Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
19650 research outputs found
Sort by
PENGARUH WORK FAMILY CONFLICT TERHADAP JOB PERFORMANCE PERAWAT PEREMPUAN DI RSD.BALUNG - JEMBER DENGAN SPOUSAL SUPPORT SEBAGAI MODERATOR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Work Family Conflict terhadap Job Performance pada perawat perempuan, serta menguji peran Spousal Support sebagai variabel moderator dalam hubungan tersebut. Permasalahan dalam penelitian ini berangkat dari tingginya tuntutan peran ganda yang dialami oleh perawat perempuan, yang dapat mengganggu job performance mereka di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Sampel dalam penelitian berjumlah 84 perawat perempuan yang sudah menikah dan bekerja di RSUD Balung, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa skala Work Family Conflict, Spousal Support, dan Job Performance. Analisis data dilakukan menggunakan regresi moderasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa Work Family Conflict berpengaruh signifikan terhadap Job Performance. Namun, Spousal Support tidak terbukti secara signifikan memoderasi hubungan antara Work Family Conflict dan Job Performance. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa semakin tinggi konflik peran antara pekerjaan dan keluarga, semakin rendah kinerja perawat, dan dukungan pasangan belum tentu memperkuat atau memperlemah hubungan tersebut secara statistik
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA PRODI PROFESI NERS UNIVERSITAS MUHAMMADIYYAH JEMBER
Latar belakang: Masa akhir studi profesi Ners merupakan masa kritis pada mahasiswa, karena pada masa ini penuh dengan proses yang menuntut mahasiswa menyelesaikan pendidikan tepat waktu. Mahasiswa sering mengalami stres dalam menyelesaikan tugas profesi ners, baik dari dalam maupun luar diri. Stresor dari dalam diri yang dihadapi mahasiswa Skripsi seperti kesulitan mendapatkan referensi, keterbatasan waktu penelitian, proses revisi yang berulang-ulang, kesulitan dalam hal mencari tema, judul, sampel, dan alat ukur tugas akhir. Sedangkan, stresor yang berasal dari luar diri seperti keterbatasan dana, dosen pembimbing sibuk dan sulit ditemui, lamanya umpan balik dari dosen pembimbing, dan kurangnya konsultasi dengan dosen pembimbing ketika meyelesaikan program studi Ners Ilmu Keperawatan menyebabkan mahasiswa mengalami stres sehingga menyebabkan gangguan pola tidur pada mahasiswa Metode: : Desain penelitian ini menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini rata-rata 106 orang yang dirumuskan dengan rumus slovin menjadi 84 orang. Sampling yang digunakan yaitu non probability sampling dengan teknik quota sampling. Pengumpulan data kualitas tidur dengan tingkat stres menggunakan skala likert. Analisis data menggunakan Spearman Rho dengan ketentuan α ≤ 0,05. . Hasil: dikei bahwa pada mahasiswa Ursitas Mumbenakan Spearman-Rho didapatkan hasil p-value= 0,000 (α<0,05) dengan korelasi 0,820. Hal ini menunjukkan bahwa H1 diterima dengan demikian ada hubungan antara variabel x dan y yang berarti ada hububungan yang kuat Kesimpulan:Adanya hubungan kualitas tidur dengan tingkat stress pada mahasiswa program studi profesi Ners U$niversitas Muhammadiyah Jember
PERSEPSI FOTOGRAFER PROFESIONAL DALAM PEMAKNAAN FOTO KONSEPTUAL KARYA DARWIS TRIADI DI BUKU "EMOSI SEBUAH FOTO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi fotografer profesional dalam memaknai foto konseptual karya Darwis Triadi dalam buku Emosi Sebuah Foto. Selain itu, penelitian ini juga ingin memahami makna yang terkandung dalam gambar dengan menganalisis elemen visual dan artistik yang ditampilkan dalam karya tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan terhadap lima fotografer profesional di Kabupaten Jember sebagai narasumber yang memiliki pengalaman dalam bidang fotografi konseptual.Hasil penelitian menunjukkan bahwa fotografi konseptual merupakan bentuk fotografi yang berangkat dari ide atau gagasan yang dirancang secara matang sebelum pengambilan gambar dilakukan. Para fotografer menilai bahwa foto-foto Darwis Triadi sarat akan pesan emosional, simbolik, dan estetika visual yang kuat. Proses pemaknaan terhadap foto dilakukan melalui interpretasi atas elemen visual seperti pencahayaan, pose model, warna, dan komposisi. Penelitian ini juga menemukan bahwa faktor pengalaman, referensi visual, dan latar belakang fotografer turut memengaruhi persepsi terhadap makna foto. Dengan demikian, studi ini memberikan kontribusi dalam memahami bagaimana persepsi profesional terbentuk dalam membaca dan menginterpretasikan karya fotografi konseptual sebagai bentuk komunikasi visual yang kompleks
ANALISIS PENERAPAN QUALITY CONTROL UNTUK MENGURANGI JUMLAH KERUSAKAN PRODUK PADA PABRIK ROTI ARMANDA DI JEMBER KOTA
Persaingan yang semakin ketat dalam industri makanan, khususnya produk roti, menuntut
setiap perusahaan untuk menjaga dan meningkatkan kualitas produknya. Kualitas menjadi
faktor krusial dalam menentukan kepuasan konsumen dan daya saing di pasar. Permasalahan
kualitas, seperti produk cacat dan kerusakan selama proses produksi, dapat mengancam
keberlangsungan dan profitabilitas perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pentingnya penerapan sistem pengendalian kualitas (quality control) dalam proses produksi
roti, khususnya pada perusahaan roti Armanda di Kabupaten Jember. Roti Armanda
mengalami beberapa permasalahan kualitas seperti warna roti yang tidak menarik, gosong,
bentuk tidak sesuai, serta isi yang keluar, yang berdampak pada ketidaksesuaian produk
dengan standar dan harapan konsumen. Melalui pendekatan literatur dan studi lapangan,
penelitian ini menekankan bahwa pengendalian kualitas yang efektif dapat membantu
perusahaan meminimalkan produk cacat, mengurangi pemborosan, dan menjaga konsistensi
mutu produk. Dengan penerapan quality control yang tepat, perusahaan dapat
mempertahankan kepuasan pelanggan dan bersaing di pasar yang semakin
kompetitif.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Quality Control dalam
upaya mengurangi jumlah kerusakan produk pada Pabrik Roti Armanda yang berlokasi di
Jember Kota. Masalah kerusakan produk seperti roti gosong, retak di permukaan, warna tidak
merata, dan isi roti yang keluar sering ditemukan dalam proses produksi, yang berdampak
terhadap penurunan kualitas dan efisiensi produksi. Metode penelitian yang digunakan adalah
deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data
dilakukan menggunakan alat bantu pengendalian kualitas seperti check sheet, histogram,
diagram pareto, dan peta kendali (control chart). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ratarata kerusakan produk sebesar 2,17% masih dapat dikendalikan, namun perlu dilakukan
perbaikan pada aspek suhu pemanggangan, proses proofing, serta pengemasan produk. Faktor
utama penyebab kerusakan produk berasal dari manusia, metode kerja, dan mesin produksi.
Penerapan quality control yang lebih ketat dan berbasis data dapat menjadi solusi untuk
menekan tingkat kerusakan, meningkatkan efisiensi proses produksi, serta menjaga kepuasan
konsumen. Penelitian ini merekomendasikan penerapan SOP yang konsisten serta pelatihan
karyawan secara berkala guna meningkatkan kualitas produk secara berkelanjutan
PENGARUH KARAKTERISTIK WIRAUSAHA, KREATIVITAS DAN PENGALAMAN TERHADAP KEBERHASILAN USAHA OLAHAN KEDELAI DI KECAMATAN AMBULU
Usaha olahan kedelai di Kecamatan Ambulu merupakan salah satu sektor UMKM yang
memiliki potensi besar untuk dikembangkan, namun masih menghadapi berbagai tantangan
dalam mencapai keberhasilan usaha yang berkelanjutan. Rendahnya kemampuan manajerial,
kurangnya kreativitas dalam inovasi produk, serta terbatasnya pengalaman usaha sering
menjadi hambatan bagi pelaku UMKM untuk bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik wirausaha, kreativitas, dan
pengalaman usaha terhadap keberhasilan usaha olahan kedelai di Kecamatan Ambulu, baik
secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif
dengan pendekatan survei. Populasi penelitian ini adalah seluruh pelaku usaha olahan kedelai
di Kecamatan Ambulu, dengan sampel sebanyak 60 responden yang diambil menggunakan
teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert,
kemudian dianalisis menggunakan uji regresi linier berganda, uji t, uji F, serta uji koefisien
determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel karakteristik
wirausaha tidak berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan usaha, sedangkan variabel
kreativitas dan pengalaman usaha berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, ketiga
variabel (karakteristik wirausaha, kreativitas, dan pengalaman usaha) berpengaruh signifikan
terhadap keberhasilan usaha olahan kedelai. Temuan ini mengimplikasikan bahwa pelaku usaha
perlu lebih mengembangkan kreativitas dan memperkaya pengalaman praktis sebagai faktor
utama untuk meningkatkan keberhasilan usahanya, sementara penguatan karakteristik
wirausaha tetap penting sebagai fondasi keberlanjutan bisnis. Penelitian ini diharapkan dapat
memberikan kontribusi bagi pelaku UMKM, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan
dalam merancang program pembinaan yang berfokus pada penguatan kreativitas dan
pengalaman, serta tetap memperhatikan pengembangan karakter wirausaha yang adaptif dan
inovatif.
Kata Kunci: Karakteristik Wirausaha, Kreativitas, Pengalaman Usaha, Keberhasilan Usaha
PENGARUH INKLUSI KEUANGAN FINANCIAL TECHNOLOGY MANAJEMEN RESIKO TERHADAP KINERJA KEUANGAN UMKM FOOD AND BEVERAGE DI KECAMATAN KALIBARU KABUPATEN BANYUWANGI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inklusi keuangan, financial technology, dan manajemen risiko terhadap kinerja keuangan UMKM sektor food and beverage di Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelaku UMKM food and beverage yang berjumlah 60 unit usaha, dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert, dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inklusi keuangan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, sementara financial technology dan manajemen risiko berpengaruh positif dan signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan kinerja keuangan tidak hanya ditentukan oleh akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga oleh sejauh mana pelaku UMKM mampu mengelola teknologi dan risiko usaha secara efektif. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas dalam hal implementasi strategi manajerial, pemanfaatan teknologi, dan pendampingan usaha menjadi kunci dalam mendukung pertumbuha
strategi humas PT KAI dalam mempertahankan citra positif pada kasus penertiban aset di daerah operasi 9 jember (jl. mawar)
Bidang Humas adalah bidang penting pada suatu perusahaan untuk menunjang suatu aktivitas manajemen dalam meningkatkan citra positif di masyarakat, hubungan masyarakat mencakup semua komunikasi terstruktur, baik internal maupun eksternal, untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Humas adalah cabang ilmu komunikasi yang bertujuan membangun komunikasi antara perusahaan dan publiknya . Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik purposive sampling yaitu melalukan wawancara secara mendalam untuk memperoleh informasi yang diinginkan dengan judul “Strategi Humas PT KAI dalam Mempertahankan Citra Positif pada Kasus Penertiban Aset di Daerah Operasional Jember. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas PT KAI Daop 9 Jember menggunakan strategi komunikasi berlandaskan model Cutlip, Center & Broom, yang terdiri dari tahapan pengumpulan fakta, perencanaan, pelaksanaan komunikasi, dan evaluasi menyeluruh. Pada tahap awal, fokus utamanya adalah pengumpulan data hukum dan sosial sebagai dasar untuk membangun narasi yang akurat. Komunikasi dilakukan melalui siaran pers, media sosial, mediasi forum, dan kolaborasi antar sektor. Humas juga aktif mengumpulkan opini publik dan media untuk mengantisipasi potensi krisis reputasi akibat penyebaran informasi negatif
PENGARUH PENGALAMAN PENGGUNA, KEMUDAHAN LAYANAN, DAN KENYAMANAN LAYANAN TERHADAP MINAT KUNJUNG ULANG DENGAN KEPUASAN PENGGUNA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi pada Unit Metrologi Legal Kabupaten Banyuwangi)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengalaman pengguna, kemudahan layanan, dan kenyamanan layanan terhadap minat kunjung ulang, dengan kepuasan pengguna sebagai variabel intervening pada Unit Metrologi Legal Kabupaten Banyuwangi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis explanatory research. Populasi penelitian terdiri dari 245 pengguna/pengusaha, dengan jumlah sampel sebanyak 152 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) menggunakan bantuan perangkat lunak WarpPLS 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman pengguna, kemudahan layanan, dan kenyamanan layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna, serta berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat kunjung ulang. Selain itu, kepuasan pengguna terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat kunjung ulang, serta mampu memediasi secara signifikan pengaruh pengalaman pengguna, kemudahan layanan, dan kenyamanan layanan terhadap minat kunjung ulang. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin positif pengalaman, kemudahan, dan kenyamanan yang dirasakan, semakin tinggi tingkat kepuasan, yang pada gilirannya mendorong pengguna untuk melakukan kunjungan ulang. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi pengelola Unit Metrologi Legal untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan melalui kejelasan informasi, penyederhanaan prosedur, peningkatan kenyamanan fisik, serta penguatan interaksi sosial yang positif. Secara teoritis, penelitian ini memperkuat konsep bahwa kepuasan pengguna merupakan faktor kunci dalam membentuk loyalitas, khususnya pada layanan publik
PENGARUH SUHU PIROLISIS TERHADAP NILAI KALOR DAN KARAKTERISASI BATANG TEMBAKAU SEBAGAI BIO CHAR
Limbah batang tembakau berpotensi sebagai bahan baku alternatif untuk produksi bio-char dan bio-oil melalui pirolisis. Pirolisis merupakan metode termokimia yang mengubah biomassa menjadi bio-oil, biochar, dan gas pirolitik, dengan suhu yang bervariasi yang memengaruhi karakteristik produk. Namun, kualitas bio char dan bio-oil yang dihasilkan bergantung pada parameter proses, khususnya suhu pirolisis, yang memengaruhi nilai kalor, kadar FTIR, kadar pH, Total Dissolved Solids (TDS), dan kadar alkohol. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi suhu pirolisis terhadap karakteristik bio-char dan bio-oil yang berasal dari limbah batang tembakau untuk mengoptimalkan pemanfaatannya sebagai bahan bakar alternatif. Percobaan dilakukan dengan menggunakan suhu pirolisis 290°C, 390°C, dan 490°C selama 60 menit, diikuti dengan analisis sifat bio-char dan bio-oil melalui pengukuran nilai kalor, kadar FTIR, pH, TDS, dan kadar alkohol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan suhu pirolisis menyebabkan peningkatan nilai kalor yang terkandung pada batangt tembakau. untuk kandungtan FTIR mendapatkan gugus fungsi yangt sedikit meningtkat. Peningkatan suhu pirolisis menyebabkan peningtkatan keasaman dalam bio-oil, sehingga membatasi penerapannya pada mesin konvensional tetapi membuatnya cocok untuk pembakaran langsung dalam boiler. Kadar TDS meningkat hingga 390°C sebelum sedikit menurun pada suhu 490°C, yang menunjukkan degradasi termal senyawa terlarut pada suhu yang lebih tinggi. Selain itu, kandungan alkohol dalam bio-oil menurun seiring dengan peningkatan suhu pirolisis akibat volatilitas yang lebih besar pada tingkat panas yang lebih tinggi. Penelitian ini memberikan wawasan tentang karakteristik bio-oil dari pirolisis batang tembakau, yang berfungsi sebagai referensi untuk mengoptimalkan teknologi konversi biomassa untuk aplikasi energi yang lebih efisien dan berkelanjutan
PENGARUH KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS DAN LINGKUNGAN KERJTERHADAP KINERJA MELALUI PRESTASI KERJA PEGAWAI DI PEMERINTAH KECAMATAN KALIWATES KABUPATEN JEMBER
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan demokratis dan
lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Kecamatan Kaliwates, serta peran prestasi kerja
sebagai variabel intervening. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode
survei dan penyebaran kuesioner kepada pegawai di lingkungan Kecamatan Kaliwates. Analisis
data dilakukan dengan teknik statistik inferensial untuk menguji hubungan langsung maupun
tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan demokratis
dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu,
prestasi kerja berperan sebagai variabel intervening yang memperkuat pengaruh kedua faktor
tersebut terhadap peningkatan kinerja pegawai. Temuan ini menyoroti pentingnya penerapan
gaya kepemimpinan yang partisipatif dan pengelolaan lingkungan kerja yang kondusif guna
mendorong prestasi kerja, sehingga kinerja pegawai dapat meningkat secara optimal. Penelitian
ini merekomendasikan perlunya peningkatan kualitas kepemimpinan dan pengelolaan
lingkungan kerja disertai upaya pengembangan prestasi kerja pegawai agar tercapai pelayanan
publik yang prima di Kecamatan Kaliwates.
Kata kunci: Kepemimpinan Demokratis, Lingkungan Kerja, Prestasi Kerja, Kinerja Pegawai,
vii
ABSTRAK
This study aims to analyze the influence of democratic leadership and the work environment on
employee performance in Kaliwates District, as well as the role of job performance as an
intervening variable. The study used a quantitative approach, using a survey method and
distributing questionnaires to employees in Kaliwates District. Data analysis was conducted
using inferential statistical techniques to test the direct and indirect relationships between
variables. The results indicate that democratic leadership and the work environment have a
positive and significant effect on employee performance. Furthermore, job performance acts as
an intervening variable, strengthening the influence of both factors on improving employee
performance. These findings highlight the importance of implementing a participatory
leadership style and managing a conducive work environment to encourage work performance,
thus optimally improving employee performance. This study recommends improving the quality
of leadership and work environment management, along with efforts to develop employee
performance, to achieve excellent public service in Kaliwates District.
Keywords: Democratic Leadership, Work Environment, Job Performance, Employee
Performance
vii