Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
19650 research outputs found
Sort by
Hubungan Resiliensi dengan Kualitas Hidup pada Pasien Gagal Ginjal Kronik di RSD dr. Soebandi Jember
Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan penyakit yang memerlukan pengobatan jangka panjang dan dapat berdampak terhadap kualitas hidup. Masalah klinis dan komplikasi yang ditimbulkan oleh gagal ginjal kronik berdampak negatif terhadap fisik dan aspek biopsikososial yang dapat mempengaruhi tingkat kualitas hidup pasien sehingga perlu adanya penyesuaian diri dan adaptasi yang lebih (resiliensi). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan resiliensi dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di RSD dr. Soebandi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien dengan gagal ginjal kronik di Ruang Instalasi Dialisis RSD dr. Soebandi Jember. Teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling dengan jumlah sampel 69 responden. Analisis data yang digunakan yaitu uji korelasi spearman rho untuk mengetahui adanya hubungan antara resiliensi dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik. Hasil penelitian menunjukkan p 0,004<0,05 yang artinya H1 diterima sehingga terdapat hubungan resiliensi dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di RSD dr. Soebandi, Jember
Hubungan Health Locus of Control dengan Perilaku Makan pada Diabetesi di Wilayah Kerja Puskesmas Sumbersari
Diabetes melitus adalah kelainan metabolisme kompleks yang ditandai dengan
hiperglikemia, suatu kondisi abnormal fisiologis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah secara terus-menerus. Health locus of control (HLOC) adalah keyakinan manusia tentang letak pengendalian kesehatan dan memiliki peran sentral dalam layanan kesehatan. Perilaku makan adalah istilah luas yang mencakup pilihan dan motivasi makanan, kebiasaan makan, pola makan, dan masalah terkait makanan seperti obesitas, gangguan makan, dan gangguan makan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kolerasi dengan pendekatan cross sectional, bertujuan untuk menghubungkan antara health locus of control dan perilaku makan. Populasi dalam penelitian ini adalah diabetesi di wilayah kerja puskesmas sumbersari dengan jumlah sampel 267 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling. Proses pengambilan data menggunakan kuesioner multidimensional health locus of control dan ducth eating behavior questionnaire. Hasil penelitian tentang health locus of control menunjukkan mayoritas diabetesi memiliki health locus of control cukup. Hasil penelitian perilaku makan menunjukkan mayoritas diabetesi memiliki perilaku makan cukup. Hasil penelitian menggunakan uji Rank spearman rho (α = 0,05) menunjukkan adanya hubungan antara health locus of control dengan perilaku makan pada diabetesi di wilayah kerja sumbersari, dengan nilai p = 0,000. Kesimpulan penelitian ini bahwa ada hubungan antara health locus of control dengan perilaku makan pada diabetesi. Rekomendasi penelitian ini yaitu dapat dijadikan referensi perawat dalam melakukan edukasi dan intervensi kepada diabetesi supaya lebih memperhatikan health locus of control dengan perilaku makan diabetesi
PENGARUH PEMASARAN ONLINE, MINAT KONSUMEN DAN DIVERSIFIKASI PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA TOKO JURAGAN TANI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemasaran online, minat konsumen, dan
diversifikasi produk terhadap keputusan pembelian pada Toko Juragan Tani. Permasalahan
yang diangkat adalah bagaimana faktor-faktor tersebut mempengaruhi keputusan pembelian
konsumen di era digital yang semakin berkembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan
kepada 100 konsumen Toko Juragan Tani yang dipilih secara acak. Analisis data dilakukan
menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel independen
(pemasaran online, minat konsumen, dan diversifikasi produk) terhadap variabel dependen
(keputusan pembelian). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran online, minat
konsumen, dan diversifikasi produk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap
keputusan pembelian. Di antara ketiga variabel tersebut, pemasaran online memiliki pengaruh
paling dominan terhadap keputusan pembelian konsumen. Kesimpulan dari penelitian ini
adalah bahwa peningkatan strategi pemasaran online dan diversifikasi produk dapat secara
signifikan meningkatkan keputusan pembelian konsumen. Saran yang diajukan adalah agar
Toko Juragan Tani terus berinovasi dalam strategi pemasaran online dan diversifikasi produk
untuk menarik dan mempertahankan minat konsumen
KOMPARASI KOSAKATA DASAR BAHASA MELAYU PATANI (THAILAND SELATAN) DENGAN BAHASA INDONESIA PADA MAHASISWA THAILAND DI JEMBER
Permasalahan yang muncul berdasarkan analisis kebutuhan adalah fenomena adanya komparasi antara Bahasa Melayu Patani dengan Bahasa Indonesia, banyak ditemukan oleh mahasiswa Thailand Selatan di kota Jember. Dalam berkomunikasi sehari-hari mereka merasakan adanya persamaan bahkan kemiripan kosakata dasar Bahasa Indonesia dari pengucapan dan penulisan pada kosakata dasar Bahasa Melayu Patani. Sehingga membuat peneliti sangat tertarik untuk dijadikan sebuah penelitian, karena kedua bahasa tersebut sangatlah penting digunakan untuk berinteraksi dengan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan penggunaan kosakata dasar berupa hiponim, sinonim, dan polisemi dalam percakapan sehari-hari mahasiswa melayu Patani, Thailand Selatan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data penelitian yang di ambil adalah tuturan atau kata-kata yang mengandung hiponimi, sinonimi, dan polisemi. Sumber data pada penelitian ini adalah tuturan mahasiswa Patani (Thailand Selatan) yang berada di kabupaten Jember. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik langsung, dilanjutkan dengan metode simak dan cakap. Instrumen pengumpulan data yang akan peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri, dilengkapi dengan instrumen penunjang berupa tabel pengkodean data dan tabel analisis data. Teknik analisis data yang digunakan yakni metode padan intralingual dengan teknik hubung banding menyamakan (HBS). Pada pengujian keabsahan data peneliti menggunakan teknik meningkatkan ketekunan, berarti melakukan pengamatan secara lebih cermat dan berkesinambungan.
Hasil dari penelitian ini ditemukan komparasi makna hiponimi, sinonimi dan polisemi yang terjadi dalam percakapan sehari-hari mahasiswa Melayu Patani (Thailand Selatan). Pertama, kategori makna hiponimi yang berkaitan dengan peliputan makna spesifik dalam makna generik, mahasiswa penerapkan kosakata dasar hiponimi dari makna khusus ke makna umum dengan tepat dan jelas. Kedua, kategori makna sinonimi yang merujuk pada kata atau frasa yang memiliki makna yang mirip atau serupa, tutran mahasiswa memberikan nuansa tambahan atau bahkan mengubah konotasi suatu kata, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi pemahaman terhadap pesan yang disampaikan. Ketiga, kategori makna polisemi yang berarti suatu kata atau frasa untuk memiliki lebih dari satu makna atau arti yang terkait, mahasiswa menyesuaikan penggunaan kata-kata dengan konteks percakapan
Hubungan Pola Konsumsi Nutrisi Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Tempurejo
Anemia pada kehamilan disebut potential danger to mother and chil (Potensial membahayakan ibu dan anak). Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang berkaitan dengan nutrisi, karena pada masa kehamilan, nutrisi yang cukup diperlukan untuk pertumbuhan organ reproduksi ibu maupun pertumbuhan janin. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan pola konsumsi nutrisi dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Tempurejo. Desain penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil trimester 1,2 dan 3 dengan jumlah 114 Ibu hamil dengan sampel 89 responden dan diambil melalui teknik cluster random sampling. Analisi data dalam penelitian ini menggunakan uji korelasi Spearman rho. Hasil penelitian didapatkan pola konsumsi nutrisi sebagian besar dalam kategori pola konsumsi baik sejumlah 52 responden ( 58,4%), dan kejadian anemia pada ibu hamil sebanyak 37 responden (41,6%). Hasil analisis didapatkan nilai signifikasi ( p value) 0,000 dengan koefisein korelasi sebesar -0,679 yang berarti semakin baik pola konsumsi nutrisi ibu hamil, maka semakin rendah kejadian anemia pada ibu hamil. Pola konsumsi pada ibu hamil akan mempengaruhi terhadap kejadian anemia, semakin baik pola konsumsi ibu hamil makan akan semakin mengurangi kejadian anemia, sementara itu pola konsumsi yang kurang pada ibu hamil dalam memenuhi zat-zat gizi yang dibutuhkan ibu selama kehamilan maka akan menyebabkan risiko yang tinggi terjadinya anemia pada ibu hamil. Selain itu ibu hamil juga harus memperhatikan kualitas dan kuantitas dalam pemilihan makanan
PENGKAJIAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA PASIEN HIPERTENSI MENURUT TEORI KESATUAN MANUSIA DAN LINGKUNGAN (MARTHA ROGERS) DI DESA KEMIRI KECAMATAN PANTI KABUPATEN JEMBER
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan
prevalensi tinggi dan menjadi penyebab utama komplikasi sistemik, seperti stroke
dan gagal ginjal. Di Desa Kemiri, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, kasus
hipertensi ditemukan cukup banyak, namun keterlibatan keluarga dalam
mendukung pengelolaan hipertensi masih minim. Padahal, peran keluarga sangat
penting dalam meningkatkan keberhasilan perawatan pasien. Teori Kesatuan
Manusia dan Lingkungan dari Martha Rogers memandang pasien dan keluarga
sebagai sistem energi terbuka yang berinteraksi dengan lingkungan dan
memengaruhi kondisi kesehatan secara dinamis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan
untuk mendeskripsikan proses pengkajian keperawatan keluarga pada pasien
hipertensi dengan pendekatan teori Martha Rogers. Metode: Penelitian ini
merupakan studi kasus deskriptif kualitatif dengan pendekatan multi-kasus.
Subjek penelitian terdiri dari tiga keluarga yang memiliki anggota dengan
hipertensi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam,
observasi langsung, dan pemeriksaan fisik. Data dianalisis secara tematik. Hasil:
Hasil menunjukkan bahwa ketiga keluarga memiliki pola koping yang berbeda.
Kurangnya pengetahuan keluarga, minimnya dukungan emosional, serta
lingkungan rumah yang kurang mendukung menjadi penyebab utama
ketidakmampuan koping keluarga. Dengan menggunakan pendekatan Martha
Rogers, perawat mampu menilai pola energi, lingkungan, dan interaksi dalam
keluarga secara lebih menyeluruh. Kesimpulan: Pendekatan pengkajian
keperawatan berdasarkan teori Martha Rogers memberikan pemahaman yang
holistik tentang keterlibatan keluarga dan lingkungan dalam pengelolaan
hipertensi. Diperlukan penguatan peran keluarga dalam menciptakan lingkungan
energi yang positif bagi pasien hipertensi
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ANEMIA DENGAN MASALAH INTOLERANSI AKTIVITAS DI RUANG BOUGENVILLE RUMAH SAKIT UMUM Dr.H KOESNADI BONDOWOSO
Anemia adalah kondisi ketika jumlah sel darah merah yang berfungsi membawa
oksigen mengalami penurunan untuk memenuhi kebutuhan fisiologi tubuh.
Sedangkan dismenore adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan
keluhan kram yang menyakitkan dan umumnya muncul saat sedang haid atau
menstruasi. Hasil pemeriksaan laboratorium yang menujukkan nilai hemoglobin
dibawah nilai normal menunjukkan kondisi anemia. Dalam hal ini merawat klien
yang mengalami anemia membutuhkan peran keluarga untuk meningkatkan
pengetahuan klien. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji pasien,
menegakkan diagnosis keperawatan, menyusun rencana keperawatan, melakukan
tindakan keperawatan serta mengevaluasi hasil asuhan keperawatan pada pasien
anemia dengan masalah intoleransi aktivitas di Ruang Bougenville Rumah Sakit
dr.H Koesnadi Bondowoso. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus
dengan pengumpulan data melalui wawancara sekaligus memberikan asuhan
keperawatan kepada pasien dan keluarga pasien. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa pasien dan keluarga mampu kooperatif dalam proses pelaksanaan asuhan
keperawatan. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu keluarga mampu menerapkan
terkait penanganan anemia dan menjaga kesehatan tubuh dengan baik dan benar.
Dalam penelitian ini memberikan rekomendasi kepada keluarga klien agar selalu
medampingi dan mencari wawasan baru dalam hal pengetahuan tentang kesehatan
tubuh dan juga pola hidup sesuai hasil asuhan keperawatan pada pasien anemia
dengan masalah intoleransi aktivitas di Ruang Bougenville Rumah Sakit Umum
Dr.H Koesnadi Bondowoso
(Similarity + Document) Strategi Pemerintah Desa dalam Penanganan Stunting di Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember
Penelitian ini mengeksplorasi strategi yang diterapkan Pemerintah Desa Panduman Kecamatan Jelbuk
Kabupaten Jember. Pemerintah Desa Panduman memprioritaskan penanganan stunting sebagai agenda utama kesehatan
masyarakat. Penanganan stunting di desa merupakan tantangan bagi pemerintah desa untuk menyusun strategi. Tujuan
Penelitian: Untuk menganalisa dan mendeskripsikan bagaimana strategi pemerintah desa dalam penanganan stunting di
Desa Panduman Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember. Metode Penelitian: Menggunakan metode penelitian kualitatif
dengan pendekatan deskriptif. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara,
dan fokus grup diskusi. Hasil Penelitian: Menggambarkan pentingnya strategi pemerintah desa dalam menangani
stunting, memberikan kontribusi berupa membentuk Rumah Desa Sehat dan Pemberian Gizi kepada anak berupa telur
guna memberikan efek yang signifikan terhadap pemenuhan gizi dan kesehatan anak, serta melakukan peningkatan
terhadap sanitasi dan air bersih
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN KECEMASAN MENJALANI PENGOBATAN PADA PENDERITA TUBERCULOSIS DI PUSKESMAS TENGGARANG BONDOWOSO
Tuberculosis paru merupakan penyakit menular langsung yang
disebabkan oleh bakteri Micobacterium Tuberculosis. upaya pengendalian TBC
(Tuberculosis) paru dengan strategi DOTS (Directly Observed Treatment
Shortcourse) telah diterapkan diberbagai negara. Tidak hanya strategi DOTS,
namun juga self efficacy atau keyakinan dalam diri penderita merupakan faktor
terpenting dalam pengendalian TBC (Tuberculosis) paru. Self efficacy dipengaruhi
oleh pengalaman diri sendiri, pengamatan terhadap pengalaman orang lain,
persuasi verbal berupa dukungan emosional dan informasional, serta kondisi fisik
dan emosional. Desain Penelitian: Penelitian ini adalah penelitian korelasional
dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 63 orang,
Sampel merupakan bagian populasi terjangkau yang dapat dipergunakan sebagai
subjek penelitian melalui sampling. Penentuan jumlah sampel penelitian ini
menggunakan rumus slovin dengan jumlah responden 54. Sampling menggunakan
teknik non probabilitas sampling dengan metode Purposive Sampling.
Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan 2 kuesioner yaitu kuesioner
self efficacy dan Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A). Analisis data
menggunakan uji Spearman rho dengan tingkat signifikan (a=5% atau 0,05)
apabila p value 0,05. Hasil: Didapatkan sebagian besar memiliki self efficacy
sedang sebanyak 33 responden dengan persentase 61,1%, sedangkan tingkat
kecemasan pada pasien TBC sebagian besar ringan dengan jumlah sebanyak 39
dengan presentase 72,2%. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikan (p value)
0,016 dengan koefisien korelasi -0,32. Kesimpulan: Ada hubungan antara Self
efficacy dengan tingkat kecemasan menjalani pengobatan pada penderita TBC di
Puskesmas Tenggarang Bondowoso memiliki hubungan yang moderat
PENGARUH INOVASI PRODUK, BRAND IMAGE, DAN DESAIN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPEDA MOTOR VARIO DI KECAMATAN AMBULU
Suatu perusahaan untuk mencapai tujuannya adalah tergantung bagaimana perusahaan
tersebut menguasai pasar karena penguasaan pasar tergantung pada perusahaan apa
perusahaan dapat mengantisipasi setiap peluang dan ancaman yang akan dating
perusahaannya seperti perubahan pada lingkungan pemasarannya dan mengantisipasi setiap
perubahan yang terjadi dalam lingkungan serta menggunakan informasi yang tepat dalam
pengambilan keputusan pembelian. Keputusan pembelian sebuah produk ini akan lebih efektif
jika dibantu oleh beberapa strategi yaitu inovasi produk, brand image dan desainnya.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inovasi produk, brand image dan desain
terhadap keputusan pembelian sepeda motor vario di Kecamatan Ambulu. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam
penelitian ini adalah seluruh masyarakat Kecamatan Ambulu. Jumlah sampel dalam penelitian
ini adalah 70 responden. Dalam penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling.
Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa variabel inovasi produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap
keputusan pembelian sepeda motor vario di Kecamatan Ambulu, variabel brand image
berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor vario di
Kecamatan Ambulu, variabel desain berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan
pembelian sepeda motor vario di Kecamatan Ambulu