Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
19650 research outputs found
Sort by
KEBIJAKAN PENGATURAN PENGELOLAAN LIMBAH ALAT PERAGA KAMPANYE BERDASARKAN PRINSIP KEBERLANJUTAN LINGKUNGAN HIDUP
Penelitian ini membahas pengaturan pengelolaan limbah Alat Peraga Kampanye
(APK) dalam pemilu berdasarkan prinsip keberlanjutan lingkungan hidup. APK
yang digunakan secara masif oleh peserta pemilu seringkali menjadi limbah yang
mencemari lingkungan karena tidak adanya pengaturan khusus mengenai
pengelolaannya setelah kampanye berakhir. Tujuan penelitian ini adalah untuk
menganalisis pengaturan yang berlaku dan memberikan solusi melalui sinkronisasi
antara peraturan kepemiluan dan regulasi lingkungan hidup. Metode penelitian
yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan
dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi KPU dan Bawaslu
hanya mengatur pemasangan dan pencopotan APK secara administratif, belum
menyentuh aspek pengelolaan limbah secara menyeluruh. Oleh karena itu, perlu
adanya peraturan khusus yang mengatur strategi pengelolaan limbah APK
berdasarkan prinsip reduce, reuse, recycle (3R), serta mendorong kampanye yang
lebih ramah lingkungan melalui media digital. Penambahan ketentuan hukum ini
menjadi penting agar pemilu tidak hanya demokratis, tetapi juga berkelanjutan
secara ekologis
HUBUNGAN IMPLEMENTASI PROGRAM SEKOLAH RAMAH ANAK (SRA) DENGAN TINDAKAN PERUNDUNGAN PADA REMAJA DI SMP NEGERI 7 JEMBER
Masa remaja merupakan periode krusial dalam perkembangan sosial dan emosional individu. Lingkungan sekolah yang aman dan mendukung menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah perilaku perundungan. Program Sekolah Ramah Anak (SRA) hadir sebagai upaya untuk menciptakan suasana sekolah yang inklusif dan bebas kekerasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara implementasi Program Sekolah Ramah Anak (SRA) dengan tindakan perundungan pada remaja di SMP Negeri 7 Jember. Desain penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII sebanyak 346 anak, dengan sampel berjumlah 184 anak yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner implementasi SRA dan kuesioner Olweus Bullying Questionnaire (OBQ) untuk menilai tindakan perundungan. Hasil penelitian yang dianalisis menggunakan uji Spearman’s rho menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara implementasi program Sekolah Ramah Anak dengan tindakan perundungan pada remaja di SMP 7 Jember, dengan nilai (p = 0,001). Kesimpulan dari penelitian ini adalah program ini dapat menjadi strategi efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan mendukung kesehatan mental remaja. Oleh karena itu, disarankan agar program SRA tidak hanya dipertahankan tetapi juga diterapkan secara lebih luas di sekolah-sekolah lainnya sebagai upaya preventif untuk mengurangi prevalensi perundungan dan meningkatkan kesejahteraan psikososial remaja
IMPLEMENTASI TERAPI KOMPLEMENTER BEKAM PADA PASIEN TEKANAN DARAH TINGGI DI RUMAH BEKAM AL-KAAHIL JEMBER
Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang ditandai
dengan peningkatan tekanan darah secara persisten dengan tekanan sistolik ≥140
mmHg dan diastolik ≥90 mmHg dan sering kali tidak menunjukkan gejala awal
yang jelas. Pengelolaan hipertensi dapat dilakukan melalui pendekatan non
farmakologis seperti akupuntur, aromaterapi, pijat dan bekam. Terapi bekam
adalah terapi komplementer yang membantu menurunkan tekanan darah tinggi
dengan mengeluarkan darah kotor melalui permukaan kulit. Penelitian ini
bertujuan untuk mengimplementasikan terapi komplementer bekam pada pasien
dengan tekanan darah tinggi di Rumah Bekam Al-Kaahil Jember. Metode:
Metode yang digunakan dalam studi kasus ini adalah studi kasus deskriptif
dengan satu pasien yang mengalami tekanan darah tinggi. Data dikumpulkan
melalui wawancara, observasi fisik, dokumentasi serta pengukuran tekanan darah
sebelum dan sesudah terapi bekam. Intervensi pemberian terapi bekam dilakukan
selama empat hari dengan menerapkan 7 titik bekam “Al-Akhda‟ain, Al-Kaahil,
Al-Katifain dan Al Warik” yang telah ditentukan. Hasil: Hasil studi kasus
menunjukkan adanya penurunan tekanan darah dari 144 mmHg menjadi 130
mmHg setelah intervensi hari pertama dan stabil menjadi 140 mmHg di hari
ketiga dan keempat serta penurunan skala nyeri dari 3 menjadi 2 selama periode
terapi. Kesimpulan: Kesimpulan dari studi ini menunjukkan bahwa terapi bekam
berpotensi menjadi pendekatan komplementer yang efektif dalam membantu
menurunkan tekanan darah dan mengurangi nyeri pada pasien hipertensi.
Implikasi: Penelitian lebih lanjut dengan jumlah sampel lebih besar dan jangka
waktu lebih panjang disarankan untuk menguatkan temuan ini
Penerapan Terapi Slow Deep Breathing dengan Masalah Keperawatan Pola Nafas Tidak Efektif pada Pasien Pneumonia di Ruang Lavender RSD dr.Soebandi Jember
Pendahuluan: Pneumonia merupakan infeksi akut pada jaringan paru, khususnya alveoli, yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti bakteri, virus, atau jamur. Proses inflamasi yang terjadi menyebabkan akumulasi sekret dan pembentukan eksudat di alveoli, sehingga mengganggu proses pertukaran gas. Gangguan ini dapat menurunkan saturasi oksigen dan meningkatkan frekuensi napas, yang kemudian memicu masalah pernapasan seperti pola napas tidak efektif. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus pada tiga pasien pneumonia yang mengalami masalah Pola Napas Tidak Efektif di Ruang Lavender RSD dr. Soebandi Jember. Proses keperawatan meliputi pengkajian, penegakan diagnosis, perencanaan, implementasi intervensi berbasis terapi slow deep breathing, dan evaluasi hasil selama tiga hari. Asuhan keperawatan dilakukan berdasarkan standar SDKI, SIKI, dan SLKI. Hasil: Setelah tiga hari intervensi, ketiga pasien menunjukkan perbaikan klinis yang signifikan. Tanda-tanda perbaikan mencakup penurunan frekuensi napas menjadi 20–22x/menit, peningkatan saturasi oksigen menjadi 97–98%, hilangnya retraksi otot bantu napas, serta ekspresi wajah yang tampak lebih rileks. Keluhan sesak napas secara subjektif juga berkurang. Berdasarkan hasil evaluasi, status keperawatan dinyatakan teratasi sebagian, dengan intervensi terapi slow deep breathing terbukti memberikan efektivitas dalam perbaikan pola napas. Kesimpulan: Intervensi keperawatan berupa terapi slow deep breathing terbukti efektif dalam menangani pola napas tidak efektif pada pasien pneumonia. Meskipun belum semua pasien mencapai status “teratasi” sepenuhnya, sebagian besar indikator klinis menunjukkan kemajuan bermakna. Oleh karena itu, terapi ini dapat direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis yang sederhana namun efektif dalam asuhan keperawatan pasien pneumonia.
Kata kunci : Pneumonia, Pola nafas tidak efektif, Terapi slow deep breathin
KLASIFIKASI SENTIMEN OPINI MASYARAKAT MENGGUNAKAN METODE NAIVE BAYES TERHADAP PELAYANAN PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR (STUDI KASUS UPT PKB DISHUB JEMBER)
Widyantama, Gilang Raka. 2025. Klasifikasi Sentimen Opini Masyarakat
Menggunakan Metode Naïve Bayes terhadap Pelayanan Pengujian
Kendaraan Bermotor (Studi Kasus UPT PKB Dishub Jember). Tugas Akhir.
Program Sarjana. Program Studi Teknik Informatika. Universitas
Muhammadiyah Jember.
Pembimbing: Hardian Oktavianto, Ulya Anisatur Rosyidah.
Kualitas pelayanan publik merupakan aspek penting dalam mengevaluasi kinerja
lembaga pemerintah, termasuk UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB)
Kabupaten Jember. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan sentimen
masyarakat terhadap pelayanan UPT PKB menggunakan algoritma Multinomial
Naïve Bayes. Data diperoleh dari survei Google Form yang disebarkan pada 17–21
Februari 2025 dan menghasilkan 259 opini masyarakat. Penelitian ini melibatkan
tahapan preprocessing, pelabelan dengan metode lexicon-based, pembobotan TFIDF, dan klasifikasi menggunakan Naïve Bayes. Hasil menunjukkan 150 opini
positif (57,9%), 59 netral (22,8%), dan 50 negatif (19,3%). Model dengan rasio
70:30 memberikan performa paling seimbang dengan precision sebesar 0,77, recall
0,42, dan f1-score 0,38. Meskipun akurasi tertinggi sebesar 0,69 dicapai pada rasio
90:10, hal ini kurang merepresentasikan keandalan model karena distribusi data
yang tidak seimbang. Oleh karena itu, model 70:30 dinilai paling optimal dalam
klasifikasi sentimen opini masyarakat terhadap pelayanan publik.
Kata kunci: Analisis Sentimen, Naïve Bayes, Pelayanan Publik, Lexicon-Based
Pengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Penerimaan Materi Agama Pada Siswa di Madrasah Aliyah Muhammadiyah 01 Jember
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan sekolah terhadap penerimaan materi agama siswa di Madrasah Aliyah Muhammadiyah 01 Jember. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya lingkungan sekolah karena memiliki pengaruh yangsangat sigifikan pada penerimaan materi pelajaran sisa, saalah satunya materi Agama. Lingkungan sekolah yang kondusif diyakini dapat meningkatkan motivasi, minat, serta hasil belajar siswa dalam menerima materi agama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan subjek penelitian siswa kelas Xa dan Xb di Madrasah Aliyah Muhammadiyah 01 Jember. Pendekatan penelitian yang digunakan kuantitatif dengan jenis survey. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis statistik untuk menguji validitas, reliabilitas, normalitas, dan linearitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh lingkuan sekolah mendapatkan hasil 20 siswa ( 54,1%), menunjukkan hasil yang tinggi dan 2 siswa dengan hasil ( 5,4%) dengan hasil rendah. Hasil pada penerimaan materi agama dengan hasil 18 siswa (48,6%) dengan hasil ang tinggi dan 2 siswa (5,4%) hasil rendah. Dari hasil analisis secra statistik yang diperoleh disimpulkan hipotesis alternatif (Ha) diterima, sedangkan hipotesis Nol (Ho) ditolak
Hubungan Kepatuhan Kontrol Tekanan Darah dan Diet Rendah Garam Dengan Tingkat Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kotakulon Bondowoso
Latar Belakang dan tujuan: Hipertensi adalah penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia, dan menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas. Penanganannya tidak hanya bergantung pada terapi farmakologis, tetapi juga pada kepatuhan terhadap kontrol tekanan darah dan diet rendah garam. Variasi tingkat kepatuhan menjadi tantangan dalam pengelolaan hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan kontrol tekanan darah dan diet rendah garam dengan tingkat hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kotakulon Bondowoso. Metode : penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi rata-rata jumlah kunjungan pasien hipertensi di Puskesmas Kotakulon sebanyak 84 orang, dengan sampel penelitian 75 responden yang akan dipilih melalui teknik purporsive sampling. Data dikumpulkan melalui kuisoner serta observasi tekanan darah. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman Rho. Hasil : hasil uji menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kepatuhan kontrol tekanan darah dan diet rendah garam dengan tingkat hipertensi yaitu p value = 0,000 (p = <0.05) dengan masing masing koefisiensi korelasi r = -0,630 dan -0,635 artinya hubungan yang terbentuk berbanding terbalik atau bersifat negatif dengan kekuatan kuat. Simpulan : terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan terhadap kontrol tekanan darah dan diet rendah garam dengan tingkat hipertensi. Kepatuhan yang tinggi berperan dalam menurunkan tingkat tekanan darah
Pengkajian dan Diagnosis Keperawatan pada Anak Berusia 0-5 Tahun dengan Diare di Ruang Aster RSD dr. Soebandi Jember
Latar Belakang: Diare merupakan buang air besar lebih dari tiga kali dalam 24 jam dengan tinja lembek atau cair akibat infeksi. Diare masih menjadi penyebab utama kesakitan dan kematian pada anak di bawah 5 tahun. Pengkajian keperawatan
yang sistematik diperlukan untuk menentukan diagnosis yang tepat. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil pengkajian dan diagnosis keperawatan pada anak berusia 0-5 tahun dengan diare di Ruang Aster RSD dr. Soebandi Jember. Metode: Desain penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Subjek penelitian adalah tiga anak berusia 0-5 tahun dengan diare. Teknik pengumpulan data meliputi observasi langsung, wawancara terstruktur, dan studi dokumen. Validitas data dijaga melalui triangulasi data, triangulasi teoritis, member check, dan peer debriefing. Hasil: Hasil penelitian
menunjukkan bahwa semua pasien mengalami diare dengan keluhan utama buang air besar encer lebih dari tiga kali dalam sehari. Selain itu, keluarga pasien umumnya memiliki perilaku hidup yang kurang bersih, anak belum mendapatkan imunisasi lengkap, dan anak mengonsumsi susu formula. Diagnosis utama pada semua pasien adalah diare. Kesimpulan: Pengkajian sistematik terbukti sangat penting dalam menetapkan diagnosis keperawatan yang tepat pada anak berusia 0-5 tahun dengan diare. Kesadaran dini yang dilakukan berdasarkan hasil pengkajian yang akurat dapat mencegah terjadinya komplikasi serius serta berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup anak dan keluarganya
Implementasi closed suction dalam Pencegahan Ventilator Associated Pneumonia (VAP) pada pasien dengan masalah Gangguan Ventilasi Spontan di Ruang ICU RSD Dr. Soebandi Jember
Pendahuluan: Ventilator Associated Pneumonia (VAP) merupakan salah satu komplikasi serius yang sering terjadi pada pasien dengan ventilasi mekanik di ruang perawatan intensif. VAP meningkatkan risiko morbiditas, mortalitas, dan memperpanjang masa rawat di rumah sakit. Salah satu intervensi yang terbukti efektif dalam mencegah VAP adalah teknik closed suction, yaitu penghisapan sekret tanpa melepaskan koneksi ventilator untuk mempertahankan kebersihan jalan napas dan oksigenasi pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi closed suction dalam pencegahan VAP pada pasien dengan gangguan ventilasi spontan di ruang ICU RSUD Dr. Soebandi Jember. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada tiga pasien yang menggunakan ventilasi mekanik selama ≥48 jam dan belum terdiagnosis pneumonia. Intervensi closed suction dilakukan satu kali sehari selama tiga hari berturut-turut, dan evaluasi dilakukan menggunakan skor CPIS serta indikator klinis lainnya. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan skor CPIS dan perbaikan status klinis pasien, ditandai dengan penurunan jumlah sekret, peningkatan saturasi oksigen, dan normalisasi suhu tubuh. Kesimpulan: Temuan ini mengindikasikan bahwa implementasi closed suction secara rutin dan terstandar efektif dalam mencegah kejadian VAP dan meningkatkan kualitas asuhan keperawatan di ICU.
Kata Kunci: Ventilator Associated Pneumonia, Closed Suction, ICU, CPIS, Ventilasi Mekani
PERILAKU PENGGUNAAN APLIKASI KEUANGAN REAL-TIME TERHADAP PENGELOLAAN KEUANGAN UMKM DI KABUPATEN JEMBER
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan keuangan, pengalaman keuangan, dan sikap keuangan sebagai faktor perilaku penggunaan aplikasi keuangan real-time terhadap pengelolaan keuangan UMKM di Kabupaten Jember. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei terhadap 93 pelaku UMKM. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan keuangan dan pengalaman keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan UMKM, sedangkan sikap keuangan tidak berpengaruh signifikan. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pelaku UMKM, pengembang aplikasi, dan pembuat kebijakan dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan melalui adopsi teknologi