Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
    19650 research outputs found

    URGENSI PENDAFTARAN MEREK KOLEKTIF DALAM RANGKA PEMBERDAYAAN UMKM (STUDI DI KAMPUNG KERAMIK DINOYO,KOTA MALANG)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pendaftaran merek secara kolektif dalam rangka pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kampung Keramik Dinoyo, Kota Malang. Pendaftaran merek kolektif menjadi penting karena dapat memberikan perlindungan hukum, meningkatkan daya saing, serta memperkuat identitas produk lokal. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala, seperti kurangnya edukasi terkait manfaat merek kolektif, biaya pendaftaran yang dianggap mahal, serta sulitnya menyatukan visi dan misi di antara pelaku UMKM. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis-empiris. Data diperoleh melalui wawancara dengan pengrajin, pemerintah daerah, serta asosiasi UMKM, dan dianalisis menggunakan teknik deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Pemerintah Kota Malang telah berupaya memfasilitasi pendaftaran merek kolektif sesuai dengan Pasal 46 ayat (4) UU No. 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, realisasinya masih belum optimal. Faktor utama yang menghambat adalah kurangnya sosialisasi, minimnya koordinasi antar pelaku UMKM, serta keterbatasan dukungan finansial. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan perlunya strategi kolaboratif antara pemerintah, asosiasi UMKM, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengoptimalkan manfaat merek kolektif. Pemerintah perlu memberikan edukasi lebih lanjut, menyederhanakan prosedur administrasi, serta memberikan insentif bagi pelaku UMKM agar lebih termotivasi untuk mendaftarkan merek kolektif. Selain itu, penguatan organisasi paguyuban pengrajin juga diperlukan untuk meningkatkan kerja sama dan memperlancar proses legalisasi merek kolektif

    STRATEGI KOMUNIKASI PERSUASIF GUIDE MUSEUM BLAMBANGAN DALAM MENGOPTIMALKAN WISATA EDUKASI (STUDI KASUS PADA GENERASI Z DI BANYUWANGI)

    No full text
    Museum Blambangan merupakan destinasi wisata edukasi yang memperkenalkan sejarah dan budaya Banyuwangi, khususnya kepada Generasi Z. Sebagai salah satu destinasi wisata edukasi, Museum Blambangan berupaya mengemas pembelajaran sejarah secara menarik untuk meningkatkan minat dan partisipasi pengunjung Generasi Z. Namun, banyak Generasi Z menganggap museum sebagai tempat yang membosankan dan lebih berfokus pada dokumentasi visual daripada memahami sejarah dan budaya selama kunjungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi persuasif yang digunakan oleh Guide Museum Blambangan dalam mengoptimalkan wisata edukasi bagi Generasi Z di Banyuwangi. Pada penelitian ini menggunakan teori Cutlip dan Center sebagai landasan teoritis dalam memahami efektifitas komunikasi persuasif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Guide Museum Blambangan dan pengunjung Generasi Z, observasi partisipatif, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi persuasif yang diterapkan oleh Guide Museum Blambangan meliputi pendekatan fleksibel dan memberikan kebebasan, observasi minat pengunjung, penggunaan komunikasi informal dengan humor, pembukaan edukasi dengan topik menarik, serta pemanfaatan media komunikasi tradisional dan modern. Keefektifan strategi komunikasi persuasif dinilai berdasarkan reaksi dan tingkat ketertarikan pengunjung. Hambatan dalam penerapannya, yakni Bahasa dan keterbatasan efektivitas penyampaian pesan. Secara keseluruhan, strategi ini berhasil meningkatkan partisipasi, minat belajar, dan kepuasan pengunjung Generasi Z Banyuwangi dalam wisata edukasi di Museum Blambangan. Kata Kunci: Komunikasi Persuasif, Generasi Z, Museum Blambangan

    Hubungan Konsumsi Makanan Ultra Proses dengan Status Gizi Anak Usia Sekolah di MI Miftahul Ulum Pandanwangi Lumajang

    Get PDF
    Makanan ultra proses atau Ultra Processed food adalah produk industri yang mengandung zat hasil ekstraksi serta bahan kimia tambahan dengan kandungan tinggi kalori, gula, lemak jenuh, dan garam, namun rendah serat, protein, vitamin, dan mineral sehingga dapat mempengaruhi status gizi anak. Status gizi sendiri dipengaruhi oleh keseimbangan antara asupan dan kebutuhan zat gizi, yang jika tidak seimbang dapat menyebabkan malnutrisi, baik kekurangan maupun kelebihan gizi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi makanan ultra proses dengan status gizi anak usia sekolah. Desain penelitian ini menggunakan korelasi dengan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah siswa di MI Miftahul Ulum Pandanwangi sebanyak 112 anak dengan sampel sebanyak 87 anak. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah simple random sampling, dan data dianilisis menggunakan uji korelasi spearman rank (rho). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p value = <0,001; r= 0,732, yang berarti ada hubungan antara konsumsi makanan ultra proses dengan status gizi anak usia sekolah. Penelitian ini menunjukkan semakin tinggi konsumsi makanan ultra proses, maka semakin tinggi pula risiko anak mengalami gizi lebih. Anak-anak yang terbiasa mengonsumsi makanan ultra proses menunjukkan kecenderungan lebih tinggi untuk mengalami status gizi lebih hingga obesitas

    STRATEGI HUBUNGAN MASYARAKAT PEMERINTAH KABUPATEN DALAM MENSOSIALISASIKAN BAHAYA MEGATHRUST DI BANYUWANGI

    Get PDF
    Penelitian ini berfokus pada bagaimana strategi humas yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam menyosialisasikan bahaya megathrust kepada masyarakat. Fenomena megathrust menjadi perhatian serius karena dampaknya yang sangat besar terhadap kehidupan masyarakat. Namun, masih banyak warga yang belum memahami atau bahkan cenderung meremehkan risiko tersebut. Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, strategi komunikasi melalui berbagai media, edukasi langsung, dan kolaborasi dengan berbagai pihak sangat penting dilakukan. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti hambatan-hambatan yang muncul dalam proses mitigasi bencana, seperti keterbatasan infrastruktur, kurangnya pemahaman masyarakat, dan rendahnya pemanfaatan teknologi, terutama di kalangan lansia yang belum memiliki smartphone. Strategi komunikasi yang baik diharapkan mampu menjembatani hambatan tersebut, sehingga masyarakat lebih siap menghadapi potensi bencana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling, yaitu memilih informan yang relevan seperti pihak BPBD, Humas Pemkab Banyuwangi, dan masyarakat sekitar. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi yang dilakukan melalui berbagai saluran komunikasi masih memerlukan peningkatan, baik dari segi pemahaman masyarakat maupun keterlibatan aktif warga dalam kegiatan mitigasi bencana. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dan masukan bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan strategi komunikasi bencana, khususnya terkait potensi megathrust di Banyuwangi. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan media harus terus diperkuat agar tujuan penanggulangan bencana dapat tercapai secara optimal

    PENGARUH KUALITAS LAYANAN ISLAMI DALAM MENINGKATKAN LOYALITAS NASABAH (STUDI KASUS PADA MANDIRI UTAMA FINANCE JEMBER)

    Get PDF
    Persaingan dalam dunia bisnis semakin bertambah ketat. Persaingan ini menuntut para pelaku bisnis untuk mampu memaksimalkan kinerja perusahaan agar dapat bersaing dipasar. PT Mandiri Utama Finance (MUF) merupakan anak perusahaan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang bergerak di sektor pembiayaan kendaraan untuk melayani kebutuhan masyarakat di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kualitas layanan islami terhadap peningkatan loyalitas nasabah di PT Mandiri Utama Finance Cabang Jember, penelitian ini berfokus pada peningkatan loyalitas nasabah di Mandiri Utama Finance Jember. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 110 responden dan menggunakan teknik pengambilan sampel dengan teknik Purposive sampling, menggunakan teknik pengumpulan data berupa kuesioner kepada responden. Adapun teknik analisis data penelitian ini dengan menggunakan pengujian instrument, asumsi klasik dan regresi linear berganda, uji hipotesis dan koefisien determinasi R2 . Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan Islami berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas nasabah di PT Mandiri Utama Finance Jember. Kontribusi pengaruh kualitas layanan Islami terhadap loyalitas nasabah mencapai 96%, sedangkan 4% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diamati dalam penelitian ini. Dengan demikian, penerapan layanan berbasis nilai-nilai Islami dapat meningkatkan loyalitas nasabah secara signifikan

    IMPLEMENTASI KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN PEMBERIAN AIR REBUSAN BUNGA TELANG PADA KLIEN DM TIPE 2 DI DESA SUMBERAGUNG KECAMATAN SUMBERBARU KABUPATEN JEMBER

    Get PDF
    Diabetes melitus (DM) adalah penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah akibat kekurangan insulin atau ketidakmampuan tubuh untuk menggunakan insulin secara efektif. Penyakit ini sering dikenal dengan istilah kencing manis dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius jika tidak dikelola dengan baik. Seseorang terdiagnosis Diabetes Melitus jika kadar glukosa darah sewaktu mencapai >200 mg/dL, dan kadar glukosa darah puasa >126 mg/dL. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi keperawatan keluarga dengan pemberian air rebusan bunga telang pada klien DM tipe 2. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan studi kasus yang bersifat implementasi keperawatan keluarga. Setelah diberikan intervensi selama 3x kunjungan, didapatkan hasil klien dan keluarga mampu kooperatif dalam proses pendidikan kesehatan. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu keluarga mampu memahami tentang Diabetes melitus dan mampu menerapkan konsumsi air rebusan bunga telang terhadap keluarga yang mengalami Diabetes melitus. Rekomendasi pada penelitian ini yaitu penting bagi keluarga memberikan dukungan kepada anggota keluarga yang mengalami Diabetes melitus. Kata kunci: Implementasi Keperawatan Keluarga; Diabetes Melitus Tipe 2; Bunga Telang; Pengetahua

    Optimalisasi Peran Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Situbondo dalam Pembinaan Atlet Berprestasi

    Get PDF
    Peran dinas pemuda dan olahraga kabupaten situbondo dalam optimalisasi pembinaan atlet berprestasi harus benar benar terdampak dimana untuk mendaptkan prestasi maksimal dalam kancah olahraga baik tingkat regional hingga internasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan peranan dinas pemuda dan olahraraga kabupaten Situbondo dalam pembinaan atlet berprestasi. Fokus penelitian ini terkait program dan penghambat kinerja dinas pemuda dan olahraga kabupaten Situbondo. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif metode deskiptif. Hasil penelitian ini dengan meggunakan teori soejarno soekanto dan frederick herzberg menunjukkan bahwa semua indikator terimplementasi dengan kurang maksimal atau optimal. Ketika teori Soekanto mengenai peran Dan Teori Higine Herzberg terimplementasi dengan baik. Fakta menunjukkan bahwa. Implementasi dalam Peraturan Bupati (PERBUP) Nomor 23 Tahun 2022 dengan adanya tanggung jawab Dinas Pemuda dan Olahraga yang mempunyai tugas membantu kepala daerah dalam bidang keolahragaan dengan berbagai upaya yang dilakukan mulai dari melakukan talent scouting dari tingkat Grassroot dan kemudian membina dan mengembangkan atlet dengan menggunakan Sport Science yang dilakukan dengan kolaborasi berbagai skateholder mulai dari induk organisasi yaitu Komite Olahraga Nasional (KONI), dinas Kesehatan, dinas pariwisata serta memberi peluang untuk pihak ketiga untuk melakukan tugas dan tupoksinya yakni Universitas Negeri Surabaya (UNESA) juga mempromosikan Sport Tourism dalam upayanya meskipun dengan segala keterbatasan sarana prasarana dan pendaan yang kurang memadai sehingga juga berpengaruh kepada motivasi atlit dalam kinerjanya. Kata Kunci: Optimalisasi, Peran, Pembinaa

    Analisis Penerapan Posisi Head up 30° Pada Pasien Stroke Non Hemoragik Dengan Risiko Perfusi Serebral Tidak Efektif Di Ruang Bougenvile RSUD dr.H.Koesnadi Bondowoso

    Get PDF
    Latar belakang: Stroke adalah salah satu bentuk penyakit serebrovaskular yang terjadi secara tiba-tiba dan merupakan kondisi darurat medis. Hal ini disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah di otak, yang menghambat aliran darah dan oksigen ke jaringan otak. Tujuan: Menganalisis penerapan manajemen posisi head up 30° terhadap peningkatan saturasi oksigen pada pasien stroke non hemoragik dengan resiko perfusi serebral tidak efektif di ruang bougenvile RSUD dr.H.Koesnadi Bondowoso. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus yang bersifat menganalisis melalui proses pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik, studi dokumentasi. Hasil: Observasi menunjukkan bahwa hasil keperawatan ditemukanketidakstabilan tekanan darah dengan rentang 226/136 mmHg hingga 132/71 mmHg. Frekuensi nadi pada hari pertama hingga ketiga tetap berada dalam batas normal, yaitu 60–100 kali per menit. Frekuensi pernapasan pada ketiga pasien berkisar antara 20–26x/ menit. Berbeda dengan pasien 1 dan 3, pasien kedua suhu tubuh tercatat 36°C dengan ekstremitas terasa dingin. Saturasi oksigen pada seluruh pasien terjaga dengan baik, dibantu oleh terapi oksigen melalui nasal canul 3 lpm pada pasien kedua dan ketiga. Kesimpulan: Asuhan keperawatan terbukti efektif dalam memperbaiki oksigenasi pada pasien stroke non hemoragik secara awal, meskipun intervensi lanjutan masih diperlukan untuk mencapai pemulihan optimal. Kata Kunci: Head up 30°, Stroke Non Hemoragik, Resiko Perfusi Serebral Tidak Efekti

    Efek kemampuan usaha, kompetensi berwirausaha dan kapabilitas digital terhadap pengembangan usaha bakery di Banyuwangi

    Get PDF
    Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi nasional, termasuk di sektor bakery yang terus berkembang di Kabupaten Banyuwangi. Namun, dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat, banyak pelaku usaha masih menghadapi kendala seperti lemahnya kapasitas manajerial, rendahnya kompetensi kewirausahaan, dan belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan usaha, kompetensi berwirausaha, dan kapabilitas digital terhadap pengembangan usaha bakery di Kabupaten Banyuwangi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 115 pelaku usaha bakery yang tersebar di tiga kecamatan, yaitu Bangorejo, Jajag, dan Purwoharjo, dengan teknik total sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda melalui perangkat lunak SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan usaha dan kompetensi berwirausaha berpengaruh signifikan terhadap pengembangan usaha bakery, sedangkan kapabilitas digital belum menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan pentingnya penguatan aspek manajerial dan kewirausahaan dalam memperkuat daya saing UMKM bakery, serta perlunya pendampingan strategis dalam meningkatkan pemanfaatan teknologi digital secara terintegrasi. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pelaku usaha, lembaga pelatihan, dan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan serta program pemberdayaan UMKM yang lebih efektif dan berkelanjutan

    KAJIAN SOSIAL EKONOMI TERHADAP PEKERJA MUSIMAN DI PTPN I REGIONAL IV WILAYAH II KASUS DIPENATARAN AJUNG WETAN KECAMATAN AJUNG KABUPATEN JEMBER

    No full text
    Kabupaten Jember dikenal sebagai salah satu daerah penghasil tembakau utama di Indonesia. Banyaknya pabrik pengolahan tembakau membuat penyerapan tenaga kerja menjadi meningkat. Pendapatan keluargayang kecil masih menjadi faktor utama yang menimbulkan banyaknya ibu rumah tangga bahkan kepala keluarga menjadi pekerja musiman tujuan dari penelitian ini untuk : (1) Mendeskripsikan sistem perekrutan tenaga kerja musiman ; (2) mengidentifikasi faktor pendorong pekerja untuk menjadi pekerja musiman di PTPN I Regional IV ; (3) menganalisis kontribusi pendapatan pekerja musiman. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan identifikasi faktor menggunakan kuesioner penelitian. Pengambilan sampel menggunakan total sampling yaitu sejumlah 40 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumntasi. Analisis data menggunakan interval dari total jawaban kuesioner penelitian. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : (1) sistem perekrutan di PTPN I Regional IV terbagi menjadi lima tahapan ; (2) indikator upah menjadi pendorong utama seseorang menjadi pekerja musiman ; (3) kontribusi pendapatan pekerja musiman terhadp pendapatan keluarga tergolong sedang dengan rata-rata presetase 58,87%

    10,685

    full texts

    19,650

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Muhammadiyah Jember
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇