Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
    19650 research outputs found

    STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI JAMUR TIRAM DI KABUPATEN JEMBER

    Get PDF
    Komoditas jamur tiram di Indonesia saat ini memiliki peluang untuk dikembangkan, baik untuk mencukupi pasar dalam negeri yang terus meningkat maupun untuk ekspor. Produksi jamur tiram tertinggi di Provinsi Jawa Timur ditemukan di Kabupaten Jember dengan 66,112 kuintal, disusul oleh Kabupaten Kediri dengan 62,158 kuintal dan Malang dengan 52,609 kuintal. Jamur tiram dapat digunakan untuk membuat makanan olahan siap saji seperti abon, nugget, keripik, dan makanan olahan lainnya. Namun, upaya untuk mengembangkan agroindustri jamur tiram menghadapi beberapa masalah, salah satunya adalah kualitas produk yang dihasilkan masih rendah dan tidak kompetitif. Selain itu, ada juga masalah dengan manajemen bisnis konvensional, keterbatasan modal, dan jangkauan pemasaran yang terbatas. Namun, masalah utama yang saat ini dihadapi adalah keterbatasan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha serta keterbatasan fasilitas proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi pengembangan agroindustri jamur tiram. Terdapat lima metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Metode Perbandingan Eksponensial (MPE), Metode Hayami, Interpretative Structural Modelling (ISM), Analytical Hierarchy Process (AHP) serta Analisis Kelayakan Finansial. Hasil yang didapat yaitu Pemilihan produk unggulan agroindustri jamur tiram menghasilkan produk kaldu jamur tiram sebagai produk yang layak dan sesuai untuk dipilih dalam pengembangan agroindustri jamur tiram. Hasil analisis nilai tambah menggunakan metode Hayami menunjukkan untuk produk jamur tiram yang memiliki nilai tambah tertinggi yaitu kaldu jamur tiram sebesar Rp. 172.688- (prosentase keuntungan 69,08 %). Hasil strukturisasi elemen pengembangan agroindustri jamur tiram menunjukkan bahwa sub elemen kunci pada elemen kebutuhan pengembangan adalah tenaga yang terampil; sub elemen kunci pada kendala pengembangan adalah perancangan agroindustri jamur tiram masih tersusun dengan jelas dan aplikatif serta peran pihak-pihak berkepentingan/stakeholder masih kurang dan perijinan usaha; sub elemen kunci pada pelaku pengembangan adalah petani/pembudidaya dan investor; sub elemen tujuan pengembangan adalah mampu menembus pasar nasional dan internasional serta publikasi ilmiah dan penelitian terkait fungsional jamur tiram meningkat pesat. Pemilihan strategi pengembangan agroindustri jamur tiram menggunakan metode AHP menunjukkan bahwa untuk kriteria usaha yang bisa dijalankan dengan berfokus pada peningkatan kualitas produk (0,520) dan alternatif strategi pengembangan agroindustri jamur tiram dengan peningkatan SDM (0,314). Hasil kelayakan finansial menunjukkan bahwa agroindustri jamur tiram pada produk kaldu jamur tiram layak untuk dijalankan. Kriteria kelayakan tersebut menunjukkan bahwa pada tingkat suku bunga 9,75% adalah nilai NPV sebesar RP 626.388.706 nilai IRR sebesar 43,25%, Net B/C Ratio sebesar 1,12; titik impas produksi sebesar 22.716 unit per tahun, tingkat pengembalian modal selama 3,86 tahun. Analisis sensitivitas kelayakan finansial dengan kenaikan harga bahan baku sebesar 10 %, 20 %, dan 30% masih menunjukkan keputusan layak. Pada analisis sensitivitas penurunan harga jual produk sebesar 5 % dan 10 % menunjukkan keputusan layak, sedangkan pada penurunan harga jual produk sebesar 15 % menunjukkan keputusan menjadi tidak layak untuk dijalankan

    PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL FACEBOOK DAN INSTAGRAM SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN PERUSAHAAN “PT KINANSYAH GROUP” KABUPATEN JEMBER

    Get PDF
    Pemanfaatan media sosial seperti halnya Facebook dan Instagram merupakan salah satu strategi pemasaran yang saat ini sering digunakan di gunakan oleh kebanyakan pelaku bisnis, strategi pemasaran juga merupakan bentuk sebuah komunikasi yang bertujuan untuk memperkuat strategi promosi. Pemanfaatan teknologi saat ini sedang trend salah satunya adalah media digital marketing. Penerapan Digital marketing Instagram dan facebook dalam strategi pemasaran yang ada di PT kinansyah yaitu terjadinya tumpang tindih pada persoalan informasi yang di terima masyarakat, terkadang konten media sosial yang di buat belum bisa menjawab keinginan pembeli berdasarkan informasi yang tertera di media sosial, sehingga pembeli terkadang lebih condong untuk datang langsung sebagai bentuk pembuktian tentang informasi yang di terimanya. Hal ini menjadi salah satu penghambat produktifitas dan dampak media atas informasi yang telah di buat oleh tim media pemasaran dan di anggap informasi yang di berikan tidak sampai secara jelas dan kongkrit kepada masyarakat. Besarnya jumlah pengikut di media sosial terutama di instagram dengan jumlah lebih dari 11 ribu pengikut terkadang juga menjadikan penghambat untuk tim media pemasaran dari PT kinansyah Group dengan banyak nya jumlah pesan DM yang tidak terjawab satu persatu dan di anggap oleh pembeli sebagai bentuk kurangnya respon aktif tim media terhadap kebutuhan informasi dari konsumen

    Perlindungan Hukum Terhadap Kurir Ekspedisi JNT Terkait Transaksi Online Yang Dilakukan Oleh Anak Di Bawah Umur

    Get PDF
    Transaksi online atau jual beli online dapat dilakukan dengan metode pembayaran yang beragam, salah satunya dengan fitur cash on delivery (COD). Metode pembelian barang menggunakan fitur cash on delivery (COD) memberikan kemudahan bagi konsumen yang belum memiliki akses keuangan digital untuk melakukan transaksi secara online. Akan tetapi kemudahan tersebut dapat disalahgunakan. Tujuan dilakukannya penelitian ini ialah untuk mengetahui akibat hukum perjanjian jual beli online yang dilakukan oleh anak di bawah umur dan untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap kurir ekspedisi terkait transaksi online yang dilakukan oleh anak di bawah umur. Akibat hukum transaksi online yang dilakukan oleh anak di bawah umur ialah perjanjiannya dapat dikatakan tidak sah secara hukum dan dapat dibatalkan. Sementara perlindungan hukum yang dapat diberikan kepada kurir bilamana terdapat transaksi online yang dibatalkan karna faktor subjek hukum yang tidak cakap adalah tetap mendapatkan jaminan dari perusahaan ekspedisi tempatnya bekerja seperti jaminan kesehatan, jaminan ketenagakerjaan, serta jaminan untuk kurir tetap berhak mendapatkan gaji/upah atas pekerjaannya

    PENGARUH PENGGUNAAN ENDORSEMENT INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PROMOSI UMKM TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELI (Studi Kasus Susu Mas Happy)

    Get PDF
    Aldiansyah Wiranda 2024. Pengaruh Penggunaan Endorsment Instagram Sebagai Media Promosi UMKM Terhadap Keputusan Pembeli (Studi Kasus Susu Happy). Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jember. Pembimbing : Dr. Juariyah M.Si Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh siginifikan dari penggunaan endorsment instagram sebagai media promosi umkm terhadap keputusan pembeli, serta mengutahui apakah penggunaan endorsment efektif sebagai media promosi umkm Susu Happy. Dalam Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan sampel dalam penelitian yaitu konsumen susu happy sebanyak 110 responden dan di lakukan pengumpulan data dengan memberikan kuesioner pada konsumen susu happy, kemudian hasil pengumpulan data dianalisa menggunakan Uji Validitas, Reliabilitas, Uji Normalitas, Uji Heteroskedastisitas, Autokorelasi, Hipotesis penelitian menggunakan Regresi Linier Sederhana serta Uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh penggunaan endorsment instagram sebagai media promosi umkm susu happy setelah melalui beberapa uji hasilnya diperoleh dari nilai signifikan lebih kecil dari 0,05, nilai signifikan sebesar 0,000. adanya pengaruh penggunaan endorsment instagram sebagai media promosi umkm terhadap keputusan pembeli hasilnya diperoleh t hitung > t tabel dengan taraf signifikan 5% sehingga 5,632 > 1,984 dengan demikian dapat di simpulkan penggunaan endorsment berpengaruh terhadap keputusan pembeli pada umkm susu happy. Kata Kunci: Endorsment, Media Sosial, dan Keputusan pembel

    Analisis Perlakuan Akuntansi Produk Cacat Dan Rusak Serta Pengaruhnya Terhadap Harga Pokok Produksi Pada PT Kayu Selasihan Indah

    No full text
    Proses produksi merupakan kegiatan utama perusahaan yang tidak hanya fokus pada pembuatan produk berkualitas tinggi, tetapi juga berusaha meminimalkan kemungkinan terjadinya produk cacat dan rusak. Oleh karena itu, penelitian ini memfokuskan pada penanganan permasalahan dalam perlakuan akuntansi produk cacat dan produk rusak serta dampaknya terhadap harga pokok produksi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perlakuan akuntansi atas biaya-biaya yang telah dikeluarkan oleh produk cacat dan rusak serta pengaruhnya terhadap harga pokok produksi. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer dan sekunder, dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif yang menjelaskan secara panjang dan lebar dalam bentuk kalimat keterkaitan dari data penelitian yang berupa angka-angka tentang perlakuan akuntansi produk cacat dan rusak serta pengaruhnya terhadap harga pokok produksi. Dari hasil pembahasan dapat diketahui bahwa perlakuan akuntansi terhadap biaya cacat dan rusak dilakukan dengan cara menjual kembali produk cacat dan rusak tersebut, sehingga mengurangi biaya kerugian produk cacat dan rusak pada PT Kayu Selasihan Indah. Selain itu berdasarkan perhitungan perlakuan akuntansi produk cacat untuk harga pokok produksi diperoleh harga kerugian produksi produk cacat sebesar Rp54.272.000 dan laku dijual seharga Rp37.736.000, maka kerugian atas biaya produk cacat sebesar Rp16.536.000. Sedangkan kerugian untuk produk rusak sebesar Rp1.780.000. Kata Kunci: Produk cacat, Produk rusak, Biaya produks

    STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN PENGELOLA WISATA KAWAH IJEN UNTUK MENARIK MINAT PENGUNJUNG

    No full text
    Pariwisata menjadi salah satu sektor yang sangat penting dalam pengembangan wilayah, karena memiliki potensi besar yang dapat mendorong perekonomian suatu negara. Indonesia, dengan segala kekayaan alam dan budayanya, memiliki beragam objek wisata yang luar biasa, yang jika dikelola dengan baik oleh pemerintah serta masyarakat setempat, bisa menjadi sumber pendapatan dan daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Untuk memastikan objek wisata tersebut dikenal luas dan diminati oleh pengunjung, diperlukan strategi pemasaran yang efektif. Salah satu contohnya adalah Taman Wisata Alam Kawah Ijen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh pengelola Kawah Ijen dalam upaya meningkatkan jumlah pengunjung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data yang meliputi observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori pemasaran yang dikemukakan oleh Kotler dan Keller menjadi acuan utama dalam merumuskan strategi pemasaran untuk Kawah Ijen. Teori tersebut mencakup enam elemen penting, yaitu: Periklanan, Hubungan Masyarakat, Promosi Penjualan, Penjualan Langsung, Acara dan Pengalaman, serta Pemasaran Online dan Media Sosial. Namun, dalam penerapan strategi pemasaran ini, terdapat beberapa faktor pendukung yang berperan penting, seperti tersedianya sarana dan prasarana yang memadai, serta kerjasama yang baik dengan mitra lain dalam industri pariwisata. Di sisi lain, ada juga beberapa faktor penghambat yang dapat memengaruhi kelancaran pengelolaan pariwisata, antara lain cuaca yang tidak menentu dan lokasi yang kurang strategis. Meskipun begitu, dengan perencanaan dan strategi yang matang, faktor-faktor penghambat tersebut dapat diminimalisir untuk mencapai tujuan utama, yaitu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kawah Ijen

    Hubungan Peran Kader dengan Self Care Management pada Klien Tuberculosis di Wilayah Kerja Puskesmas Kalisat

    No full text
    Permasalahan yang dihadapi oleh klien tuberculosis seperti drop out dan kurangnya kesadaran klien tuberculosis mengenai pencegahan infeksi tuberculosis. Self care merupakan kegiatan yang dilakukan oleh pasien untuk memenuhi kebutuhan untuk mempertahankan kehidupan, kesehatan, dan kesejahteraan. Upaya untuk meningkatakan self care management pada klien tuberculosis dengan melibatkan kader. Peran kader dalam self care management klien tuberculosis dengan melakukan edukasi terkait dengan pentingnya self care bagi klien tuberculosis dan melakukan pemantauan kegiatan self care management pada klien tuberculosis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan peran kader dengan self care management pada klien tuberculosis di wilayah kerja Puskesmas Kalisat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional dengan populasi penelitian sebesar 83 klien tuberculosis yang menjalani pengobatan di wilayah Kerja Kalisat. Teknik sampling yang digunakan ialah purposive sampling jumlah sampel 68 klien. Hipotesis diuji menggunakan uji spearman rho diperoleh hasil p value adalah 0.000 < 0.05. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 19 Juni 2024 - 28 Juni 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa H0 ditolak, sehingga terdapat hubungan antara peran kader dengan self care management pada klien tuberculosis di wilayah kerja Puskesmas Kalisat, dengan r hitung 0,628 dalam katogori korelasi kuat dan arah korelasi positif. Hasil penelitian ini dapat digunakan dalam bidang keperawatan untuk mengurangi angka kejadian tuberculosis yang berhubungan dengan peran kader dan self care management

    Aplikasi Fungisida Hayati, Nabati, Dan Kimia Terhadap Penekanan Penyakit Layu Fusarium Dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Alium ascalonicum L.) Menggunakan Metode Tanam TSS (True Shallot Seed)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui pengaruh kombinasi pengaplikasian fungisida hayati, nabati, dan kimia terhadap penekanan penyakit layu fusarium pada tanaman bawang merah. (2) Mengetahui pengaruh kombinasi pengaplikasian fungisida hayati, nabati, dan kimia terhadap hasil tanaman bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 Bulan dari bulan Juli 2023 sampai bulan Oktober 2023. Lokasi penanaman dilaksanakan di lahan pertanian Desa Andongsari Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan faktor tunggal yang diulang sebanyak 4 kali. Dimana faktor tersebut yaitu pengaplikasian Funfisida hayati, pengaplikasian fungisida nabati, pengaplikasian fungisida kimia, dan pengkombinasian berbagai jenis fungisida yang didapatkan 8 kombinasi perlakuan yakni T0 = kontrol, T1 = Fungisida hayati, T2 = Fungisida nabati, T3 = Fungisida kimia, T4 = Fungisida hayati + Fungisida Nabati, T5 = Fungisida hayati + Fungisida Kimia, T6 = Fungisida Nabati + Fungisida Kimia, dan T7 = Fungisida hayati + Fungisida Nabati + Fungisida Kimia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan kobinasi fungisida hayati, nabati dan kimia berpengaruh sangat nyata terhadap parameter insidensi penyakit layu fusarium pada usia tanaman 42, 49, dan 56 hst. dan berpengaruh nyata terhadap parameter berat basah umbi dan berat kering umbi

    10,685

    full texts

    19,650

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Muhammadiyah Jember
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇