Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
19650 research outputs found
Sort by
PENGARUH PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONBILITY, PROFITABILITAS, DAN LEVERAGE TERHADAP KEINFORMATIFAN LABA DENGAN KINERJA LINGKUNGAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Inonesia Tahun 2023)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan corporate social responbility (CSR), profitabilitas, dan leverage terhadap keinformatifan laba dengan kinerja lingkungan sebagai variable moderasi. Keinformatifan laba mencerminkan sejauh mana laba mencerminkan inforrmasi relevan bagi pengambilan keputusan investor. Corporate social responbility (CSR), profitabilitas, dan leverage merupakan faktor penting yang mempengaruhi persepsi terhadap kualitas laba. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan tahunan perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia tahun 2023. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa corporate social responbility dan profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap keinformatifan laba, sementara leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap keinformatifan laba. Kinerja lingkungan terbukti dapat memperkuat pengaruh pengungkapan corporate social responbility dan profitabilitas terhadap keinformatifan laba, sedangkan leverage dapat memperlemah hubungan kinerja lingkungan. Temuan ini menunjukkan pentingnya integritas aspek keuangan dan keberlanjutan dalam meningkatkan transparansi informasi keuangan perusahaan
HUBUNGAN ADAPTABILITAS DAN STRES PADA GURU SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) NEGERI DI KABUPATEN JEMBER
Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) menghadapi tantangan unik dalam
mendidik anak berkebutuhan khusus yang berpotensi menyebabkan tingkat
stres tinggi, termasuk beban kerja berat dan karakteristik siswa yang
kompleks. Dalam kondisi ini, adaptabilitas menjadi faktor penting yang
menentukan
bagaimana guru merespons berbagai perubahan,
ketidakpastian, dan dinamika lingkungan sekolah. Adaptabilitas mencakup
kemampuan kognitif, perilaku, dan emosional untuk menyesuaikan diri
secara fleksibel terhadap tuntutan pekerjaan, sehingga berfungsi sebagai
faktor protektif terhadap stres. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
hubungan antara adaptabilitas dan stres pada guru SLB Negeri di Kabupaten
Jember. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional.
Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling dengan
melibatkan 64 guru. Instrumen penelitian terdiri dari Skala Adaptability (α
= 0,844) dan Skala Stres yaitu Perceived Stress Scale versi 10 item (PSS
10) (α = 0,761). Analisis data dilakukan menggunakan teknik korelasi
Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan
negatif yang signifikan antara adaptabilitas dan stres guru (r = -0,445; p <
0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang
sangat signifikan antara adaptabilitas dan stres. Dengan demikian, hipotesis
penelitian diterima. Semakin tinggi tingkat adaptabilitas seorang guru SLB,
semakin rendah tingkat stres yang dialaminya, dan sebaliknya
PERAN GURU DALAM PENERAPAN PEMBELAJARAN STEAM DI TK ABA 03 KABUPATEN JEMBER
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam menerapkan pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) di TK ABA 03 Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran yang sangat penting dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran STEAM. Guru tidak hanya bertindak sebagai fasilitator, tetapi juga sebagai motivator dan evaluator. Pembelajaran STEAM di TK ABA 03 dilaksanakan melalui kegiatan berbasis proyek yang menggabungkan unsur sains, teknologi, rekayasa, seni, dan matematika dalam satu kegiatan utuh dan menyenangkan. Tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran STEAM antara lain keterbatasan sarana prasarana, kurangnya pemahaman orang tua, serta tingkat konsentrasi anak yang bervariasi. Namun demikian, guru mampu menunjukkan kreativitas dan inovasi dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan berkelanjutan untuk guru dan dukungan fasilitas dari pihak sekolah maupun pemerintah.
Kata Kunci: Peran Guru, Pembelajaran STEAM, Pendidikan Anak Usia Din
HUBUNGAN ANTARA BYSTANDER EFFECT DENGAN PERILAKU ALTRUISME PADA ANGGOTA KORPS SUKARELA PMI (KSR-PMI)
Altruisme merupakan perilaku sosial yang dilakukan untuk mencapai hasil positif
bagi orang lain daripada untuk diri sendiri (Rushton et al., 1981). Salah satu factor
situasional yang dapat menghambat seorang individu melakukan altruime adalah
bystander effect. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara
bystander effect dengan perilaku altruisme pada anggota KSR-PMI. Populasi
penelitian sebanyak 160 anggota. Pengambilan sampel menggunakan teknik quota
sampling sehingga diperoleh sebanyak 120 anggota yang memenuhi kriteria yaitu
anggota aktif KSR-PMI. Data penelitian ini diperoleh melalui dua instrumen yang
telah dimodifikasi yaitu skala Self Report Altruism Scale (SRA) milik Rushton yang
berjumlah 20 item dan skala milik bystander effect Garcia, Mozkowits, dan Darley
dengan total item 12. Berdasarkan hasil korelasi didapatkan hasil sebesar -0.460, nilai
koefisien tersebut menunjukkan adanya hubungan yang sedang dan berlawanan arah
antara kedua variable, sehingga faktor bystander effect memiliki pengaruh yang
cukup. Artinya, semakin banyak orang yang menyaksikan suatu kejadian darurat,
maka semakin kecil kemungkinan seseorang untuk memberikan pertolongan.
Diterimanya hipotesis pada penelitian ini, menunjukkan bahwa bystander effect dapat
dianggap sebagai salah satu hal yang turut berhubungan dalam menentukan sikap
perilaku altruisme pada anggota KSR-PMI
Kajian Review Kolom Struktur Rumah Susun Mahasiswa Universitas Tri Bhuwana Tungga Dewi Malang
Penelitian ini membahas kajian review struktur kolom pada bangunan rumah susun
mahasiswa Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang yang direncanakan
menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) sesuai SNI
1726:2019. Fokus kajian adalah pengaruh peninggian kolom sebesar 20 cm dari
rancangan awal terhadap kapasitas struktur, mengingat kebutuhan standar tinggi plafon
minimum 2,8 m. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak SAP2000 serta
perhitungan manual berdasarkan SNI 2847:2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
peninggian kolom masih termasuk kategori kolom pendek sehingga tidak menimbulkan
kegagalan tekuk. Kapasitas kolom yang dianalisis memenuhi persyaratan kuat momen
ΣMnc > 6/5 ΣMnb. Penulangan yang dihasilkan adalah tulangan lentur 12D16 serta
tulangan geser 3D10-70 pada daerah sendi plastis, dan 2D10-150 pada luar sendi plastis.
Dengan demikian, struktur kolom pada rumah susun tiga lantai ini tetap aman dan
memenuhi kaidah desain struktur tahan gempa
HUBUNGAN FEEDING DIFFICULTIES DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK BALITA 12-60 BULAN DI DESA PANDUMAN KECAMATAN JELBUK KABUPATEN JEMBER
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang ditandai dengan tinggi badan anak yang tidak sesuai dengan usianya, dan salah satu faktor resiko yang berkontribusi terhadap kondisi ini adalah feeding difficulties atau kesulitan makan, yang memengaruhi asupan nutrisi dan pertumbuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara feeding difficulties dengan kejadian stunting pada anak usia 12 – 60 bulan di Desa Panduman Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 214 balita, dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan Teknik simple random sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner feeding difficulties skala Guttman dan lembar observasi status gizi berdasarkan indikator tinggi badan menurut usia. Analisin data dilakukan menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa balita mengalami feeding difficulties sebanyak 107 anak (50%) dan mengalami stunting sebanyak 90 anak (42.1%). Hasil uji statistic menunjukkan nilai p = 0,001 dengan koefisien sebesar 0,738, ada hubungan yang kuat dan signifikan antara feeding difficulties dengan kejadian stunting. Semakin tinggi tingkat feeding difficulties yang dialami anak, maka semakin besar pula risiko mengalami stunting. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan aktif orang tua dan tenaga kesehatan dalam melakukan deteksi dini serta memberikan edukasi yang tepat untuk mencegah terjadinya stunting melalui pengelolaan pola makan anak yang optimal
Implementasi Terapi Totok Punggung Pada Pasien Hipertensi Di Wilayah Garahan Silo Jember
Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas global yang sering tidak terdeteksi karena bersifat asimtomatik. Penanganan non-farmakologis seperti terapi totok punggung dinilai memiliki potensi dalam menurunkan tekanan darah melalui mekanisme relaksasi dan stimulasi titik-titik refleksi. Metode: Penelitian ini merupakan studi kasus deskriptif yang dilakukan pada satu pasien hipertensi di Desa Garahan Jember. Intervensi yang diberikan berupa terapi totok punggung dan dilakukan selama 30 menit sekali sehari selama tiga hari berturut-turut. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan pengukuran tekanan darah serta skala nyeri kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil: Hasil intervensi menunjukkan adanya penurunan tekanan darah dari 150/90 mmHg menjadi 140/80 mmHg setelah hari ketiga. Diskusi: Terapi totok punggung berpotensi sebagai intervensi komplementer dalam pengelolaan hipertensi melalui mekanisme aktivasi sistem saraf parasimpatis yang meningkatkan vasodilatasi dan mengurangi sekresi hormon stres. Hasil ini mendukung penelitian sebelumnya mengenai manfaat terapi komplementer pada hipertensi. Namun penelitian dengan desain eksperimental dan ukuran sampel lebih besar diperlukan untuk memverifikasi efektivitasnya.
Kata kunci: Hipertensi, Terapi Totok Punggun
PENGARUH KUALITAS AUDIT, AUDIT KOMITE DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP AUDIT REPORT LAG (Studi Empiris Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2023)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas audit, komite audit, dan ukuran perusahaan terhadap audit report lag pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2023. Audit report lag merupakan selisih waktu antara tanggal akhir tahun buku dan tanggal penerbitan laporan audit independen. Penelitian ini menggunakan teori agensi dan teori kepatuhan sebagai dasar teori, dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh dari laporan keuangan perusahaan manufaktur tahun 2023 yang telah memenuhi kriteria purposive sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 121 perusahaan. Analisis data dilakukan dengan regresi logistik menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS 27.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya ukuran perusahaan yang berpengaruh signifikan terhadap audit report lag dengan arah negatif. Artinya, semakin besar ukuran perusahaan, maka semakin kecil kemungkinan terjadi keterlambatan dalam penerbitan laporan keuangan auditan. Sementara itu, kualitas audit dan komite audit tidak berpengaruh signifikan terhadap audit report lag. Penelitian ini memberikan implikasi bagi perusahaan dan auditor agar lebih memperhatikan aspek-aspek yang mempengaruhi ketepatan waktu pelaporan keuangan. Selain
itu, hasil penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya dalam mengembangkan kajian mengenai audit report lag
IMPLEMENTASI TERAPI KOMPLEMENTER KOMPRES HANGAT KENCUR PADA PASIEN PENDERITA RADANG SENDI DI UPT PSTW BONDOWOSO
Pendahuluan: Radang sendi (artritis) merupakan masalah kesehatan yang sering dialami lansia dan ditandai nyeri, kekakuan dan keterbatasan gerak. Salah satu penatalaksanaan nonfarmakologis seperti kompres hangat kencur dapat menjadi alternatif untuk mengurangi nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi terapi komplementer kompres hangat kencur terhadap penurunan intensitas nyeri pada penderita radang sendi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif pada seorang pasien lansia penderita radang sendi di UPT PSTW Bondowoso. Intervensi yang diberikan adalah kompres hangat kencur dan diberikan selama 3 hari berturut-turut satu kali per hari selama 10 menit. Instrumen yang digunakan untuk mengukur intensitas nyeri adalah Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Pasien mengalami nyeri pada pinggang kanan menjalar ke lutut dengan skala awal NRS 5. Setelah intervensi hari pertama dan kedua, skala nyeri masih berada di angka 5. Pada hari ketiga, skala nyeri menurun menjadi angka 3. Pasien juga melaporkan peningkatan kenyamanan dan kemudahan beraktivitas. Kesimpulan: Implementasi kompres hangat kencur efektif menurunkan intensitas nyeri pada lansia dengan radang sendi. Kombinasi efek termal dari kompres hangat dan sifat antiinflamasi kencur memberikan hasil yang signifikan. Terapi ini aman, mudah diterapkan serta dapat menjadi pilihan pendukung dalam manajemen nyeri nonfarmakologis di layanan keperawatan geriatri
HUBUNGAN ANTARA SOCIAL COMPARISON DAN BODY IMAGE PADA MAHASISWA PENGGUNA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM
Media sosial berbasis visual seperti Instagram telah menjadi ruang yang subur bagi
terbentuknya standar kecantikan yang ideal dan sering kali tidak realistis. Paparan
konten semacam ini mendorong individu untuk melakukan perbandingan sosial
yang dapat memengaruhi cara mereka memandang tubuhnya. Mahasiswa sebagai
bagian dari generasi digital menjadi kelompok yang rentan terhadap fenomena ini,
terutama dalam konteks budaya lokal yang memiliki konstruksi makna tubuh
tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara social
comparison dan body image pada mahasiswa pengguna Instagram di Universitas
Muhammadiyah Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
korelasional dengan populasi sebanyak 3878 mahasiswa dan melibatkan 346
responden melalui teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah
skala body image yang diadaptasi dari Sayanda (2022) dan skala social comparison
dari Firdausi (2020). Uji validitas menghasilkan 27 item valid untuk body image
dan 13 item untuk social comparison. Nilai reliabilitas menunjukkan Cronbach’s
Alpha sebesar 0,932 untuk body image dan 0,929 untuk social comparison, yang
menandakan reliabilitas tinggi. Hasil analisis Korelasi products moment
menunjukkan adanya hubungan negatif signifikan antara social comparison dan
body image (r = -0,117; p = 0,029). Artinya, semakin tinggi individu melakukan
perbandingan sosial, semakin rendah citra tubuhnya. Distribusi body image
seimbang antara tinggi dan rendah (masing-masing 50%), sedangkan 51%
responden memiliki tingkat social comparison yang rendah. Aspek tertinggi body
image adalah self-classified weight (57%), dan aspek tertinggi social comparison
adalah upward comparison (59,4%). Penelitian ini menyarankan pentingnya
peningkatan kesadaran diri terhadap dampak perbandingan sosial di media sosial.
Kata kunci: Body Image, Instagram, mahasiswa, Sosial Comparasio