Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
19650 research outputs found
Sort by
Perbandingan Efektivitas Starter EM4 dalam Proses Pembuatan Biogas dari Batang Pohon Pisang dan Kotoran Hewan Ternak
Kebutuhan energi Indonesia terus meningkat setiap tahunnya sementara hasil energi alam semakin menipis, contoh hasil energi dari fosil, seperti batu bara, gas bumi, dan minyak. Transportasi, bisnis, dan pembangkit listrik adalah sektor yang paling banyak menggunakan energi sehingga dapat menyebabkan kelangkaan seumber energi salah satunya gas bumi yang digunakan sebagai bahan bakar memasak yaitu LPG bagi masayarakat, untuk itu dicarikan solusi dengan menggunakan sumber energi yang dapat diperbaruhi yaitu biogas. Biogas adalah gas yang dihasilkan oleh mikroorganisme yang mengurai bahan organik pada kondisi anaerob yang langka atau melalui proses fermentasi limbah organik menggunakan biodigester. Pada penelitian ini bahan yang digunakan yaitu batang pohon pisang, kotoran sapi, kambing dan EM4 yang divariasikan 0%,10%,15% dan 20% dengan menguji peran EM4 terhadap produksi biogas yang meliputi pH, volume gas, komposisi gas dan kualitas nyala api. Hasil penelitian ini yaitu pada pH variasi EM4 15% tergolong ideal yaitu 6.5 – 7.0, untuk volume gas tertinggi yaitu 6801.60 cm3, memiliki komposisi gas Oksigen ( O2 ) 6,0%, Hydrogen Sulfida (H2S) 379 ppm, Karbon Dioksida (CO2) 1 ppm, Methana (CH4) 665 ppm dan kualitas nyala api bewarna biru
Dukungan Keluarga dalam Upaya Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Klinik Abu Sa'ad Gumukmas
Diabetes Melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang disebabkan oleh resistensi insulin dan penurunan fungsi sel beta pankreas dalam menghasilkan insulin. Salah satu faktor penting dalam pengelolaan penyakit ini adalah kepatuhan pasien terhadap diet yang telah dianjurkan. Dukungan keluarga memegang peran penting dalam meningkatkan motivasi dan kepatuhan pasien dalam menjalani pola makan sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dukungan keluarga terhadap kepatuhan diet pada pasien Diabetes Melitus tipe 2 di Klinik Abu Sa’ad Gumukmas. Penelitian menggunakan metode deskriptif non-analitik. Subjek penelitian dipilih berdasarkan kriteria inklusi yaitu keluarga pasien yang bersedia menjadi responden. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa pasien cenderung masih
melanggar diet yang dianjurkan, terutama karena pola hidup tidak sehat yang telah lama dijalani. Dukungan keluarga telah diberikan seperti penyediaan makanan sesuai anjuran, pendampingan, dan motivasi terbukti berkontribusi dalam membantu pasien menjalankan diet secara konsisten. Keberhasilan diet sangat bergantung pada kerjasama antara pasien dan keluarga serta kesadaran diri pasien
untuk menjalankan pola hidup sehat.
Kata Kunci : Diabetes Melitus Tipe2, Dukungan Keluarga, Kepatuhan Diet
Implementasi 4R (Recognizing, Reduction, Retaining, Rehabilitation) pada Pasien Post Kll dengan Fraktur di Ruang IGD RSUD Dr. H. Koesnadi Bondowoso
ABSTRAK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER
PROGRAM STUDI PROFESI NERS
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
Karya Ilmiah Akhir, Juli 2025
Zahrotul Jinani Nur Farishya
Implementasi 4R (Recognizing, Reduction, Retaining, Rehabilitation) Pada Pasien Post KLL dengan Fraktur di Ruang IGD RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso
XV + 70 hal + 14 tabel + 1 bagan + 4 lampiran
Abstrak
Pendahuluan: Kecelakaan lalu lintas (KLL) merupakan penyebab signifikan morbiditas dan mortalitas global dengan fraktur sebagai salah satu manifestasi klinis utama yang berpotensi menimbulkan kecacatan jangka panjang. Penanganan fraktur di instalasi gawat darurat (IGD) membutuhkan pendekatan terstruktur untuk meminimalkan komplikasi melalui prinsip 4R. Prinsip 4R (Recognizing, Reduction, Retaining, Rehabilitation) menawarkan kerangka kerja komprehensif dalam manajemen fraktur. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif pada tiga pasien post-KLL dengan fraktur yang dirawat di IGD RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso. Data diperoleh melalui observasi langsung, telaah rekam medis, pengukuran rentang gerak (ROM), kekuatan otot (dinamometer), intensitas nyeri (VAS) serta wawancara semi-terstruktur. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk mengevaluasi perubahan kondisi pasien sebelum dan sesudah implementasi prinsip 4R. Hasil: Hasil pelaksanaan prinsip 4R menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri (VAS awal 6–7 menjadi 2–3), perbaikan stabilitas fraktur serta peningkatan fungsi mobilisasi pada ketiga pasien. Tidak ditemukan komplikasi seperti infeksi luka atau gangguan neurovaskular dan didukung dengan rehabilitasi dalam pemulihan fungsi ekstremitas secara bertahap. Kesimpulan: Prinsip 4R terbukti efektif dalam memperbaiki kondisi klinis pasien post-KLL dengan fraktur di IGD. Pendekatan berbasis evidence-base ini layak diintegrasikan sebagai standar penatalaksanaan fraktur pada layanan kegawatdaruratan.
Kata Kunci: 4R, Fraktur, Kecelakaan Lalu Linta
ANALISIS PENGARUH SERVANT LEADERSHIP DAN WORK-LIFE BALANCE TERHADAP KINERJA MELALUI KEPUASAN KERJA STUDI PADA GURU SMPN DI KABUPATEN JEMBER
Kinerja merupakan salah satu aspek penting dalam berbagai bidang, termasuk dunia pendidikan. Kinerja yang baik akan berkontribusi secara signifikan terhadap pencapaian tujuan organisasi atau institusi. Dalam konteks pendidikan, kinerja guru menjadi faktor utama yang mempengaruhi kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan kinerja guru menjadi perhatian penting bagi pengelola pendidikan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Populasi dalam penelitian ini yaitu operator guru SMP Negeri
Kabupaten Jember. Sampel ditentukan sebanyak 388 responden. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan software WarpPLS. Hasil Penelitian pengaruh secara langsung menunjukan bahwa servant leadership dan work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja
Guru SMPN Di Kabupaten Jember. Servant leadership dan work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja Guru SMPN di Kabupaten Jember. Sedangkan pengaruh tidak langsung menunjukan bahwa servant leadership dan work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Guru SMPN Di Kabupaten Jember melalui
variabel kepuasan kerja Guru SMPN Di Kabupaten Jember
PENERAPAN ISO 21500 PADA MANAJEMEN MUTU PROYEK PEMBANGUNAN GELANGGANG OLAH RAGA KABUPATEN SITUBONDO
Pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) diKabupaten Situbondo mengalami
keterlambatan sebesar 4% (8 hari kerja) yang diakibatkan kurangnya sistem
pengendalian proyek yang sesuai standar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
menganalisis penerapan standar ISO 21500 dalam manajemen proyek konstruksi di
proyek pembangunan gelanggang olahraga di Kabupaten Situbondo. Berdasarkan
pendekatan kuantitatif, penelitian ini melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tiga
aspek utama proyek, yaitu waktu, biaya, dan mutu, dengan berpedoman pada
prinsip-prinsip ISO 21500. Metode yang digunakan meliputi perencanaan ulang
anggaran biaya (RAB) berdasarkan SNI 2024, penjadwalan ulang proyek dengan
Critical Path Method (CPM), dan penentuan standar teknis material untuk
menjamin kualitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ISO 21500
berhasil mengoptimalkan durasi proyek dari 199 menjadi 177 hari, menyusun RAB
sebesar Rp30,85 M dengan deviasi hanya 0,37%, dan mencapai kualitas konstruksi
yang memenuhi standar. Implementasinya dilakukan melalui struktur organisasi
yang jelas, dokumentasi terstandar, dan audit berkala. Temuan ini membuktikan
efektivitas ISO 21500 dalam meningkatkan kinerja proyek konstruksi pemerintah
daerah, khususnya dalam integrasi aspek waktu, biaya, dan mutu secara sistematis
Uji Efisiensi Bahan Bakar dan Performa Menggunakan Perbandingan Sistem Karburator dan Sistem Injeksi Pada Motor Sport 250cc
Kendaraan bermotor pada saat ini semakin meningkat, hal ini menyebabkan kebutuhan bahan bakar meningkat pula dengan seiring berjalannya waktu bahan bakar akan habis. Oleh karena itu, pada penelitian ini bisa diterapkan khususnya pada kendaraan tahun produksi dibawah 2010 dimana kendaraan tersebut masih mengadopsi teknologi pembakaran karburator. Tujuan dari penelitian ini untuk membandingkan performa mesin, efisiensi bahan bakar, dan emisi gas buang, antara sistem karburator dengan sistem injeksi pada motor sport 250 cc. Pada penelitian ini menerapkan Metodologi eksperimen dengan pengujian perbandingan performa menggunakan alat dynotest untuk mengukur torsi dan daya (HP), konsumsi BBM dengan alat pengujian memakai gelas ukur (burret) dan stopwatch, serta hasil emisi pembakaran. Hasil dari penelitian yang sudah dilaksanakan penulis lakukan menunjukkan modifikasi dari sistem karburator ke sistem injeksi mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar sebesar 51% serta dapat meningkatkan daya dari sistem karburator 27,1 HP pada sistem injeksi menjadi 27,3 HP, dan torsi sistem karburator 20,29 sistem injeksi menjadi 27,40 HP, dan dapat menurunkan nilai emisi gas buang yang mula dari sistem karburator nilai CO: 5.62 % , HC: 1207 ppm pada sistem injeksi menjadi CO:0.19 % , HC: 398 ppm. Berdasarakan pemjelasan diatas maka dapat disimpulkan modifikasi sistem karburator menjadi sistem injeksi dapat meningkatkan performa, konsumsi bahan bakar lebih sedikit , serta emisi gas buang yang lebih sedikit pula
Pengaruh Variasi Arus Pengelasan Smaw (Shield Metal Arc Welding) Pada Pengujian Impak Dan Kekuatan Bending Terhadap Material Baja ST-41
Sambungan las merupakan salah satu sambungan teknis yang membutuhkan teknik pengelasan canggih untuk menghasilkan sambungan berkualitas tinggi, struktur logam masa kini kerap menyertakan komponen pengelasan, terutama pada domain desain dan konstruksi. Proses pengelasan banyak digunakan untuk penyambungan pada kontruksi mesin dan kontruksi baja. Salah satu jenis metode pengelasan yang sering digunakan dan populer saat ini yakni SMAW.Pada pengujian impak dan bending dengan variasi arus 90A, 100A, dan 110A pengelasan SMAW terhadap material baja ST 41 menggunakan elektroda tipe E- 6013 diameter 2,6 menggunakan kampuh V dengan sudut kemiringan 60° ditemukan beberapa nilai rata-rata pada saat pengujian seperti yang sudah tertera, setiap spesimen dilakukan sebanyak 3 kali pengulangan pengujian untuk memaksimalkan hasil dan juga keakuratan dalam penelitian.Hasil pengujian impak yang didapat yakni, pada arus 90A mendapatkan nilai rata-rata 1.85 Joule/mm2, arus 100A mendapatkan nilai rata-rata 1.96 Joule/mm2, dan pada arus 110A mendapatkan nilai rata-rata 1.91 Joule/mm2. Berdasarkan nilai hasil uji lentur yang diperoleh yaitu pada arus 90A mendapatkan nilai 4.560 Mpa, arus 100A mendapatkan nilai 4.571 Mpa, dan 110A saat ini mendapatkan nilai 4.173 Mpa. Berdasarkan hasil uji impak, nilai tertinggi ditemukan pada arus 100A sebesar 1,95 Joule/mm2. Oleh karena itu, dari hasil pengelasan SMAW bahan baja ST 41 dengan ketebalan plat 10mm dan diameter kawat las 2,6 pada uji impak ini, arus yang paling cocok adalah 100A. Pada hasil data uji lentur ditemukan bahwa tingkat kekuatan baja ST 41 pada arus pengelasan 100A dengan nilai 4.571 Mpa. Dari hasil tersebut menunjukkan kelayakan arus pengelasan yaitu 100A pada material baja ST 41 dengan ketebalan 10mm dan diameter kawat las 2,6. Kata Kunci : Pengelasan, SMAW, Baja ST4
IMPLEMENTASI HEALTH EDUCATION SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS PANARUKAN
Latar Belakang : Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai oleh peningkatan kadar gula darah akibat gangguan sekresi insulin, resistensi insulin, atau kombinasi keduanya. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah melalui Health Education yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan pengetahuan pasien dalam mengelola kondisi kesehatannya. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Health Education sebagai upaya pengendalian kadar gula darah pada pasien Diabetes Mellitus di Puskesmas Panarukan. Metode : Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif non-analitik pada seorang pasien dengan diagnosis Diabetes Mellitus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, kuesioner, dan Health Education. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pasien mengenai manajemen Diabetes Mellitus, yang ditunjukkan dengan peningkatan skor kuesioner dari 40% menjadi 100%. Pasien mulai menerapkan Health Education yang diberikan secara bertahap. Monitoring kadar gula darah menunjukkan hasil yang lebih terkendali. Kesimpulan : Penerapan Health Education secara sistematis terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan pasien terhadap pengelolaan Diabetes Mellitus, serta berkontribusi pada pengendalian kadar gula darah
Pengaruh Caustomer Relationship Harga yang kompetitif dan keunggulan bersaing terhadap kinerja pemasaran pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Batik di Jember
Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) batik di Jember memiliki peran penting dalam pemberdayaan ekonomi lokal. Untuk meningkatkan kinerja pemasaran di tengah persaingan yang ketat, UMKM perlu mengelola hubungan pelanggan (customer relationship), menetapkan harga yang kompetitif, dan memanfaatkan keunggulan bersaing melalui inovasi dan kualitas produk. Pemanfaatan teknologi digital juga membantu memperluas pasar dan meningkatkan profitabilitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ketiga faktor tersebut terhadap kinerja pemasaran UMKM batik di Jember sebagai dasar strategi pemasaran yang efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh hubungan konsumen, harga yang kompetitif dan keunggulan bersaing terhadap kinerja pemasaran usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Jember. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang pernah membeli batik di UMKM Kabupaten Jember. Sampel yang diambil yaitu dengan menggunakan rumus ferdinan yang ditemukan hasil sebanyak 115 responden. Kemudian untuk ujinya peneliti menggunakan uji instrumen, analisis linier berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis dan koefisiensi determinasi. Hasilnya menunjukkan bahwa hubungan konsumen, harga yang kompetitif dan keunggulan bersaing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pemasaran usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Jember
PENGARUH REKRUTMEN, PELATIHAN KARYAWAN, DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN HOTEL 99 JEMBER
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rekrutmen, pelatihan karyawan, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan hotel 99 Jember. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan berupa data primer yang diperoleh melalui penyebaran observasi, wawancara dan kuesioner penelitian dan menggunakan data sekunder melalui dokumentasi kegiatan. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan hotel 99 Jember, sedangkan sampel penelitian menggunakan sampel jenuh (saturated sampling) menggunakan keseluruhan populasi, karena populasi pada penelitian ini berjumlah lebih dari 59 orang, yaitu seluruh pegawai Hotel 99 Jember. Untuk analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dapat dinyatakan bahwa Rekrutmen berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, Pelatihan Karyawan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dan Budaya Organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan