Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
    19650 research outputs found

    IMPLEMENTASI TERAPI NESTING DENGAN MASALAH KEPERAWATAN POLA NAFAS TIDAK EFEKTIF PADA BAYI DENGAN BBLR DI RS BALADHIKA HUSADA (DKT) JEMBER

    Get PDF
    Latar Belakang: Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), terutama yang lahir prematur dan sangat rentan mengalami gangguan pada sistem pernapasan. Salah satu masalah yang sering ditemukan adalah pola napas yang tidak efektif, disebabkan oleh ketidakmatangan paru-paru dalam memproduksi surfaktan serta otot pernapasan yang belum berkembang optimal. Metode: Penelitian ini merupakan studi kasus dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam penerapan terapi nesting terhadap pola napas tidak efektif pada bayi dengan BBLR. Subjek penelitian adalah satu pasien bayi dengan BBLR yang dirawat di RS Baladhika Husada (DKT) Jember. Kriteria inklusi adalah bayi dengan berat lahir <2500 gram. Bayi mengalami BBLR dengan berat badan 2200 gram dan panjang badan 39 cm, serta refleks hisap lemah sejak 4 jam sebelum masuk rumah sakit. Hasil: Saat pengkajian awal, bayi menunjukkan frekuensi napas 37x/menit, SpO2 92%, tanpa retraksi dinding dada maupun suara napas tambahan. Warna bibir tampak sianosis ringan. Pada hari pertama dan kedua, bayi masih memerlukan oksigen tambahan. Namun, pada hari ketiga, bayi tampak lebih stabil dan tidak lagi memerlukan oksigen tambahan. Frekuensi napas tetap berada dalam batas normal dan tidak ditemukan penggunaan otot bantu napas. Pada hari keempat, kondisi bayi membaik dengan RR 40x/menit dan SpO2 meningkat menjadi 99%. Kesimpulan: Penerapan terapi nesting efektif dalam membantu menstabilkan pola napas bayi dengan BBLR. Intervensi ini dapat menjadi salah satu pendekatan non-farmakologis yang mendukung pemulihan sistem pernapasan pada bayi prematur dengan pola napas tidak efektif. Kata Kunci: BBLR, Pola Napas Tidak Efektif, Prematur, Studi Kasus, Terapi Nestin

    Improving student' reading comprehension by using posse strategy at smk pgri 2 bondowoso in the 2019/2020 academic year

    Get PDF
    Wahidiah, Ivan. 2020. Improving Students’ Reading Comprehension by Using Posse Strategy at SMK PGRI 2 Bondowoso in the 2019/2020 Academic Year. Thesis. English Language Education Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muhammadiyah Jember. Advisors: (1) Dr. Mochamad Hatip, M.Pd, (2) Dr. Anita Fatimatul L, M.Pd Keywords: POSSE strategy, reading comprehension, narrative text, cooperative learning, vocabulary instruction, classroom action research This classroom action research was conducted to improve the reading comprehension of high school students by implementing the POSSE strategy, which stands for Predict, Organize, Search, Summarize, and Evaluate. The study was carried out over two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection. The first cycle revealed that the POSSE strategy had not yet produced satisfactory results. Only 44% of students achieved the minimum standard score of 65, and classroom participation was relatively low at 58.55%. A reflection on these findings indicated that students’ limited vocabulary and lack of familiarity with the structure of narrative texts were major obstacles in comprehending the reading materials. Based on this reflection, several modifications were made in Cycle 2. These included providing explicit instruction about narrative texts and the POSSE strategy, giving students a list of unfamiliar vocabulary before each reading activity, and applying heterogeneous groupings to promote peer support during cooperative learning activities. These changes contributed to a more effective learning environment where students were better equipped to understand the texts. In the second cycle, the mean score increased to 79.06, and 86% of students scored ≥ 65, indicating a significant improvement in reading comprehension and student participation. The findings support previous research that highlights the benefits of the POSSE strategy in improving students’ understanding of reading materials by activating prior knowledge, encouraging student interaction, and developing vocabulary mastery. Compared to other studies, such as Wahyuni (2020), which focused on descriptive texts and younger learners, this study contributes new insights into the adaptation of the POSSE strategy for narrative texts at the high school level, emphasizing vocabulary enrichment and cooperative grouping. The study concludes that the POSSE strategy, when modified to fit student needs, is an effective method to improve reading comprehension and classroom engagement

    Active Assisted Range Of Motion Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Dengan Masalah Keperawatan Ketidakstabilan Glukosa Darah Di Paviliun Bougenville RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso

    Get PDF
    Indonesia menempati peringkat kelima dalam jumlah penderita DM di dunia dengan 19,5 juta jiwa. Salah satu masalah keperawatan pada pasien DM yang sering muncul adalah ketidakstabilan kadar glukosa darah yang dapat berdampak pada kelemahan otot, penurunan kondisi fisik, hingga risiko komplikasi metabolik. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat diterapkan adalah latihan Active Assisted Range of Motion (AAROM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas intervensi AAROM dalam membantu menurunkan dan menstabilkan kadar glukosa darah pada pasien Diabetes Melitus tipe II. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan subjek tiga pasien DM tipe II yang mengalami ketidakstabilan glukosa darah di Paviliun Bougenville RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso. Proses asuhan keperawatan mencakup pengkajian, penegakan diagnosis, perencanaan, implementasi latihan AAROM selama tiga hari berturut-turut pada ekstremitas atas dan bawah, serta evaluasi kadar glukosa darah yang dilakukan sebelum dan sesudah setiap sesi latihan. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan kadar glukosa darah yang signifikan pada seluruh pasien, disertai perbaikan kondisi klinis seperti penurunan rasa lelah dan mukosa bibir yang lebih lembab. Latihan AAROM terbukti efektif sebagai intervensi keperawatan non-farmakologis untuk menurunkan dan menstabilkan kadar glukosa darah, serta meningkatkan keterlibatan pasien dan keluarga dalam perawatan mandiri

    Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Pada Era Globalisasi Industri di SMP Al-Badri Kalisat Jember

    Get PDF
    Fauzi Ardiyanto, NIM (2010911011), 2025, “Kompetensi Guru Penelitian ini membahas kompetensi profesional guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menghadapi tantangan globalisasi era industri 4.0, dengan fokus pada SMP Al-Badri Kalisat Jember. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan pesat teknologi informasi dan komunikasi yang menuntut peran guru lebih dari sekadar pengajar, tetapi juga sebagai pendidik yang adaptif dan inovatif. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap guru-guru PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama guru PAI meliputi keterbatasan dalam penguasaan teknologi pembelajaran digital, pergeseran nilai-nilai moral pada peserta didik akibat pengaruh media sosial, serta tekanan untuk menciptakan metode pengajaran yang menarik dan kontekstual. Namun, sebagian guru mampu menunjukkan kemampuan profesional dengan melakukan pengembangan diri, memanfaatkan media digital sebagai sarana pembelajaran, dan menanamkan nilai-nilai keislaman melalui pendekatan kontekstual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kompetensi profesional guru PAI dapat ditingkatkan melalui pelatihan teknologi, pembinaan kepribadian, dan penguatan kurikulum berbasis karakter. Implikasi dari studi ini diharapkan menjadi dasar pengambilan kebijakan dalam peningkatan kapasitas guru di tengah arus globalisasi

    HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN GADGET DENGAN PERILAKU PICKY EATER BERBASIS TEORI PROBLEMATIC SMARTPHONE USE PADA ANAK PRASEKOLAH DI KABUPATEN BONDOWOSO

    Get PDF
    Masa prasekolah merupakan fase penting perkembangan anak yang rawan mengalami gangguan makan seperti picky eater, yang salah satunya dipicu oleh penggunaan gadget berlebihan tanpa pengawasan, sesuai teori Problematic Smartphone Use. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara lama penggunaan gadget dengan perilaku picky eater berbasis teori Problematic Smartphone Use pada anak prasekolah di Kabupaten Bondowoso. Desain penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh orang tua yang memiliki anak prasekolah di TK Negeri Pembina Bondowoso sebanyak 146 orang. Sampel berjumlah 107 responden, dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner lama penggunaan gadget dan kuesioner Child Eating Behavior Questionnaire (CEBQ). Analisis data menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar anak prasekolah menggunakan gadget secara abnormal (>120 menit/hari) sebesar 73,8%. Sebanyak 91,6% anak menunjukkan perilaku picky eater. Ada hubungan positif yang signifikan antara lama penggunaan gadget dengan perilaku picky eater dengan kekuatan hubungan sedang (p = < 0.001; r = 0,509). Kesimpulannya semakin lama durasi penggunaan gadget, semakin berkecenderungan anak mengalami perilaku picky eater. Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi penggunaan gadget dan menerapkan pola makan sehat

    PENERAPAN FISIOTERAPI DADA CLAPPING DAN VIBRATING PADA PASIEN VENTILATOR ASSOCIATED PNEUMONIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN VENTILASI SPONTAN DI RUANG ICU RSD dr.SOEBANDI JEMBER

    Get PDF
    Gangguan ventilasi spontan merupakan masalah keperawatan kritis yang umum terjadi pada pasien ICU, khususnya pada pasien dengan ventilator associated pneumonia (VAP). Penumpukan sekret akibat penggunaan ventilator dapat menyebabkan obstruksi jalan napas dan memperburuk kondisi oksigenasi. Fisioterapi dada, termasuk teknik clapping dan vibrating, merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu mobilisasi sekret dan meningkatkan ventilasi paru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah tiga pasien VAP dengan gangguan ventilasi spontan yang menjalani ventilasi mekanik di ruang ICU RSUD dr. Soebandi Jember. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi, serta dianalisis secara deskriptif berdasarkan tahapan proses keperawatan. Setelah dilakukan intervensi fisioterapi dada clapping dan vibrating, selama 2 – 3 menit secara rutin selama tiga hari berturut-turut, ketiga pasien menunjukkan perbaikan pada status pernapasan. Terdapat penurunan penggunaan otot bantu napas, peningkatan nilai saturasi oksigen (SpO₂), serta penurunan sekresi jalan napas. Evaluasi menunjukkan peningkatan ventilasi spontan ditandai dengan PO₂ yang membaik dan penurunan gejala sesak napas. Hasil studi menunjukkan bahwa fisioterapi dada secara signifikan membantu memperbaiki status ventilasi pasien dengan VAP. Intervensi ini efektif dalam mobilisasi sekret dan meningkatkan pertukaran gas. Fisioterapi dada dapat dijadikan bagian dari standar praktik keperawatan kritis untuk mengurangi risiko komplikasi akibat akumulasi sekret dan mendukung proses weaning dari ventilator. Implementasi intervensi ini perlu mempertimbangkan kondisi hemodinamik pasien dan dilakukan oleh tenaga kesehatan yang kompeten

    Penerapan Fisioterapi Dada Clapping dan Vibrating Pada Pasien Pneumonia Dengan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Di Ruang Lavender RSUD Dr Soebandi Jember

    Get PDF
    UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN Karya Ilmiah Akhir, Juli 2025 Intania, S.Kep Penerapan Fisioterapi Dada Clapping dan Vibrating Pada Pasien Pneumonia Dengan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Di Ruang Lavender RSUD Dr Soebandi Jember x + 101 lembar + 11 tabel + 5 lampiran Latar Belakang: Pneumonia merupakan infeksi saluran pernapasan bawah yang dapat menyebabkan komplikasi berupa bersihan jalan napas tidak efektif akibat akumulasi sekret di alveoli.Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat diterapkan adalah fisioterapi dada, khususnya teknik clapping dan vibrating, yang bertujuan memobilisasi dan mengeluarkan sekret dari saluran pernapasan.Tujuan: Menjelaskan penerapan fisioterapi dada dengan teknik clapping dan vibrating sebagai intervensi keperawatan pada pasien pneumonia dengan masalah bersihan jalan napas tidak efektif di Ruang Lavender RSUD Dr. Soebandi Jember.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus. Terdapat 3 responden dengan diagnosa pneumonia. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, SOP, dan studi dokumentasi..Hasil: hasil pada hari kedua dan ketiga dari seluruh pasien menunjukan perbaikan klinis yang signifikan. Terjadi peningkatkan kemampuan batuk efektif (skor4), penurunan produksi sputum (skor 5). Berkurangnya suara nafas tambahan ronki (skor 4) serta perbaikan frekuensi nafas (skor 5). Temuan ini mengidentifikasi respon positif terhadap intervensi yang diberikan, khususnya dalam meningkatkan bersihan jalan nafas pada pasien pneumonia. Evaluasi harian menunjukkan masalah bersihan jalan napas tidak efektif teratasi secara bertahap. Pasien merespons baik terhadap terapi dan merasa lebih nyaman setelah tiga hari intervensi. Kesimpulan: Fisioterapi dada dengan teknik clapping dan vibrating efektif diterapkan sebagai bagian dari intervensi keperawatan untuk meningkatkan bersihan jalan napas pada pasien pneumonia. Terapi ini mendukung peningkatan fungsi pernapasan, mempercepat pemulihan klinis, dan dapat dijadikan salah satu standar intervensi dalam praktik keperawatan berbasis bukti. Kata Kunci : pneumonia, bersihan jalan nafas tidak efektif, fisioterapi dada,clapping dan vibrating, keperawata

    IMPROVING STUDENTS' SPEAKING SKILL THROUGH GALLERY WALK AT SMK MIFTAHUL HASAN AL-UTSMANI

    No full text
    Key Words: Speaking Skill, Gallery Walk, Classroom Action Research Speaking is one of the core skills in English that requires fluency, confidence, and the ability to communicate ideas effectively. However, many students struggle to speak English due to limited vocabulary, lack of confidence, etc. These challenges make it difficult for students to express themselves orally. To address this issue, the researcher implemented the Gallery Walk method as a learning strategy that encourages interaction, collaboration, and movement-based speaking practice. This study, titled “Improving Students’ Speaking Skill Through Gallery Walk at SMK Miftahul Hasan Al-Utsmani,” was conducted to examine how Gallery Walk could enhance students’ speaking performance. The research problem of this study is: “How can the Gallery Walk method improve students’ speaking skill?” The objective is to find out whether the implementation of Gallery Walk improves students' ability to speak in English. The research used Classroom Action Research (CAR) with two cycles, each consisting of planning, acting, observing, and reflecting stages. The subjects of the research were 21 tenth-grade students. Data collection methods included observation, speaking tests, rubrics, and documentation. The results showed that the Gallery Walk method effectively improved students’ speaking skills. In Cycle 1, the average score was 61.1, indicating that many students still faced difficulties in fluency, pronunciation, and vocabulary use. After improvements in Cycle 2 such as vocabulary support, topic simplification, and guided instruction the average score increased to 75.1. This strategy helped create an interactive and student-centered environment where students could speak more confidently and actively. Therefore, it can be concluded that Gallery Walk is an effective method for improving speaking skills, especially in vocational school contexts where students benefit from collaborative and practical language use. This study can serve as a reference for future research on improving speaking skills through interactive methods. Future researchers may explore the application of Gallery Walk at different educational levels or combine it with other cooperative learning strategies. In addition, a larger sample and longer implementation period may provide more comprehensive insights into the method’s effectiveness

    Kajian Yuridis Tanggung Jawab Korporasi Atas Kebocoran Dana Milik Konsumen Pada Aplikasi Dana

    Get PDF
    Teknologi dompet elektronik seperti DANA yang dikembangkan oleh PT. Espay Debit Indonesia Koe (EDIK) memberikan kemudahan bertransaksi non- tunai, namun risiko kebocoran dan peretasan data pribadi tetap ada, terbukti dengan banyaknya pengaduan dari pengguna yang kehilangan dana tanpa penyelesaian yang jelas. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus untuk menganalisis norma hukum yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korporasi dalam hal ini PT. Espay Debit Indonesia Koe bertanggung jawab atas kebocoran dana konsumen apabila terbukti lalai, sebagaimana diatur dalam Pasal 1366 KUH Perdata. Penyelenggara Fintech dikategorikan sebagai pengendali data pribadi yang wajib menjaga kerahasiaan data menurut Pasal 36 UU PDP. Konsumen yang mengalami kerugian berhak menuntut ganti rugi. Perlindungan hukum bagi konsumen diatur dalam Undang- Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen di Indonesia. Secara spesifik, Pasal 19 ayat (1) menyatakan bahwa pelaku usaha bertanggung jawab untuk memberikan ganti rugi kepada konsumen atas segala kerugian, pencemaran, atau kerusakan yang diakibatkan oleh penggunaan barang dan/atau jasa yang diproduksi atau diperdagangkannya. Ganti rugi ini dapat berupa berbagai bentuk, termasuk pengembalian uang tunai, penggantian barang atau jasa dengan jenis atau nilai yang sama, perawatan kesehatan, atau ganti rugi lain sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, sebagaimana tercantum dalam Pasal 23 Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Aplikasi DANA sendiri menyatakan bahwa aplikasi ini dapat memulihkan saldo yang hilang jika terjadi pelanggaran oleh pihak yang tidak bertanggung jawab

    Pengkajian dan diagnosis pada pasien post operasi TAH-BSO atas indikasi Mioma Uteri di ruang dahlia RSD dr. Soebandi Jember

    Get PDF
    Pendahuluan: Mioma uteri merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang paling sering ditemukan pada wanita usia subur, terutama di rentang usia 30 hingga 50 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan diagnosis keperawatan pada klien dengan mioma uteri. Metode: Studi ini menggunakan desain studi kasus pada tiga klien dengan mioma uteri. Pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Analisis pada penelitian ini menggunakan analisis induktif dan penyajian data pengkajian sampai menentukan diagnosis. Hasil: Hasil pengkajian didapatkan usia klien 45-48 tahun, skala nyeri klien 6-7, terdapat luka bekas operasi di abdomen hipogastrik regio, 2 klien mengalami penurunan konsep diri, 1 klien mengalami mekanisme koping adaptif terhadap masalah. Hasil diagnosis pada 3 klien yaitu, nyeri akut, risiko infeksi, gangguan citra tubuh, dan kesiapan peningkatan konsep diri. Kesimpulan: klien post-operasi TAH-BSO dengan indikasi mioma uteri memerlukan asuhan keperawatan yang komprehensif yang mencakup manajemen nyeri, pencegahan infeksi, serta dukungan psikososial untuk mengatasi perubahan konsep diri dan mempromosikan adaptasi positif

    10,685

    full texts

    19,650

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Muhammadiyah Jember
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇