Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
19650 research outputs found
Sort by
Implementasi Relaksasi Otot Progresif pada Masalah Keperawatan Nyeri Akut Ibu Post Sectio Caesarea Indikasi Preeklamsi di Ruang Dahlia RSD Dr Soebandi Jember
Introduksi : Nyeri pasca operasi sectio caesarea (SC) merupakan salah satu keluhan utama yang dialami ibu setelah melahirkan, dan dapat mengganggu pemulihan, perawatan bayi, serta menimbulkan kecemasan psikologis. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang terbukti efektif dalam menurunkan tingkat nyeri adalah relaksasi otot progresif. Teknik ini dilakukan dengan cara mengontraksikan dan melemaskan kelompok otot secara sistematis dan berurutan, yang bertujuan untuk menurunkan ketegangan otot dan memberikan efek relaksasi pada sistem saraf pusat. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi Relaksasi Otot Progresif Pada Masalah Keperawatan Nyeri Akut Ibu Post Sectio Caesarea Indikasi Preeklamsi Di Ruang Dahlia RSD Dr Soebandi Jember Metode : Pada penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif pada 3 orang ibu post section caesarea indikasi preeklamsia yang mengalami masalah nyeri akut berdasarkan hasil lembar observasi nyeri. Intervensi dilakukan selama kurang lebih 15 menit 3x dalam sehari. Hasil : Hasil analisis implementasi relaksasi otot progresif pada 3 ibu post sectio caesarea nyeri menurun pada hari ke 1 post operasi atau hari ke dua perawatan. Diskusi : Relaksasi otot progresif merupakan intervensi yang efektif namun bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi penurunan nyeri. ROP memiliki efektivitas yang lebih tinggi karena pendekatannya yang lebih komprehensif—baik secara fisiologis maupun psikologis. Oleh karena itu, ROP dapat dijadikan intervensi utama dalam manajemen nyeri non-farmakologis pada pasien post sectio caesare
HUBUNGAN ANTARA EMPATI DENGAN PERILAKU ALTRUISME GENERASI Z PADA MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena kepedulian mahasiswa generasi Z terhadap orang lain yang semakin lama semakin menurun, semakin bersifat individual, serta mementingkan kepentingan diri sendiri. Salah satu perilaku yang kurang dimiliki mahasiswa generasi Z adalah perilaku altruisme. Adapun empati menjadi salah satu faktor timbulnya perilaku altruisme pada mahasiswa generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara empati dengan perilaku altruisme generasi Z pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember. Populasi pada penelitian adalah 1.786 mahasiswa usia 18-22 tahun di Universitas Muhammadiyah Jember, penentuan sampel sebanyak 292 dengan metode accidental sampling. Alat ukur empati menggunakan skala yang dimodifikasi dari Pratami sebanyak 21 item valid (0.889). Skala perilaku altruisme menggunakan Self Report Altruism yang dimodifikasi dari Solehah sebanyak 31 item valid (0.926). Berdasarkan hasil analisa data menggunakan korelasi spearman rank diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0.703, dengan taraf signifikansi (p) sebesar 0.000<0.05 (p<0.05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif secara signifikan antara empati dengan perilaku altruisme dan semakin tinggi empati pada mahasiswa, maka tingkat perilaku altruisme juga akan semakin tinggi. Sebaliknya, semakin rendah empati mahasiswa, maka perilaku altruisme akan semakin rendah. Hasil penelitian ini dapat menjadi sumber rujukan penelitian selanjutnya dan pengembangan ilmu di bidang psikologi
Implementasi Tindakan Keperwatan Kontrol Halusinasi Dengan Hardik Pada Pasien Halusinasi Di Desa Panti Kabupaten Jember
Introduksi: Gangguan jiwa merupakan masalah kesehatan global yang berdampak
signifikan pada fungsi sosial dan emosional individu. Halusinasi pendengaran yang jika
tidak dikendalikan dapat menimbulkan risiko bagi pasien dan lingkungan sekitarnya.
Teknik hardik merupakan salah satu intervensi keperawatan untuk membantu pasien
mengontrol halusinasi secara mandiri.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi tindakan
keperawatan kontrol halusinasi menggunakan teknik hardik pada pasien dengan halusinasi
pendengaran di Desa Panti, Kabupaten Jember.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan studi
kasus. Subjek penelitian adalah tiga klien dengan gangguan persepsi sensori: halusinasi
pendengaran. Pengumpulan data dilakukan melalui proses keperawatan yang meliputi
pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi keperawatan.
Hasil: Sebelum intervensi, klien menunjukkan ketidakmampuan mengenali atau
mengendalikan halusinasi seperti suara bisikan yang mengganggu klien. Setelah intervensi
selama lima sampai tujuh hari, ketiga klien mengalami peningkatan kemampuan dalam
mengenali halusinasi, menggunakan teknik menghardik, serta menunjukkan penurunan
frekuensi dan intensitas halusinasi.
Diskusi: Implementasi teknik hardik terbukti efektif dalam meningkatkan kontrol diri klien
terhadap halusinasi. Teknik ini juga membantu mengurangi distress psikologis serta
memperbaiki fungsi komunikasi dan sosial. Pendekatan ini dinilai sesuai untuk diterapkan
dalam keperawatan jiwa komunitas, khususnya bagi pasien dengan keterbatasan akses
terhadap terapi farmakologis
Implementasi Latent Dirichlet Allocation (LDA) dalam Sistem Rekomendasi Topik Tugas Akhir Berbasis Cookie (Studi Kasus: Program Studi Teknik Informatika)
Pemilihan topik tugas akhir dalam ranah akademik merupakan tahap krusial bagi mahasiswa dalam menempuh jenjang pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem rekomendasi topik tugas akhir yang mengkombinasikan model topik Latent Dirichlet Allocation (LDA) dengan personalisasi cookie. Metode LDA digunakan untuk ekstraksi topik, sedangkan pendekatan cookie bertujuan untuk menyimpan preferensi pengguna dalam melakukan personalisasi. Sistem rekomendasi dibangun berdasarkan 200 data tugas akhir Program Studi Teknik Informatika dan diuji menggunakan metrik perplexity untuk menentukan model topik optimal dan metrik Click-Through Rate (CTR) untuk mengukur efektivitas hasil rekomendasi yang dilakukan kepada 5 partisipan. Hasil perplexity menunjukkan model optimal berada pada 22 topik, yang kemudian diintegrasikan ke dalam sistem rekomendasi dengan mempertimbangkan preferensi pengguna. Evaluasi performa dengan CTR dilakukan melalui tiga skema pengujian, yaitu baseline (topik saja), personalisasi, dan kombinasi. Hasil menunjukkan bahwa baseline menghasilkan CTR sebesar 2.2%, skema personalisasi mencapai 6.0%, dan kombinasi topik serta preferensi memperoleh CTR tertinggi sebesar 15.6%. Temuan ini menunjukkan bahwa model topik yang dipilih tidak hanya optimal secara statistik, tetapi juga relevan secara praktis terhadap kebutuhan pengguna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi model topik dengan preferensi pengguna mampu meningkatkan relevansi rekomendasi secara signifikan
RANCANG BANGUN TONGKAT UNTUK PENYANDANG TUNA NETRA MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK, HMC5883L, DAN SISTEM INTERNET OF THINGS (IoT)
Penyandang tunanetra menghadapi tantangan mobilitas dan keamanan dalam aktivitas sehari-hari karena keterbatasan indra penglihatan. Untuk mengatasi masalah ini, telah dirancang sebuah prototipe tongkat pintar berbasis Internet of Things (IoT) yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian dan keselamatan pengguna. Penelitian ini berfokus pada perancangan dan implementasi alat bantu navigasi yang mengintegrasikan tiga sensor ultrasonik untuk mendeteksi rintangan di depan, kiri, dan kanan; sensor HMC5883L sebagai kompas digital untuk penunjuk arah mata angin; dan modul GPS Ublox Neo-6m untuk pelacakan lokasi. Seluruh sistem dikendalikan oleh mikrokontroler ESP-32 DEV MODULE, dengan notifikasi suara yang dikeluarkan melalui DFPlayer Mini dan speaker, serta data lokasi yang dikirimkan secara real-time ke Bot Telegram sebagai fitur pemantauan. Pengujian dilakukan secara komprehensif, mencakup pengujian fungsionalitas setiap komponen perangkat keras dan pengujian sistem pada berbagai skenario lintasan (outdoor dan indoor), termasuk di area tangga. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem bekerja dengan sangat andal. Sensor ultrasonik memiliki tingkat error rata-rata di bawah 1,6%, sensor kompas HMC5883L menunjukkan akurasi tinggi dengan deviasi maksimal 1, dan modul GPS mampu mengirimkan data lokasi dengan delay rata-rata 1,3 detik. Alat ini terbukti berhasil mendeteksi berbagai jenis rintangan seperti kayu, logam, cermin, dan manusia pada kondisi lingkungan yang berbeda, termasuk saat menaiki dan menuruni tangga. Dengan demikian, prototipe tongkat pintar ini berhasil memenuhi tujuannya sebagai alat bantu navigasi yang fungsional, akurat, dan responsif untuk meningkatkan mobilitas dan keamanan penyandang tunanetra
PENGARUH INFORMATION FLOW, INFORMATION ADEQUACY DAN INTERACTION SUPPORTIVENESS TERHADAP ORGANIZATIONAL COMMITMENT DENGAN JOB ENGAGEMENT SEBAGAI INTERVENING (STUDI PADA KARYAWAN GENERASI Y DI SURABAYA-SIDOARJO JAWA TIMUR)
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana information flow, information adequacy, interaction supportiveness dan job engagement berdampak pada organizational commitment. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan verifikatis untuk mengeksplorasi hubungan antara information flow, information adequacy, dan interaction supportiveness terhadai organizational commitment dengan job engagement sebagai intervenieng. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, observasi dan telaah pustaka yang melibatkan sampel sebanyak 250 orang karyawan yang dipilih menggunakan accidental sampling. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan path analysis dengan bantuan program SmartPLs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa information adequacy dan job engagement berpengaruh langsung terhadap organizational commitment pada karyawan generasi Y di Surabaya–Sidoarjo, sedangkan information flow dan interaction supportiveness tidak berpengaruh langsung. Namun demikian, ketiga variabel tersebut (information flow, information adequacy, dan interaction supportiveness) terbukti berpengaruh signifikan terhadap job engagement. Selanjutnya, job engagement terbukti memediasi pengaruh information flow, information adequacy, dan interaction supportiveness terhadap organizational commitmen
PENGARUH MOTIVASI KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK MAKE UP DI E-COMMERCE PADA MAHASISWA
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana motivasi konsumen memengaruhi keputusan mahasiswa untuk membeli produk kecantikan melalui platform e-commerce. Pendekatan kuantitatif dan metodelogi penelitian yang bersifat korelasional memungkinkan pengujian hubungan antarvariabel yang lebih terukur. Dengan memilih responden secara acak berdasarkan kriteria penelitian, teknik pengambilan sampel insidental digunakan untuk mengidentifikasi sampel penelitian yang berjumlah 241 mahasiswa. Skala yang digunakan dalam proses pengumpulan data adalah skala keputusan pembelian yang diadaptasi dari alat analisis Nidaaul Husna dan skala motivasi konsumen (2023). Nilai Sig. <0,05, nilai F sebesar 343,299, dan nilai beta motivasi konsumen pada koefisien regresi (ß) sebesar 0,786 menunjukkan bahwa variabel motivasi konsumen memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Hasil analisis menggunakan uji regresi linier sederhana menunjukkan bahwa motivasi konsumen memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai R Square sebesar 0,590 atau 59%. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keputusan mahasiswa untuk membeli produk kecantikan secara daring dipengaruhi secara signifikan oleh motivasi konsumen
(PEER REVIEW) KEMAMPUAN METAKOGNITIF SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL
Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan kemampuan metakognisi siswa kelas VIII dalam memecahkan masalah pada materi SPLDV. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis serta wawancara semi terstruktur subjek penelitian pada siswa kelas VIII C berlokasi di SMPN 2 Wuluhan, Kabupaten Jember. Data subjek diperoleh 3 kategori kemampuan metakognitif yang meliputi, kategori kemampuan metakognitif tinggi, kategori kemampuan metakognitif sedang, dan kategori kemampuan metakognitif rendah. Kategori kemampuan metakognitif tinggi meliputi aktivitas kesadaran, aktivitas regulasi, dan aktivitas evaluasi. Kategori kemampuan metakognitif sedang terdapat aktivitas kesadaran meskipun tidak lengkap, terdapat aktivitas regulasi meskipun ada yang tidak menggunakan strategi perencanaan, dan juga terdapat aktivitas evaluasi meskipun ada yang belum selesai dalam penyelesaian soal. Kategori kemampuan metakognitif rendah terdapat aktivitas kesadaran meskipun ada beberapa yang tidak menuliskan dengan lengkap, terdapat aktivitas regulasi meskipun hanya beberapa yang menyelesaikan soal tanpa strategi perencanaan, dan tidak terdapat aktivitas evaluas
PENGKAJIAN KEPERAWATAN KELUARGA TUBERCULOSIS DI DESA SERUT KECAMATAN PANTI KABUPATEN JEMBER
Salah satu penyakit menular yang masih banyak terjadi di Indonesia adalah Tuberkulosis. TB
paru merupakan penyakit yang sangat cepat ditularkan. Cara penularan TB paru yaitu melalui
percikan dahak (droplet nuclei) pada saat pasien batuk atau bersin terutama pada orang
disekitar pasien seperti keluarga yang tinggal serumah dengan pasien. Perilaku keluarga dalam
pencegahan TB Paru sangat berperan penting dalam mengurangi resiko penularan TB Paru.
Meningkatnya penderita TB Paru di Indonesia disebabkan perilaku hidup yang tidak sehat.
Tujuan dari penelitian ini adalah Mengkaji 3 keluarga Tuberkulosis dengan Defisit
Pengetahuan di desa Serut Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Manfaat penelitian ini adalah
untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga tentang penyakit Tuberculosis. Desain
penelitian yang digunakan adalah data kualitatif dengan pendekatan studi kasus menggunakan
proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnose keperawatan, intervensi keperawatan,
implementasi keperawatan dan evaluasi keperawatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
klien dan keluarga kooperatif dalam proses asuhan perawatan. Kesimpulan dalam penelitian ini
yaitu klien dan keluarga mampu memahami pengetahuan tuberculosis, cara pencegahan, cara
penularan serta mampu menerapkan latihan batuk efektif. Rekomendasi pada penelitian ini
adalah pendidikan kesehatan serta peningkatan kepatuhan dalam perawatan guna
meningkatkan kesembuhan klien
TINJAUAN MENDALAM TENTANG PERSEPSI KEGUNAAN, PERSEPSI KEMUDAHAN PENGGUNAAN, DAN NIAT PENGGUNAAN SEBAGAI MEDIASI DALAM PENGARUHNYA TERHADAP PENGGUNAAN AKTUAL TEKNOLOGI DIGITAL MARKETING
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan aktual teknologi pemasaran digital, khususnya Meta Ads, di Kabupaten Jember. Menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM), penelitian ini mengeksplorasi peran persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, serta niat penggunaan sebagai variabel mediasi dalam menentukan tingkat adopsi teknologi pemasaran digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik Structural Equation Modeling (SEM) berbantuan perangkat lunak Warp PLS. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang melibatkan pengguna Meta Ads di Kabupaten Jember. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kegunaan dan kemudahan penggunaan berpengaruh positif terhadap niat penggunaan, yang pada akhirnya meningkatkan penggunaan aktual Meta Ads. Selain itu, niat penggunaan terbukti menjadi variabel mediasi yang signifikan dalam hubungan antara persepsi teknologi dan adopsi aktual. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan adopsi teknologi pemasaran digital, diperlukan strategi yang memperkuat persepsi manfaat teknologi serta penyederhanaan fitur guna meningkatkan pengalaman pengguna. Studi ini memberikan wawasan bagi praktisi bisnis dalam mengoptimalkan penggunaan Meta Ads untuk meningkatkan efektivitas pemasaran digital. Kata Kunci: Tec