Universitas Yudharta Pasuruan Repository
Not a member yet
3084 research outputs found
Sort by
Pengaruh Self Efficacy Dan Work Environment Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Mediasi (Studi Pada Karyawan Produksi PT. The Clod Indonesia)
Sumber daya manusia merupakan penggerak utama perusahaan dan keberhasilan dalam mencapai tujuan dan kelangsungan perusahaan. PT. The Clod Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan (manufacturing) barang berupa gitar elektrik, akustik dan bass. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara variabel-variabel yang diteliti. Variabel-variabel tersebut antara lain self efficacy, work environment, kepuasan kerja dan kinerja karyawan. Jenis penelitian ini adalah penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner yang disebarkan secara online menggunakan Google Formulir. Sampel dalam penelitian adalah karyawan PT. The Clod Indonesia sebanyak 260 responden dengan teknik sampling jenuh. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik Path analysis dan dengan menggunakan aplikasi SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan self efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai probabilitas 0,000. Work environment berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai probabilitas 0,001. Self efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai probabilitas 0,000. Work environment berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai probabilitas 0,000. Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai probabilitas 0,003. Kepuasan kerja dapat memediasi hubungan self efficacy terhadap kinerja karyawan dengan nilai probabilitas 0,004. Kepuasan kerja dapat memediasi hubungan work environment terhadap kinerja karyawan dengan nilai probabilitas 0,028
Pengaruh Green Product Dan Green Advertising Terhadap Green Trust Dan Keputusan Pembelian (Studi pada Konsumen Produk Sosro di Halalan Mart Sukorejo)
Pemasaran adalah suatu sistem menyeluruh dari operasi komersial dengan potensi untuk merencanakan, menetapkan harga, mengiklankan, dan mendistribusikan produk dan jasa yang memenuhi permintaan baik pelanggan saat ini maupun pelanggan potensial. Pemasaran Hijau adalah strategi yang digunakan oleh Perusahaan yang peduli dengan masalah lingkungan, yang bekerja untuk menciptakan barang ramah lingkungan, atau terlibat dalam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat dan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah Green Product, Green Advertsing, Green Trust dan Keputusan Pembelian memiliki faktor yang sangat penting untuk kenaikan jumlah penjualan. Tekhnik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tekhnik Purposive Sampling, dan responden sebanyak 100 orang, dilakukan di Halalan Mart, Sukorejo, dan menggunakan sampel dengan rumus Lemeshow serta menggunakan permodelan pengolahan data menggunakan Smartpls 4.0 (Partial Least Square). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1). Green Product berpengaruh positif dan signifikan terhadap Green Trust. 2). Green Product berpengaruh negatif terhadap Keputusan Pembelian. 3). Green Advertising berpengaruh negatif terhadap Green Trust. 4). Green Advertising berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian. 5). Green Trust berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian
Pengaruh Job Insecurity Terhadap Komitmen Organisasi Dan Intention To Leave Pada PT. Behaestex Pandaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh job insecurity terhadap komitmen organisasi dan intention to leave. Penelitian ini dilakukan pada karyawan produksi PT. Behaestex Pandaan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui sebar kuesioner atau angket. Pemilihan sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 100 responden dengan menggunakan metode acak (simple random sampling). Teknik analisis data menggunakan PLS versi 4, yang mana data tersebut akan diolah, diuraikan, dan dibahas untuk menjawab dan membuktikan hipotesis yang diajukan. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa Job Insecurity (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Komitmen Organisasi (Y1), Job Insecurity (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Intention to Leave (Y2), Komitmen Organisasi (Y1) tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap Intention to Leave (Y2)
Pengaruh Self Efficacy Terhadap Ketidakjujuran Akademik Siswa Kelas X MAN Kota Pasuruan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh self efficacy terhadap ketidakjujuran akademik pada siswa kelas X MAN Kota Pasuruan. Metodologi dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi adalah siswa kelas X MAN Kota Pasuruan dengan jumlah sampel sebanyak 188 siswa. Penelitian ini menggunakan skala ketidakjujuran akademik dan skala self efficacy sebagai alat ukur dalam pengumpulan data. Pada skala self efficacy menggunakan 40 item dengan koefisien validitas berkirsar antara 0,331 sampai dengan 0,683 dan skala ketidakjujuran akademik menggunakan 39 item dengan koefisien validitas berkisar antara 0,341 sampai dengan 0,800 dan. Hasil menunjukkan nilai F sebesar 95,477 > dari F tabel (3,89) dengan signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang menyatakan adanya pengaruh self efficacy terhadap ketidakjujuran akademik pada siswa dapat diterima. Self efficacy dapat mempengaruhi perilaku ketidakjujuran akademik dengan sumbangan relatif sebesar 33,9%
Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Daya Juang Guru TK Se-Kecamatan Purwosari Dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka
Salah satu komponen penting dalam Pendidikan adalah kurikulum. Dalam menjalankan kurikulum pendidikan tidak akan lepas dari perbaikan dan perkembangan. Dengan perkembangan kebijakan pendidikan tersebut, tentu seorang guru harus melakukan daya juang yang tinggi dalam bekerja keras dan terus belajar dalam penerapan kurikulum Merdeka. Akan tetapi saat ini masih banyak guru yang mengalami permasalahan dalam penerapan pembelajaran yang baru, seperti penerapan pembelajaran kurikulum merdeka belajar. Salah satu faktor yang mempengaruhi daya juang seorang guru yaitu motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh motivasi kerja terhadap daya juang guru TK se kecamatan purwosari dalam mengimplementasikan kurikulum Merdeka. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah guru TK se kecamatan purwosari sebanyak 154 guru. sampel penelitian ini sebanyak 110 guru menggunakan proportional stratified random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam pengumpulan data adalah skala daya juang, menggunakan 17 item valid dengan koefisien reliabiltas sebesar 0,718, dan pada skala motivasi kerja menggunakan 21 item valid dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,707. Dari hasil perhitungan analisis regresi sederhana diperoleh nilai korelasi (r) sebesar 0,971 yang berarti hubungan antar kedua variabel “kuat” dan menunjukkan korelasi yang positif. Artinya, semakin tinggi variabel daya juang maka dikutip pula oleh tingginya motivasi kerja, begitu pula sebaliknya, selanjutnya diperoleh koefisien determinan r square (r2) sebesar 0,943 yang menunjukkan besarnya variasi pada variabel daya juang dipengaruhi oleh motivasi kerja sebesar 94,3% sedangkan sisanya (5,7%) dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini. Sementara itu, ditinjau dari signifikasi penelitian diperoleh F-hitung 368,224 lebih besar dari F-tabel 3,08 dan sig-F sebesar 0,000<0,05 yang berarti ada pengaruh variabel motivasi kerja terhadap daya juang. Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan ada pengaruh motivasi kerja terhadap daya juang guru TK se-kecamatan purwosari dalam mengimplementasikan kurikulum Merdeka
Pengaruh Literasi Finansial Terhadap Perilaku Berhutang Ibu Rumah Tangga Di Dusun Kembang Kuning Desa Sengonagung
Perilaku berhutang merupakan perilaku manusia yang mana pada masa sekarang sudah menjadi sesuatu yang biasa dikalangan masyarakat, terutama masyarakat kalangan ibu rumah tangga pedesaan yang ekonominya masih menengah kebawah. Hal tersebut sangat sulit dihindari ketika banyak kebutuhan mendesak, pemasukan yang minim, kurangnya pengetahuan seseorang dalam mengatur keuangan (literasi finansial), serta banyaknya jasa yang mengatas namakan simpan pinjam dengan bunga yang sangat besar. Pola pikir yang keliru bahwa kebiasan berhutang itu merupakan hal biasa tanpa memikirkan bunga menyebabkan individu terlilit hutang dan mengalami gangguan psikologis. Hal tersebut berkaitan dengan perceived behavioral control yakni persepsi individu mengenai kemudahan atau kesulitan untuk melakukan suatu perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh literasi finansial terhadap perilaku berhutang ibu rumah tangga. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif korelasional antara dua variabel dengan menggunakan skala likert yaitu skala literasi finansila dan skala perilaku berhutang. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu rumah tangga di Dusun Kembang Kuning Desa Sengonagung sebesar 147. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan menyebarkan angket skala literasi finansial dan skala perilaku berhutang. Dari perhitungan uji F diperoleh nilai F sebesar 48,558 lebih besar dari F-tabel yaitu 3,94 dengan taraf signifikansi sebesar 0,00 < 0,05 yang berarti ada pengaruh literasi finansial terhadap perilaku berhutang, dan diketahui bahwa nilai korelasi atau hubungan (R) sebesar 0,582 dan diperoleh koefisien determinan (R Square) sebesar 0,338. Hasil penelitian ini menunjukkkan bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara literasi finansial dengan perilaku berhutang yang artinya semakin tinggi tingkat kemampuan literasi finansial ibu rumah tangga maka semakin rendah tingkat munculnya perilaku berhutang ibu rumah tangga di Dusun Kembang Kuning Desa Sengonagung
Pengaruhnilai Akademik Terhadap Kedisiplinan Belajar Siswa Di MA Miftahul Falah Capang Purwodadi Pasuruan
Pendidikan merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan manusia yang tidak akan pernah bisa dilewatkan. Secara umum manusia memahami tujuan pendidikan untuk mengarahkan manusia agar berpengetahuan, cerdas, serta mempunyai wawasan, kemampuan dan pembentukan karakter dari yang kurang baik menjadi lebih baik. Pendidikan juga merupakan salah satu bagian yang sangat penting bagi kehidupan dan suatu bangsa sekaligus. populasi yang digunakan dalam peneliti ini adalah Siswa MA Miftahul Falah Capang Purwodadi Pasuruan. Populasinya sebanyak 108 subjek, diperoleh nilai Fhitung sebesar 0,798 dengan taraf non-signifikan sebesar 0,374. Nilai R square sebesar 0,010 yang mengandung arti bahwa nilai akademik memiliki pengaruh sebesar 1% terhadap kedisiplinan belajar siswa. Denagn demikian hipotesis yang menyatakan adanya pengaruh nilai akdemik terhadap kedisiplinan belajar siswa di MA Miftahul Falah Capang Purwodadi Pasuruan ditolak. Artinya tidak ada pengaruh nilai akademik terhadap kedisiplinan belajar siswa di MA Miftahul Falah Capang Purwodadi Pasuruan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh yang sinifikan dari nilai akademik terhadap kedisiplinan belajar siswa
Pengaruh Work Life Balance Terhadap Kepuasan Kerja Pada Karyawan Outsourcing PT. X Kecamatan Y Kabupaten Pasuruan
Karyawan adalah individu yang bekerja dengan menggunakan tenaga dan pikiran kepada suatu perusahaan dan memperoleh balas jasa yang sesuai dengan perjanjian. Ketika karyawan mampu mengatur waktu dan peran sebagai karyawan yang dapat menjalankan pekerjaan secara profesional, sehingga dapat menyelesaikan masalah dan dapat mengesampingkan urusan rumah tangga jika berada di lingkungan pekerjaan, begitu juga sebaliknya dapat mengesampingkan urusan pekerjaan jika berada di lingkungan keluarga. Secara tidak langsung karyawan tersebut dapat menyeimbangkan antara kehidupan dengan kehidupan pribadi sehingga kepuasan kerja menjadi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengukur pengaruh work life balance terhadap kepuasan kerja karyawan outsourcing PT. X. Subjek dari penelitian ini adalah 143 karyawan outsourcing PT. X. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan skala kepuasan kerja dan skala work life balance. Analisis data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan uji regresi linier sederhana, dan diperoleh nilai F sebesar 7,509 dengan p = 0,007 (p˂0,05), yang menunjukkan nilai F hitung sebesar 7,509 lebih besar dari F tabel yaitu 3,91. Sehingga ada pengaruh antara variabel work life balance (X) terhadap variabel kepuasan kerja (Y). Diketahui nilai R yaitu 0,225 termasuk pada kategori yang rendah, namun menunjukkan korelasi yang positif antara kriterium (Y) dan prediktor (X). Dari hasil perhitungan diketahui bahwa nilai R square sebesar 0,051 yang mengandung arti bahwa work life balance memiliki pengaruh sebesar 5,1% terhadap kepuasan kerja karyawan outsourcing PT. X. Nilai tersebut berarti work life balance (X) dapat mempengaruhi sebesar 5,1% dalam kepuasan kerja (Y) sedangkan 94,9% dipengaruhi oleh faktor atau variabel lain yang tidak diteliti pada penelitian ini
Pengaruh Penyesuaian Diri Terhadap Homesickness Santri Baru Di Pondok Pesantren Al Amien Jember
Banyaknya santri yang baru masuk pondok pesantren terlihat sering menyendiri, tidak banyak bersosialisasi dengan teman yang lain, tidak banyak bicara, beberapa kali menangis dan minta dijenguk orang tua. Bahkan ada yang melarikan diri dari pondok pesantren dengan alasan belum bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyesuaian diri terhadap homesickness pada santri baru. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 180 santri baru. Pengambilan data menggunakan skala homesickness dan penyesuaian diri. Berdasarkan perhitungan pada skala homesickness terdapat 29 item valid dengan reliabilitas 0,738, pada skala penyesuaian diri terdapat 24 item valid dengan reliabilitas 0,578. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai F sebesar 4,288 dengan tingkat signifikansi regresi sebesar 0,040 lebih kecil dari 0,05 dengan demikian hipotesis menyatakan ada pengaruh penyesuaian diri terhadap homesickness pada santri baru diterima (Ha), dengan Sumbangan Efektif (SE) sebesar 24%
Hubungan Antara Religiusitas Dengan Kecurangan Akademik Siswa SMA Negeri 2 Kota Pasuruan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan kecurangan akademik dengan religiusitas pada siswa SMA Negeri 2 Pasuruan. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 2 Pasuruan populasi sebanyak 679 siswa, sampel penelitian sebanyak 250 siswa yang diambil dengan cara rumus Isaac Michael. Menggunakan teknik simple random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan skala kecurangan akademik dan religiusitas. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi sederhana. Berdasarkan hasil analisis regresi sederhana diperoleh nilai F sebesar 34,121 dengan signifikansi (Sig) sebesar 000 karena nilai Sig<0,05. Jadi dapat di simpulkan ada hubungan religiusitas (X) dan kecurangan akademik (Y) , artinya ada hubungan religiusitas dengan kecurangan akademik siswa SMA Negri 2 Pasuruan