Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
    19650 research outputs found

    PENERAPAN TERAPI QUR’ANIC HEALING PADA KLIEN DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI: HALUSINASI PENDENGARAN DI RUANG TULIP RSUD dr. SOEBANDI JEMBER

    No full text
    Penerapan Terapi Qur’anic Healing Pada Klien Gangguan Persepsi Sensori : Halusinasi Pendengaran di Ruang Tulip RSD dr. Soebandi Jember Implementing Qur'anic Healing Therapy for Clients with Sensory Perception Disorders: Auditory Hallucinations in the Tulip Room at Dr. Soebandi Regional Hospital, Jember Ika Puji Dewi Rahayu Fakultas Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Jember ABSTRAK Latar belakang: Halusinasi merupakan salah satu gejala gangguan jiwa pada individu yang disertai dengan perubahan persepsi sensori, dimana klien merasakan stimulus yang sebenarnya tidak ada pada kehidupan nyata. Salah satu terapi non farmakologis untuk mengurangi halusinasi pendengaran dengan terapi Qur’anic Healing Surah . Terapi ini merupakan terapi dengan memperdengarkan bacaan Surah yang berfokus untuk menurunkan frekuensi dan gejala halusinasi pendengaran. Tujuan: Karya ilmiah akhir ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas terapi Qur’anic Healing terhadap frekuensi halusinasi pendengaran. Metode: Desain penelitian menggunakan deskriptif dengan studi kasus. Dalam studi ini peneliti mengeksplorasi masalah pada pasien dengan gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran dengan jumlah sampel 1 orang. Hasil: Setelah diberikan terapi Qur’anic Healing selama 3 hari dengan waktu 15 menit per sesi yang dilakukan 2 kali sehari, didapatkan hasil adanya penurunan frekuensi halusinasi pendengaran. Pembahasan: Terapi murottal Al-Qur’an dengan Surah dapat menyebabkan adanya pelepasan hormone endorphin oleh kelenjar pituitary sehingga dapat merubah perasaan seseorang. Terapi Qur’anic Healing mampu menurunkan depresi, kecemasan, kesedihan, mendapatkan ketenangan jiwa, menurunkan tekanan darah, memberikan efek rileks pada tubuh. Mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an dapat meningkatkan kesehatan dan terjadi peningkatan kesadaran spiritual yang membawa efek positif bagi klien. Kesimpulan: Terapi Qur’anic Healing efektif dalam menurunkan frekuensi halusinasi pendengaran pada pasien dengan skizofrenia. Kata kunci: Skizofrenia, gangguan persepsi sensori: halusinasi pendnegaran, terapi Qur’anic Healing

    Peran Digital Marketing kreativitas dan inovasi terhadap daya saing umkm batik dikota jember

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital marketing, kreativitas, dan inovasi terhadap daya saing UMKM batik di Kota Jember. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari pelaku UMKM batik melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode anlisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing UMKM. Digital marketing terbukti meningkatkan akses pasar, interaksi dengan konsumen, serta loyalitas pelanggan. Kreativitas pelaku UMKM berperan penting dalam menghasilkan produk batik yang unik dan sesuai tren pasar, sementara inovasi memungkinkan UMKM menciptakan produk baru dan memperbaiki produk lama guna memenuhi kebutuhan konsumen yang dinamis. Penelitian ini merekomendasikan penguatan strategi digital marketing, peningkatan kreativitas, dan inovasi produk secara berkelanjutan sebagai kunci untuk mempertahankan dan meningkatkan daya saing UMKM batik di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Dukungan dari pemerintah dan lembaga terkait juga sangat diperlukan untuk mendorong pengembangan UMKM secara optimal. Kata kunci: Digital Marketing, Kreativitas, Inovasi, Daya Sain

    HUBUNGAN KEAKTIFAN MENGIKUTI SENAM LANSIA DENGAN TINGKAT DEPRESI LANSIA DI KARANG WERDHA DESA UMBULSARI JEMBER

    No full text
    Latar Belakang : Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami penurunan fungsi fisik, psikologis, dan sosial, sehingga berisiko tinggi mengalami depresi. Aktivitas fisik, seperti senam lansia, tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan fisik tetapi juga memberikan dukungan sosial, yang dapat berkontribusi dalam menurunkan tingkat depresi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keaktifan mengikuti senam lansia dengan tingkat depresi pada lansia di Karang Werdha Desa Umbulsari, Jember. Metode : Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari 50 lansia, sedangkan sampel sebanyak 34 orang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Variabel independen adalah keaktifan mengikuti senam lansia, sedangkan variabel dependen adalah tingkat depresi, yang diukur menggunakan kuesioner Geriatric Depression Scale (GDS). Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman’s Rho untuk mengetahui hubungan antarvariabel. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara keaktifan mengikuti senam lansia dengan tingkat depresi pada lansia. Hasil uji korelasi Spearman’s Rho menunjukkan nilai p < 0,05 dengan arah hubungan negatif, yang berarti semakin tinggi keaktifan lansia mengikuti senam, semakin rendah tingkat depresi yang dialami. Kesimpulan : Keaktifan mengikuti senam lansia berhubungan negatif dengan tingkat depresi pada lansia, sehingga senam lansia dapat dijadikan sebagai salah satu strategi intervensi non-farmakologis untuk mencegah dan menurunkan depresi pada lansia. Kata Kunci : lansia, senam lansia, keaktifan, depres

    Analisis Tren Ekspor Buah Unggul Nasional

    No full text
    Sektor pertanian Indonesia memiliki peran yang sangat penting bagi pertumbuhan perekonomian nasional Indonesia. Berdasarkan data, sektor pertanian Indonesia pada tahun 2018 telah berkontribusi sebesar 3.431 juta US$ terhadap nilai ekspor Indonesia. Manggis, pisang, dan nenas merupakan tiga buah-buahan yang paling banyak diekspor oleh Indonesia. Hal tersebut dapat menjadikan Indonesia sebagai negara pengekspor manggis, pisang dan nenas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) tren produksi tiga buah-buahan Indonesia selama periode 2011-2023, (2) tren ekspor tiga buah-buahan Indonesia selama periode 2011-2023, (3) tren market share tiga buah-buahan Indonesia selama periode 2011-2023, (4) korelasi antara produksi dan ekspor tiga buah-buahan Indonesia. Penelitian dilakukan secara sengaja (purposive method) di Indonesia menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder deret waktu selama periode 2011-2023 yang diperoleh dari BPS, FAO, dan UN Comtrade yang meliputi data volume produksi, volume ekspor, dan market share tiga buah-buahan Indonesia. Analisis data menggunakan analisis tren linear metode least square, analisis market share sederhana, dan analisis korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan: (1) tren produksi ketiga buah-buahan menunjukkan tren meningkat secara signifikan, (2) tren ekspor ketiga buah-buahan menunjukkan tren meningkat secara signifikan, (3) tren market share manggis dan nenas menunjukkan tren meningkat secara signifikan, sedangkan untuk pisang menunjukkan tren meningkat secara tidak signifikan, (4) korelasi antara produksi dan ekspor manggis memiliki pengaruh yang positif dan signifikan, sedangkan produksi dan ekspor pisang dan nenas memiliki pengaruh yang positif tetapi tidak signifikan

    PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

    Get PDF
    Kepercayaan diri menjadi modal utama yang harus dimiliki remaja agar mampu beradaptasi dengan lingkungan sosial dan meraih kesuksesan di masa depan. Rendahnya kepercayaan diri pada remaja berdampak pada berkurangnya motivasi belajar, penurunan prestasi akademis, kesulitan dalam bersosialisasi, bahkan potensi timbulnya masalah-masalah psikologis. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap kepercayaan diri pada siswa sekolah menengah pertama. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif korelasional. Subjek penelitian melibatkan 205 responden yang merupakan remaja SMPN 2 Jember berusia antara 13-15 tahun, menggunakan teknik probability sampling yaitu simple random sampling. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan Skala Pola asuh dengan jumlah 20 item dengan nilai validitas sebesar 0,3, dan Skala Kepercayaan diri dengan jumlah 20 item dengan nilai reliabilitas sebesar 0,611. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah Uji Regresi Linear Sederhana. diperoleh nilai F = 34,984 dengan p = 0,000 (p < 0,05), sehingga hipotesis alternatif yang menyatakan terdapat pengaruh pola asuh orang tua terhadap kepercayaan diri pada siswa sekolah menengah pertama. Artinya semakin tinggi semakin positif pola asuh yang diterima remaja, maka semakin tinggi pula tingkat kepercayaan diri remaja. Hasil ini menguatkan pemahaman bahwa kualitas hubungan orang tua dan cara mereka mengasuh sangat berperan dalam membentuk karakter dan psikologis remaja, khususnya dalam aspek kepercayaan diri yang menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan di lingkungan sosial

    RANCANG BANGUN HELM DENGAN SISTEM NOTIFIKASI GETAR BERBASIS SENSOR ULTRASONIK HC-SR04 UNTUK PENGENDARA TUNARUNGU

    Get PDF
    Penyandang tunarungu memiliki keterbatasan dalam menerima informasi dari lingkungan sekitarnya, khususnya saat berkendara di jalan raya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem helm dengan peringatan getar berbasis sensor ultrasonik dan GPS guna meningkatkan kewaspadaan pengendara tunarungu. Sistem terdiri atas tiga sensor ultrasonik (kanan, kiri, belakang) terhubung dengan mikrokontroler ESP32 yang mengendalikan motor getar DC sebagai aktuator peringatan. Modul GPS Neo-6M terintegrasi untuk mengirim lokasi real-time melalui Telegram Bot. Hasil pengujian menunjukkan akurasi sensor tinggi, dengan rata-rata error 0,8 % (kanan), 0,9 % (kiri), dan 0,7 % (belakang). Respon getar optimal pada sudut 90° (0,14–0,16 s), sementara pada sudut 60° dan 120° waktu respon meningkat menjadi 0,21–0,23 s. Sistem stabil bekerja pada jarak 100–200 cm. Frekuensi kerja motor getar sebanyak 52–76 Hz, masih dalam ambang aman untuk sensitivitas kepala manusia. Temuan ini membuktikan bahwa helm pintar yang dikembangkan efektif memberikan peringatan taktil bagi pengendara tunarungu, sekaligus memungkinkan pemantauan lokasi real-time berbasis IoT

    STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI DI TK FAFITRI KABUPATEEN JEMBER

    Get PDF
    Kemandirian anak adalah kemampuan anak untuk mengatur dirinya sendiri, mengambil keputusan, menyelesaikan tugas atau masalah tanpa selalu bergantung pada bantuan orang dewasa. Ini mencakup aspek fisik, emosional, sosial, dan kognitif, dan berkembang secara bertahap sesuai dengan usia dan pengalaman anak. Kemandirian perlu diajarkan sejak dini karena akan memudahkan anak dalam memasuki jenjang pendidikan selanjutnya.kemandirian juga mengantarkan anak untuk memiliki kepercayaan diri dan motivasi .Kemandirian merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak yang berperan besar dalam membentuk karakter, tanggung jawab, dan kemampuan anak dalam menghadapi berbagai situasi kehidupan. Guru sebagai pendidik memiliki peran strategis dalam menumbuhkan dan meningkatkan kemandirian anak, khususnya dalam lingkungan pendidikan formal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai strategi yang digunakan guru dalam meningkatkan kemandirian anak di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi yang efektif meliputi pemberian tanggung jawab sesuai usia, pendekatan pembelajaran aktif, pemberian pilihan dan kebebasan terbimbing, penggunaan penguatan positif, serta penciptaan lingkungan belajar yang mendukung eksplorasi dan inisiatif anak. Penerapan strategi ini terbukti mampu meningkatkan kemampuan anak dalam mengatur diri sendiri, mengambil keputusan, dan menyelesaikan tugas tanpa ketergantungan berlebihan pada guru. Dengan demikian, peran guru sangat vital dalam menumbuhkan kemandirian anak melalui pendekatan yang terencana, konsisten, dan disesuaikan dengan tahap perkembangan mereka

    HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI KARIER DENGAN KEMATANGAN KARIER PADA REMAJA SMA YANG TINGGAL DI PANTI ASUHAN KABUPATEN JEMBER

    Get PDF
    Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) umumnya berada pada rentang usia 16–18 tahun. Pada tahap ini, salah satu tugas perkembangan remaja adalah mempersiapkan karier sebagai bagian dari perencanaan masa depan. Namun, pada kenyataannya, masih banyak siswa SMA yang memiliki tingkat perencanaan karier rendah. Salah satu faktor yang memengaruhi hal tersebut adalah efikasi diri karier. Berbeda dengan remaja yang tinggal bersama keluarga, remaja yang tinggal di panti asuhan sering menghadapi tantangan perkembangan dan kondisi psikososial yang berbeda, yang dapat memengaruhi efikasi diri karier maupun kematangan karier mereka. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri karier dan kematangan karier pada remaja SMA yang tinggal di panti asuhan di Kabupaten Jember. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Jumlah sampel pada penelitian ini 57 remaja SMA panti asuhan yang diambil menggunakan teknik sampel jenuh. Instrumen penelitian terdiri dari Skala Kematangan Karier (43 item, α= 0,892) yang diadaptasi oleh Nazma (2021) dan Skala Efikasi Diri Karier (22 item, α= 0,892) yang diadaptasi oleh Gunawan (2013). Hasil Penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara efikasi diri karier dan kematangan karier (r = 0,545, p = 0,000). Hasil ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi efikasi diri karier remaja, maka semakin tinggi juga kematangan karier remaja. Sebaliknya, semakin rendah efikasi diri karier remaja, maka rendah juga kematangan karier remaja

    PERSEPSI BERITA KRIMINALITAS TENTANG TINDAK KEJAHATAN PADA ANAK DI MEDIA SOSIAL TERHADAP TINGKAT KECEMASAN ORANG TUA

    Get PDF
    Fenomena meningkatnya paparan berita kriminalitas di media sosial berdampak pada terbentuknya persepsi orang tua terhadap ancaman kejahatan pada anak. berita yang disajikan tidak hanya berfungsi sebagai sumber informasi, tetapi juga memicu rasa khawatir dan menimbulkan kecemasan, khususnya pada orang tua yang memiliki anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi berita kriminalitas tentang tindak kejahatan pada anak di media sosial terhadap tingkat kecemasan orang tua di PAUD Al- Baitul Amien Jember. Hasil penelitian menunjukkan metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 90 orang tua yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri atas skala persepsi berita kriminalitas dan skala kecemasan. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS 20 for Windows menggunakan uji deskriptif dan uji regresi. Hasil uji deskriptif menunjukkan bahwa 51,1% orang tua memiliki persepsi tinggi terhadap berita Fenomena meningkatnya paparan berita kriminalitas di media sosial berdampak pada terbentuknya persepsi orang tua terhadap ancaman kejahatan pada anak. berita yang disajikan tidak hanya berfungsi sebagai sumber informasi, tetapi juga memicu rasa khawatir dan menimbulkan kecemasan, khususnya pada orang tua yang memiliki anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi berita kriminalitas tentang tindak kejahatan pada anak di media sosial terhadap tingkat kecemasan orang tua di PAUD Al- Baitul Amien Jember. Hasil penelitian menunjukkan metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 90 orang tua yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri atas skala persepsi berita kriminalitas dan skala kecemasan. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS 20 for Windows menggunakan uji deskriptif dan uji regresi. Hasil uji deskriptif menunjukkan bahwa 51,1% orang tua memiliki persepsi tinggi terhadap berita Fenomena meningkatnya paparan berita kriminalitas di media sosial berdampak pada terbentuknya persepsi orang tua terhadap ancaman kejahatan pada anak. berita yang disajikan tidak hanya berfungsi sebagai sumber informasi, tetapi juga memicu rasa khawatir dan menimbulkan kecemasan, khususnya pada orang tua yang memiliki anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi berita kriminalitas tentang tindak kejahatan pada anak di media sosial terhadap tingkat kecemasan orang tua di PAUD Al- Baitul Amien Jember. Hasil penelitian menunjukkan metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 90 orang tua yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri atas skala persepsi berita kriminalitas dan skala kecemasan. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS 20 for Windows menggunakan uji deskriptif dan uji regresi. Hasil uji deskriptif menunjukkan bahwa 51,1% orang tua memiliki persepsi tinggi terhadap berita kriminalitas, sedangkan 48,9% berada pada kategori rendah. Pada variabel kecemasan, 53,3% responden menunjukkan tingkat kecemasan tinggi dan 46,7% pada kategori rendah. Ditinjau dari aspek persepsi, aspek evaluatif mendominasi dengan 78,9% kategori tinggi, sedangkan pada kecemasan aspek suasana hati paling menonjol dengan 63,3% kategori tinggi. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa persepsi hanya memberikan kontribusi sebesar 31,1% terhadap kecemasan, dengan nilai signifikansi 0,098 (>0,05)

    GAMBARAN KONSEP DIRI SISWA DI SMK PGRI LUMAJANG

    Get PDF
    Konsep diri merupakan suatu gambaran mental individu yang terdiri dari pengetahuan diri, pengharapan diri, dan penilaian terhadap dirinya sendiri. Konsep diri erat kaitannya dengan tugas perkembangan pada remaja yakni identitas diri. Siswa yang berhasil menemukan identitas diri yang kuat dan memiliki konsep diri positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konsep diri siswa di SMK PGRI Lumajang dengan metode kuantittaif deskriptif. Populasi yang di gunakan adalah seluruh siswa-siswi yang bersekolah di SMK PGRI Lumajang yang berjumlah 520 dengan sampel 226 siswa. Teknik sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Skala yang digunakan pada penelitian ini adalah Skala konsep diri yang berjumlah 30 item dengan cronbach alpa 0,861. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara kseleruhuan dengan presentase 54% siswa-siswi di SMK PGRI Lumajang sudah memiliki konsep diri yang tinggi, berdasarkan aspek terdapat aspek pengharapan paling rendah dengan presentase 59%, berdasarkan kelas terdapat kelas XI memiliki presentase paling rendah yakni 52%, bedasarkan jurusan terdapat jurusan TJAT memiliki presentase paling tinggi yakni 59%,sedangkan berdasarkan jenis kelamin didapat bahwa laki-laki memiliki konsep diri lebih tinggi dengan presentase 51%. Keywords: Konsep Diri, Remaja, Siswa SM

    10,685

    full texts

    19,650

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Muhammadiyah Jember
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇