Universitas Yudharta Pasuruan Repository
Not a member yet
    3084 research outputs found

    Implimentasi Model Pembelajaran Berbasis Media Video Animasi Sparkol Video Scribe Dalam Pembelajaran PAI (Studi Kasus Di SMPN 2 Kejayan)

    No full text
    Pendidikan merupakan sebuah proses humanime yang selanjutnya dikenal dengan istilah memanusiakanmanusia. Oleh karena itu kita seharusnya bias menghormati hak asasi setiap manusia. Murid dengan kata lain siswa bagaimanapun bukan sebuah manusia mesin yang dapat diatur sekehendaknya, melainkan mereka adalah generasi yang perlu kita bantu dan memberi kepedulian dalam setiap reaksi perubahannya menuju pendewasaan supaya dapat membentuk insan yang swantrata, berpikir kritis seta memiliki sikap akhlak yang baik. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui implementasi model pembelajaran berbasis media video sparkol videoscribe pada pembelajaran Pendidikan agama islam di SMPN 2 Kejayan. Untuk mengetahui Dampak akan minat belajar siswa terkait implimentasi model pembelajaran berbasis video animasi sparkol videoscribe di SMPN 2 Kejayan. Untuk mengetahui Kelemahan dan kelebihan terkait implimentasi model pembelajaran berbasis video animasi sparkol videoscribe di SMPN 2 Kejayan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah yang dialami oleh siswa dan pendidik. Pentingnya pengumpulan data yang berkelanjutan, dengan mempertimbangkan batasan waktu, tugas, dan penelitian. Hasil yang di dapatkan peneliti bahwa model pembelajaran berbasis media video animasi sparkol di SMPN 2 Kejayan minat belajar siswa meningkat dan siswa lebih aktif terhadap materi yang guru sampaikan. Sehingga siswa senang dalam menerima pembelajaran yang berbasis video animasi sparkol ini. Kesimpulanya implementasi model pembelajaran berbasis media video animasi sparkol sangat positif bagi siswa dan guru baik dari segi belajar siswa, minat belajar siswa, pemaham siswa dan kreatifitas seorang guru dan kemahiran seorang guru dalam model pembeelajaran sangatlah baik

    Peran Guru Pai Dalam Mengatasi Kenakalan Remaja Di SMA Antartika Sidoarjo

    No full text
    Dalam realitanya, dunia pendidikan selalu dihadapkan dengan berbagai tantangan atau permasalahan yang menuntut untuk diselesaikan dengan cara yang tepat dan bijak. Dari sekian banyak tantangan pendidikan, kenakalan remaja merupakan salah satu permasalahan yang paling sering terjadi dan selalu ditemui di hampir semua lembaga pendidikan. Adapun bentuk-bentuk kenakalan remaja yang dilakukan di sekolah jenisnya bermacam-macam, mulai dari kasus ringan sampai kasus yang terberat. Kenakalan remaja adalah permasalahan yang serius, karena jika dilakukan berulang kali pada akhirnya akan berdampak fatal dan merugikan diri sendiri bahkan orang lain. Karenapermasalahan tersebut, lantas memunculkan pertanyaan tentang peranan dan sumbangan guru pendidikan agama Islam dalam mengatasi kenakalan remaja yang terjadi di sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah : 1). Untuk mengetahui bagaimana peran guru PAI sebagai PENDIDIK dalam mengatasi kenakalan remaja SMA ANTARTIKA SIDOARJO, 2). Untuk mengetahui bagaimana peranguru PAI sebagai pembimbing dalam mengatasi kenakalan remaja SMA ANTARTIKA SIDOARJO dan 3). Untuk mengetahui bagaimana peran guru PAI sebagai pelatih dalam mengatasi kenakalan remaja SMA ANTARTIKA SIDOARJO Jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data sesuai pendapat Milles dan Huberman dengan tiga tahapan, yaitu reduksi data, display data, kemudian conclution/verivication. Hasil penelitian menunjukkan bentuk-bentuk kenakalan remaja SMA ANTARTIKA SIDOARJO masih tergolong kategori ringan, sepert isering terlambat sekolah, tidak mau mengerjakan tugas, menyalahi aturan pemakaian atribut sekolah, berkata tidak sopan, bolos sekolah tanpa keterangan ,dan keluar sekolah sebelum waktunya. Sedangkan faktor-faktor penyebab kenakalan remaja ada dua, yaitu faktor internal yang berasal dari proses pencarian jati diri, sedangkan faktor eksternal berasal dari keluarga, pengaruh lingkungan, tuntutan kelompok pergaulan, dan penggunaan negatif teknologi. Dalam mengatasi kenakalan remaja, guru PAI mempunyai peranan : 1). sebagai pendidik, guru PAI memberikan motivasi dan teladan yang baik serta memposisikan diri sebagai orang tua dengan mendedikasikan waktunya untuk siswa saat mereka membutuhkan layanan konsultif, bimbingan maupun bantuan, 2). Sebagai pembimbing , guru PAI memberikan arahan akan nilai agama dan moral yang baik, serta memberikan pendekatan agar siswa bisa sharing tentang permasalahan yang dihadapi. Pendekatan yang dilakukan ada tiga, yaitu pendekat personal, pendekatan kelompok dan pendekatan edukatif dan 3). Sebagai pelatih guru PAI menguasai ilmu pengetahuan, melatih dan membiasakan siswa untuk menerapkan nilai-nilai Islam yang dimanifestasikan dalam bentuk sikap atau perilaku ke dalam kehidupan sehari-hari, misalnya dengan mengaktifkan kegiatan keagamaan dan sosial serta melakukan pembinaan moral

    Efektivitas Metode Sorogan Dalam Pembelajaran Fathul Qorib Untuk Peningkatan Kemampuan Membaca Kitab (Studi Kasus Di kelas 6 Ula Madin Darut Taqwa, Purwosari Pasuruan)

    No full text
    Pendidikan di pesantren saat ini sedang menghadapi tantangan pada peningkatan kemampuan membaca kitab terutama pada tingkat dasar. Pondok Pesantren Ngalah adalah salah satu pesantren modern yang hingga kini tetap menerapkan metode pembelajaran tradisional.. Salah satu metode tradisional yang digunakan adalah metode sorogan dengan menggunakan Kitab Fathul Qorib. Penelitian ini memfokuskan (1) Bagaimana pelaksanaan metode sorogan dalam pembelajaran kitab, (2) Bagaimana faktor pendukung dan penghambat, serta, (3) Bagaiamana dampaknya terhadap kemampuan membaca kitab siswa kelas 6 Ula Madin Darut Taqwa. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami secara mendalam (1) Pelaksanaan metode sorogan dalam pembelajaran kitab, (2) Faktor pendukung dan penghambat, serta (3) Dampaknya terhadap kemampuan membaca kitab siswa kelas 6 Ula Madin Darut Taqwa. Dalam penelitian ini, penulis menerapkan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Proses analisis data melibatkan empat langkah utama: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pelaksanaan metode sorogan dilakukan dengan cara menghadap satu persatu kepada guru yang menyorogi. Metode sorogan efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca kitab siswa. (2) Faktor-faktor pendukung termasuk interaksi antara guru dan siswa, serta pemilihan materi yang relevan dengan kebutuhan siswa. Namun, terdapat juga beberapa hambatan seperti keterbatasan waktu dan kurangnya sumber daya. Meskipun demikian, (3) Penggunaan metode sorogan dengan Kitab Fathul Qorib memberikan dampak positif yang signifikan pada peningkatan kemampuan membaca kitab pada siswa. Pada persoalan ini didasarkan pada perbandingan hasil nilai ujian syafawi sebelum adanya program sorogan dengan 6 sample santri kelas 6O mendapat nilai yang kurang bagus yakni dengan nilai diantara 60-75 sedangkan setelah dilaksanakan metode sorogan 6 sample santri dari kelas 6O pada madrasah Diniyah Darut Taqwa sebesar rata-rata mendapat nilai 78 adalah sebanyak 4 anak dan 2 anak mendapat rata-rata nilai 81

    Pembentukan Karakter Resilien (Analisis Tafsir Lathaif Al-Isyarah Karya Al-Qusyairi)

    No full text
    Penelitian ini mengkaji pembentukan karakter resilien dalam perspektif Al-Qur'an dan tafsir Lathaif Al-Isyarah karya Al-Qusyairi. Fokus utama penelitian adalah penerapan karakter resilien yang dicontohkan oleh tokoh-tokoh dalam Al-Qur'an, serta proses pembentukan karakter resilien yang dijelaskan dalam tafsir Al-Qusyairi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang konsep resiliensi dalam Islam dan relevansinya dengan psikologi modern. Metodologi yang digunakan adalah library research dengan pendekatan kualitatif dan fenomenologi dalam Al-Qur'an. Pendekatan fenomenologi dipilih untuk mempertimbangkan kejadian nyata dalam Al-Qur'an yang diaplikasikan terhadap konteks saat ini. Data primer bersumber dari tafsir Lathaif al-Isyarah karya al-Qusyairi, serta literatur tentang psikologi dan resiliensi. Data sekunder meliputi sumber-sumber pendukung lainnya yang relevan dengan tema penelitian. Analisis data dilakukan dengan metode analisis-deskriptif untuk mengumpulkan dan memaparkan temuan penelitian. Proses analisis melibatkan pengkajian penafsiran Al-Qusyairi terhadap ayat-ayat Al-Qur'an yang relevan dengan pembentukan resiliensi, serta studi tentang contoh-contoh penerapan karakter resilien oleh tokoh-tokoh dalam Al-Qur'an. Hasil penelitian mengidentifikasi 32 ayat dalam 9 surat Al-Qur'an yang berkaitan dengan pembentukan karakter resilien. Penelitian ini fokus pada sepuluh ayat kunci yang mencakup aspek-aspek seperti keteguhan hati, regulasi emosi, kontrol impuls, optimisme, kausal analisis, empati, efikasi diri, dan kemampuan mengambil hikmah. Temuan ini memberikan wawasan baru tentang konsep resiliensi dalam perspektif Islam dan bagaimana nilai-nilai ini dapat diaplikasikan dalam konteks kehidupan modern. Signifikansi penelitian ini terletak pada upayanya untuk menjembatani pemahaman antara konsep resiliensi dalam psikologi modern dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an dan tafsir sufi. Hasil penelitian diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan strategi pembentukan karakter resilien yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an, sekaligus memberikan perspektif baru dalam kajian psikologi Islam. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya pendekatan interdisipliner dalam memahami konsep-konsep psikologi dari perspektif Islam. Dengan mengintegrasikan pemahaman tafsir Al-Qur'an dengan teori psikologi modern, penelitian ini membuka jalan bagi dialog yang lebih mendalam antara tradisi keilmuan Islam dan psikologi kontemporer

    Istidraj Dalam Tafsir Al-Jilani Karya Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani

    No full text
    Penelitian ini dilakukan dengan latar belakang kekhawatiran manusia, khususnya orang yang beriman, ketika memiliki keberlimpahan harta atau kenikmatan duniawi dalam bentuk apapun. Sebagian orang khawatir kenikmatan dunia yang dimilikinya menjadi istidraj baginya. Maka perlu dilakukan penelitian dengan memfokuskan pembahasan mengenai bagaimana al-Qur’an memberikan definisi istidraj. Dalam penilitian ini, juga membahas tentang istidraj menurut pandangan Syaikh Abdul Qadir al-Jilani. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui konsep al-Qur’an mengenai Istidraj dan mengetahui pendapat Syaikh Abdul Qadir al-Jilani dalam karyanya, Tafsir al-Jilani, tentang istidraj. Penelitian ini diharapkan dapat membawa manfaat bagi semua orang dalam segi akademis maupun praktis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan, yaitu penelitian yang dilakukan dengan membuat analisis terhadap pengetahuan yang sudah ada terkait topik yang diangkat untuk kemudian menemukan ruang kosong bagi penelitian yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode tematik atau maudhu’i dalam menemukan definisi istidraj dalam al-Qur’an, yaitu dengan cara menghimpun semua ayat al-Qur’an yang sesuai dengan topik yang diambil, kemudian menyambungkan ayat satu dengan yang lain untuk kemudian disimpulkan dalam satu tulisan dan pandangan yang menyeluruh. Dalam Tafsir al-Jilani, dijelaskan tema mengenai istidraj dengan menafsiri ayat-ayat al-Qur’an yang membahas istidraj dengan ciri khas ketauhidan atau ketasawufan. Mengingat syaikh Abdul Qadir al-Jilani merupakan tokoh ahli tasawuf yang telah masyhur dikalangan umat Islam hingga memiliki gelar Sulthan al-Auliya’. Definisi istidraj dalam tafsir al-Jilani yaitu ujian berupa kesenangan dan kenikmatan duniawi diberikan kepada orang-orang yang tidak taat atas perintah Allah, kenikmatannya dapat menjadikan manusia semakin lalai terhadap Tuhannya dan menjadikan semakin jauh dari rahmat Allah. Orang yang mendapat istidraj akan diberi adzab secara tiba-tiba ketika dia sedang lalai dalam kenikmatannya. Syaikh Abdul Qadir al-Jilani juga memberikan penjelasan istidraj melalui nasihat-nasihatnya yang tertulis dalam karyanya yang lain. Beliau memberikan arahan tentang bagaimana seharusnya manusia dalam menyikapi kenikmatan dunia agar tidak sampai menjadi istidraj bagi manusia

    Konsep Zuhud Prespektif Dr. Atabik Lutfi, M.A Dalam Tafsir Tazkiyah

    No full text
    Setiap manusia pasti mengharapkan kehidupan yang baik, dan cenderung mengikuti kemauan-kemauan yang di kendalikan oleh hawa nafsu masing-masing, mereka cenderung ingin menguasai dunia, yang mana kebanyakan orang yang salah faham terhadap zuhud, banyak yang mengira kalau zuhud adalah meninggalkan harta, menolak segala kenikmatan dunia, dan mengharamkan yang halal. Zuhud bukanlah meninggalkan kenikmatan dunia, dan juga bukan seseorang yang mengenakan pakaian yang lusuh, bukan berarti seseorang yang miskin, bukan juga seseorang yang hanya duduk di masjid, beribadah dan beribadah saja tanpa melakukan kegiatan lainnya. Hakikat zuhud yaitu mengalihkan kesenangan dari sesuatu kepada sesuatu yang lebih baik, zuhud memiliki posisi yang paling utama setelah manusia taqwa kepada Allah. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu metode maudhu’i Metode yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif, yang menekankan hal terpenting suatu perkara. Sedangkan jenis penelitian yang dipakai yaitu penelitian kepustakaan, yang menggunakan pengumpulan informasi dan data melalui berbagai literatur. Dan dalam metode penafsirannya, menggunakan metode tafsir maudhu‟i (tematik), yaitu metode yang mengarahkan pandangan kepada tema tertentu, kemudian mencari pandangan al-Qur‟an mengenai tema tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menuntun setiap orang kepada kezuhudan. Dalam Tafsir Tazkiyah banyak sekali paparan tentang zuhud dalam kehidupan sehari-hari di antaranya yaitu mnusia di anjurkan untuk selalu berlomba-lomba dalam kebaikan yang mana sekarang banyak manusia yang cenderung ingin unggul dari orang lain. sifat berlombalomba dalam kebaikan akhirat merupakan puncak tertinggi untuk orangorang yang berbakti kepada Alllah SWT. selanjutnya kita harus selalu tawakkal kepada Allah dengan bentuk menyerahkan seluru persoalan kita kepada Allah, yang mana tidak ada rencana apapun kecuali takdir Allah

    Overthinking Dalam Al-Qur’an (Analisis Deskriptif Q.S Al-Hujurat Ayat 12)

    No full text
    Penelitian Overthinking dalam Al-Qur’an (Analisis Deskriptif Q.S. Al-Hujurat ayat 12) di latarbelakangi oleh adanya permasalahan tersebut yang dianggap sebagai hal yang lumrah, pada dasarnya overthinking bukanlah suatu permasalahan yang ringan, harus segera diatasi atau dituntaskan. Overthinking muncul karena adanya suatu pemikiran yang berlebihan tentang suatu yang belum terjadi bahkan tidak terjadi. Hal itu akan menimbulkan sebuah prasangka ataupun tuduhan tanpa mendasar yang memiliki dampak. Tujuan penelitian ini untuk : 1) Mengetahui overthinking dalam Al-Qur’an? 2) Mengetahui solusi overthinking dalam Al-Qur’an? Penelitian ini tergolong pada library research, metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode tahlilli pada QS. Al-Hujurat ayat 12 dengan menafsirkan ayat- ayat al-Qur’an dengan menjelaskan dari berbagai aspek yang terkandung di dalamnya, menguraikan makna yang dikandung, ayat demi ayat dan surah demi surah sesuai dengan urutannya. Uraian tersebut menyangkut pengertian kosa kata, konotasi dari kalimatnya, latar belakang turun ayat, kaitannya dengan ayat-ayat yang lain, baik sebelum dan sesudahnya (munasabah). Dari hasil penelitian penulis menguraikan bahwa overthinking dalam Al-Qur’an memiliki kesinambungan dengan prasangka/ tuduhan pada Q.S. Al-Hujurat ayat 12. Karena adanya overthinking akan memicu timbulnya sebuah prasangka dan tuduhan. Perbuatan tersebut dilarang dalam Al-Qur’an dan disebut dengan perbuatan dosa. Salah satu solusi dari overthinking yaitu dengan mendekatkan diri kepada Allah, karena jika kita melakukan hal tersebut hati kita akan tenang, iman kita menjadi kuat agar terhindar dari overthinking ataupun prasangka. Dari uraian rumusan masalah dan kesimpulan di atas, maka implikasi akhir dari skripsi ini, dapat ditinjau pada pemahaman tentang overthinking dalam Al-Qur’an (Analisis Deskriptif Q.S Al-Hujurat ayat 12)

    Metode Dzikir Sebagai Penenang Hati Perspektif Tafsir Munir Karya Wahbah Al-Zuhaili

    No full text
    Hati juga sering dianggap sebagai pusat dari segala macam perilaku manusia, seperti contohnya ketika hati manusia itu buruk maka sifat dan sikap kepada seseorang juga buruk hati yang buruk ini disebut dengan penyakit hati. diantara penyakit hati antara lain iri, dengki, hasud, sombong tidak syukur nikmat serakah dan lain sebagainya titik maka perlunya kita mengobati hati ini agar tidak memiliki sifat-sifat yang buruk sehingga hati ini lebih bersih. Oleh karena itu dzikir muncul sebagai penyembuh dan penenang hati, Ketenangan jiwa dan batin seseorang bisa diperoleh dengan cara bserdzikir kepada Allah, dengan berzikir dirinya bisa melupakan semua masalah yang ditanggung, dan dengan berzikir dirinya secara tidak langsung mengingat Allah dan Allah juga akan selalu mengingatnya, tapi perlu diperhatikan dzikir bukan hanya sekedar menyebut nama Allah, akan tetapi menyebutnya dengan menghadirkan hati dan pikiran, karena manfaat zikir tidak akan terasa jika hanya menyebutnya dengan lisan saja. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan untuk mengkaji permasalahan yang dihadapi, yang terdiri dari: 1) data primer yaitu Alquran 2) tetes sekunder berupa kitab-kitab Tafsir dan buku-buku yang terkait dengan ilmu pengetahuan Alquran dan pembahasannya. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis membutuhkan catatan-catatan yang membahas tentang ayat-ayat sesuai dengan tema, lampiran, dan beberapa dokumen yang berkaitan dengan judul. Selanjutnya menggunakan langkah-langkah maudhu’I yang paling utama yaitu mengenai ayat-ayat Alquran yang dibahas selanjutnya menggunakan langkah-langkah Maudhu’iyang paling utama yaitu mengenai ayat-ayat Alquran yang dibahas terjemah dan tafsiran dari para mufassir, dan diambil dari buku, artikel maupun jurnal yang terkait

    Pasar Modal Syariah: Dasar-Dasar Investasi di Pasar Modal Syariah

    No full text
    Buku Pasar Modal Syariah: Dasar-Dasar Investasi di Pasar Modal Syariah merupakan panduan komprehensif bagi para pembaca yang ingin memahami dasar-dasar investasi di pasar modal dengan prinsip-prinsip syariah. Buku ini disusun secara sistematis dengan menjelaskan konsep fundamental ekonomi Islam hingga implementasinya dalam instrumen investasi syariah. Bab 1: Ekonomi Islam memaparkan prinsip dasar ekonomi Islam sebagai landasan pengelolaan keuangan yang adil dan beretika. Dilanjutkan dengan Bab 2: Etika Bisnis Islam, yang membahas norma-norma etis yang membedakan bisnis syariah dari praktik konvensional. Bab 3: Pasar Modal menjelaskan fungsi pasar modal sebagai penggerak perekonomian, diikuti oleh Bab 4: Efek di Pasar Modal Indonesia, yang mengupas berbagai jenis efek yang diperdagangkan di Indonesia. Bab 5: Pasar Modal Syariah membahas karakteristik pasar modal yang sesuai dengan prinsip syariah. Instrumen utama pasar modal, seperti Saham dan Saham Syariah di Indonesia (Bab 6) serta Obligasi dan Obligasi Syariah (Sukuk) (Bab 7), dijelaskan secara rinci, termasuk perbedaan dengan instrumen konvensional. Buku ini juga mengulas peran Pelaku Pasar Modal dan Ahli Syariah (Bab 8) dalam memastikan kesesuaian investasi dengan prinsip syariah. Bab 9 memperkenalkan Investasi dengan Akad Mudharabah Muqayyadah, sebagai salah satu inovasi investasi syariah. Sementara itu, Perilaku Pasar (Bab 10) membahas dinamika pasar dan pengaruhnya terhadap keputusan investasi. Penutup buku ini, Bab 11: Pasar Uang dalam Islam, mengulas prinsip dan mekanisme pasar uang yang sesuai syariah sebagai pelengkap sistem keuangan Islami. Dengan pendekatan yang mudah dipahami, buku ini cocok bagi mahasiswa, akademisi, investor, maupun masyarakat umum yang ingin memahami investasi syariah dan berkontribusi pada pengembangan ekonomi Islam

    Pengaruh Storytelling Marketing, Citra Destinasi Terhadap Minat Berkunjung Kembali Dengan Tourist Satisfaction Sebagai Variabel Intervening (Studi Pada Pengunjung Wisata Tanaria Park)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Storytelling Marketing, Citra Destinasi terhadap Minat Berkunjung Kembali dengan TouristSatisfaction Sebagai Variabel Intervening pada pengunjung wisata Tanaria Park. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Accidenltal Sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner secara langsung ke pengunjung wisata Tanaria Park yang menjadi objek penelitian. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis menggunakan Analisis Jalur (Path Analisis) dengan alat analisis perhitungan menggunakan SPSS 22. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Variabel Storytelling Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Tourist Satisfaction, Citra Destinasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Tourist Satisfaction, Storytelling Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Berkunjung Kembali, Citra Destinasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Berkunjung Kembali, Tourist Satisfaction berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Berkunjung Kembali

    1,291

    full texts

    3,084

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Yudharta Pasuruan Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇