Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
19650 research outputs found
Sort by
Pengaruh Peran Legislatif Terhadap Pembangunan Infrastruktur Desa Studi di Desa Randu Agung Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh peran legislatif terhadap pembangunan infrastruktur desa di Desa Randu Agung, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang didistribusikan kepada responden. Kuesioner ini dirancang untuk mengukur persepsi dan pengalaman responden terkait peran legislatif dalam pembangunan infrastruktur desa. Variabel yang diteliti meliputi pengaruh kekuatan legislatif dan pertimbangan pilihan rasional terhadap prioritas pembangunan dan kebijakan. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan skala Likert dan berbagai uji statistik untuk menguji validitas, reliabilitas, serta korelasi antar variabel. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran konkret mengenai sejauh mana peran legislatif berpengaruh terhadap pembangunan infrastruktur desa, serta memberikan rekomendasi kebijakan untuk meningkatkan efektivitas peran legislatif dalam pembangunan desa.
Kata Kunci : Peran Legislatif, Pembangunan Infrastruktur Des
IMPLEMENTASI PROSEDUR PROGRAM BANTUAN KESEJAHTERAAN LANSIA (STUDI DI DESA LENGKONG, KECAMATAN MUMBULSARI, KABUPATEN JEMBER)
Pemerintah Desa Lengkong menyusun program yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Lengkong, sebagai bentuk perlindungan sosial kepada kelompok Lansia. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana Pemerintah Desa Lengkong, dalam melakukan pemberdayaan dan perlindungan sosial terhadap kelompok rentan Lansia, melalui Implementasi kebijakan program bantuan lanjut usia Desa Lengkong. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengambilan data primer melalui kegiatan observasi dan wawancara, sedangkan data sekunder diambil melalui kegiatan studi literatur. Penelitian dilakukan selama 2 bulan (April dan Mei). Data-data kemudian diolah dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa, program bantuan lanjut usia Pemerintah Desa Lengkong hanya menjadi agenda program pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat, yang diatur dan ditetapkan dalam APBDes Nomor 8 Tahun 2023, Tentang Anggaran Pendapatan Belanja Desa Tahun 2024. Dalam perkembangannya, PKH Lansia milik Kemensos menjadi program utama dalam bantuan Kelompok Lansia, sehingga bantuan Lansia yang berasal dari anggaran desa, cukup untuk menalangi Lansia yang tidak terdaftar sebagai kelompok penerima manfaat PKH.
Kata Kunci: Kolaborasi; Pemberdayaan Lansia; PKH; Bantuan Desa; Kesejahteraa
PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING, ONLINE CUSTOMER REVIEW, DAN E-SERVICE QUALITY TERHADAP PURCHASE DECISION MELALUI TRUST SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA BEKAM THERAPY CENTER JEMBER
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh positif dan signifikan
social media marketing, online customer review, dan e-service quality terhadap
purchase decision melalui trust pada Bekam Therapy Center Jember.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan populasi penelitian
customer Bekam Therapy Center. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 104
orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
dengan menyebarkan kuesioner secara online. Analisis data menggunakan
WarpPLS 7.0, dengan menggunakan analisis inner model dan outer model yang
terdiri dari lima variabel, yakni social media marketing (X1), online customer
review (X2), e-service quality (X3), purchase decision (Y), dan trust (Z).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) social media marketing tidak
berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase decision, 2) online customer
review berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase decision, 3) e-service
quality berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase decision, 4) trust
berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase decision, 5) social media
marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap trust, 6) online customer
review berpengaruh positif dan signifikan terhadap trust, 7) e-service quality
berpengaruh positif dan signifikan terhadap trust, 8) social media marketing
berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase decision melalui trust, 9)
online customer review tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap
purchase decision melalui trust, 10) e-service quality berpengaruh positif dan
signifikan terhadap purchase decision melalui trust
Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah dalam Mewujudkan Program Banyuwangi Hijau Desa Balak, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi
Jumlah sampah yang semakin menggunung dan sulit diatasi, menjadi masalah yang serius bagi kelangsungan lingkungan dan kehidupan manusia. Keterlambatan penanganan sampah akan mengakibatkan perubahan iklim yang semakin cepat, yang tentu akan mengancam kehidupan masyarakat. Program Banyuwangi Hijau merupakan program inovasi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, program kepanjangan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuwangi, dilaksanakan melalui bantuan Pemerintah Desa yang dituangkan dalam Peraturan Desa (Perdes). Program ini dimungkinkan untuk menahan kebocoran sampah pada pencemaran lingkungan, melalui pemilahan sampah oleh masyarakat sebagai anggota program. Penelitian ini akan menjelaskan bagaimana implementasi program Banyuwangi Hijau di Desa Balak. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, masyarakat Desa Balak terbantu dengan program ini untuk mendistribusikan sampah rumah tangga mereka kepada tempat pengelolaan sampah terpadu. Sampah dipungut dua kali dalam seminggu, dan membayar iuran setiap bulannya. Keterlambatan pemungutan menjadi kendala program, dan masih belum seluruh warga Desa Balak menjadi anggota dalam program tersebut
Enhancing Students' Descriptive Writing Ability Using Project-Based Learning with Gallery Walk Activity
This study aims to investigate how implementing Project-Based Learning with Gallery Walk activity can improve students’ writing skills of 7-A grade at SMPN 2 Ledokombo to write descriptive text. Based on the research problem and some relevant theories, the hypothesis of this research is described as follows: The implementation of Project-Based Learning with Gallery Walk activity can improve students’ writing skills to write descriptive text.
This study used a Classroom Action Research (CAR) design. The subjects of this study were the students of 7-A grade at SMPN 02 Ledokombo consisting of 17 students. The data were collected using writing tests, interviews, and observation sheets. The criteria of success of this study was 78 as a Minimum Passing Mark. To analyze the data of students’ writing tests, the average formula was used.
The collaboration between Project-Based Learning and Gallery Walk activity significantly improves the student's writing skills it also improves students’ active participation during the teaching learning process. All of the students were active and enthusiastic during learning, they could exchange knowledge to solve the problems in collaboration and could improve their writing through invaluable feedback. In Cycle I, the main score of the students’ post-test was 71.5 increased to 84.7 in Cycle II. Based on the results, the implementation of the PjBL learning model with Gallery Walk activity as a way to improve students' writing skills in writing descriptive text was successful
STUDI PERCEPATAN WAKTU ALTERNATIF PELAKSANAAN PROYEK DENGAN PENAMBAHAN JAM KERJA DAN SHIFT KERJA (Studi Kasus : Pembangunan Lanjutan Gedung Laboratorium Terpadu Lantai 3 Fakultas Teknik Universitas Jember)
Setiap proyek konstruksi lazimnya mempunyai rencana pelaksanaan dan jadwal pelaksanaan. Salah satu permasalahan yang sering terjadi dalam pembangunan proyek adalah keterlambatan dan pembengkakan biaya yang tidak sesuai dengan waktu dan biaya yang telah direncanakan. Waktu pelaksanaan proyek Pembangunan Lanjutan Gedung Laboratorium Terpadu Lantai 3 Fakultas Teknik Univ. Jember ini menurut kontrak seharusnya selama 100 hari kalender, tetapi karena adanya keterlambatan, maka pelaksanaan proyek ini bisa mencapai
120 hari kalender. Oleh karena itu, perlu adanya solusi dari keterlambatan tersebut. Adapun metode yang digunakan adalah Analisa data penambahan jam lembur (crashing) dan sistemishift kerja. Berdasarkan hasil analisis diperoleh biaya proyek dalam metode crashing sebesar Rp. 3.719.101.753,44 atau lebih mahal 3,21% dari biaya proyek pada saat kondisi normal dan durasi pelaksanaaniproyek selama 84 hari dan system shift kerja ebesar Rp. 3.618.676.426,35 atau lebihimahal 0,42% dari biaya pada saat kondisi normal dengan durasi pelaksanan proyek selama 69 hari
Penerapan Precedence Diagram Method dalam Penjadwalan Proyek Pembangunan Perumahan Komersil di Situbondo
Keterlambatan suatu proyek bisa diatasi dengan mempercepat pelaksanaan proyeknya, tetapi perlu mempertimbangkan aspek biaya. Penelitian ini membahas mengenai strategi penjadwalan ulang proyek pembangunan perumahan komersil, yaitu perumahan De Orchid dan perumahan Patokan Cluster di Kabupaten Situbondo. Studi ini menggunakan Precedence Diagram Method (PDM) untuk menganalisa peningkatan efisiensi waktu dengan menambah tenaga kerja dalam pelaksanaan proyek. Metode PDM ini mengidentifikasi dan mengelola pekerjaan lintas kritis suatu proyek agar selesai sesuai jadwal, standar kualitas yang diinginkan, dan anggaran yang telah ditetapkan.. Data dianalisa menggunakan Microsoft Project 2019 untuk menghitung durasi proyek dan biaya tambahan yang timbul diakibatkan suatu percepatan. Hasil analisa pada penjadwalan proyek perumahan terdapat pekerjaan lintasan kritis pada pekerjaan beton bertulang dan pekerjaan rangka atap plafon enternit. Pada perumahan De Orchid terjadi kenaikan biaya yang semula berjumlah Rp.207.632.358,32 selama 69 hari menjadi Rp. 212.148.672,90 selama 67 hari. Pada perumahan Patokan Cluster terjadi kenaikan biaya yang semula berjumlah Rp.171.569.163,05 selama 70 hari menjadi Rp. 173.191.254,89 selama 66 hari. Parameter yang berpengaruh signifikan yakni durasi normal terhadap durasi setelah penambahan tenaga kerja dan biaya normal terhadap biaya setelah penambahan tenaga kerja pada perumahan Patokan Cluster
Faktor Penyebab Prokrastinasi Siswa Dalam Mengerjakan Tugas Sekolah di MTsN 6 Jember
Siswa merupakan bagian didalam suatu lembaga pendidikan yang dimana terjadi
proses belajar mengajar, proses belajar inilah didalam nya berisi tentang
kewajiban sebagai siswa yaitu tugas sekolah tetapi tak jarang ada beberapa siswa
yang tidak mengerjakan tugas sekolah, seperti sering bermain handohone, malas,
lupa, tidak mengatur waktu dengan baik fenomena tersebut disebut dengan
prokrastinasi yang dimana prokrastinasi adalah bentuk penundaan segala
aktvitasnya dalam hal ini siswa menunda tugas sekolahnya, oleh sebab itu dalam
penelitian ini peneliti ingin mengetahui apa faktor yang menyebabkan siswa
tersebut melakukan perilaku prokrastinasi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini ingin
mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan siswa melakukan prokrastinasi,
subjek dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran fiqih, waka kurikulum, dan
siswa sebanyak tiga siswa yang punya pengalaman dalam hal prokrastinasi.
Teknik pengambilan data dilakukan dengan observasi dan wawancara kepada
guru yang bersangkutan dan tiga siswa dan dokumentasi. Hasil penelitian
menunjukan bahwa terdapat beberapa penyebab siswa melakukan perilaku
prokrastinasii diantaranya adalah karna sering bermain handphone, malas, lupa,
tidak mengatur waktu dengan baik. Tentu masalah tersebut memerlukan
penanganan lebih lanjut yaitu perlunya seorang guru berkoodinasi dengan guru
untuk bisa memberikan pencerahan tentang bahaya prokrastinasi dan guru BK
dapat memberikan pemahaman secara psikologis tentang bahaya prokrastinasi dan
orang tua juga butuh ekstra pengawasan terhadap proses belajar anak disekolah
KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP DAMPAK PENINGKATAN KUALITAS UDARA DAN KEBISINGAN PADA PENERAPAN SISTEM SATU ARAH DI WILAYAH KAMPUS DITINJAU BERDASARKAN HASIL APLIKASI SCREENVIEW DAN METODE GAUSS
Kota Jember memilii perguruan tinggi terbesar se-Karesidenan Besuki. Oleh karena itu masalah utama disekitar area kampus adalah kemacetan lalu lintas. Faktor lain dari permasalahan lalu lintas adalah polusi dan kebisingan kendaraan bermotor. Perubahan alur lalu lintas dua arah menjadi satu arah diharapkan dapat mengurangi permasalahan lalu lintas. Terjadinya perubahan kebijakan tentunya mengakibatkan pro dan kontra dari masyarakat. Penilaian kepuasan masyarakat terhadap sistem lalu lintas sesudah penerapan sistem satu arah penting untuk mengevaluasi efektivitasnya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui yang dirasakan masyarakat terkait dampak peningkatan kualitas udara dan kebisingan pada penerapan sistem satu arah diwilayah kampus. Hasil dari penelitian adalah data hasil kepuasan dari masyarakat terhadap dampak peningkatan kualitas udara dan kebisingan dari pemberlakuan sistem satu arah adalah 67,5% setuju dan 32,5% tidak setuju. Hasil polusi udara dari 4 titik lokasi persimpangan yang terdampak pemberlakuan sistem satu arah kategori baik sesuai baku mutu ambien yaitu dibawah 35 ppm dalam 1 jam. Hasil kebisingan dari 4 titik lokasi persimpangan yang terdampak pemberlakuan sistem satu arah mendapatkan desibel tidak memenuhi baku mutu 65 dBA
Prototype Aplikasi Mobile Berbasis Augmented Reality Untuk Media Penjualan Kaos
Berdasarkan Standard Insights Consumer Report Indonesia pada tahun 2023, 24,11% masyarakat di Indonesia berbelanja online setidaknya satu kali dalam sebulan dan produk yang paling banyak dibeli secara daring sebesar 70,13% adalah produk fashion atau mode. Penjualan kaos melalui online atau toko online juga lebih diminati oleh pengusaha sablon dikarenakan lebih mudah dalam sistem penjualan, terlebih jika pengusaha tersebut masih belum memiliki toko offline. Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan, maka akan dilakukan penelitian dengan judul “Rancang Bangun Aplikasi Mobile Berbasis Augmented Reality Untuk Media Penjualan Kaos” aplikasi tersebut dapat digunakan baik penjual maupun calon pembeli untuk memberikan kemudahan dalam mencocokan desain, penjual online lebih mudah dalam memberikan gambaran hasil kaos, dan untuk penjual offline dapat menjadi pengganti fitting room. User Acceptance Testing (UAT) adalah pengujian yang dilakukan oleh pengguna dengan tujuan untuk menghasilkan bukti bahwa aplikasi sudah dapat digunakan dan diterima oleh pengguna. Pengujian ini akan dilakukan dengan memberikan kuisioner sebagai sample pengguna. Sampel pengguna akan dibagi menjadi dua pihak yaitu produsen dan knsumen. Hasil Presentase dari pihak pengusaha kaos adalah 91,6%. Sedangkan untuk presentase dari pihak calon pembeli adalah 90,5%