Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
19650 research outputs found
Sort by
Implementasi Terapi Kompres Hangat Jahe Sebagai Upaya Penurunan Skala Nyeri Pada Lansia Ny. A Dengan Risiko Jatuh Di Desa Tanggul
Abstrak
Latar Belakang: Proses penuaan pada lansia menyebabkan penurunan fungsi
sistem muskuloskeletal dan keseimbangan tubuh yang berkontribusi terhadap
munculnya nyeri kronis dan peningkatan risiko jatuh. Pendekatan non-
farmakologis salah satunya dengan pemberian kompres hangat jahe diketahui
memiliki efek analgesik dan antiinflamasi melalui kandungan senyawa aktif seperti
gingerol dan shogaol. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapi
kompres hangat jahe dalam menurunkan skala nyeri pada lansia dengan risiko jatuh.
Metode: Penelitian ini merupakan studi kasus deskriptif pada seorang lansia (Ny.
A) berusia 70 tahun di Desa Tanggul Jember yang mengalami nyeri lutut dan
memiliki risiko tinggi jatuh. Intervensi dilakukan selama enam hari berturut-turut
dengan pemberian kompres jahe hangat selama 15 menit per hari. Skala nyeri
diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) dan risiko jatuh dievaluasi
menggunakan Timed Up and Go Test (TUG). Hasil: Setelah dilakukan intervensi
kompres hangat jahe, terjadi penurunan skala nyeri dari 5 (nyeri sedang) menjadi 3
(nyeri ringan). Skor TUG juga mengalami perbaikan dari 15 detik (risiko tinggi
jatuh) menjadi 12 detik (fungsi keseimbangan normal). Hasil ini menunjukkan
bahwa pemberian kompres jahe hangat efektif dalam menurunkan intensitas nyeri
dan memperbaiki fungsi mobilitas. Kesimpulan: Terapi kompres hangat jahe dapat
digunakan sebagai alternatif non-farmakologis yang efektif dalam menurunkan
nyeri dan membantu mengurangi risiko jatuh pada lansia.
Kata Kunci: Kompres Hangat Jahe, Risiko Jatuh, Skala Nyeri pada Lansia
PENGARUH ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOUR DAN KOMPETENSI TERHADAP PENCAPAIAN KINERJA MELALUI KOMITMEN PEGAWAI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI LAPAS KELAS IIB BONDOWOSO
Era globalisasi saat ini dibutuhkan berbagai perubahan baik pada instansi atau
organisasi hingga individu yang berperan didalamnya, dimana dituntut untuk terus
dapat aktif berinovasi dan merespon cepat segala kebutuhan dalam
mengembangkan organisasi. Setiap instansi pemerintahan berkepentingan terhadap
kinerja terbaik yang mampu dihasilkan oleh rangkaian sistem yang berlaku dalam
organisasi tersebut. Manajemen SDM merupakan salah satu faktor kunci untuk
mendapatkan kinerja terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
organizational citizenship behaviour (OCB) dan kompetensi terhadap komitmen
pegawai Lapas Kelas IIB Bondowoso, untuk mengetahui pengaruh organizational
citizenship behaviour (OCB) dan kompetensi terhadap kinerja pegawai Lapas Kelas
IIB Bondowoso untuk mengetahui pengaruh komitmen pegawai terhadap kinerja
pegawai Lapas Kelas IIB Bondowoso serta mengetahui pengaruh organizational
citizenship behaviour (OCB) dan kompetensi terhadap kinerja pegawai melalui
komitmen pegawai di Lapas Kelas IIB Bondowoso.
Penelitian ini termasuk jenis penelitian kausal komparatif. Data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah data primer. Populasi dalam penelitian ini yaitu Pegawai
Lapas Kelas IIB Bondowoso sebanyak 64 orang. Sampel ditentukan sebanyak 64
responden. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis
Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan software SmatPLS. Hasil
penelitian menyatakan Organizational citizenship behaviour (OCB) dan
kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen pegawai Lapas
Kelas IIB Bondowoso. Organizational citizenship behaviour (OCB) dan
kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Lapas
Kelas IIB Bondowoso. Komitmen pegawai berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja pegawai Lapas Kelas IIB Bondowoso. Organizational citizenship
behaviour (OCB) berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja
pegawai melalui komitmen pegawai di Lapas Kelas IIB Bondowoso. Kompetensi
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai melalui komitmen
pegawai di Lapas Kelas IIB Bondowoso
Determinasi Pengungkapan Informasi Keuangan: Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur di BEI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh likuiditas, profitabilitas, leverage, dan status perusahaan terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2021-2023. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dan pengambilan sampel dengan metode purposive sampling. Terdapat 93 perusahaan yang dipilih sebagai sampel penelitian berdasarkan seleksi menggunakan teknik purposive sampling, yaitu metode pemilihan sampel dengan mempertimbangkan kriteria-kriteria tertentu yang disesuaikan dengan tujuan penelitian. Data dikumpulkan menggunakan teknik pengumpulan dokumenter, yaitu dengan memanfaatkan dokumen yang sudah ada. Selain data kuantitatif yang diperoleh dari laporan keuangan, penelitian ini juga menggunakan data pendukung yang bersifat kualitatif melalui studi pustaka. Studi pustaka dilakukan dengan mengkaji berbagai literatur ilmiah, termasuk buku teori, artikel jurnal, serta laporan penelitian terdahulu yang relevan dengan topik penelitian. Dalam penelitian ini, data dianalisis dengan menggunakan teknik regresi linear berganda untuk menguji hipotesis, dan dengan alat bantu analis berupa software Statistics Package for Social Science (SPPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam uji parsial likuiditas, profitabilitas dan status perusahaan berpengaruh terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan. Sedangkan leverage tidak beperngaruh terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan
Pengaruh Aksesibilitas, Pengalaman Wisata dan Kepuasan Wisatawan terhadap Keputusan Berkunjung Kembali di Wisata Gunung Rante Banyuwangi
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana aksesibilitas, pengalaman wisata, dan kepuasan wisatawan mempengaruhi keputusan untuk kembali berkunjung ke Wisata Gunung Rante, Banyuwangi. Meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke destinasi ini menunjukkan perlunya memahami faktor-faktor yang berperan dalam membangun loyalitas pengunjung. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan wisatawan yang telah mengunjungi Gunung Rante. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda guna mengetahui sejauh mana variabel-variabel independen berpengaruh terhadap keputusan berkunjung kembali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas berperan signifikan dalam keputusan wisatawan untuk kembali. Infrastruktur yang memadai, seperti jalan yang baik, transportasi yang mudah, serta rambu-rambu yang jelas, berkontribusi terhadap kenyamanan perjalanan. Selain itu, pengalaman wisata juga berdampak besar terhadap minat kunjungan ulang. Wisatawan yang mendapatkan pengalaman positif baik dari segi fasilitas, layanan, maupun keindahan alam lebih cenderung ingin kembali. Kepuasan wisatawan pun terbukti sebagai faktor penting dalam keputusan berkunjung ulang. Berdasarkan uji, aksesibilitas (X₁) memiliki pengaruh signifikan dengan t-hitung 3,784 > t-tabel 1,98609 dan nilai signifikansi 0,000 t-tabel 1,98609 dan nilai signifikansi 0,003 t-tabel 1,98609 dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Dengan demikian, semakin baik aksesibilitas, pengalaman wisata, dan kepuasan yang diperoleh, semakin tinggi kemungkinan wisatawan untuk kembali mengunjungi Gunung Rante
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Self Esteem pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Semboro
Diabetes mellitus Tipe 2 (DM Tipe 2) merupakan penyakit metabolik kronis yang tidak dapat disembuhkan, sehingga penderita perlu beradaptasi terhadap kondisinya. Dalam proses adaptasi, penderita dapat mengalami penurunan kualitas hidup yang dapat mempengaruhi kondisi fisik maupun psikososial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan self esteem pada panderita diabetes mellitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Semboro. Jenis penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah 168 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Hensarling Diabetes Family Support Scale dan Rosenberg Self Esteem Scale. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan (p 0.000; r 0.483) dengan tingkat dukungan keluarga baik, sebanyak 111 orang (66,51%) dan tingkat harga diri tinggi, yaitu sebanyak 92 orang (54,8%). Ada hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan self esteem pada penderita diabetes mellitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Semboro. Peran aktif keluarga dalam memberikan dukungan berkontribusi pada peningkatan rasa aman, kenyamanan, dan kesejahteraan psikososial, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap self esteem penderita
Analisis Makna Frase Pembuktian Tidak Sederhana Kasus Kepailitan Pengembang Apartemen Berdasarkan Sema No. 3 Tahun 2023 Tentang Pemberlakuan Rumusan Hasil Rapat Pleno Kamar Mahkamah Agung Tahun 2023 Sebagai Pedoman Pelaksanaan Tugas Bagi Pengadilan
SEMA No.3 Tahun 2023 memberikan perlakuan khusus teruntuk pengembang apartemen, dengan ketentuan bahwa permohonan pailit terhadap mereka tidak dapat diajukan melalui mekanisme pembuktian sederhana. Namun, mengenai frasa “pembuktian tidak sederhana” baik dalam SEMA maupun dalam Undang-Undang Kepailitan menimbulkan ketidakjelasan dan pertanyaan di tengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah makna dari pembuktian tidak sederhana sebagaimana dimaksud dalam SEMA 3 Tahun 2023, guna menjamin kepastian hukum bagi pihak yang berkepentingan. Penulisan dilakukan dengan analisis terhadap konsep hukum dan perundang-undangan yang sesuai, serta didukung oleh data dan literatur hukum yang sesuai dengan fokus kajian melalui metode pendekatan yuridis normatif. Berdasarkan Putusan Kasasi Nomor 1349 K/Pdt.Sus-Pailit/2023 jo. Nomor 320/Pdt.Sus-PKPU/2022/PN.Niaga.Jkt.Pst., Mahkamah Agung menilai bahwa perkara pengembang bersifat kompleks dan tidak memungkinkan untuk dilakukan pembuktian utang secara satu per satu di hadapan Pengadilan Niaga. Oleh karena itu, perkara seperti ini dianggap tidak memenuhi unsur pembuktian sederhana secara bahasa maupun terhadap Pasal 8 ayat (4) Undang-Undang Kepailitan. Kompleksitas hubungan hukum dan status kepemilikan unit apartemen yang beragam menjadi alasan utama di balik ketentuan ini
Hubungan Kecemasan dengan Gangguan Makan (Eating Disorder) Mahasiswa Ilmu Keperawatan di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jember
Latar Belakang: Kecemasan merupakan respons tubuh untuk bertahan hidup, namun jika berlangsung dalam intensitas tinggi dapat berdampak negatif terhadap kualitas hidup individu, termasuk memicu gangguan makan (eating disorder). Kecemasan pada mahasiswa dilatar belakangi oleh berbagai tuntutan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kecemasan dengan gangguan makan pada mahasiswa Ilmu Keperawatan di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jember. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan metode cross sectional. Populasi penelitian adalah mahasiswa Ilmu Keperawatan angkatan 2024 sebanyak 170 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner GAD-7 untuk mengukur kecemasan dan EDE-Q untuk menilai gangguan makan. Hasil: Hasil uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kecemasan dan gangguan makan dengan nilai p = 0,000 (<0,05) dan koefisien korelasi (r) = 0,372 yang menunjukkan kekuatan hubungan cukup kuat. Hasil penelitian didapatkan 73,9% mahasiswa mengalami kecemasan tanpa gangguan makan, dan 26,1% mengalami kecemasan disertai gangguan makan. Kesimpulan: Terdapat hubungan cukup kuat antara kecemasan dengan gangguan makan pada mahasiswa Ilmu Keperawatan di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jember. Saran: Mahasiswa disarankan untuk dapat meningkatkan manajemen stres melalui aktivitas positif seperti bersosialisasi dengan orang sekitar. Penting juga untuk menjaga pola makan sehat dan mencari bantuan profesional bila mengalami gejala kecemasan atau gangguan makan
Optimalisasi Fermentasi Biji Kopi Robusta oleh Mikroba Lokal Sebagai Sumber Bahan Ajar Berupa E-Book di SMA
Kopi robusta merupakan salah satu komoditas unggulan di
Kabupaten Jember yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan, khususnya melalui inovasi dalam proses fermentasi. Fermentasi biji kopi menggunakan mikroba lokal, khususnya bakteri asam laktat (BAL) yang diisolasi dari feses luwak liar dan penangkaran, menjadi alternatif untuk
meningkatkan kualitas cita rasa kopi tanpa melibatkan proses alami dalam tubuh hewan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh optimalisasi fermentasi in vitro menggunakan BAL terhadap mutu organoleptik kopi robusta serta mengembangkan hasilnya menjadi bahan ajar berbentuk e-book untuk pembelajaran Biologi di SMA. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan enam kali ulangan. Perlakuan
terdiri atas kontrol positif (kopi luwak), kontrol negatif (tanpa BAL), fermentasi dengan BAL dari luwak penangkaran, luwak liar, dan kombinasi keduanya. Parameter utama yang diuji adalah kualitas cita rasa kopi berdasarkan 9 indikator dari formulir “Fine Robusta Cupping Form”. Data dianalisis menggunakan uji statistik non-parametrik dan uji lanjut Tukey. Selain itu, hasil penelitian dikembangkan menjadi e-book dengan pendekatan model Four D (define, design, develop). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kopi robusta yang difermentasi menggunakan campuran BAL dari feses luwak liar dan tangkar (P. pentosaceus & L.plantarum) menghasilkan cita rasa yang lebih unggul dibanding kontrol negatif, dengan rata-rata nilai uji organoleptik mencapai kategori "Good" (6.59). E-book hasil pengembangan dinyatakan valid oleh ahli dengan skor rata-rata tinggi dalam aspek isi, kebahasaan, penyajian, dan grafika.
Kata kunci: Fermentasi, Kopi Robusta, L.plantarum, P. Pentosaceus,
E-boo
Implementasi Prosedur Kebijakan Rekrutmen Partai Politik Gerindra dalam Meningkatkan Calon Anggota Legislatif Perempuan Pada Pemilu 2024
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan rekrutmen partai politik dalam meningkatkan keterwakilan perempuan sebagai calon anggota legislatif pada Pemilu 2024 di Daerah Pemilihan (Dapil) 7 Kabupaten Jember. Fokus utama penelitian adalah bagaimana partai politik menjalankan prosedur rekrutmen, sejauh mana kebijakan afirmatif diterapkan, serta bagaimana persepsi masyarakat terhadap calon legislatif perempuan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penelitian ini mengkaji keberhasilan implementasi kebijakan keterwakilan perempuan dalam lembaga legislatif, khususnya di Daerah Pemilihan (Dapil) 7 Kabupaten Jember. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan usaha partai politik yang telah menjalankan prosedur rekrutmen yang mengakomodasi kuota keterwakilan perempuan, tantangan kultur patriarki di tingkat konstituen masih menjadi hambatan signifikan. Dukungan dari partai politik dalam bentuk pelatihan, pendampingan sosialisasi, serta penempatan strategis dalam daftar calon memberikan kontribusi terhadap peningkatan representasi perempuan. Namun, keberhasilan calon perempuan sangat dipengaruhi oleh lingkungan implementasi ditingkat politik lokal. keberhasilan implementasi kebijakan rekrutmen perempuan memerlukan sinergi antara dukungan partai politik dan penerimaan dari masyarakat sebagai konstituen. Kebijakan yang bersifat afirmatif perlu dibarengi dengan strategi implementasi yang sensitif terhadap konstruksi gender dan kultur sosial yang ada di daerah pemilihan atau publik. Kata kunci: Implementasi kebijakan, rekrutmen politik, perempuan, Pemilu 2024, Dapil 7 Jember
Hubungan Sikap, Norma dan Niat dengan Kesiapan Melakukan Cardiopulmonary Resuscitation Berdasarkan Theory of Planed Behavior pada Tagana Pusdalops Jember.
Cardiopulmonary resuscitation merupakan upaya cepat dan efektif namun sering tidak dilakukan untuk menolong korban henti jantung. Pemahaman mengenai predictor disposisional perilaku seperti sikap, norma dan niat individu merupakan upaya penting memahami kemauan bystander untuk melakukan cardiopulmonary resuscitation. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap, norma dan niat dengan kesiapan melakukan cardiopulmonary resuscitation berdasarkan theory of planed behavior pada Tagana Pusdalops Jember. Design pada penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah Tagana Pusdalops Jember dengan melibatkan sebanyak 65 partisipan. Partisipan dipilih menggunakan quota sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji spearman Rho. Hasil penelitian menunjukan Tagana Pusdalops Jember sebagian besar memiliki sikap, norma dan niat pada kategori cukup (69,2%), ragu ragu dalam melakukan cardiopulmonary resuscitation (63,1%). Hasil analisis menunjukkan bahwa secara signifikan ada hubungan sikap, norma dan niat dengan kesiapan melakukan cardiopulmonal resuscitation (p-value:<0,001). Kesiapan dalam melaksanakan cardiopulmonary resuscitation pada Tagana Pusdalops Jember dapat ditingkatkan dengan strategi praktik meliputi pengembangan jaringan dukungan sosial tindakan penyelamatan dan memperkuat publisitas tentang pentingnya cardiopulmonary resuscitatio