Universitas Yudharta Pasuruan Repository
Not a member yet
3084 research outputs found
Sort by
Pendekatan Metode OMAX DAN NASA-TLX Untuk Penngukuran Produktivitas Kerja Operator Produksi Pintu Dan Kusen Di UPT Industri Kayu Dan Produk Kayu
Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan metode OMAX dan NASA-TLX dalam pengukuran produktivitas kerja operator di UPT Industri Kayu dan Produk Kayu. Metode OMAX digunakan untuk menganalisis waktu optimal dalam proses produksi dengan mengidentifikasi elemen-elemen yang mempengaruhi waktu kerja efektif. Sementara itu, NASA-TLX digunakan untuk mengevaluasi tingkat beban kerja subjektif yang dialami oleh operator selama menjalankan tugas-tugas mereka. Metode OMAX memberikan pendekatan objektif berdasarkan data waktu yang terukur, sedangkan NASA-TLX memberikan perspektif subjektif tentang pengalaman kerja operator dari segi beban mental, fisik, dan emosional. Penelitian dilakukan melalui pengumpulan data observasional langsung dan kuesioner terstruktur yang diberikan kepada operator selama periode waktu tertentu. Analisis data akan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang efisiensi kerja di UPT Industri Kayu dan Produk Kayu, serta identifikasi untuk peningkatan produktivitas dan kualitas kerja operator. Implikasi dari hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu manajemen UPT Industri Kayu dan Produk Kayu dalam mengoptimalkan penggunaan sumber daya manusia dan meningkatkan kinerja operasional secara keseluruhan
Pengendalian Kualitas Produk Cacat Paving DC 06 N Dengan Menggunakan Metode Six Sigma Di PT. Duta Beton Mandiri Purwosari
PT. Duta Beton Mandiri Purwosari yang memperoduksi Paving di Purwosari. Perusahann ini terletak di Desa Sawur. Tahap awal sebelum meproduksi harus di persiapkan bahan baku. Salah satu bahan baku dalam proses ini adalah pasir. pasir di perusahaan ini mengalami suatu masalah yaitu kelebihan bahan baku sehingga mengalami pemborosan. Metode Six Sigma ini merupakan salah satu metode yang di gunakan untuk mengurangi baik biaya maupun stock. Six Sigma ini didefinisikan sebagai “Bertujuan untuk memaksimalkan efisiensi dalam proses bisnis dengan mengidentifikasi dan menghilangkan penyimpangan atau cacat (defect) yang terjadi dalam proses tersebut, tujuan utamanya adalah untuk mencapai tingkat kualitas produk atau layanan yang sangat tinggi, yaitu membatasi jumlah cacat menjadi tidak lebih dari 3,4 per juta peluang atau kesempatan (defects per million opportunities, DPMO). Penerapan Six Sigma terbukti mampu meningkatkan signifikan dalam kepuasan pelanggan, efisiensi operasional, dan profitabilitas perusahaan. sehingga efektifitas proses produksi PT. Duta Beton Mandiri Purwosari dapat ditingkatkan
Identifikasi Pemborosan Dalam Proses Produksi Pakan Ternak Ayam Dengan Menggunakan Metode Value Stream Analysis Tools (VALSAT) Di PT. Japfa Comfeed Indonesia, Tbk. Unit Sidoarjo
Persaingan dunia perindustrian yang semakin ketat membuat perusahaan saling berlomba dalam menjaga stabilitas agar dapat bertahan. Termasuk juga PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk, unit Sidoarjo yang merupakan perusahaan agrikultur terbesar di Indonesia yang berfokus pada produksi pakan ternak ayam. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pemborosan dalam aktivitas produksi menggunakan metode Value Stream Analysis Tools (VALSAT). Studi ini mengidentifikasi tujuh jenis pemborosan yakni, menunggu, gerakan yang tidak perlu, kecacatan, persediaan yang tidak perlu, proses yang tidak tepat, produksi yang berlebihan, dan transportasi. Hasil analisis data, ditemukan bahwa pemborosan terbesar adalah ketika persediaan yang tidak perlu dengan rata-rata skor 9,13. Alat yang dipilih menggunakan VALSAT adalah Process Activity Mapping (PAM) dengan total bobot 298,64. Kesimpulan dari penelitian ini dapat dijadikan sebuah rekomendasi untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi pemborosan, sehingga meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam proses produksi di PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Unit Sidoarjo
Rancang Bangun Aplikasi Pembayaran Online Kupon Makan Di Pondok Pesantren Ngalah Menggunakan Payment Gateway Midtrans Berbasis Android
Informasi yang selama ini diolah secara konvensional terkadang menemui masalah yang disebabkan oleh kesalahan manusia (Human Blunder). Karena itulah perlu diciptakannya sistem yang mengolah informasi secara efektif dan efisien, sehingga dapat mencapai keunggulan kompetetif. Pembayaran kupon makan saat ini di pondok pesantren masih berbasis offline. Menurut kami pembayaran secara offline masih kurang efektif dikarenakan banyak santri yang menyalahgunakan uang pembayaran kupon untuk kebutuhan yang lain, resiko kehilangan uang pembayaran itu lebih besar serta di khawatirkan kesalahan penginputan data saat pembayaran. Oleh karena itu, pembayaran online (Payment Gateway Midtrans) menjadi solusi yang tepat dan efisien bagi wali santri dalam melakukan pembayaran kupon makan. Pembuatan aplikasi pembayaran online (Payment Gateway Midtrans) pada pembayaran kupon makan dianggap sangat penting untuk memudahkan wali santri dalam melakukan pembayaran kapan saja dan dimana saja
Sistem Monitoring Detak Jantung Untuk Mengantisipasi Penyakit Gagal Jantung Berbasis Internet Of Things
Kesehatan jantung merupakan investasi jangka panjang untuk keberlangsungan hidup. Oleh karena itu untuk mewujudkan jantung sehat dan terhindar dari penyakit kardiovaskular ini, dibuatlah sebuah inovasi alat prototipe monitoring kesehatan jantung dengan sistem online. Sistem monitoring ini mengkombinasikan antara sistem pakar VCIRS (Variable Centered Intelligence Rule System), pengukuran jantung BPM (beat per Minute), dan IoT (Internet of Things) yang bertujuan untuk memonitoring kesehatan jantung dan mendeteksi penyakit jantung secara dini serta dilakukan secara mandiri. Keluaran dari sistem ini adalah pernyataan bahwa pengguna dalam kondisi jantung sehat atau menderita gejala penyakit jantung kemudian dilanjutkan dengan analisa dari pengguna dengan memilih gejala sesuai yang disediakan. Berdasarkan pengujian dan analisa sistem bahwa prototipe alat monitoring kesehatan jantung telah mampu menganalisa serta berjalan dengan baik. Hasil dari analisa alat ini dapat dilihat secara online di situs website
Optimalisasi Manajemen Barang Tenggat Waktu Dan Lelang Pada Penggadaian YAPUSA
Pegadaian Yapusa Bangil adalah lembaga keuangan yang memberikan layanan gadai dengan proses manual yang masih sering digunakan. Untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi kesalahan dalam manajemen barang serta proses pelelangan, penelitian ini merancang dan mengembangkan aplikasi manajemen barang yang baru. Aplikasi ini dirancang untuk mengelola proses masuk dan keluarnya barang serta tenggat waktu pelelangan secara otomatis. Fitur utama meliputi pencatatan barang yang akurat dan notifikasi otomatis untuk barang yang mendekati tenggat waktu pelelangan. Penelitian ini menggunakan metode waterfall, yang meliputi perencanaan, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Hasil uji validitas menunjukkan nilai keseluruhan sebesar 88,15%, dengan kriteria fungsional mencapai 91,11%, kinerja 82,22%, dan User Experience 91,11%. Pengujian blackbox juga menunjukkan bahwa aplikasi berfungsi sesuai dengan harapan dan membantu proses penggadaian. Aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi di Pegadaian Yapusa serta memberikan kontribusi terhadap kemajuan teknologi, bisnis, dan manajemen. Dengan aplikasi ini, Pegadaian Yapusa diharapkan dapat bersaing di era digital dan memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat
Rancang Bangun Aplikasi Tagihan Pembayaran Santri Berbasis Android
Tagihan pembayaran pesantren adalah biaya yang harus dibayarkan oleh santri atau orang tua/walisantri kepada pesantren untuk mendapatkan layanan pendidikan, penginapan, dan makanan selama masa tinggal di pesantren. Di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi'in (PPHM), proses tagihan pembayaran masih dilakukan secara manual melalui penyebaran surat tagihan yang hanya dilakukan dua minggu sebelum liburan pondok. Hal ini menyebabkan terjadinya mis komunikasi antara pengurus keuangan dan walisantri. Penelitian kali ini bermaksud merancang dan membangun aplikasi sistem informasi tagihan pembayaran santri berbasis Android guna mengatasi masalah tersebut. Metode Waterfall digunakan sebagai metode pengembangan pada penelitian ini. Sebagai hasil penelitian ini, dikembangkan sebuah aplikasi yang berbasis android yang dapat mengurangi miskomunikasi, mempercepat proses informasi tagihan, serta meningkatkan transparansi dan akurasi dalam pengelolaan tagihan
Penerapan Algoritma Random Forest Untuk Memprediksi Jumlah Santri Baru Di Pondok Pesantren Ngalah
Setiap tahun ajaran baru, setiap instansi pendidikan baik formal maupun nonformal melaksanakan proses penerimaan siswa secara rutin, termasuk Pondok Pesantren Ngalah yang membuka penerimaan santri baru dengan 2 gelombang. Namun, pelaksanaan penerimaan santri baru tersebut masih menghadapi kendala seperti jumlah santri baru yang melebihi kuota asrama yang tersedia. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu prediksi jumlah santri baru untuk membantu pihak pesantren dalam mengoptimalkan proses penerimaan santri baru. Penerapan algoritma random forest pada penelitian ini digunakan untuk memprediksi jumlah santri baru. Hasil nilai akurasi, MAE dan MSE digunakan untuk mengukur kinerja dari algoritma random forest dan menentukan nilai parameter terbaik pada prediksi jumlah santri baru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa algoritma random forest memiliki nilai akurasi yang tinggi yaitu sebesar 97,73% dalam memprediksi jumlah santri baru dan nilai MAE serta MSE yang sangat rendah, masing-masing sebesar 0,05 dan 0,18
Pengaruh Waktu Sterilisasi Dan Fermentasi Garam Terhadap Karakteristik Kecap Ampas Tahu
Ampas tahu adalah limbah padat yang dihasilkan saat proses pembuatan tahu. Ampas tahu memiliki banyak kelebihan seperti mengandung protein yang tinggi, banyak mengandung serat, serta murah dan mudah didapat, maka dapat dikembangkan suatu bentuk usaha baru yang memanfaatkan ampas tahu sebagai bahan dasarnya dengan tujuan selain sebagai salah satu bentuk usaha kewirausahaan, juga mampu memberikan alternatif pemenuhan gizi sebagai sumber protein yang bermanfaat bagi tubuh manusia. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok, terdiri dari faktor yaitu Lama sterilisasi ampas tahu A1 = lama sterilisasi 30 menit, A2 = lama sterilisasi 60 menit Dan Lama fermentasi garam B1 = lama fermentasi 24 jam (1 hari), B2 = lama fermentasi 48 jam (2 hari), B3 = lama fermentasi 72 jam (3 hari). Terdapat 6 kombinasai percobaan yaitu A1B1 = lama sterilisasi 30 menit; lama fermentasi 24 jam (1 hari), A1B2 = lama sterilisasi 30 menit; lama fermentasi 48 jam (2 hari), A1B3 = lama sterilisasi 30 menit; lama fermentasi 72 jam (3 hari), A2B1 = lama sterilisasi 60 menit; lama fermentasi 24 jam (1 hari), A2B2 = lama sterilisasi 60 menit; lama fermentasi 48 jam (2 hari), A2B3 = lama sterilisasi 60 menit; lama fermentasi 72 jam (3 hari). Masing masing perlakuan diulang 3 kali. Kecap yang diperoleh dilakukan pengamatan pada sifat fisik kimia antara lain yaitu: rendemen, kadar protein, viskositas dan organoleptik (rasa, warna, aroma, tekstur). Data yang diperoleh dianalisis Anova pada taraf kepercayaan 5%, dan apabila terdapat perbedaan nyata dilakukan uji Beda (Tukey). Uji organoleptik kesukaan dilakukan pada 25 orang panelis, dengan skor kesukaan 1-5 (tidak suka-sangat suka) dan data yang diperoleh dilakukan uji Friedman. Untuk menentukan perlakuan terbaik dilakukan uji Indeks Efektifitas De garmo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama fermentasi garam dan lama sterilisasi berpengaruh nyata terhadap fisikokimia yaitu kadar protein, viskositas dan randemen pada produk kecap ampas tahu. Sedangkan pada uji organoleptik lama fermentasi garam dan lama sterilisasi berbeda nyata terhadap kesukaan warna dan kesukaan tekstur. Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan lama fermentasi 3 hari dengan sterilisasi 60 menit kadar protein 3,74%, viskositas 99,33 MPas, rendemen 29,56%, aroma (organoleptik) 3,20, warna (organoleptik) 3,68, rasa (organoleptik) 3,68 dan tekstur (organoleptik) 3,84. Perlakuan terbaik dari kecap ampas tahu memiliki sifat organoleptic berwarna coklat kehitaman, tekstur kental dan sedikit beraroma khas fermentasi
Nanoenkapsulasi Betasianin Kulit Buah Naga (Hylocereus Polyrhizus) Dengan Penyalut Kitosan Menggunakan Metode Gelasi Ionik
Pemanfaatan kulit buah naga sebagai sumber betasianin dapat memberikan nilai tambah dan membantu mengurangi limbah. Kelemahan betasianin adalah sensitif terhadap cahaya kerena dapat mengurangi nilai antioksidan. Kulit buah naga merupakan limbah hasil pertanian yang mengandung zat warna alami antosianin yang tinggi. Uji antioksidan menggunakan metode DPPH untuk mengetahui pengaruh konsentrasi kitosan terhadap aktivias antioksidan nanoenkapsulasi betasianin.sedangkan uji pH menggunakan pH meter untuk mengetahui tingkat keasaman pada sampel. Dan uji warna menggunakan color reader untuk mengetahui warna akurat antara terang dan gelap.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nanoenkapsulasi ekstrak betasianin kuli buah naga (hylocereus polyrhizus)dengan penyalut kitosan menggunakan metode gelasi ionik. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan 3 kali ulangan. Penelitian ini fokus pada pembuatan ekstrak betasianin pada pembuatan formula bervariasi untuk mendapatkan formula terbaik. Yaitu penambahanCrosslinker agent, penyalut, pigmen dan surfaktan. Parameter uji fisikokimia yang dilakukan pada pembuatan beasinin meliputi uji Aktivitas Antioksidan dengan metode DPPH, uji pH menggunakan pH meter, uji partikel menggunakan Particle Size Analyzer dan uji sifat fisik warna menggunakan Color Reader. Hasil penelitian analisa fisikokimia ekstrak betasianin kulit buah naga yaitu uji antioksidan yang tertinggi 95,2% dan terendah 69,7%Sedangkan pada uji pH yang tertinggi 3,86dan terendah 3,56 Sedangkan uji psa yang tertinggi 38,6±46,8 an terendah 13,7±2,25. uji warna tertinggi L* 47,32 dan terendah L* 41,32. Sedangkan a* tertinggi 22,32 dan terendah a* 20,85. Sedangkan b* tertinggi 25,17 dan terendah a* 22,38. Namun dalam notasi uji Tukey terdapat berbeda nyata antara 4 perlakuan. Penambahan crosslinker agent dan penyalut memberikan notasi berbeda nyata yang berartikan bahwa dapat membantu dalam menjaga stabilitas hasil uji warna pada betasianin kulit buah naga. Saran dalam penelitian ini yaitu diperlakuan penelitian lebih lanjut terkait uji warna, uji antioksidan betasinin kulit buah naga. Serta adanya bahan tambahan yang mengandung aktivitas antiksidan tinggi untuk memperoleh kualitas betasinin yang baik