Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
19650 research outputs found
Sort by
ANALISIS PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN DAN KONSELING GIZI MELALUI PROGRAM KESEHATAN TERHADAP TARGET PERBAIKAN GIZI ANAK BALITA (STUDI PADA PUSKESMAS TAMANAN BONDOWOSO)
Permasalahan utama yang berhubungan dengan gizi buruk yaitu pengetahuan orangtua.
Pendidikan juga berpengaruh terhadap pola pikir orangtua terhadap masalah kesehatan.
Pendidikan tinggi yang dimiliki orangtua mempengaruhi kemudahan dalam menerima atau
menangkap informasi dengan benar dalam menjaga kesehatan dirinya dan anaknya terutama
dalam memberikan asupan gizi yang cukup. Orangtua yang peka terhadap pendidikan maka
akan berusaha mencari informasi untuk menambah pengetahuannya. Masalah gizi buruk pada
umumnya terjadi pada anak anak usia balita. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Tamanan
dengan tujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh mutu pelayanan dan sarana prasarana
terhadap kepuasan pasien dengan dimediasi oleh kompetensi petugas. Objek penelitian adalah
orang tua yang mempunyai anak balita yang mengikuti program pelayanan gizi baik di
Puskesmas Tamanan maupun di Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Tamanan. Penelitian
dilakukan selama bulan Maret – Mei 2025. Jumlah responden sebanyak 140 orang. Hasil
penelitian menunjukkan Pemberian Makanan Tambahan berpengaruh positif dan signifikan
terhadap program kesehatan anak balita di Puskesmas Tamanan. Konseling gizi berpengaruh
positif tetapi tidak signifikan terhadap program kesehatan di Puskesmas Tamanan. Pemberian
Makanan Tambahan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap target perbaikan gizi
anak balita di Puskesmas Tamanan. Konseling gizi berpengaruh positif dan signifikan terhadap
target perbaikan gizi anak balita di Puskesmas Tamanan Bondowoso. Program kesehatan
berpengaruh positif dan signifikan terhadap target perbaikan gizi anak balita di Puskesmas
Tamanan Bondowoso. Pemberian makanan tambahan berpengaruh positif dan signifikan
terhadap target perbaikan gizi melalui program kesehatan Puskesmas Tamanan Bondowoso.
Konseling gizi berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap terget perbaikan gizi melalui
program kesehatan Puskesmas Tamanan Bondowoso
Analasis Strategi Personal Branding Bupati Hendy Siswanto Melalui Akun Instagram @hendy_siswanto
Penelitian ini menganalisis strategi personal branding yang diterapkan oleh Bupati Jember, Hendy Siswanto, melalui platfrom media sosial Instagram (@hendy_siswanto) dalam membangun citra kepemimpinannya di era digital. Media sosial, khususnya Instagram, menjadi sarana komunikasi politik yang strategis dan efektif dalam menjangkau mayarakat luas, terutama generasi minenial dan literasi digital. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini memanfaatkan metode observasi dan analisis konten terhadap unggahan visual dan naratif yang dibagikan selama periode April hingga Juni 2025. Namun, penelitian ini juga menemukan berbagai hambatan, antara lain tidak konsisten gaya komunikasi, konten yang terlalu formal. Ketidakseimbangan antara pencitraan professional dan nilai emosional menjadi tantangan dalam membentuk persepsi yang autentik. Temuan ini mempertegas pentingnya teori strategi personal branding yang dikemukakan Peter Montoya otentik, berkesinambungan, dan berbasis nilai untuk membangun reputasi yang kredibel di ruang digital. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis terhadap pengembangan strategi branding di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hendy Siswanto memanfaatkan Instagram untuk menampilkan aktivitas lapangan, membangun kedekatan emosional dengan warga, serta menyampaikan kebijakan dan program kerja secara langsung dan transparan. Strategi personal branding serta visual yang konsisten, narasi humanis, serta interaksi langsung dengan publik menjadi elemen kunci dalam memperkuat citra positif sebagai pemimpin yang empatik,visioner, dan dekat dengan rakyat
Analisis Pola Isi Halusinasi Pada Klien Skizofrenia Dengan Masalah Keperawatan Gangguan Persepsi Sensori di Desa Panti Kabupaten Jember
Pendahuluan: Halusinasi merupakan salah satu gejala utama dalam gangguan psikotik, seperti skizofrenia, dan dapat mempengaruhi fungsi sosial, perilaku, hingga keselamatan pasien Halusinasi dapat disebabkan oleh gangguan mental penyakit tertentu atau efek samping obat. Halusinasi dapat dilihat dari gejala yang ditimbulkan seperti tidak bisa duduk diam, selalu bergerak, berjalan mondar-mandir, atau melamun. Metode : Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan jiwa. Subjek terdiri dari tiga klien dengan masalah keperawatan gangguan persepsi sensori:halusinasi. Pengkajian dilakukan selama tiga kali pertemuan. Instrumen yang digunakan berupa format asuhan keperawatan jiwa, serta catatan harian pelaksanaan. Data dikaji melalui pendekatan subjektif dan objektif, serta dianalisis secara deskriptif untuk menganalisis pola isi halusinas. Hasil: Setelah pengkajian didapatkan dua klien mengalami halusinasi pendengaran. Dan klien satunya mengalami halusinasi penglihatan. Pola isi halusinasi pada ketiga klien didasari oleh trauma masalalu. Dengan gambaran terjadinya halusinasi tersebut membentuk pola isi halusinasi berbeda beda setiap klien Kesimpulan: gangguan persepsi sensori yang mendominasi yakni halusinasi pendengaran dan penglihata. Meskipun demikian gejala yang muncul relative sama pada ketiga klien. Proses pengkajian yang didapatkan tersebut dapat memberikan data yang lengkap mengenai isi halusinasi klien untuk merencanakan suatu intervensi keperawatan
Pengaruh Media Sosial, Brand Awareness, Strategi Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Di UMKM Seli Salad Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial, brand
awareness, dan strategi pemasaran terhadap keputusan pembelian konsumen pada UMKM Seli Salad di Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember. Perkembangan media sosial sebagai alat promosi serta pentingnya brand awareness dan penerapan strategi pemasaran yang tepat menjadi faktor kunci dalam menarik minat beli konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan pelanggan UMKM Seli Salad. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh simultan dan parsial dari variabel bebas
terhadap variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial, brand
awareness berpengaruh positif signifikan sedangkan strategi pemasaran tidak
berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Temuan ini memberikan
implikasi bahwa optimalisasi penggunaan media sosial dan brand awareness
melalui strategi pemasaran yang efektif sangat penting untuk meningkatkan
keputusan pembelian UMKM di Seli Salad.
Kata Kunci : Media Sosial, Brand Awareness, Strategi Pemasaran, Keputusan
Pembelia
analisis pengaruh keseimbangan kehidupan kerja, kompensasi dan lingkungan kerja fisik terhadap peningkatan kinerja karyawan pada PT perkebunan nusantara 1 regional 5 kebun sumberjambe banyuwangi
Fenomena pada PT Perkebunan nusantara 1 regional 5 Kebun sumberjambe yaitu kinerja yang belum optimal dari kondisi tersebut maka dilakukan penelitian tentang peningkatan kinerja karyawan akibat pengaruh keseimbangan kehidupan kerja, kompensasi dan lingkungan kerja fisik di PTPN 1 Regional 5 Kebun Sumberjambe. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh keseimbangan kehidupan kerja, kompensasi dan lingkungan kerja fiisk terhadap kinerja kerja pekerja bagian penyadap karet. Jenis penelitian explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Menggunakan metode observasi, wawancara, dan kuesioner. Menggunakan alat analisis uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Variabel Keseimbangan Kehidupan Kerja (X1) menunjukkan signifikansi sebesar 0,002. Karena nilai signifikansi <0.05 maka terdapat pengaruh antara Keseimbangan Kehidupan Kerja terhadap peningkatan kinerja karyawan. Variabel Kompensasi (X2) menunjukkan signifikansi sebesar 0,003. Karena nilai signifikansi <0.05 maka terdapat pengaruh antara kompensasi terhadap peningkatan kinerja karyawan. Variabel Lingkungan Kerja Fisik (X3) menunjukkan signifikansi sebesar 0,000. Karena nilai signifikansi <0.05 maka terdapat pengaruh antara Lingkungan Kerja terhadap peningkatan kinerja karyawan.,dapat disimpulkan bahwa variabel independent terbukti berpengaruh positif dan siginifikan terhadap variabel dependent, dan diharapkan bagi peneliti selanjutnya mengembangkan dan memperluas variabel penelitian yang lain agar pemahaman faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan lebih luas lagi
PENGARUH BRAND TRUST, E-WOM, DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MELALUI GRABFOOD DI KOTA JEMBER (Studi Kasus Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember)
Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola konsumsi masyarakat, terutama dalam pemesanan makanan secara online melalui aplikasi seperti GrabFood yang menjadi platform utama di Kota Jember karena kemudahan dan kecepatan layanannya. Meskipun nilai penjualan GrabFood terus meningkat, persaingan di pasar layanan pesan antar makanan semakin ketat. Keputusan pembelian konsumen melalui GrabFood dipengaruhi oleh beberapa faktor penting, yaitu Brand Trust yang mencakup kepercayaan terhadap keamanan dan kualitas layanan, Electronic Word of Mouth (E-WOM) berupa rekomendasi dan ulasan dari pengguna lain, serta promosi seperti diskon dan gratis ongkir yang rutin ditawarkan, yang kesemuanya berperan dalam membentuk keputusan pembelian. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 144 responden dan menggunakan teknik pengambilan sampel Non probability dengan teknik Proportional Sampling, menggunakan teknik pengumpulan data berupa kuesioner kepada responden. Adapun teknik analisis data penelitian ini dengan menggunakan pengujian instrument,
asumsi klasik, regresi linear berganda, uji hipotesis dan koefisien determinasi R2. Hasil analisis yang diperoleh menunjukan bahwa Pengaruh Brand Trust, E-Wom, Dan Promosi berpengaruh positif dan signifikan Terhadap Keputusan Pembeliann melalui GrabFood, hasil pengujian koefisien determinasi R2 yakni Tingkat kontribusi pengaruh sebesar 97% dan 3% variabel diluar penelitian meliputi desain aplikasi, kemudahan penggunaan, aksesbilitas dan kepuasan pelanggan.
Kata Kunci : Brand Trust, E-Wom, Promosi, Keputusan Pembelia
Hubungan Self-Stigma dengan Kepatuhan Minum Obat ARV pada Pasien HIV/AIDS di Poliklinik VCT Dr. Haryoto Lumajang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-stigma dengan kepatuhan minum obat antiretroviral (ARV) pada pasien HIV/AIDS di Poliklinik VCT RSUD dr. Haryoto Lumajang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena masih ditemukannya hambatan kepatuhan pasien dalam menjalani terapi ARV, salah satunya dipengaruhi oleh adanya stigma yang dialami individu terhadap dirinya sendiri. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan jumlah sampel 84 pasien HIV/AIDS yang masih menjalani terapi ARV di Poliklinik VCT RSUD Dr. Haryoto Lumajang (berusia di atas 18 tahun) dan dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan berupa Skala Berger HIV Stigma Scale (23 aitem; α= 0,934) dan Skala MMAS-8 (8 aitem; α= 0,670) yang telah dimodifikasi dari versi sebelumnya dan disesuaikan dengan konteks subjek penelitian. Analisis data menggunakan teknik korelasi Rank Spearman. Hasil analisis menunjukkan tidak adanya hubungan antara self-stigma dengan kepatuhan minum obat ARV (r = -0,066; p ≥ 0,548). Temuan ini mendapatkan hasil bahwa sebagian besar pasien masih tidak patuh mengikuti regimen terapi ARV yang dijalani. Kelupaan merupakan aspek hambatan yang paling dominan. Temuan ini juga menemukan bahwa setengah bagian dari responden masih merasakan self-stigma. Disclosure concern merupakan aspek yang dominan. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai pertimbangan pemberian intervensi yang berfokus untuk mengurangi self-stigma dengan penguatan citra diri positif dan peningkatan self-efficacy ODHA agar kepatuhan minum obat ARV dapat terjaga melalui program VCT yang efekti
ASUHAN KEPERAWATAN MENYUSUI TIDAK EFEKTIF DENGAN TINDAKAN BACK MASSAGE PADA IBU POST PARTUM PRIMIPARA DI RUANG PERMATA BUNDA RS. PERKEBUNAN JEMBER KLINIK
Latar Belakang: Ketidakefektifan menyusui merupakan kondisi ibu post partum mengalami masalah seperti ASI tidak lancar ketika akan diberikan kepada bayinya. Intervensi untuk membantu memperlancar ASI ibu post partum yang dikembangkan oleh peneliti yaitu dengan menggunakan latihan terapi back massage. Tujuan: Melaksanakan intervensi asuhan keperawatan pada ibu post partum primipara dengan masalah ketidakefektifan menyusui di Ruang Permata Bunda RS. Perkebunan Jember Kinik. Metode: Metode pendekatan dilakukan dengan cara wawancara, observasi, pemeriksaan fisik serta dokumentasi. Waktu penelitian dilakukan selama 14 hari atau 2 minggu sebanyak 3x24 kunjungan. Sekali kunjungan dilakukan latihan dengan durasi 15 menit. Hasil: Hasil implementasi untuk mengatasi ketidakefektifan menyusui pada ibu post partum primipara dengan terapi bac massage dilakukan selama 3x24 kunjungan dalam 2 minggu didapatkan bahwa ketiga responden menunjukkan peningkatan atau perubahan bahwa suplaii ASIi iibu mulaii meiniingkat, tampak miiksii bayii banyak, pampeirs teirliihat peinuh, seiharii biisa gantii ± 3-4 pampeirs, hiisapan bayii adeikuat, bayii sudah tiidak reiweil, iibu tampak riileiks dan sudah mampu meimbeiriikan ASIi pada bayiinya deingan baiik. Simpulan: Ada pengaruh pada ketiga pasien ibu post partum primipara bahwa teirapii back massagei sangat meimbantu meilancarkan keiluarnya ASIi
Peran Dinas Sosial dalam Implementasi Pelayanan Penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa di Kabupaten Jember
Dinas Sosial memiliki peran strategis dalam pelayanan penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), khususnya di Kabupaten Jember. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Sosial dalam memberikan pelayanan
kepada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) serta tantangan yang dihadapi dalam proses penangannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan berbagai informan, termasuk Kepala Dinas Sosial, Kepala Unit Lingkungan Pondok Sosial (LIPOSOS), beserta bidang-bidang yang ada di sana. Berdasarkan temuan analisis data menunjukkan bahwa Fleksibilitas dalam menjalankan Peran, Peran sebagai Penghubung (Liaison), Peran Edukator,
Prescribed Role Pekerja Sosial, Prescribed Role Pemerintah dan Institusi, Dalam Konteks Profesional, Dalam Konteks Sosial, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta masyarakat dalam menciptakan sistem pelayanan yang lebih efektif dan iklusif bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Sosial berperan dalam pendataan, rehabilitasi, pendampingan, selain itu Dinas Sosial juga bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, Kepolisian, serta organisasi sosial untuk memastikan penanganan yang lebih komprehensif
Prevalensi Merokok dan Pengaruhnya terhadap Keputusan Konsumen : Studi Tematik dalam Manajemen Pemasaran Produk Pengganti Rokok Di Kantor Telkom Daerah Jember
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Prevalensi Merokok dan Pengaruhnya
terhadap Keputusan Konsumen : Studi Tematik dalam Manajemen Pemasaran
Produk Pengganti Rokok Di Kantor Telkom Daerah Jember. Menggunakan metode
penelitian kualitatif dengan wawancara mendalam melalui pendekatan Tematik
Analisis, dimana objek penelitian dilakukan di Kantor Telkom Gajah Mada Jember
dengan sample Informan yang diambil adalah perokok aktif dan perokok yang
berusaha untuk berhenti. Jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 16 Informan
karena saturasi data telah tercapai. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
ditemukannya 7 tema utama yang mencerminkan pola dalam data, Dimana seluruh
tema tersebut menggambarkan faktor faktor yang menjadi pengaruh terhadap
kebiasaan serta tantangan dalam berhenti merokok. Selain itu Strategi pemasaran
memainkan peran penting dalam keputusan konsumen, terutama melalui promosi
digital, testimoni pengguna, serta kemudahan aksesibilitas produk di berbagai kanal
distribusi. Konsumen lebih tertarik pada produk yang memiliki diferensiasi unik,
harga kompetitif, dan citra yang sesuai dengan gaya hidup mereka. Oleh karena itu,
pendekatan pemasaran yang lebih personalisasi dan berbasis edukasi dapat
meningkatkan adopsi produk pengganti rokok di kalangan perokok aktif