Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
19650 research outputs found
Sort by
PENGARUH VARIASI ARUS LAS TERHADAP SIFAT MEKANIK UJI TARIK, UJI BENDING DAN MIKROSTRUKTUR DENGAN MENGGUNAKAN BAJA ST-37 DENGAN PENGELASAN SMAW (Shielded Metal Arc Welding)
Pengelasan sering digunakan untuk perbaikan dan pemeliharaan dari semua alat-alat yang terbuat dari logam, baik sebagai proses penambalan retak-retak, penyambungan sementara, maupun pemotongan bagian-bagian logam. Las SMAW kebanyakan dipilih karena proses yang mudah, ekonomis dan hasil lasnya pun ditinjau sifat mekanis dan fisis baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi arus (100 A, 110 A, dan 120 A ) pengelasan terhadap nilai kekuatan tarik spesimen baja ST-37 menggunakan metode pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) pada posisi 1 G dan menggunakan elektroda E 7018. Hasil penelitian adalah nilai kekuatan tarik pada arus 100 A mendapatkan nilai yield stress (YP) pada angka 29,73 MPa, ultimate strength (MAX) pada angka 47,33 MPa, dan frac- ture (BREAK) pada angka 39,50 Mpa; pada arus 110 A mendapatkan nilai yield stress (YP) diangka 38,40 MPa, ultimate strength (MAX) pada angka 49,16 MPa, dan frac- ture (BREAK) pada angka 39,25 Mpa; pada arus 120 A mendapatkan nilai yield stress (YP) pada angka 44,37 MPa, ultimate strength (MAX) pada angka 51,02 Mpa, dan frac- ture (BREAK) pada angka 39,29 Mpa. Pengelasan pada spesimen Baja ST 37 dengan metode SMAW diperoleh hasil terbaik pada arus 120 A dan posisi pengelasan 1G, nilai uji kekuatan 51,02 MPa menunjukan bahwa semakin tinggi kekuatan arus pada pengelasan mampu meningkatkan sifat mekanik, yaitu nilai kekuatan tarik spesimen Baja ST 37.
Kata Kunci: Baja ST-3, Kuat Tarik, SMAW, Variasi Arus, E 701
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN PENERAPAN BATUK EFEKTIF PADA KLIEN TUBERCULOSIS DIDESA JUBUNG KECAMATAN SUKORAMBI KABUPATEN JEMBER
Abstrak
Proses penulurunan yang cukup mudah melalui droplet menjadikan angka
kejadian tuberculosis menjadi terus meningkat. Apalagi didukung dengan
pengetahuan keluarga sebagai support system pasien TB yang masih
minin, menjadikan penularan penyakit ini pada orang lain sangat tinggi.
Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hasil asuhan keperawatan
keluarga dengan penerapan latihan batuk efektif dengan kasus yang
mengalami Tuberkulosis di Desa Jubung Kecamatan Sukorambi
Kabupaten Jember. Manfaat penelitian ini adalah untuk meningkatkan
pengetahuan pasien dan keluarga dalam mengatasi masalah TB Paru.
Desain penelitian yang digunakan adalah data kualitatif dengan
pendekatan studi kasus menggunakan proses keperawatan yang meliputi
pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi
keperawatan dan evaluasi keperawatan. Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa klien dan keluarga mampu kooperatif dalam proses pendidikan
kesehatan. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu keluarga mampu
memahami tentang Tuberkulosis dan menerapkan teknik non-farmakologi
berupa latihan batuk efektif dengan teknik yang diajarkan. Rekomendasi
pada penelitian ini adalah kualitas family health education harus lebih
ditingkatkan agar Masyarakat dapat lebih memahami dan mengelola
informasi guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam
menghadapi penyakit TB Paru.
Kata Kunci : Asuhan Keperawatan Keluarga; Pengetahuan;Tuberkulosis;
latihan batuk efekti
ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN PENGGUNA E STUDY DENGAN HUMAN ORGANISATION TECHNOLOGI (HOT-FIT) MODEL
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat keberhasilan Aplikasi E Study dengan Kerangka Evaluasi Human, Organization, Technology (HOT-FIT Model). Aplikasi E Study yang digunakan untuk menangani data akademik dan menyampaikan informasi akademik. Rumusan masalah Bagaimana pengaruh Service quality terhadap User satisfaction dan pengaruh User satisfaction dan Organization terhadap Net benefit. Hasil penelitian adalah Kualitas Layanan (KL) berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pengguna (KP) dengan koefisien 0,889 dan
C.R 6,900. Kepuasan Pengguna (KP) berpengaruh signifikan terhadap Net Benefit (NB) dengan nilai koefisien sebesar 0,467 dan nilai C.R 2,483. Struktur Organisasi berpengaruh signifikan terhadap Net Benefit (NB) dengan nilai koefisien sebesar 0,462 dan nilai C.R 3,012. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Aplikasi E Study berhasil karena pengguna merasa puas dengan fitur Aplikasi yang ada pada E Study. Pengguna merasa puas dengan layanan yang cepat dan responsif. Manfaat yang diberikan E Study kepadapengguna mampu memberikan kepuasan kepada pengguna.
Kata-kata kunci: Sistem Penerimaan, HOT-FIT, E-Stud
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Carcinoma Mammae Dengan Gangguan Integritas Jaringan di Ruang Gardena RSd dr. Soebandi Jember
Carcinoma mammae merupakan penyakit yang disebabkan karena terjadinya
pembelahan sel-sel tubuh secara tidak teratur sehingga pertumbuhan sel tidak dapat di kendalikan. Penyakit ini juga menyebabkan kerusakan integritas jaringan, merupakan salah satu masalah keperawatan yang muncul pada penyakit carcinoma mammae, yaitu terjadinya kerusakan pada jaringan kulit integumen, membran mukosa, korneal, jaringan pembungkus atau subkutan disebabkan adanya luka pada jaringan yang terbuka. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui asuhan keperawatan pada pasien carsinoma mammae dengan gangguan integritas jaringan di Ruang Gardena RSD dr. Soebandi Jember. Penelitian ini menggunakan deskriptif dengan studi kasus menggunakan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian dilakukan pada tanggal 01-07 Juli 2024 dengan jumbalh 3 responden. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan studi dokumen. Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 hari didapatkan hasil gangguan integritas belum teratasi. Hal ini dikarenakan penyembuhan gangguan integritas jaringan karena kanker membutuhkan waktu yang cukup lama dan menaati semua pengobatan yang terus berjala
Efektivitas Penggunaan Media Sosial Instagram @srawungseduh.vol2 Sebagai Media Informasi Event
Penelitian ini menjelaskan mengenai efektivitas penggunaan media sosial
instagram @srawungseduh.vol2 sebagai media informasi event. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui keefektifan media sosial instagram
@srawungseduh.vol2 dan mengetahui penyebab ketidakefektifan akun instagram
@srawungseduh.vol2. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif
deskriptif, yang melibatkan anggota 6ig Production, beberapa partner dan peserta
Srawung Seduh Vol 2. Dalam penelitian ini menggunakam teori uses dan effect
yang menekankan tentang penggunaan media sosial instagram itu apakah
penggunaannya efektif dan menghasilkan efek. Hasil dalam penelitian
menunjukkan bahwa akun instagram @srawungseduh.vol2 kurang efektif dalam
menyebarkan informasi terkait event yang akan di selenggarakan karena memiliki
kendala pada kurangnya followers yang mengakibatkan akun instagram
@srawungseduh.vol.2 tidak terjangkau dengan baik oleh para pengguna instagram
lainnya. Hasil dalam penelitian menunjukkan bahwa akun instagram @srawu
ngseduh.vol2 cukup efektif dalam menyebarkan informasi terkait event yang
sedang berlangsung. Namun, untuk menyebarkan informasi terkait pemenuhan
target peserta lomba masih kurang karena memiliki kendala pada akun instagram
yang masih baru dan kurangnya followers yang mengakibatkan akun instagram
@srawungseduh.vol.2 tidak terjangkau dengan baik oleh para pengguna instagram
lainnya
Koordinasi Simpang APILL Pada Ruas Jalan Perkotaan (Studi Kasus Jl. PB Soedirman Kabupaten Situbondo)
Simpang yang berjarak pendek sering menyebabkan banyak kendaraan berhenti di setiap simpang, yang mengurangi kenyamanan berkendara..Contohnya pada simpang Jl.PB Soedirman kabupaten situbondo dan simpang Jl. Nasional. Dimana jarak antara kedua simpang tersebut berjarak 220 m.Kendaraan yang melewati simpang bersinyal akan saling menunggu karena APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas) ada. Hal ini mungkin menimbulkan ketidaknyamanan dalam waktu tempuh perjalanan.Dari hasil penelitian diketahui bahwa menganalisis koordinasi sinyal dengan mempertimbangkan tingkat penyebaran pleton, jarak antar simpang, dan kecepatan kendaraan.Setelah dilakuakan koordinasi pada kedua simpang panjang antrian yang semula 99,067 meter menjadi 91,300 meter dan derajat kejenuahan menjadi 0,737,waktu hijau pun mengalami penyesuaian 10 sampai 20 detik agar kedua simpang terkoordinasi sehingga kendaraan tidak perlu menunggu pada persimpangan selanjutnya
PENGELOMPOKAN KABUPATEN/KOTA BERDASARKAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) MENGGUNAKAN ALGORITMA PARTITIONING AROUND MEDOID (PAM)
Jawa Timur merupakan wilayah dengan perkembangan penduduk yang cukup maju, namun laju pertumbuhannya masih belum optimal di setiap sektor. Sehingga dibutuhkan pengklasifikasian agar lebih mudah dalam mengoptimalkan laju pertumbuhan di setiap sektor. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokan atau mengklasifikasikan daerah-daerah berdasarkan empat parameter yaitu Angka Harapan Hidup (AHH), Harapan Lama Sekolah (HLS), Rata-rata Lama Sekolah (RLS), dan Pendapatan Riil per-Kapita (PRK), sehingga pemerintah dapat mengoptimalkan penanganan di setiap daerah dengan lebih spesifik sesuai dengan kebutuhan. Metode yang digunakan dalam pengelompokan menggunakan algoritma Partitioning Around Medoid (PAM) untuk menemukan k cluster dalam n objek. Dengan memadukan informatika dan data survei BPS terkait IPM diharapkan dapat membantu pemerintah untuk mengelola data dan mengoptimalkan penanganan di setiap daerah
SURVEI KEBUGARAN SISWA SDN DARUNGAN 03 FASE C
ABSTRAK
Muhamad Fahrian Jaya Cipta Survei Tes Kebugaran Siswa SDN Darungan 03
Fase C, Skripsi , Program Studi Pendidikan Olahraga, Fakultas
Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Jember.
Pembimbing (1) Topo Yono M.Pd, (2) Ahmad Sulaiman, M.Pd
Kata Kunci: Kebugaran jasmani, siswa, tes kebugran siswa Indonesia fase c
Kebugaran jasmani adalah kesanggupan atau kemampuan seseorang
dalam menyelesaikan suatu tugas fisik tanpa mengalami kelelahan yang
berlebihan dan memiliki kesanggupan untuk melakukan pekerjaan lainnya.
Melakukan aktivitas olahraga mempunyai banyak tujuan diantaranya untuk
memelihara dan meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh pelaku olahraga.
Kebugaran jasmani adalah kondisi fisik yang mencakup kemampuan seseorang
untuk menjalankan aktivitas fisik sehari-hari dengan efisien dan tanpa terlalu
banyak kelelahan. Kebugaran jasmani melibatkan berbagai aspek, termasuk
kekuatan otot, daya tahan kardiorespirasi, kelentukan, keseimbangan, dan
koordinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat
kebugaran pada siswa kelas ,V dan VI SDN Darungan 03 Kecamatan Tanggul
Kabupaten Jember tahun 2024 dengan menggunakan rangkaian Tes Kebugaran
Siswa Indonesia fase C. Penelitian ini memiliki manfaat.untuk mengembangkan
ilmu pengetahuan yang sesuai dengan hasil penelitian, untuk mengembangkan
kepustakaan bagi peneliti-peneliti selanjutnya, menjadikan salah satu gambaran
tentang tes kebugaran siswa Indonesia pada kelas V dan VI Metode yang Jenis
penelitian ini adalah penelitian menggunakan metode defkriptif kuantitatif
.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey dengan metode.
Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa penelitian dengan menggunakan
metode (TKS) Tes Kebugaran Siswa Indonesia efektif untuk mengetahui tingkat
kebugaran siswa SDN Darungan 03. Metode ini membantu meningkatkan
kekuatan, daya tahan, kelentukan, kelincahan, keseimbangan koordinsi,
kecepatan, dan komposisi tubuh. Penelitian ini memberikan bukti bahwa metode
Tes Kebugaran Siswa Indonesia menggunakan fase C dapat mengukur kebugaran
siswa SDN Darungan 0
MARKET BASKET ANALYSIS MENGGUNAKAN ALGORITMA APRIORI UNTUK MENGETAHUI POLA ASOSIASI PADA DATA TRANSAKSI PENJUALAN TOKO BAHAN KUE LASMI JAYA
ABSTRAK
Dalam dunia bisnis saat ini banyak sekali persaingan, khususnya dalam penjualan bahan kue yang menuntut perencanaan strategis bisnis yang tepat. Hal tersebut diperlukan suatu strategi yang dapat meningkatkan penjualan suatu produk. Salah satunya dengan memanfaatkan pola asosiasi yaitu menemukan pola berupa produk-produk yang sering dibeli secara bersamaan dalam satu penjualan atau transaksi. Metode yang digunakan untuk penyelesaian permasalahan ini adalah algoritma Apriori yang merupakan jenis pola asosiasi pada data mining. Algoritma Apriori adalah teknik data mining untuk menemukan pola asosiasi antara suatu kombinasi produk. Dengan adanya penelitian ini diharapkan metode algoritma apriori ini akan memperoleh kombinasi produk yang sering dibeli secara bersamaan di toko bahan kue Lasmi Jaya, sehingga mampu menentukan strategi pemasaran atau penjualan yang tepat.
Kata Kunci : Pola Asosiasi, Data mining, Kombinasi produk , Algoritma Aprior
KLASIFIKASI PENYAKIT GAGAL JANTUNG MENGGUNAKAN ALGORITMA NAIVE BAYES
Gagal jantung adalah kondisi medis serius di mana jantung tidak dapat memompa darah dengan baik, sering disebabkan oleh hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung koroner. Penyakit jantung adalah salah satu penyakit paling mematikan di dunia, dengan lebih dari 17,7 juta kematian setiap tahun menurut WHO. Mengingat angka kematian yang tinggi, diagnosis dini meningkatkan peluang bertahan hidup. Studi ini membuat model klasifikasi gagal jantung menggunakan algoritma Naive Bayes, yang populer karena cepat dan mudah digunakan. Tujuan model ini adalah membantu tenaga medis menemukan pasien berisiko tinggi, memungkinkan intervensi dini yang lebih baik. Algoritma Naive Bayes dipilih karena kelebihannya dalam kesederhanaan dan kecepatan proses, penting dalam situasi medis yang membutuhkan keputusan cepat. Pengujian model menggunakan dataset relevan menunjukkan bahwa algoritma Naive Bayes memiliki tingkat akurasi memadai dalam memklasifikasi risiko gagal jantung. Dengan demikian, model ini dapat diintegrasikan dalam sistem kesehatan untuk meningkatkan efektivitas diagnosis dan perawatan, meningkatkan kualitas hidup pasien, dan mengelola sumber daya medis lebih efisien. Selain itu, model ini dapat dikembangkan lebih lanjut untuk memperhitungkan berbagai variabel klinis tambahan, meningkatkan akurasi dan kegunaannya dalam skenario medis yang lebih lua