Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
19650 research outputs found
Sort by
Pengaruh Pelatihan Kewirausahaan, Keterampilan Wirausaha, dan Komitmen Individual terhadap Kinerja Pelaku UMKM Food & Beverage di Jember
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menganalisis pengaruh Pelatihan
Kewirausahaan, Keterampilan Wirausaha, dan Komitmen Individual Terhadap Kinerja Pelaku
UMKM Food & Beverage di Jember. Penelitian ini berfokus pada identifikasi kinerja pelaku
UMKM. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan menggunakan analisis regresi untuk
menguji hubungan antara variabel independen (Pelatihan Kewirausahaan, Keterampilan
Wirausaha, dan Komitmen Individual) dan variabel dependen (Kinerja Pelaku). Pelaku UMKM
Food & Beverage di Jember dipilih sebagai objek penelitian dikarenakan sesuai dengan
permasalahan penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner (google form) kepada pelaku
UMKM Food & Beverage Jember dan akan dianalisis menggunakan SPSS versi 25. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa Pelatihan Kewirausahaan secara positif dan signifikan
mempengaruhi Kinerja Pelaku dengan t hitung sebesar 6,410 yang lebih besar dari t tabel yaitu
1,975 dan tingkat signifikasi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05, Keterampilan Wirausaha juga
berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pelaku dengan t hitung sebesar 8,974 yang
lebih besar dari t tabel 1,975 dan tingkat signifikasi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05 dan
Komitmen Individual berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pelaku dengan t
hitung sebesar 5,214 yang lebih besar dari t tabel 1,975 dan tingkat signifikasi 0,000 yang lebih
kecil dari 0,05. Selain variabel yang diteliti, hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga
variabel hanya mampu menjelaskan kinerja pelaku UMKM sebesar 47,1%, yang berarti masih
terdapat 53,9% variabel lain yang juga berpotensi memengaruhi kinerja pelaku UMKM, seperti
seperti locus of control, self-efficacy, dan penggunaan teknologi e-commerce. Oleh karena itu,
penelitian selanjutnya disarankan untuk mempertimbangkan faktor-faktor tersebut guna
memperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh terhadap kinerja UMKM.
Kata Kunci: Pelatihan Kewirausahaan, Keterampilan Wirausaha, Komitmen Individua
PENGEMBANGAN HANDOUT BERBASIS AUGMENTED REALITY (AR) MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA UNTUK KELAS XI SMA
Pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pembelajaran yang berbasis teknologi. Namun, penerapan pembelajaran Biologi, khususnya pada materi sistem ekskresi yang bersifat abstrak
dan sulit diamati secara langsung, masih belum banyak memanfaatkan teknologi interaktif. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil need assessment yang menunjukkan bahwa seluruh guru mengalami kendala dalam penyampaian materi
akibat terbatasnya media visual, dan sebanyak 66,66% guru belum pernah menggunakan animasi 3D. Selain itu 77,14% peserta didik menganggap materi sistem ekskresi sebagai materi yang sulit. Oleh karena itu, perlu dikembangkan
media pembelajaran seperti handout berbasis Augmented Reality (AR) materi sistem ekskresi manusia untuk membantu peserta didik memahami materi dan mencapai dapat ketuntasan hasil belajar.
Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian pengembangan. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2025 di SMA Muhammadiyah 3 Jember. Subjek pada penelitian ini yaitu 3 validator ahli dan peserta didik kelas XI SMA
Muhammadiyah 3 Jember. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat validitas, hasil belajar peserta didik, dan kepraktisan dari Handout berbasis Augmented Reality (AR) yang dikembangkan pada materi sistem ekskresi manusia untuk kelas XI SMA. Penelitian yang dilakukan menggunakan lima tahap pengembangan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Instrumen yang digunakan angket need assessment guru & peserta didik, angket validasi ahli, tes dalam bentuk post-test, serta angket respon peserta didik. Data yang didapatkan akan dianalisis untuk mengetahui validitas produk, hasil belajar peserta didik, dan kepraktisan media setelah menggunakan Handout berbasis Augmented Reality (AR) materi sistem ekskresi manusia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Handout berbasis Augmented Reality (AR) materi sistem ekskresi manusia yang dikembangkan memiliki tingkat validitas dengan presentase rata-rata ahli 85,44% dengan kategori sangat valid. Media ini juga terbukti dapat membantu ketuntasan hasil belajar peserta didik dengan persentase 82,75%, serta dinyatakan sangat praktis berdasarkan uji kepraktisan yang memperoleh nilai sebesar 91,45% dengan kategori sangat praktis. Peneliti selanjutnya disarankan menyempurnakan handout berbasis AR dengan menambahkan organ ekskresi lain seperti paru-paru, kulit, dan hati agar visualisasi lebih lengkap. Penggunaan AR sebaiknya menggunakan file yang ringan, tidak
membebani memori perangkat, dan dapat diakses tanpa aplikasi tambahan. Objek organ juga perlu dibuat interaktif dengan fitur perputaran 360 derajat, serta dapat diamati dari berbagai sudut melalui tampilan di smartphone
EVALUASI REVITALISASI KEBUTUHAN LAHAN PARKIR TERMINAL TAWANG ALUN DI KABUPATEN JEMBER
Salah satu pusat moda transportasi di Kabupaten Jember adalah Terminal Tawang Alun. Pada jam-jam tertentu, parkir kendaraan roda dua biasanya penuh. Akibat terbatasnya lahan parkir sehingga, tempat yang seharusnya bebas dari kendaraan menjadi tempat parkir dadakan karena keterbatasan lahan parkir. Hal ini, perlu adanya penelitian yang dapat mengetahui karakteristik parkir di area parkir Terminal Tawang Alun Jember, dan mengetahui kebutuhan lahan parkir Tawang Alun Jember dalam 5 tahun mendatang. Menurut penelitian yang telah dilakukan, karakteristik parkir motor dan mobil pada Terminal Tawang Alun Jember dapat disimpulkan volume parkir, akumulasi parkir, durasi parkir, pergantian parkir, indeks parkir. Presentase yang didapat pada kendaraan mobil 44 % dan kendaraan motor 68%. Kebutuhan parkir motor dan mobil pada Terminal Tawang Alun Jember yaitu, motor 108 m2 dan pada mobil 188 m2 yang dibutuhkan. Prediksi kebutuhan parkir jumlah kendaraan motor telah mencapai 73 kendaraan dan jumlah petak parkir telah meningkat, jumlah kendaraan motor akan menjadi tidak mencukupi dalam 5 tahun mendatang. Saat ini, 53 petak yang tersedia. Sedangkan, untuk kendaraan mobil masih mencukupi pada 5 tahun mendatang karena mencapai 15 kendaraan dan jumlah petak parkir saat ini 17 yang tersedia
SURVEY KETERANPILAN TEKNIK DASAR PERMAINAN SEPAK BOLA PADA PEMAIN PERSEBES JUNIOR WIROWONGSO
Sepak bola adalah jenis olahraga di mana dua tim bermain dengan sebelas pemain
masing-masing. Tujuannya adalah memasukkan bola ke gawang tim lawan dan mencetak gol.
Permainan ini membutuhkan keterampilan individu dan kerja tim yang kuat Dalam sepakbola,
penguasaan teknik dasar sangat penting untuk meningkatkan performa pemain. Teknik-teknik
dasar seperti menggiring bola (dribbling), mengumpan (Passing), menendang (Shooting),
menyundul (Heading), dan lemparan ke dalam (Throw-in) adalah komponen penting dalam
pembentukan pemain yang berkualitas.Penelitian deskriptif kuantitatif ini menggunakan
pendekatan survei untuk mengumpulkan data dari subjek dalam populasi tertentu. Tes dan
pengukuran digunakan untuk mengumpulkan data, dan hasilnya disajikan dalam bentuk angka
yang dapat dianalisis secara objektif. Untuk teknik dasar lainnya, seperti dribbling, shooting, dan
heading, rata-ratanya adalah 3,64, 3,27, dan 3,45, masing-masing dengan standar deviasi 0,47
hingga 0,52. Dengan mempertimbangkan kriteria kategori penilaian, dapat disimpulkan bahwa
kemampuan teknik dasar pemain Persebes Junior Wirowongso secara umum berada dalam
kategori "Baik", kecuali untuk teknik shooting dan throw-in, yang masih berada dalam kategori
"cukup” perlu dilakukan latihan lebih intensif dan terfokus pada teknik yang masih
lemah.Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pelatih dan pembina klub
untuk menyusun program latihan yang lebih tepat sasaran guna meningkatkan kemampuan
teknik dasar para pemain muda
PENGARUH PENERAPAN GREEN ACCOUNTING, LEVERAGE DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Dan Kimia Yang Terdaftar di BEI Periode 2019-2023)
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh green accounting, leverage, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan, baik secara parsial maupun simultan. Objek penelitian adalah perusahaan manufaktur sektor industri dan kimia yang terdaftar di BEI periode 2019–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling dan jumlah sampel sebanyak 245 data observasi. Analisis data dilakukan dengan metode regresi linier berganda menggunakan bantuan SPSS versi 26.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa green accounting, leverage, dan profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini mendukung teori legitimasi, stakeholder, dan sinyal, yang menjelaskan bahwa praktik keberlanjutan, pengelolaan keuangan yang sehat, dan profitabilitas tinggi dapat meningkatkan kepercayaan investor dan memperkuat nilai perusahaan
STUDI PERSEPSI MAHASISWA AKUNTANSI TERHADAP PROFESIONALISME DOSEN AKUNTANSI DI PERGURUAN TINGGI KABUPATEN JEMBER
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa terhadap profesionalisme dosen akuntansi di perguruan tinggi di Kabupaten Jember, dengan fokus pada tiga variabel utama: knowledge, skill, dan attitude. Data dikumpulkan melalui kuesioner online yang disebarkan kepada 79 mahasiswa dari empat perguruan tinggi. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel knowledge dan attitude memiliki pengaruh signifikan terhadap profesionalisme dosen, sementara variabel skill tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 19,9% menunjukkan bahwa model ini dapat menjelaskan sebagian kecil dari variabilitas dalam persepsi mahasiswa, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi mahasiswa terhadap profesionalisme dosen, khususnya dalam konteks pendidikan akuntansi. Keterbatasan penelitian meliputi cakupan wilayah yang terbatas dan tidak adanya observasi langsung, sehingga penelitian lanjutan disarankan untuk memperluas populasi serta mempertimbangkan variabel tambahan. Implikasi praktis dari penelitian ini mencakup pentingnya pelatihan dosen untuk meningkatkan pengetahuan dan etika profesional dalam rangka menciptakan pengalaman belajar yang lebih baik bagi mahasiswa
Analisis Yuridis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 6/PUU-XXII/2024 Terkait Persyaratan Pengangkatan Jaksa Agung
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mengetahui persesuaian antara dasar pertimbangan dengan amar putusan Hakim MK dalam memutuskan putusan No. 6/PUUXXII/2024 terkait larangan menjabat Jaksa Agung dari pengurus Partai Politik. Putusan tersebut mengabulkan sebagian permohonan dari pemohon dalam petitumnya, dimana pemohon meminta agar anggota partai politik dilarang diangkat menjadi jaksa agung sekurang-kurangnya 5 tahun sebelum diangkat, akan tetapi Hakim MK memutuskan bahwa hanya pengurus partai politik
yang diharuskan keluar dari kepengurusannya apabila ia akan diangkat menjadi jaksa agung. Sehingga peneliti tertarik untuk melakukan penelitian ini. Peneliti menggunakan jenis penelitian yuridis normatif dengan metode pendekatan menggunakan peraturan perundangan, konseptual dan kasus. Adapun hasil dari penelitian ini yakni Secara keseluruhan, Putusan MK Nomor 6/PUU-XXII/2024 memperlihatkan kontradiksi antara semangat independensi penegakan hukum dan amar putusan yang memungkinkan adanya intervensi politik secara terselubung. Inkonsistensi logika hukum, penggunaan penafsiran ambigu, serta tindakan merumuskan norma
baru menunjukkan bahwa dalam kasus ini, Mahkamah Konstitusi telah keluar dari prinsip Judicial Restraint yang menjadi batas fungsional lembaga peradilan. Putusan ini berpotensi
menjadi preseden yang melemahkan integritas institusi penegak hukum dan menciderai prinsip-prinsip negara hukum yang berkeadilan dan bebas dari kepentingan politi
PENERAPAN METODE TOREFAKSI PADA TEMPERATUR 300℃ DALAM PEMBUATAN BIOPELET SEKAM PADI
Kebutuhan energi global yang terus meningkat serta keterbatasan sumber energi
fosil mendorong pencarian sumber energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan.
Salah satu biomassa potensial yang melimpah di Indonesia adalah sekam padi,
limbah pertanian yang selama ini belum dimanfaatkan optimal. Penelitian ini
bertujuan untuk memanfaatkan sekam padi sebagai bahan baku biopelet melalui
penerapan metode torefaksi pada temperatur 300°C, dengan penambahan zeolit
alam sebagai aditif dan tepung tapioka sebagai bahan perekat. Penelitian dilakukan
secara eksperimental, menggunakan variasi ukuran mesh sekam padi (60 dan 80)
serta komposisi zeolit sebesar 0%, 5%, 10%, dan 15% terhadap berat total
campuran. Biopelet yang dihasilkan diuji untuk menentukan kadar air, nilai kalor
menggunakan bomb calorimeter, serta laju pembakaran. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa penambahan zeolit berpengaruh signifikan terhadap
karakteristik biopelet. Kadar air terendah diperoleh pada sampel CM8 (sekam padi
mesh 80 dengan 7,5 gram zeolit) sebesar 7%, yang menunjukkan peningkatan
kestabilan penyimpanan biopelet. Namun, peningkatan kadar zeolit menyebabkan
penurunan nilai kalor, di mana nilai terendah tercatat pada sampel CM8 dengan
nilai kalor 2370,42 cal/gram. Laju pembakaran tertinggi juga terdapat pada sampel
CM8 dengan kecepatan nyala api 0,15 g/detik dan waktu pembakaran 5,39 menit.
Data menunjukkan bahwa semakin kecil ukuran mesh sekam padi dan semakin
banyak campuran zeolit, maka kadar air cenderung menurun, nilai kalor menurun,
sedangkan laju pembakaran meningkat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
biopelet berbasis sekam padi memiliki potensi sebagai sumber energi alternatif
yang ramah lingkungan, meskipun perlu optimalisasi campuran komposisi untuk
menjaga keseimbangan antara nilai kalor tinggi dan kestabilan pembakaran. Hasil
penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan bioenergi
berbasis biomassa lokal, mendukung kebijakan energi nasional, serta mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosi
STUDI PERBANDINGAN TINGKAT KELAYAKAN PENGGUNAAN PONDASI RAKIT (RAFT FOUNDATION) DENGAN ASUMSI KEKAKUAN PLAT PONDASI SECARA RIGID DAN FLEXIBLE (STUDI KASUS : STRUKTUR PONDASI GEDUNG RUANG KELAS BARU YAYASAN AT-TAQWA BONDOWOSO, KAB. BONDOWOSO)
Pondasi merupakan elemen penting dalam struktur bangunan yang berfungsi menyalurkan beban ke tanah pendukung secara aman dan stabil. Pada kondisi tanah dengan daya dukung rendah, pondasi rakit menjadi alternatif efektif karena kemampuannya mendistribusikan beban secara merata. Berdasarkan data hasil pengujian Cone Penetration Test (CPT) yang menunjukkan adanya variasi sifat tanah, diperlukan analisis kelayakan yang tepat. Penelitian tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui daya dukung tanah serta melakukan perbandingan tingkat kelayakan pondasi rakit berdasarkan asumsi kekakuan pelat pondasi secara rigid dan flexible. Hasil menunjukkan beban total (Qtotal) pada rigid sebesar 1082,03 t/m dan flexible 1052,19 t/m. Tekanan dasar pondasi (q₀) masing-masing sebesar 1,65 t/m² dan 1,61 t/m². Daya dukung ultimit (qᵤ) dan ijin (qizin) untuk rigid sebesar 4,65 t/m² dan 1,66 t/m², sedangkan flexible sebesar 4,60 t/m² dan 1,64 t/m². Nilai penurunan elastis (Se) pada keduanya sama, yaitu 0,05 m. Distribusi tegangan pada rigid lebih merata, tetapi asumsi flexible lebih direkomendasikan karena lebih efektif dalam mengontrol penurunan dan tetap memenuhi syarat teknis. Penggunaan tie beam pada asumsi flexible juga terbukti meningkatkan kestabilan dan kekakuan sistem pondasi secara keseluruhan
Implementasi pemberian asi sebagai penanganan hiperbilirubinemia pada bayi BBLR fi ruang perinatologi RSUD dr. H Koesnadi Bondowoso
Latar Belakang: Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu
kelompok neonatus yang rentan mengalami hiperbilirubinemia akibat imaturitas fungsi hati dan lambatnya motilitas usus. Hiperbilirubinemia dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk ensefalopati bilirubin, apabila tidak ditangani secara tepat. Salah satu metode non-invasif yang efektif dalam menangani
hiperbilirubinemia adalah pemberian Air Susu Ibu (ASI), yang mampu
mempercepat eliminasi bilirubin melalui feses dan urin. Metode: Penelitian menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah bayi BBLR dengan hiperbilirubinemia yang memenuhi kriteria inklusi.
Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan telaah
dokumentasi medis. Asuhan keperawatan difokuskan pada lima tahap: pengkajian,
diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi, dengan intervensi utama berupa
pemberian ASI secara intensif. Hasil: Setelah dilakukan intervensi ASI sebanyak
12 kali per 24 jam selama 2x24 jam, kadar bilirubin total bayi menurun drastis
dari 16,27 mg/dL menjadi 2,79 mg/dL. Selain itu, terjadi perbaikan klinis
signifikan, seperti peningkatan refleks hisap, frekuensi BAB, dan warna kulit
yang kembali normal. Hasil ini menunjukkan bahwa ASI berperan penting dalam
menurunkan kadar bilirubin secara fisiologis dan mendukung pemulihan bayi
BBLR. Kesimpulan: Pemberian ASI merupakan intervensi keperawatan yang
efektif, aman, dan fisiologis dalam penatalaksanaan hiperbilirubinemia pada bayi
BBLR. ASI tidak hanya memenuhi kebutuhan nutrisi, tetapi juga berfungsi
sebagai terapi suportif yang mempercepat ekskresi bilirubin, sehingga
direkomendasikan sebagai strategi utama dalam tatalaksana hiperbilirubinemia
neonatal ringan hingga sedang.
Kata Kunci: Bayi Berat Lahir Rendah; Hiperbilirubinemia; AS;, Asuhan Keperawatan;
Neonatus