaan dengan uraian tersebut, maka skripsi ini berangkat dari masalah apakah terdapat pengaruh model project based learning terhadap keterampilan proses sains peserta didik di SMPN 1 Sarjo?.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimet design dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian ini adalah kelas VII A dengan jumlah 30 peserta didik sebagai kelas eksperimen dan kelas VII B dengan jumlah 30 peserta didik sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non Probability Sampling dengan teknik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan dalam pengambilan data berupa tes pilihan ganda pretest dan posttest sebanyak 15 nomor. Teknis analisis data yang digunakan adalah uji independent sample t-test.
Berdasarkan hasil olah data uji independent sample t-test menggunakan SPSS IBM 26.0, menunjukkan bahwa nilai signifikansi untuk keterampilan proses sains peserta didik memiliki sig (2-tailed) 0,000 atau 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model project based learning terhadap keterampilan proses peserta didik.
Implikasi penelitian ini diharapkan menjadi pertimbangan pendidik untuk bisa menentukan model pembelajaran di kelas yang disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik dari peserta didik guna untuk meningkatkan keterampilan proses sains (KPS)
Strategi Guru Dalam Mengembangkan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Pembelajaran Mewarnai di PAUD Khairunnisa Desa Biga Kab. Parigi Moutong
Hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat dikemukakan temuan berupa Metode pembelajaran yang menarik guna untuk meningkatkan motorik halus anak usia dini tentang proses pembelajaran di kelas. Dalam melaksanakan pengembangan motorik halus anak di Paud Khairunnisa Desa Biga, Guru Paud
menggunakan metode mewarnai, berkelompok, dan klasikal terhadap anak. Hal ini dapat terlihat dalam pelaksanaan pembelajaran terhadap anak dikelas, bagaimana cara guru menarik perhatian anak melalui metode tersebut Guru semaksimal mungkin menerapkan perkembangan motorik halus anak usia dini melalui pembelajaran mewarnai bisa terlihat adanya 19 peserta didik sudah bisa pegang pensil dengan baik, 12 peserta didik yang sudah bisa kontrol pergelangan
tangan dan 14 peserta didik yang sudah mengkordinasikan mata dan tangan