Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
19650 research outputs found
Sort by
ANALISIS VOLATILITAS HARGA TELUR AYAM RAS DI PROVINSI JAWA TIMUR
Telur ayam ras merupakan salah satu komoditas pangan strategis yang memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat. Namun, fluktuasi harga yang tinggi dapat menyebabkan ketidakpastian bagi produsen dan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis volatilitas harga telur ayam ras di Provinsi Jawa Timur pada tingkat produsen dan konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif menggunakan pendekatan model ARCH/GARCH. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari publikasi resmi Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Pokok (SISKAPERBAPO) Provinsi Jawa Timur berupa harga harian telur ayam ras pada tingkat produsen dan tingkat konsumen pada periode 2019-2023. Penentuan lokasi penelitian menggunakan metode purposive, yaitu di Provinsi Jawa Timur. Hasil analisis menunjukkan bahwa volatilitas harga telur ayam ras pada tingkat produsen periode 2019-2023 terjadi pada kategori rendah (low volatility) dengan nilai 0,953184, sedangkan volatilitas harga telur ayam ras pada tingkat konsumen periode 2019-2023 terjadi pada kategori sangat tinggi (extremely high volatility) dengan nilai 2,984851. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan stabilisasi harga telur ayam ras
ANALISIS RISIKO USAHA TANI MANGGA (MANGIFERA INDICA) DI KELURAHAN MIMBAAN KECAMATAN PANJI KABUPATEN SITUBONDO
Mangga Arumanis merupakan tanaman yang banyak diminati di indonesia karena rasanya yang manis dan harga terjangkau. Penelitian ini bertujuan: (1) menganalisis tantangan risiko usahatani mangga di Kelurahan Mimbaan Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo (2) menentukan keputusan yang tepat dalam menghadapi risiko di Kelurahan Mimbaan (3) menganalisis cara memitigasi risiko. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan studi kasus eksploratif. Sampel ditentukan berdasarkan jenis kelamin, umur, Pendidikan terakhir, pekerjaan sampingan, dan lama usahatani. Dengan sejumlah 13 petani mangga. Metode analisis data menggunakan metode ERM dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat tantangan risiko seperti ketidakpastian cuaca, belum ada peran kelompok tani, dan peminat petani muda (2) berdasarkan matriks ERM terdapat 15 jenis risiko diantaranya, tiga jenis risiko dengan tingkat keparahan kecil, lima jenis risiko dengan tingkat keparahan menengah & besar, dan dua jenis risiko dengan tingkat keparahan sangat besar (3) berdasar analisis analisis diketahui bahwa usahatani mangga di Kelurahan Mimbaan berada pada kuadran I yang mengindikasikan bahwa stragetgi SO (Strenght, Opportunity) adalah strategi alternatif yang baik. Strategi tersebut mencakup pemanfaatan peluang pasar ekspor, pemasaran produk offline online, serta kerjasama dengan industri olahan mangga. Penelitian ini juga membeikan wawasan mengenai mitigasi risiko melalui diversifikasi usaha secara vertikal dan manajemen yang lebih baik untuk meningkatkan daya saing petan
Implementasi Virtual Reality dalam Visualisasi Arsitektur Kampus menggunakan Game Development Life Cycle (GDLC) (TABS)
Promosi kampus merupakan langkah strategis dalam memperkenalkan identitas dan keunggulan sebuah perguruan tinggi kepada calon mahasiswa. Dalam era digital, pendekatan promosi yang inovatif dan imersif menjadi sangat penting untuk menarik perhatian generasi muda, khususnya siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem visualisasi arsitektur kampus berbasis teknologi Virtual Reality (VR) sebagai media promosi Universitas Muhammadiyah kepada siswa. Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem ini adalah Game Development Life Cycle (GDLC), yang mencakup tahap inisiasi, pra-produksi, produksi, pengujian, dan pasca-produksi. Model 3D bangunan kampus dirancang menggunakan Blender, kemudian diintegrasikan ke dalam Unity untuk menciptakan lingkungan interaktif berbasis VR. Fitur utama yang dikembangkan meliputi navigasi lingkungan virtual, visualisasi gedung kampus secara detail, penyajian informasi interaktif. Pengujian dilakukan menggunakan metode blackbox dan evaluasi usability berdasarkan aspek kemudahan penggunaan, kenyamanan navigasi, serta kualitas visual. Hasilnya menunjukkan bahwa aplikasi VR ini mampu memberikan pengalaman eksplorasi kampus yang menarik, informatif, dan potensial dalam menarik minat calon mahasiswa.Dengan demikian, sistem visualisasi arsitektur kampus berbasis VR ini diharapkan menjadi media promosi yang efektif, menarik, dan modern dalam memperkenalkan Universitas Muhammadiyah ke kalangan pelajar
ANALISIS YURIDIS JALUR KHUSUS PENGENDARA SEPEDA LISTRIK BERDASARKAN PERMENHUB NO 45 TAHUN 2020 TENTANG KENDARAAN TERTENTU MENGGUNAKAN PENGGERAK MOTOR LISTRIK DI KABUPATEN JEMBER
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi dan dasar yuridis pembentukan jalur khusus bagi pengendara sepeda listrik di Kabupaten Jember berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan No. 45 Tahun 2020 tentang Kendaraan Tertentu dengan Penggerak Motor Listrik. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sepeda listrik dengan daya motor ≤250 watt dan kecepatan maksimal 25 km/jam dikategorikan sebagai kendaraan tertentu yang wajib menggunakan jalur khusus sebagaimana diamanatkan dalam Permenhub No. 45 Tahun 2020. Namun, implementasi aturan ini belum berjalan efektif di Kabupaten Jember karena belum adanya peraturan daerah atau kebijakan kepala daerah yang menetapkan keberadaan jalur khusus tersebut. Ketiadaan regulasi lokal menciptakan kekosongan hukum dan potensi pelanggaran hak atas keselamatan lalu lintas. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menindaklanjuti regulasi nasional melalui penerbitan Peraturan Daerah atau Peraturan Bupati guna memastikan penyediaan jalur khusus sepeda listrik yang aman, tertib, dan sesuai dengan asas negara hukum. Penyusunan kebijakan ini menjadi langkah strategis dalam menjawab kebutuhan hukum dan sosial di tengah tren penggunaan kendaraan listrik yang terus berkembang
Pengaruh Pendapatan Orang Tua, Teman Sebaya, dan Kontrol Diri Terhadap Minat Menabung Siswa SMA Balung
Peneliti ini bertujuan untuk memahami pengaruh pendapatan orang tua, pergaulan dengan teman sebaya, dan kemampuan kontrol diri terhadap ketertarikan siswa SMA Baitul Arqom Balung dalam menabung. Ketertarikan menabung sangat penting dalam perilaku finansial yang harus dikembangkan sejak masa sekolah, agar siswa dapat mengelola keuangan meraka secara bijaksana. Hasil dari penelitian awal menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang tidak memiliki rekening tabungan dan tidak aktif dalam kegiatan menabung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui distribusi kuesioner. Populasi dalam penelitian ini melibatkan seluruh siswa aktif di SMA Baitul Arqom Balung, sebanyak 238 siswa, yang dijadikan sebagai sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Data yang diperoleh akan dianalisis dengan regresi liner berganda untuk mengetahui pengaruh simultan dan parsial dari setiap variabel independen terhadap variabel dependen. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi kepada sekolah dan orang tua dalam usaha untuk meningkatkan kesadaran serta perilaku menabung di kalangan siswa. Temuan ini juga diharapkan menjadi pedoman dalam merancang program literasi keuangan di lingkungan sekolah
HUBUNGAN STATUS EKONOMI DAN USIA PERNIKAHAN DENGAN KEJADIAN PRE-EKLAMSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUMBERJAMBE
Preeklampsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang berbahaya dan
menjadi penyebab utama kematian ibu dan bayi di Indonesia. Faktor-faktor seperti
status ekonomi dan usia pernikahan diduga berperan dalam meningkatkan risiko
kejadian preeklampsia. Pada sttatus ekonomi yang rendah dapat membatasi akses
terhadap pelayanan kesehatan, gizi, dan edukasi yang memadai. Sementara itu, usia
pernikahan yang terlalu muda (35 tahun) dapat
menimbulkan risiko kesehatan reproduksi yang lebih tinggi. Tujuan penelitian ini
untuk mengetahui hubungan antara status ekonomi dan usia pernikahan dengan
kejadian preeklampsia di wilayah kerja Puskesmas Sumberjambe. Penelitian ini
menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III dengan
primigravida di wilayah kerja Puskesmas Sumberjambe, dengan jumlah sampel
sebanyak 52 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data
dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Sprearman Rho. Hasil
analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara status ekonomi
dengan kejadian preeklampsia (p value 0,001 <0,05), dan antara usia pernikahan
dengan kejadian preeklampsia (p value 0,001 <0,05). Kesimpulan status ekonomi
rendah dan usia pernikahan di luar rentang ideal (35 tahun)
berhubungan dengan peningkatan risiko kejadian preeklampsia. Disarankan agar
edukasi mengenai kesiapan pernikahan dan kehamilan ideal lebih ditingkatkan,
terutama kepada pasangan usia subur di wilayah kerja Puskesmas Sumberjambe.
Kata Kunci: Pre-eklampsia, Status Ekonomi, Usia Pernikahan
Abstract
UNIVERSITY OF MUHAMMADIYAH JEMBER
BACHELOR OF SCIENCE IN NURSING
FACULTY OF HEALTH SCIENCES
Thesis, July 29, 2025
Aliyah Ratnaning Palupi
The Relationship Between Economic Status and Age at Marriage with the Incidence
of Pre-eclampsia in the Working Area of Sumberjambe Public Health Center
xviii + 74 Pages + 23 Tables + 2 Chart + 20 Attachment
Abstract
Pre-eclampsia is one of the most serious pregnancy complications and a leading
cause of maternal and neonatal mortality in Indonesia. Factors such as economic
status and age at marriage are believed to contribute to the increased risk of preeclampsia. Low economic status may limit access to adequate healthcare services,
nutrition, and education. Meanwhile, marrying at a very young age (<19 years) or
at an older age (>35 years) poses greater reproductive health risks. This study
aimed to examine the relationship between economic status and age at marriage
with the incidence of pre-eclampsia in the working area of the Sumberjambe Public
Health Center. A descriptive correlational design with a cross-sectional approach
was used. The study population included all third-trimester pregnant women who
were primigravida in the Sumberjambe working area, with a total sample of 52
respondents selected using total sampling technique. Data were collected using
questionnaires and analyzed with the Spearman Rho test. The results showed a
significant relationship between economic status and the incidence of preeclampsia (p-value 0.001 35 years) are
associated with an increased risk of pre-eclampsia. It is recommended that
education regarding ideal marriage and pregnancy preparation be enhanced,
especially for reproductive-aged couples in the Sumberjambe Public Health Center
area.
Keywords: Pre-eclampsia, Economic Status, Age at Marriag
PERAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) TAPE MAYANG MADU DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI DESA TEGALWARU KECAMATAN MAYANG MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Usaha Mikro, Kecil,
dan Menengah (UMKM) Tape Mayang Madu dalam meningkatkan
perekonomian masyarakat di Desa Tegalwaru, Kecamatan Mayang,
Kabupaten Jember, khususnya ditinjau dari perspektif ekonomi Islam.
Selain itu, UMKM ini berhasil menyerap tenaga kerja lokal dan
memberikan alternatif pekerjaan yang layak bagi masyarakat dengan
pendidikan terbatas. Temuan ini memperkuat pandangan bahwa
pengembangan UMKM tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi,
tetapi juga sejalan dengan prinsip keadilan sosial dan keberkahan dalam
ekonomi Islam. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya
kontribusi UMKM dalam mendukung pembangunan ekonomi lokal,
menciptakan lapangan kerja, serta mengurangi tingkat pengangguran dan
kemiskinan, terutama di daerah pedesaan. Penelitian ini menggunakan
metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang mengandalkan data
dari wawancara langsung dengan pemilik UMKM, pekerja, petani lokal,
dan masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM
Tape Mayang Madu berperan strategis dalam meningkatkan pendapatan
masyarakat melalui sistem reseller, kemitraan dengan petani singkong,
pemanfaatan lahan melalui sistem sewa, serta penyediaan lapangan kerja
tetap maupun borongan
EVALUASI PEMBANGUNAN JARINGAN PERPIPAAN BERDASARKAN ANALISIS KEBUTUHAN DAN KETERSEDIAAN AIR (Studi Kasus: Desa Darsono, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember)
Permasalahan ketersediaan air bersih yang terbatas dan infrastruktur perpipaan yang belum optimal
menjadi tantangan utama bagi Desa Darsono, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, terutama di
Dusun Paddasan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pembangunan jaringan perpipaan melalui
analisis kebutuhan air berdasarkan jumlah penduduk dan pola konsumsi, serta ketersediaan air
sumber lokal. Metode proyeksi penduduk menggunakan pendekatan aritmatik, geometrik, dan
eksponensial dengan hasil memilih metode aritmatik berdasarkan nilai standar deviasi terkecil. Hasil
analisis menunjukkan bahwa debit sumber air baku sebesar 14,62 L/detik cukup memenuhi
kebutuhan air bersih rata-rata pada proyeksi tahun 2033 sebesar 3,104 L/detik. Penggunaan pipa
HDPE dengan diamater 5 dan 6 inci serta sistem jaringan teroptimasi memberikan peningkatan
efisiensi distribusi air. Studi ini juga menyoroti pentingnya pemeliharaan infrastruktur dan peran
masyarakat dalam keberlangsungan pengelolaan air bersih
PENGARUH KEPRIBADIAN WIRAUSAHA, PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN DAN LINGKUNGAN TERHADAP KEBERHASILAN USAHA SENTRA RENGGINANG DI DESA GELUNG SITUBONDO
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepribadian wirausaha, pengetahuan
wirausaha, lingkungan, terhadap keberhasilan usaha pada sentra rengginang di desa gelung
situbondo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidaksamaan bentuk dan berat bersih
perkemasan sehingga kurang menarik. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini
dengan menyebarkan kuesioner terstruktur kepada 60 orang pelaku usaha UMKM sentra
rengginang desa gelung yang dipilih menggunakan teknik sampel jenuh. Data dianalisis
menggunakan regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel
independen secara parsial terhadap variabel dependen, yaitu keberhasilan usaha. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kepribadian wirausaha, pengetahuan kewirausahaan,
lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan usaha. Dari keempat
variabel tersebut, kompensasi merupakan faktor yang paling dominan memberikan pengaruh.
Temuan ini menyiratkan bahwa untuk meningkatkan keberhasilan usaha, pelaku UMKM
penting memiliki kepribadian wirausaha dan pengetahuan kewirausahaan guna untuk
menciptakan usaha yang berhasil. Selain itu lingkungan usaha juga mempengaruhi semangat
pelaku UMKM dalam mencapai keberhasilan usahanya.
Kata Kunci : Kepribadian Wirausaha, Pengetahuan Kewirausahaan, Lingkungan,
Keberhasilan Usaha
PENGARUH TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP DAN BURNOUT TERHADAP KINERJA KARYAWAN YANG DIMEDIASI OLEH ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR C (Studi Pada Rumah Sakit Mitra Medika Bondowoso)
Sumber daya manusia (SDM) memiliki peranan yang sangat krusial dalam organisasi modern, terutama dalam konteks meningkatkan kinerja dan daya saing. SDM tidak hanya berfungsi sebagai pelaksana tugas, tetapi juga sebagai aset strategis yang dapat mempengaruhi keberhasilan organisasi secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transformational leadership dan burnout terhadap kinerja karyawan yang dimediasi oleh organizational citizenship behaviour (OCB) pada karyawan Rumah Sakit Mitra Medika Bondowoso. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Sampel penelitian berjumlah 194 responden yang dipilih dengan teknik quota sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan bantuan software SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) transformational leadership berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja, (2) burnout berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja, (3) transformational leadership berpengaruh positif signifikan terhadap OCB, (4) burnout berpengaruh negatif signifikan terhadap OCB, (5) organizational citizenship behaviour berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja, (6) transformational leadership berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja melalui mediasi Organizational Citizenship Behaviour dan (7) burnout berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja melalui mediasi OCB. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja karyawan, dengan OCB sebagai faktor mediasi yang memperkuat hubungan tersebut serta perlu dilakukan tindakantindakan untuk menghindari timbulnya burnout agar tidak berdampak negatif terhadap kinerja karyawan