Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
19650 research outputs found
Sort by
IDENTIFIKASI, SOLUSI, DAN EDUKASI PENYAKIT TANAMAN PADI YANG DISEBABKAN OLEH BAKTERI DAN JAMUR MENGGUNAKAN METODE CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK (CNN)
Beras merupakan salah satu makanan utama yang banyak dikonsumsi secara global, termasuk di Indonesia, yang menghadapi tantangan dalam meningkatkan produksi beras akibat serangan penyakit pada tanaman padi. Penyakit seperti Bacterial Leaf Blight dan Brown Spot dapat menyebabkan kehilangan hasil panen yang signifikan. Oleh karena itu, diperlukan sistem untuk mendeteksi dan mengklasifikasikan penyakit pada tanaman padi secara otomatis. Penelitian ini mengembangkan model klasifikasi penyakit padi menggunakan metode Convolutional Neural Networks (CNN) dengan arsitektur MobileNetV3 untuk perangkat mobile. Fokus utama pada penelitian ini pada optimalisasi tahap pre-processing dengan teknik foreground extraction dan penerapan metode k-fold cross-validation untuk memaksimalkan performa model. Data yang digunakan dari dataset publik Kaggle, eksperimen dilakukan dengan menerapkan teknik k-fold (k=10) untuk memastikan evaluasi model yang lebih andal. Hasil terbaik diperoleh pada niai k=1, dengan akurasi mencapai 98% dan nilai loss sebesar 0.02, menunjukkan bahwa model yang dikembangkan memiliki performa yang sangat baik dalam mengklasifikasi penyakit pada tanaman padi. Diharapkan, sistem ini dapat membantu petani dalam mendiagnosis penyakit secara cepat, tepat, dan efisien guna meningkatkan produktivitas pertanian
Pengaruh Big Five Personality Terhadap Subjective Well-being Pada Gen Z
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Big Five Personality terhadap Subjetive Well-being pada individu gen z usia dewasa awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 386 individu gen z yang dalam rentang usia dewasa awal (18-25 tahun) dan menggunakan teknik analisis regresi bergandaHasil uji hipotesis menunjukkan bahwa Big Five Personality secara simultan berpengaruh signifikan terhadap subjective well-being (F =34.138; p<0.05), dengan kontribusi sebesar 31% (R² = 0.310). Secara parsial, dimensi Extraversion, Openness to Experience, dan Neuroticism berpengaruh signifikan terhadap subjective well-being, sedangkan Agreeableness dan Conscientiousness tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap subjective well-being. Dalam konteks Gen Z, kepribadian menjadi kerangka utama dalam memaknai pengalaman hidup di tengah tekanan sosial, digitalisasi, dan krisis identitas yang menjadi tantangan yang dihadapi oleh gen z, sehingga karakteristik kepribadian Gen z akan membentuk respon-respon tertentu dalam menanggapi peristiwa yang dihadapiTemuan ini menunjukkan bahwa kepribadian berperan penting dalam membentuk evaluasi individu terhadap kehidupan Gen z, baik secara kognitif maupun afektif
HUBUNGAN PEMENUHAN FUNGSI SOSIALISASI KELUARGA DENGAN PERILAKU BULLYING PADA REMAJA DI SMP NEGERI 1 TAPEN BONDOWOSO
Bullying menjadi salah satu bentuk perilaku agresif yang marak terjadi di kalangan
remaja dan dapat berdampak buruk secara psikologis maupun sosial. Fungsi
sosialisasi keluarga memiliki peranan penting dalam pembentukan perilaku sosial
remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemenuhan
fungsi sosialisasi keluarga dengan perilaku bullying pada remaja di SMP Negeri 1
Tapen Bondowoso. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan
cross sectional, melibatkan 180 responden siswa kelas VII dan VIII dengan teknik
pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Instrumen pengumpulan data
berupa kuesioner, dan analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil
penelitian menunjukkan data jenis kelamin mayoritas laki-laki (51,1%), usia
terbanyak yaitu 14 tahun (37,2%), frekuensi kelas 8 dengan 55%, ditemukannya
pemenuhan fungsi sosialisasi keluarga baik (95,6%), perilaku bullying ringan
(85,6%) dan menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pemenuhan
fungsi sosialisasi keluarga dengan perilaku bullying pada remaja dengan nilai p
value 0,016 < 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa keluarga yang menjalankan
fungsi sosialisasi dengan baik dapat mempengaruhi kecenderungan remaja untuk
tidak melakukan perilaku bullying. Selain itu, penelitian ini memiliki implikasi
berupa pentingnya peran perawat dalam mengedukasi keluarga agar lebih optimal
dalam menjalankan fungsi sosialisasi guna mencegah perilaku menyimpang pada
remaja. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemenuhan fungsi sosialisasi
keluarga yang baik dapat menurunkan potensi perilaku bullying pada remaja. Oleh
karena itu, disarankan agar tenaga kesehatan khususnya perawat, dapat
mengembangkan program penyuluhan dan intervensi keluarga dalam upaya
pencegahan perilaku bullying sejak dini
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING KADAR OKSIGEN DENYUT NADI DAN SUHU TUBUH UNTUK KEBUGARAN MENGGUNAKAN SENSOR MAX30100 DAN LM 35 BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT)
Kesehatan dan kebugaran merupakan aspek fundamental yang memerlukan pemantauan rutin terhadap tanda-tanda vital tubuh. Menyadari pentingnya hal ini, penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) untuk mengukur kadar oksigen (SpO₂), denyut nadi, dan suhu tubuh secara real-time. Sistem ini diimplementasikan menggunakan sensor MAX30100 dan LM35, dengan mikrokontroler NodeMCU ESP8266 yang memproses dan mengirimkan data ke platform aplikasi Blynk serta menampilkannya pada layar OLED.Hasil pengujian perangkat keras menunjukkan sistem bekerja dengan tingkat kesalahan yang wajar untuk aplikasi non-medis. Sensor MAX30100 menunjukkan tingkat error antara 1,02% hingga 4,04% untuk pengukuran SpO₂ dan 3,82% hingga 7,69% untuk denyut nadi. Sensor suhu LM35 mencatat tingkat error terendah sebesar 1,05% saat subjek beraktivitas. Kestabilan sistem didukung oleh mikrokontroler NodeMCU ESP8266 yang berfungsi optimal dengan error output maksimal hanya 0,4% , dan data berhasil ditampilkan pada aplikasi Blynk dengan jeda 2-3 detik. Analisis data dilakukan pada empat subjek yang diuji selama lima hari dengan skenario aktivitas berbeda push up, lari, sit up, dan istirahat. Pengujian ini menunjukkan kemampuan sistem untuk mengevaluasi respons fisiologis yang berbeda, di mana Orang ke-4 (subjek yang beristirahat) diidentifikasi sebagai yang paling bugar. Indikator utamanya adalah kadar oksigen yang secara konsisten tertinggi (rata-rata 94-95%) dan detak jantung yang paling rendah (rata-rata 113-121 BPM), yang menandakan efisiensi kardiorespiratori yang lebih unggul. Kesimpulannya, penelitian ini berhasil merealisasikan sebuah prototipe sistem monitoring kebugaran yang fungsional, terintegrasi, dan dapat diandalkan untuk mengevaluasi tingkat kebugaran berdasarkan respons tubuh terhadap aktivitas fisik untuk penggunaan non-medi
PENGARUH BRAND TRUST, BRAND EXPERIENCE, DAN E-WOM TERHADAP KEPUTUSAN PENGGUNAAN APLIKASI DANA (Studi Kasus Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember)
Di era digital ini, aplikasi dompet digital (E-Wallet) seperti DANA semakin populer sebagai alat pembayaran dan transaksi keuangan. Persaingan di antara penyedia E-Wallet sangat ketat, sehingga pengalaman merek (Brand Trust, Brand Experience, Dan E-Wallet) yang menjadi faktor penting yang memengaruhi keputusan pilihan konsumen menggunakan aplikasi tertentu.
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dampak dari pengaruh Brand Trust, Brand Experience, dan E-Wom terhadap Keputusan Penggunaan Aplikasi Dana, dengan fokus pada studi kasus mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 133 responden, di mana teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan teknik metode Proportional
Sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang dibagikan kepada responden. Untuk analisis data, penelitian ini menerapkan uji instrumen, asumsi klasik, regresi linier berganda, pengujian hipotesis, dan koefisien determinasi R2. Hasil analisis yang diperoleh menunjukkan bahwa Brand Trust, Brand Experience, dan E-Wom memiliki dampak positif dan signifikan terhadap Keputusan Penggunaan Aplikasi Dana. hasil pengujian koefisien determinasi R2 yaitu tingkat sumbangan pengaruh sebesar 89% dan 11% variabel diluar penelitian meliputi desain aplikasi, kemudahan penggunaan, aksesbilitas dan kepuasan pelanggan.
Kata Kunci : Brand Trust, Brand Experience, E-Wom, Keputusan Penggunaan
Hubungan Peran Keluarga dengan Perilaku Pencegahan Online Children Sexual Ekploitation And Abuse (OCSEA) Pada Remaja di SMAN 2 Jember
Abstrak
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER
PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
Skripsi, Juli 2025
Devi Nila Belinda Putri
Hubungan Peran Keluarga dengan Perilaku Pencegahan Online Children Sexual
Ekploitation And Abuse (OCSEA) Pada Remaja di SMAN 2 Jember
Xvi+ 85 hlm+ 5 tabel+ 2 bagan+ 12 lampiran
Pendahuluan: Perkembangan remaja yang pesat secara fisik, psikologis, dan
sosial menjadikan mereka rentan terhadap eksploitasi dan kekerasan seksual
daring Online Children Sexual Exploitation and Abuse (OCSEA). Keluarga
memegang peran sentral dalam memberikan dukungan, pengawasan, dan
pendidikan sebagai upaya pencegahan OCSEA. Tujuan: Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis hubungan peran keluarga dengan perilaku pencegahan
OCSEA pada remaja di SMAN 2 Jember. Metode: Penelitian ini menggunakan
desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Responden dalam
penelitian ini berjumlah 219 remaja kelas X dan XI di SMAN 2 Jember yang
berusia 15–17 tahun. Pemilihan responden dilakukan melalui teknik purposive
sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstandar mengenai peran
keluarga dan perilaku pencegahan OCSEA. Hasil: Sebagian besar responden
menunjukkan peran keluarga dan perilaku pencegahan OCSEA pada kategori
cukup hingga baik. Terdapat hubungan yang signifikan antara peran keluarga
dengan perilaku pencegahan OCSEA (p < 0,05). Diskusi: Keterlibatan keluarga
dalam pengawasan, komunikasi, dan edukasi keamanan digital berkontribusi
terhadap kesiapan remaja dalam menghadapi risiko OCSEA. Intervensi berbasis
keluarga dapat menjadi strategi pencegahan yang efektif dalam membentuk
perilaku adaptif remaja di era digital.
Kata Kunci: Peran Keluarga, Remaja, OCSEA, Perilaku Pencegahan
Referensi : 33 (2019–2024
PENGARUH VARIASI WAKTU PERENDAMAN BAJA ST-41 DALAM LARUTAN EKSTRAK KULIT MANGGIS TERHADAP LAJU KOROSI
Korosi merupakan salah satu kendala utama dalam penggunaan logam, khususnya baja ST-41 yang banyak diaplikasikan dalam bidang industri. Upaya untuk mengatasi permasalahan ini salah satunya dilakukan melalui pemanfaatan inhibitor alami, seperti ekstrak kulit manggis, yang dinilai lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi waktu perendaman baja ST-41 dalam larutan ekstrak kulit manggis terhadap laju korosi, serta untuk mengamati perubahan morfologi permukaan logam menggunakan metode SEM. Penelitian dilakukan dengan merendam spesimen baja dalam larutan ekstrak kulit manggis selama 10, 20, 30, dan 40 menit, kemudian dilanjutkan dengan perendaman dalam air hujan selama satu bulan. Laju korosi dianalisis menggunakan metode gravimetri, sedangkan pengamatan permukaan logam dilakukan melalui Scanning Electron Microscope (SEM). Berdasarkan hasil pengujian, diperoleh data bahwa semakin lama waktu perendaman, semakin rendah laju korosi yang terjadi. Nilai laju korosi tertinggi tercatat pada sampel tanpa perendaman (42,33 mpy), dan terendah pada perendaman selama 40 menit (8,46 mpy). Efisiensi inhibitor juga menunjukkan peningkatan, dengan efisiensi tertinggi sebesar 80.01% pada waktu perendaman terlama. Hasil pengamatan SEM menunjukkan bahwa pembentukan lapisan pelindung pada permukaan logam lebih optimal seiring meningkatnya waktu perendaman
Pengaruh Penggunaan Teknologi Akuntansi dan Literasi Keuangan terhadap Kinerja Keuangan UMKM di Kabupaten Jember
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan teknologi akuntansi dan literasi keuangan terhadap kinerja keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Jember pada tahun 2024. UMKM dipilih karena perannya yang signifikan dalam perekonomian, namun masih menghadapi kendala pada pencatatan keuangan dan pemanfaatan teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melalui penyebaran kuesioner kepada 93 pelaku UMKM yang memenuhi kriteria penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan uji t untuk mengetahui pengaruh parsial masing-masing variabel, uji F untuk mengetahui pengaruh simultan, serta koefisien determinasi (R²) untuk melihat besarnya kontribusi variabel independen terhadap kinerja keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi akuntansi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM, sedangkan literasi keuangan tidak berpengaruh signifikan. Sementara itu, hasil uji F menunjukkan bahwa penggunaan teknologi akuntansi dan literasi keuangan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM. Temuan ini memberikan gambaran bahwa optimalisasi penerapan teknologi akuntansi dengan dukungan peningkatan literasi keuangan dapat memperkuat kinerja keuangan UMKM secara lebih menyeluruh
HUBUNGAN STRESS AKADEMIK DENGAN KUALITAS TIDUR SANTRI NURUL ISLAM JEMBER
Stres akademik merupakan tekanan psikologis yang muncul akibat tuntutan belajar, beban tugas, dan ekspektasi nilai yang tinggi. Salah satu dampaknya adalah gangguan kualitas tidur, karena stres dapat memicu pelepasan hormon kortisol, epinefrin, dan norepinefrin yang mengganggu sistem saraf dan siklus tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres akademik dan kualitas tidur pada santri kelas 10 dan 11 di Pondok Pesantren Nurul Islam Jember. Populasi penelitian berjumlah 284 santri, dengan jumlah sampel sebanyak 155 santri yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan meliputi skala stres akademik ESSA berdasarkan teori Sun, Dunne, dan Hou (2013) dengan validitas 0,680 dan reliabilitas 0,766, serta skala kualitas tidur berdasarkan Sleep Quality Scale (Yi, Shin, & Shin, 2006) yang telah dimodifikasi sesuai konteks santri dengan validitas 0,522 dan reliabilitas 0,774. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara stres akademik dengan kualitas tidur (p = 0,000 < 0,05) dengan nilai korelasi sebesar 0,505. Artinya, semakin tinggi tingkat stres akademik yang dialami santri, maka semakin buruk kualitas tidurnya. Hasil ini menunjukkan bahwa stres akademik merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi rendahnya kualitas tidur santri
ANALISIS YURIDIS TERHADAP E - COMMERCE YANG TIDAK TERDAFTAR DALAM PENYELENGGARA SISTEM ELEKTRONIK (Studi Kasus Pemblokiran Aplikasi "TEMU" oleh Kementrian Informasi dan Digital Republik Indonesia)
Penelitian ini bertujuan menganalisis kriteria legalitas operasional e commerce di Indonesia, menguji kesesuaian operasional aplikasi TEMU dengan regulasi nasional, serta menilai keabsahan tindakan pemblokiran yang dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan kasus (case approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa e commerce di Indonesia wajib memenuhi kriteria legalitas, antara lain terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE), mematuhi prinsip persaingan usaha sehat, serta memiliki sistem keamanan data yang optimal. TEMU tidak memenuhi kewajiban pendaftaran sebagai PSE dan menerapkan model bisnis Direct to Consumer (D2C) yang berpotensi memicu persaingan usaha tidak sehat serta mengancam keberlangsungan UMKM. Berdasarkan UU ITE dan peraturan turunannya, pemblokiran yang dilakukan pemerintah terhadap TEMU merupakan langkah preventif yang sah dan proporsional untuk melindungi kepentingan nasional. Hal menegaskan perlunya penguatan mekanisme geo-blocking, koordinasi lintas instansi, dan edukasi publik mengenai risiko penggunaan aplikasi ilegal. Oleh karena itu, perlunya penerapan kebijakan pemblokiran penuh bagi PSE yang tidak terdaftar, penyusunan regulasi yang lebih detail terkait model bisnis D2C lintas negara, dan efektivitas penegakan hukum di sektor e-commerce