Universitas Yudharta Pasuruan Repository
Not a member yet
    3084 research outputs found

    Pengaruh Media Sosial Terhadap Perilaku Konsumtif Pada Remaja Kecamatan Purwosari

    No full text
    Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial terhadap perilaku konsumtif pada remaja kecamatan Purwosari. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja Kecamatan Purwosari dari umur 17-22 tahun sebanyak 5.400 remaja. Sempel penelitan ini sebanyak 373 remaja diambil dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan skala perilaku konsumtif menggunakan 26 item menghasilkan reliabilitas 0.800 yang artinya reliabel. Analisis data menggunakan analisis menggunakan Uji-T antar kelompok. Berdasarkan hasil analisis independent sempel t-test didapati nilai t sebesar 4,335 dengan signifikansi (Sig) sebesar 0,000 karena nilai Sig < 0,05 dapat disimpulkan adanya pengaruh media sosial terhadap perilaku konsumtif. Dan penelitian ini menggunakan platfrom media sosial WhatsApp dan Instagram dapat disimpulkan intensitas penggunaan media sosial WhatsaApp memiliki nilai mean 85,27, yang berarti WhatsApp memiliki kontribusi tinggi terhadap perilaku konsumtif. Sedangkan media sosial Instagram memiliki hasil mean 82,08 yang menunjukan kontribusi yang lebih kecil dibanding WhatsApp. Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan adanya pengaruh media sosial WhatsApp dan Instagram terhadap perilaku konsumtif diterima

    Kepercayaan Diri Ditinjau Dari Rasa Aman Pada Siswa Di SMK Negeri 2 Sukorejo

    No full text
    Kepercayaan diri adalah aspek penting dalam proses pendidikan yang efektif, membangun landasan kokoh untuk kesuksesan akademik dan pribadi. Namun, banyak remaja mengalami kurangnya kepercayaan diri. Salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah rasa aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasa aman terhadap kepercayaan diri. Penelitian ini melibatkan 806 siswa dengan sampel 260 siswa dari SMK Negeri 2 Sukorejo menggunakan teknik Stratified Random Sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, dengan rasa aman sebagai variabel bebas dan kepercayaan diri sebagai variabel terikat. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 25. Hasil menunjukkan nilai korelasi antara rasa aman dan kepercayaan diri sebesar 0,903 dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,50, menunjukkan pengaruh positif yang signifikan. Analisis regresi menunjukkan koefisien regresi (b) sebesar 0,20, yang berarti setiap peningkatan 1% rasa aman akan meningkatkan kepercayaan diri sebesar 0,20. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada pengaruh positif antara rasa aman dan kepercayaan diri. Semakin tinggi rasa aman yang dimiliki siswa, semakin tinggi pula kepercayaan diri mereka, dan sebaliknya, jika rasa aman rendah, maka kepercayaan diri siswa juga akan rendah

    Pengaruh Kepercayaan Diri Terhadap Komunikasi Interpersonal Remaja Kelurahan Kalirejo – Bangil

    No full text
    Masa remaja seorang anak mencari pola hidup, arah hidup, yang sesuai dan tepat untuk dirinya, yang kemudian melekat dalam diri anak tersebut. Kurang nya keterampilan komunikasi interpersonal remaja membuat remaja menjadi kesulitan saat berkomunikasi dengan orang lain, dan membuat remaja sukar memiliki teman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepercayaan diri terhadap komunikasi interpersonal remaja di Kelurahan Kalirejo. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja Kelurahan Kalirejo sebanyak 386 siswa. Sampel penelitian sebanyak 196 siswa yang diambil dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan skala kepercayaan diri dan skala komunikasi interpersonal. Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian diperoleh nilai F sebesar 63,786 dengan signifikansi (Sig) sebesar 0,000 karena nilai Sig. < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh kepercayaan diri terhadap komunikasi interpersonal. Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan ada pengaruh kepercayaan diri (X) terhadap komunikasi interpersonal (Y), di remaja Kelurahan Kalirejo diterima

    Pengaruh Internal Locus Of Control Terhadap Homesickness Pada Santri Baru Di Pondok Pesantren Darut Taqwa Mojokerto

    No full text
    Perpindahan seorang anak ke pondok pesantren sering kali diharapkan dapat membentuk sifat-sifat seperti kemandirian dan kedisiplinan. Namun, realitasnya, transisi dari rumah ke pesantren menyebabkan anak-anak terpisah dari figur orang tua, teman dekat, serta kebiasaan sehari-hari mereka, yang dapat memicu perasaan tidak nyaman dan stres yang dikenal sebagai homesickness.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena homesickness pada santri baru di Pondok Pesantren Darut Taqwa dan meneliti pengaruh internal locus of control terhadap homesickness. subjek dari penelitian ini berjumlah 157 santri baru. pengambilan data menggunakan skala internal locus of control dan skala homesickness. berdasarkan perhitungan pada skala internal locus of control terdapat 19 item valid dengan reliabilitas 0,793, sedangkan pada skala homesickness terdapat 27 item valid dengan reliabilitas 0, 859. dari hasil perhitungan diperoleh nilai F sebesar 17,319 dengan tingkat signifikan regresi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 dengan demikian hipotesis menyatakan ada pengaruh internal locus of control terhadap homesickness pada santri baru diterima (Ha), dengan ditemukan bahwa internal locus of control berpengaruh sebesar 10,1% terhadap homesickness

    Grit Ditinjau Dari Pola Asuh Orang Tua Pada Santri Pondok Pesantren Ngalah Purwosari Pasuruan

    No full text
    Grit merupakan suatu keadaan dimana seorang santri dalam mempertahankan sesuatu yang akan raih dalam jangka panjang yang harus didampingi dengan ketekunan agar tidak putus asa ketika menghadapi tantangan maupun kegagalan dan kesulitan dalam proses tersebut. Pola asuh menjadi salah satu faktor yang turut memberikan pengaruh terhadap grit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap Grit pada santri di Pondok Pesantren Ngalah Purwosari Pasuruan. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasi. Metode pengambilan sampel adalah dengan sampling incidental dengan subjek penelitian terdiri dari 353 santri Pondok Pesantren Ngalah dari total populasi. Dalam penelitian ini menggunakan instrumen skala pola asuh otoriter, pola asuh permisif, pola asuh demokratis dan grit. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada pengaruh pola asuh otoriter, pola asuh permisif, pola asuh demokratis terhadap grit santri Pondok Pesantren Ngalah Purwosari Pasuruan. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai F sebesar 3,698 dengan Sig 0,012 > 0,05. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan adanya pengaruh pola asuh otoriter, pola asuh permisif, pola asuh demokratis terhadap grit santri Pondok Pesantren Ngalah Purwosari Pasuruan. Dengan distribusi 3,1%

    Implementasi Media Flash Card Dalam Mengenalkan Huruf Hijaiyyah Pada Siswa Slow Learner Kelas 2 MI Ar Roihan Lawang

    No full text
    Pengenalan huruf hijaiyah merupakan kunci dasar mampu membaca Al-Quran dan hadist. Hijaiyah atau yang sering dikenal dengan huruf arab berjumlah 29 huruf. Huruf itu kemudian menjadi bagian dari bahasa arab yang menjadi bahasa pokok dalam Al-Qur’an dan hadist. Bahasa Arab disimbolkan dengan huruf hijaiyah. Beberapa ungkapan ada yang secara eksplisit mengakui bahasa arab sebagai ungkapan lisan dari huruf hijaiyah. Penelitian ini membahas implementasi media flash card dalam mengenalkan huruf hijaiyyah pada siswa slow learner kelas 2 MI Ar Roihan Lawang. Peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisis data yang diperoleh penulis melakukan dengan cara reduksi penyajian data dan penyimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media flash card sebagai pengenalan huruf hijaiyyah pada siswa slow learner. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan pengalaman dan hasil belajar pada siswa yang mengalami kesulitan belajar. Media flash card telah diakui sebagai alat bantu visual yang efektif untuk meningkatkan perkembangan pada siswa. Penelitian ini berkontribusi pada pendidikan khusus dengan memberikan intervensi yang tepat dan praktis untuk mendukung anak lamban belajar dalam mengenalkan huruf hijaiyyah secara efektif. Adapun metode peneliti menggunakan metode kualitatif dekskriptif. Adapun teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa media dalam pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar dan perkembangan pada siswa slow learner, karena media flash card mudah di praktekkan dan di terapkan pada semua siswas dan pembelajaran lainnya sehingga dalam pembelajarn akan berlangsung secara efektif

    Keberadaan Jin Di Tubuh Manusia (Analisis Tematik Term “Qarin” Dalam al-Qur`an)

    No full text
    Sebagaimana yang sudah dikenal oleh banyak orang, jin adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT. di antara banyak ciptaan-Nya. Kebanyakan orang mengetahui tentang jin, yang merupakan makhluk tak terlihat (ghaib). Hanya manusia-manusia tertentu yang dapat melihat mereka dengan izin Allah SWT., serta beberapa jenis hewan yang diberi kemampuan untuk melihat jin, seperti keledai dan anjing. Mereka pun terbagi menjadi beberapa golongan, termasuk dalam urusan pekerjaan mereka, salah satunya adalah jin qarin yang bertugas untuk mendampingi manusia. Belakangan ini, muncul video cek khodam dan menjadi viral di tengah kalangan masyarakat karena seseorang bisa mengetahui jin pendamping mereka hanya dengan mencantumkan nama di kolom komentar. Lantas bagaimana dengan qarin yang juga dikenal sebagai pendamping manusia? Apakah keduanya adalah sebuah entitas yang sama namun hanya berbeda dalam penyebutan namanya? Ataukah keduanya memang berbeda? Untuk mengetahui perbedaan dua kata tersebut, peneliti menggunakan metode tafsir tematik (maudhu’i). Peneliti mengumpulkan ayat-ayat mengenai term qarin dalam al-Qur`an, kemudian mengelompokkannya dan menyusunnya sesuai penjelasan yang telah diberikan sebelumnya. Tujuannya adalah untuk memahami makna yang terkandung dalam ayat-ayat tersebut, sehingga dari analisis terhadap ayat-ayat yang telah terkumpul sebelumnya, penulis dapat mencapai hasil akhir yang diinginkan. Hasil menunjukkan bahwa qarin sebenarnya tidak selalu bermakna jin atau berkonotasi negatif, qarin bisa bermakna baik ataupun jahat tergantung pada konteks yang digunakan. Mengenai perbedaan khodam dengan qarin, keduanya memang sama-sama makhluk ghaib, namun keduanya memiliki tugas yang berbeda dalam mendampingi manusia meskipun sangat tipis. Dalam konteks jin, qarin bertugas mendampingi manusia sejak dilahirkan sampai mati, bahkan sebagian ada yang tetap bersama ketika di akhirat. Selama kurun waktu tersebut, qarin akan terus membisikkan kejahatan pada manusia agar dia semakin jauh dari Allah SWT. dan abadi bersama di dalam neraka. Sedangkan khodam sendiri hanya bertugas menjadi pengawal bagi manusia, itupun harus dengan mengadakan sebuah kesepakatan lewat praktik spiritual. Bagaimanapun alasannya, berteman dengan kedua entitas tersebut tidak akan memberikan keuntungan bagi manusia, maka dari itu sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna, ada baiknya jika kita menjauhi kedua hal tersebut agar selamat di dunia maupun di akhirat

    Reinterpretasi konsep dakwah qs. An-nahl ayat 125 (Aplikasi Teori Hermeneutika Ma’na Cum Maghza)

    No full text
    Sejalan dengan pesatnya kemajuan zaman dan semakin kompleksnya kehidupan masyarakat, tuntutan terhadap dakwah semakin beragam. Dakwah tidak lagi dapat dilaksanakan hanya dengan cara konvensional. Saat ini, dakwah diuntut untuk lebih profesional, memerlukan pengetahuan, keterampilan, planning, dan manajemen yang handal. Al-Quran telah menyediakan konsep dan metode untuk berdakwah agar proses dakwah dapat dilaksanakan dengan efektif. Alih-alih memberikan solusi dalam perkembangan dakwah, Sering kali, dakwah digunakan sebagai sarana untuk menyampaikan ajaran Islam namun malah menimbulkan aksi-aksi intoleran. Beberapa pihak berpegang pada prinsip "untuk menegakkan nahi munkar," yang sering kali diartikan dengan tindakan kekerasan dan anarkis., mereka menganggap tindakan tersebut sesuai dengan konsep dakwah tuntutan al-Qur’an. Berbeda dengan golongan toleran berprinsip moderat menyeru dengan tanpa unsur kekerasan atau paksaan yang lebih mengedepankan islam rahmatan lil ‘alamin. Terlihat perbedaan nyata, dalam polemik yang terjadi, disebakan pemahaman substansi nash yang dipahami dari setiap golongan ini terjadi kontras. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menggali makna dakwah kembali (reinterpretasi), yang tertulis di dalam al-Quran. Metode penelitian yang dipakai dalam studi ini adalah penelitian kepustakaan (library research), yang akan menganalisis pemahaman konsep dakwah dalam Q.S An-Nahl: 125 dengan menerapkan pendekatan Ma’na Cum Maghza. Agar menghasilkan solusi atau jalan tengah pada peneltian yang dibahas, dalam teori ini terdapat tiga tahapan yang harus diteliti seorang peneliti yakni : (1) makna historis (al-ma’na at-tarikhi), (2) signifikansi fenomenal historis (al-maghza at-tarikhi), dan (3) signifikansi fenomenal dinamis (al-maghza al-mutaharrik), untuk konteks ketika teks al-Qur’an ditafsirkan. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa al-Maghza al-mutaharik li al-Mu’ashiri (signifikansi fenomenal dinamis) Q.S an-Nahl [16]: 125 adalah anjuran untuk menjaga perdamaian dan kerukunan antar sesama, kemudian sabar ketika mendapat musibah atau ujian serta memberikan pendidikan yang baik dan benar dalam lingkup keluarga maupun lembaga-lembaga pendidikan lainnya

    Menggapai Ridha Allah Melalui Ibadah Ritual (Penafsiran Ayat-Ayat Sholat Dan Puasa Menurut Al-Mawardi Dalam Kitab Al-Nukat Wa Al ‘Uyun)

    No full text
    Salah satu fungsi Al-Qur’an adalah sebagai pembimbing bagi orang-orang yang beriman menuju ridha Allah swt. Orang-orang beriman akan terus senantiasa berlomba-lomba menggapai ridha Allah swt. Hal ini merupakan objektivitas suatu ibadah dari sisi subtansialnya. Meskipun beberapa kali al-Qur’an menjanjikan surga sebagai ganjaran ibadah, namun sesungguhnya surge tersebut merupakan bentuk ridha Allah swt kepada hamba-Nya. Para ulama’ telah sepakat tidak ada sesuatu hal yang berat dikerjakan kecuali sesuatu hal yang diwajibkan Allah swt kepada orang-orang yang beriman. Sholat dan puasa merupakan bentuk ibadah ritual yang diwajibkan Allah swt kepada orang-orang yang beriman. Oleh karenanya dapat dipastikan bahwa ibadah ritual tersebut merupakan salah satu cara menggapai ridha Allah swt. Dalam hal ini, Al-Mawardi dalam tafsirnya An-Bukat wa al-‘Uyun mereprentasikan subtansi iabadah sholat dan puasa sebagai tangga untuk menggapai ridha Allah SWT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode kajian tafsir maudhu’i untuk menganalisis ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan shalat dan puasa. Penelitian juga menggunakan pendekatan kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan informasi dan data dalam penelitian ini menggunakan dua cara. Yakni data primer dan data sekunder. Data primer dalam penelitian ini adalah kitab tafsir An-Nukat wa al-‘Uyun karya Imam al-Mawardi. Sedangkan data sekunder diambil dari literatur, buku, catatan, majalah, serta hasil penelitian sebelumnya yang relevan. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa keikhlasan, konsistensi, dan pemahaman mendalam terhadap makna ibadah adalah kunci utama dalam meraih ridha Allah. Al-Mawardi dalam tafsirnya menekankan perilaku hati yang harus sesuai dengan tujuan ibadah itu sendiri, hal ini yang kemudian disebut subtansial ibadah. Kondisi hati yang lalai menurut al-Mawardi merupakan penyebab seorang hamba sulit untuk sampai pada Tuhannya. Ibadah shalat dan puasa yang dilakukan dengan niat tulus dan penghayatan mendalam dapat mendatangkan keberkahan serta memperkuat hubungan spiritual antara manusia dan Allah, serta membentuk karakter muslim yang lebih baik. Dari kepribadian yag baik dikarenakan ibadah dengan cara yang benar inilah seorang hamba dapat sampai kepada Allah swt dan mendapatkan ridha-Nya

    Journal of Law Enforcement Scientific

    No full text
    The purpose of this study is to gain an understanding of the position of tax from an Islamic perspective and to find solutions to provide tax relief to the community during an economic recession from an Islamic perspective. This study was conducted with normative juridical with secondary data. Qualitative analysis was conducted. This study shows that the principle of Rukhshah can be used to reduce taxes from an Islamic perspective first. To help the community improve its economy, Rukhshah facilities are created. If the community's economy is well organized, the community will have more savings to increase its income through the formation of businesses. With the improvement of the economy and community income, state revenues from the tax sector will increas

    1,291

    full texts

    3,084

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Yudharta Pasuruan Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇