Universitas Yudharta Pasuruan Repository
Not a member yet
    3084 research outputs found

    Perancangan Dan Implementasi Media Pengenalan Nama Hewan Menggunakan Bahasa Inggris Untuk Anak TK

    No full text
    Pengenalan nama hewan dalam bahasa Inggris pada anak usia dini merupakan aspek penting dalam pembelajaran bahasa asing di tingkat Taman Kanak-Kanak (TK). Namun, metode pembelajaran konvensional yang seringkali mengandalkan media buku kurang menarik perhatian anak-anak, sehingga mengurangi efektivitas pembelajaran. Sebelumnya metode yang digunakan untuk pengenalan nama hewan masih menggunakan media gambar dan proyektor dan penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan media pembelajaran interaktif berbasis Augmented Reality (AR) yang dapat menumbuhkan minat anak-anak TK dalam mengenal nama hewan menggunakan bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang meliputi enam tahapan utama: concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Pengujian yang dilakukan pada aplikasi ini adalah blackbox testing dan kuesioner. Dari hasil pengujian kuesioner aplikasi ini dengan mengambil 10 responden adalah 84,8%. Aplikasi ini dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan menyenangkan untuk anak TK

    Sistem Monitoring Kecepatan Angin Di Laut Untuk Memprediksi Kelayakan Keberangkatan Nelayan Berbasis Internet Of Things (IOT)

    No full text
    Nelayan merupakan profesi yang sangat bergantung pada kondisi cuaca terutama kecepatan angin di laut. Angin kencang yang terjadi di laut sangat beresiko bagi keselamatan nelayan, namun saat ini masih banyak nelayan yang hanya mengandalkan pengalaman dan pengetahuan turun-temurun dalam memprediksi waktu kebarangkatan yang aman. Metode ini sangat kurang efektif dan akurat mengingat pergerakan cuaca yang cepat dan tidak terduga, oleh karena itu diperlukan suatu sistem monitoring kecepatan angin dilaut guna untuk memberikan informasi yang akurat kepada nelayan untuk memprediksi kelayakan keberangkatan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring kecepatan angin di laut berbasis IOT. Sistem ini mengintegrasikan sensor rotasi Anemometer, Mikrokontroler Arduino dan Wifi ESP untuk mengukur kecepatan angin dan mengirimkan data ke Firebase. Data kecepatan angin kemudian dianalisis untuk menentukan kelayakan keberangkatan nelayan berdasarkan ambang batas yang ditetapkan. Informasi kelayakan keberangkatan tersebut akan disampaikan kepada nelayan melalui aplikasi seluler. Sistem ini dapat meningkatkan keselamatan nelayan dengan memberikan informasi yang akurat tentang kecepatan angin. Selain itu sistem ini juga dapat membantu nelayan dalam mengambil keputusan yang efektif serta meningkatkan efisiensi operasional nelayan dengan menghindari keberangkatan saat kondisi angin tidak menguntungkan

    Implementasi Sistem Cloud Computing Menggunakan Model Infrastructure As A Service (IAAS)

    No full text
    Di era teknologi 4.0 ini cloud computing masih belum diketahui oleh banyak orang. Masalah terkait penyimpanan dan pengelompokan file masih menggunakan metode konvensional diberbagai organisasi maupun industri khususnya di Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Pasuruan masih menggunakan harddisk sebagai media penyimpanan data yang memiliki resiko yang cukup besar seperti harddisk mengalami kerusakan fisik ataupun hilang, maka data yang tersimpan juga ikut hilang. Metode yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif yang memungkinkan peneliti melakukan pengamatan terhadap obyek penelitian untuk mendapatkan informasi secara mendalam. Dari hasil penelitian cara pengimplementasian Cloud Computing menggunakan model Infrastructure As A Service dimulai dengan instalasi Proxmox sebagai server utama kemudian instalasi ubuntu sebagai second server, konfigurasi ubuntu server, pemasangan owncloud dan mengonlinekan server menggunakan cloudflare supaya bisa diakses oleh public serta implementasi sistem Cloud Computing ini dapat meningkatkan efektifitas dan mempermudah dalam mengelola data sebesar 91,84% dan juga selisih biaya sewa server dengan membangun sendiri adalah Rp. 34.642.000,- dalam 1 (satu) tahun

    Enkapsulasi Ekstrak Limbah Kulit Manggis (Garcinia mangostana L.) Sebagai Inhibitor Alami Nira Siwalan (Borassus flabellifer)

    No full text
    Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) merupakan salah satu tanaman yang termasuk dalam buah musiman. Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) memiliki daging buah berwarna putih dengan rasa yang manis dan kulit buah berwarna ungu tua. Masyarakat pada umumnya hanya mengkonsumsi daging buah Manggis saja. Kurang lebih ¾ bagian dari buah Manggis menjadi limbah, sedangkan kulit buah Manggis terdapat banyak sekali manfaatnya salah satunya sebagai pengawet alami. Sedangkan menurunnya perolehan panen nira disebabkan oleh aktivitas mikroorganisme, sehingga perlu dilakukan penelitian terkait pengawetan nira Siwalan . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan persentase enkapsulasi ekstrak limbah kulit Manggis sebagai inhibitor alami nira Siwalan . Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali, sehingga didapatkan 15 kombinasi perlakuan. Uji yang dilakukan meliputi uji aktivitas antioksidan, pH, masa simpan, dan uji organoleptik (kenampakan, aroma, dan rasa). Analisa data uji aktivitas antioksidan dan pH menggunakan ANOVA. Apabila ditemukan beda nyata makadilanjutkan dengan uji Tukey. Analisa uji masa simpan menggunakan regresi linear dan untuk analisa organoleptik menggunakan uji Friedman, sedangkan untuk mencari perlakuan terbaik menggunakan indeks efektifitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan terbaik enkapsulasi ekstrak kulit Manggis 10% dan nira Siwalan 500 ml merupakan hasil terbaik sesuai parameter uji dengan karakteristik: % Inhibisi (137%), pH (5,3), masa simpan (67,6). Perlakuan terbaik uji organoleptik diperoleh pada perlakuan P5 (enkapsulasi ekstrak limbah kulit Manggis 10% dan nira Siwalan 500 ml) organoleptik kenampakan 2,8 (tidak suka), aroma 3,93 (Netral), rasa 3,72 (netral)

    Pengaruh Fortifikasi Bubur Rumput Laut (Gracilaria sp.) terhadap Karakteristik Fisikokimia Dan Organoleptik Minuman Kunyit Asam Instan

    No full text
    Minuman kunyit asam merupakan minuman herbal atau jamu khas Indonesia, yang populer karena tinggi kandungan antioksidannya. Metode Foam Mat Drying merupakan metode yang terdiri dari penambahan bahan pembusa dan penstabil ke dalam cairan dan dikocok hingga dihasilkan busa. Penambahan rumput laut (Gracilaria sp.) untuk meningkatkan nilai fungsional pada minuman kunyit asam instan. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh fortifikasi bubur rumput laut Gracilaria sp. pada minuman kunyit asam terhadap karakteristik fisikokimia (warna, kadar air, kadar abu dan antioksidan) dan organoleptik (warna, rasa, aroma). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial yang terdiri hanya satu faktor. Faktornya berupa penambahan konsentrasi bubur rumput laut (0%, 25%, 30%, 35%, dan 40 %). Hasil penelitian terbaik pada penelitian ini terletak pada perlakuan P2 (penambahan bubur rumput laut (Gracilaria sp.) dengan konsentrasi sebanyak 30%. Berikut hasilnya; aktivitas antioksidan: 13,27% kadar air: 6,69%, kadar abu: 4,07%, total padatan terlarut: 5,93 ºBrix, warna: 3,65 (suka), aroma: 2,62 (cukup), rasa: 3,30 (cukup)

    Enkapulasi Ekstrak Daun Karet Kebo (Ficus Elastica) Sebagai Natural Food Preservative Pada Daging Ayam Segar

    No full text
    Penggunaan pengawet alami semakin diminati sebagai alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan dibandingkan pengawet sintetik. Daun karet kebo (Ficus elastica) diketahui mengandung flavonoid yang memiliki potensi sebagai antibakteri dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan stabilitas dan efektivitas bahan aktifnya. Daun karet kebo diekstraksi menggunakan pelarut yang sesuai untuk mendapatkan ekstrak yang kaya flavonoid. Ekstrak yang diperoleh kemudian dienkapsulasi menggunakan maltodekstrin melalui teknik spray drying. Enkapsulasi ekstrak daun karet kebo diaplikasikan pada daging ayam segar. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap satu faktorial dengan empat kali pengulangan dengan formula F1, F2, F3 dan menggunakan variasi ekstrak daun karet kebo berturut-turut 5ml, 10ml, 15ml. sehingga didapat 12 kali percobaan. Parameter uji karakteristik enkapsulasi ekstrak daun karet kebo meliputi pH, uji masa simpan dan uji organoleptik.penelitian ini dilakukan di Laboratorium Biokimia Pangan Universitas Yudharta Psuruan dan Laboratorium Biomedik Universitas Muhammadiyah Malang. Penelitian dilakukan pada bulan april hingga juni 2024. Analisa data kimia dihitung menggunakan minitab 21 dengan metode ANOVA One Way dan dilakukan uji lanjut menggunakan Tukey untuk menentukan notasi huruf perbedaan pada hasil pengujian

    Pengaruh Subtitusi Tepung Pisang Raja Sereh (Musa Paradisiaca L) Dan Tepung Kacang Hijau (Vigna Radiata) Terhadap Karakteristik Fisikokimia Dan Organoleptik Snack Bar

    No full text
    Snack bar ialah suatu produk makanan selingan atau jajanan yang memiliki kandungan energi, protein dan serat sehingga cocok digunakan untuk cemilan sehat. Snack bar pada umumnya terbuat dari bahan tepung terigu, serealia dan kacang-kacangan. Oleh karena itu, merupakan prospek terbesar pada industri makanan Indonesia apabila mengembangkan snack bar berbahan dasar produk lokal, selain itu juga dapat meningkatkan nilai ekonomi produk lokal dan meningkatkan diversifikasi pangan olahan berbasis lokal. Bahan baku lokal yang dapat dimanfaatkan antara lain tepung pisang dan tepung kacang hijau. Pada penelitian ini akan dibuat snack bar dari bahan dasar tepung pisang dengan penambahan tepung kacang hijau sebagai sumber protein. Penggunaan tepung pisang dan tepung kacang hijau diharapkan dapat mensubtitusi tepung terigu yang masih impor dan sebagai salah satu cara diversifikasi pangan olahan berbasis lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian snack bar tepung pisang dan tepung kacang hijau adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 subtitusi perlakuan dan 3 kali ulangan, sehingga memperoleh 15 percobaan dengan perlakuan perbandingan tepung pisang dan tepung kacang hijau. Analisa yang dilakukan meliputi daya patah, intensitas warna, kadar air, kadar abu, kadar protein dan organoleptikn yang meliputi rasa aroma warna dan tekstur. Analisis statistik dilakukan dengan menggunakan Analysis of Varians (ANOVA) dan uji Tukey pada taraf signifikan 95% menggunakan software Minitab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subtitusi tepung pisang dan tepung kacang hijau berpengaruh nyata terhadap parameter analisa intensitas warna, daya patah, kadar air, kadar abu, kadar protein serta uji organoleptik yang meliputi rasa, aroma, warna dan tekstur. Hasil penelitian terbaik pada perlakuan P5 (60% tepung pisang : 40% tepung kacang hijau) dengan hasil uji fisikokimia parameter fisikokimia meliputi Intensitas Warna L* (28,43); a* (24,37); b* (16,12), daya patah 13,06 N, kadar air 3,06%, kadar abu 1,77%, kadar protein 13,07% dan organoleptik rasa 4,08 (suka), aroma 3,88 (suka), warna 4,04 (suka) dan tekstur 4,12 (suka)

    Optimasi Formula Nanoemulsi Ekstrak Daun Pacar Air (Impatiens balsamina L.) Dengan Kombinasi Surfaktan Tween 80 Dan Kosurfaktan Propilenglikol

    No full text
    Industri pengolahan pangan membutuhkan pengawet alami yang efektif dan stabil untuk produk olahan hewani dengan masa simpan rendah. Daun pacar air (Impatiens balsamina L.) memiliki potensi sebagai pengawet alami karena kandungan antibakterinya. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan efektivitas ekstrak daun pacar air dalam menghambat pertumbuhan bakteri. Namun, ekstrak daun pacar air memiliki bau khas yang kuat yang dapat memengaruhi kualitas produk. Penelitian ini menekankan pada optimasi formula nanoemulsi dengan kombinasi surfaktan dan kosurfaktan yang tepat untuk mencapai stabilitas maksimal. Tween 80 dipilih sebagai surfaktan dan propilenglikol sebagai kosurfaktan berdasarkan penelitian terdahulu yang menunjukkan hasil optimal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan formula nanoemulsi ekstrak daun pacar air dengan mengkombinasi konsentrasi surfaktan dan kosurfaktan untuk mendapatkan hasil yang stabil secara fisik maupun pengaplikasian pada bakteri. Nanoemulsi dapat meningkatkan kelarutan dan bioavailabilitas senyawa bioaktif, memiliki stabilitas fisik jangka panjang, dan tidak menimbulkan bau khas. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap satu faktorial tiga kali ulangan dengan variasi surfaktan dan kosurfaktan dari formula F1, F2, F3 dan F4 menggunakan rasio perbandingan Tween 80 : propilenglikol berturut turut adalah 5:1; 6:1; 7:1; 1:0., sehingga didapatkan 12 kali percobaan. Parameter uji yang karateristik nanoemulsi ekstrak daun pacar air meliputi pH, homogenitas, viskositas dan ukuran droplet. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Biokimia Pangan Universitas Yudharta Pasuruan, Laboratorium Terpadu Universitas Negri Jember, Laboratorium Pengujian Mutu & Keamanan Pangan Universitas Brawijaya Malang dan Laboratorium Biomedik Universitas Muahammadiyah Malang. Penelitian dilakukan pada bulan mei hingga juli 2024. Analisa data kimia dihitung menggunakan aplikasi minitab 21 dengan metode ANOVA One Way dan dilakukan uji lanjut menggunakan metode Tukey untuk menentukan notasi huruf perbedaan pada hasil pengujian. Perlakuan terbaik didapatkan dengan menggunakan metode Indeks Efektivitas De Garmo termodifikasi Susrini. Hasil penelitian analisa karateristik nanoemulsi ekstrak daun pacar air yaitu pH dengan rentang nilai 4,13 – 4,23, nilai viskositas 23,1 – 32 cP, ukuran droplet 30,56 – 176,06 nm dan stabilitas homogen hingga 14 hari. Bobot parameter tertinggi adalah uji ukuran droplet dengan bobot nilai 0,42, diikuti uji viskositas dengan nilai 0,34 dan uji pH dengan bobot nilai 0,24. Perlakuan terbaik terdapat pada formula nanoemulsi ekstrak daun pacar air F1 dengan perbandingan surfaktan dan kosurfaktan 5:1 atau penambahan Tween 80 sebanyak 21 mL dan propilenglikol sebanyak 4,5 mL. Formula F1 memiliki karateristik dengan nilai pH 4,20, nilai viskoistas 27,3 cP , ukuran droplet 176,06 nm dan stabilitas homogenisasi selama 14 hari. Hasil uji aktivitas antibakteri nanoemulsi ekstrak daun pacar air terhadap bakteri Salmonella sp. menunjukkan bahwa formula terbaik nanoemulsi ekstrak pacar air memilki potensi kuat menjadi antibakteri. Kombinasi konsentrasi surfaktan dan kosurfaktan nanoemulsi ekstrak daun pacar air memiliki pengaruh beda nyata terhadap nilai viskositas dan ukuran droplet. Namun tidak berpengaruh nyata terhadap nilai pH. Saran dalam penelitian ini yaitu dieprlukan uji homogenitas secara kimia, dapat menggunakan metode elektrokinesis untuk mendapatkan hasil zeta potensial di setiap formula dan uji pengamatan masa simpan nanoemulsi dengan pengujian secara berkala dalam rentang waktu tertentu untuk mengetahui karakter nanoemulsi yang lebih baik. Penelitian ini juga dapat dilanjutkan dengan mengaplikasikan formula nanoemulsi ekstrak daun pacar air terhadap bahan pangan segar maupun olahan

    Pengaruh Perbedaan Perlakuan Kematian Terhadap Kesegaran Ikan Nila (Oreochromis spp.) Menggunakan Metode TVB Di Pakwali Bakalan Purwosari Pasuruan

    No full text
    Telah melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui Pengaruh perbedaan perlakuan kematian terhadap kesegaran ikan nila (Oreochromis spp.) menggunakan metode TVB di pakwali bakalan purwosari pasuruan metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan tiga perlakuan dan tiga kali ulangan dengan jumlah sembilan sampel. penelitian ini di analisa menggunakan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh perbedaan yang signifikan terhadap kesegaran ikan nila perlakuan pertama yang di matikan dengan cara di tusuk organ bersih menghasilkan rerata 28,37 mgN/100gram menunujukkan bahwa ikan berada pada garis batas kesegaran yang masih dapat di konsumsi dengan kadar TVB 20-30 mgN/100gram. Perlakuan ke dua dengan ikan di biarkan mati menggelepar organ bersih menghasilkan rerata 23,15 mgN/100gram menunjukkan bahwa ikan berada pada garis batas kesegaran yang masih dapat di konsumsi dengan kadar TVB 20-30 mgN/100gram. dan perlakuan ke tiga dengan cara ikan di biarkan mati menggelepar dengan organ menghasilkan rerata 31,17 mgN/100gram menunjukkan bahwa ikan busuk tidak dapat di konsumsi dengan kadar TVB > 30mgN/100gram. Dari hasil uji tersebut telah terlihat bahwasannya perlakuan pertama dan ke dua ikan berada pada garis batas kesegaran masih dapat konsumsi sedangkan perlakuan ke tiga ikan busuk tidak dapat di konsumsi karena melebihi kadar nilai TVB yaitu 30 mgN/100

    Pengaruh Bauran Pemasaran (Marketing Mix 4-P) Terhadap Kepuasan Konsumen Es Teh Poci Ngalah

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan konsumen dan menganalisis pengaruh bauran pemasaran (Product, Promotion, Price, Place) terhadap kepuasan konsumen Es Teh Poci Ngalah di Dusun Pandean. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Metode dalam pengambilan sampel penelitian menggunakan metode accidental sampling yakni teknik pengambilan sampel yang diambil secara kebetulan. Pengumpulan data primer dilakukan dengan membagikan kuesioner menggunakan skala likert kepada 57 responden. Pengumpulan data sekunder diperoleh dari dokumen yang ada di outlet, internet seperti pencarian google scholar untuk mengakses artikel dari berbagai jurnal ilmiah dan skripsi dari perguruan tinggi lain yang berkaitan dengan penelitian ini terutama menyangkut kepuasan konsumen dan pengaruh bauran pemasaran terhadap kepuasan konsumen. Analisis data dalam penelitian menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian dengan menggunakan analisis skala likert menunjukkan bahwa indeks tingkat kepuasan konsumen terhadap Es Teh Poci Ngalah berada pada titik 76% yang termasuk dalam kategori puas. Sedangkan berdasarkan hasil uji t masing-masing dari variabel product, price, promotion, place secara parsial dan signifikan berpengaruh terhadap kepuasan konsumen. Dan berdasarkan uji F product, price, promotion, place secara simultan berpengaruh terhadap kepuasan konsumen Es Teh Poci Ngalah

    1,291

    full texts

    3,084

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Yudharta Pasuruan Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇