Institutional Repository of STIE Ekuitas
Not a member yet
1095 research outputs found
Sort by
Tinjauan Tentang Asuransi Penjaminan Kredit Mikro Utama (Kmu) Pada Bank x Kantor Cabang Pembantu Ujung Berung
Vina Afrianti - NPM : B00120029 ;
Pembimbing : Mery Maulin, SH., M.Hum., M.Kn.Kredit merupakan salah satu alternatif yang banyak dipilih oleh masyarakat dalam mendapatkan modal yang sesuai dengan kebutuhannya. Untuk mendukung penyaluran kredit, bank memberikan berbagai jenis kredit, diantaranya adalah Kredit Mikro Utama (KMU). Untuk keamanan dan kenyamanan dalam penyaluran kredit, bank menggunakan jasa asuransi sebagai bentuk perlindungan terhadap kredit yang diberikannya.
Studi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tinjauan tentang asuransi penjaminan Kredit Mikro Utama (KMU) pada bank bjb Kantor Cabang Pembantu Ujung Berung. Metode yang digunakan adalah metode studi deskriptif, yang didalamnya terdapat studi kepustakaan dan studi lapangan.
Dari hasil studi tersebut dapat diketahui bahwa pelaksanaan Kredit Mikro Utama pada bank bjb KCP Ujung Berung, calon debitur harus memenuhi semua persyaratan yang diajukan oleh bank untuk mendapatkan kredit dari bank. Salah satu ketentuan yang harus dipenuhi calon debitur adalah menggunakan jasa asuransi
Tinjauan Program Pelatihan Dalam Menunjang Kinerja Karyawan Pada Pt X Syariah
Ferry Maulana Putra - NPM : B00110025 ;
Pembimbing : Susinah Kuntadi, ST., MM.Tujuan dari penyusunan tugas akhir ini adalah ingin mengetahui program pelatihan dalam menunjang kinerja karyawan, permasalahan apa saja dan untuk mengetahui solusi mengatasi permasalahan pada PT Bank Jabar Banten Syariah.
Metode studi yang digunakan dalam penulisan tugas akhir ini adalah metode deskriptif. Untuk pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang mencakup observasi dan wawancara.
Hasil dari tujuan program pelatihan dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program pelatihan sudah berjalan dengan baik. Masalah yang ada pada program pelatihan adanya keterlambatan kedatangan peserta, komitmen untuk kembali ke ruang pelatihan kurang efektif, dan konsentrasi peserta pelatihan. Solusi yang dilakukan untuk mengatasi masalah adalah memberikan pengarahan kepada peserta pelatihan dan jika terlambat peserta pelatihan tidak diperbolehkan masuk dan disuruh pulang kembali karena bisa menggangu pelaksanaan program pelatihan yang sedang berlangsung
Analisis Tata Letak Fasilitas Dengan Penyeimbang Lini Perakitan Dan Activity Relationship Chart(Studi Kasus Pabrik CV. Hidup Baru Bandung)
Keseimbangan lini merupakan pendekatan yang menggabungkan beberapa pekerjaan kedalam stasiun-stasiun kerja dengan tujuan meminimalkan ketidakseimbangan antara mesin dengan kewajiban yang harus dipenuhi. Perusahaan perlu melakukan perhitungan keseimbangan lini agar proses produksi dapat berjalan efektif dan efisien, serta terhindar dari waktu menganggur akibat kemacetan. Penempatan fasilitas yang buruk merupakan permasalahan yang menimbulkan terjadinya gerakan balik. Untuk memperoleh tata letak fasilitas yang baik, perusahaan perlu melakukan analisis keterkaitan kegiatan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah stasiun yang dibutuhkan dalam proses kerja dengan perhitungan line balancing menggunakan data uraian tugas beserta waktu, lalu mengetahui tingkat keterkaitan kegiatan dengan menggunakan metode activity relationship chart berlandaskan derajat serta alasan kedekatan pada pabrik CV. Hidup Baru.
Hasil penelitian menjelaskan bahwa dengan menggunakan 2 stasiun kerja, perusahaan dapat memperoleh rata-rata efisiensi lini sebesar 83,75% dengan kelancaran relatif sebesar 195. Lalu dengan menerapkam keterkaitan kegiatan, perusahaan dapat meminimumkan angka momen perpindahan dari 363.342,6 meter menjadi 214.554,3 meter dengan memperoleh tata letak yang baru dan terhindar dari gerakan balikRaden Hilman Firmansyah - NPM : A10140230 ;
Pembimbing : Dr. Anton Mulyono Azis, SE., MT.
Keseimbangan lini merupakan pendekatan yang menggabungkan beberapa pekerjaan kedalam stasiun-stasiun kerja dengan tujuan meminimalkan ketidakseimbangan antara mesin dengan kewajiban yang harus dipenuhi. Perusahaan perlu melakukan perhitungan keseimbangan lini agar proses produksi dapat berjalan efektif dan efisien, serta terhindar dari waktu menganggur akibat kemacetan. Penempatan fasilitas yang buruk merupakan permasalahan yang menimbulkan terjadinya gerakan balik. Untuk memperoleh tata letak fasilitas yang baik, perusahaan perlu melakukan analisis keterkaitan kegiatan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah stasiun yang dibutuhkan dalam proses kerja dengan perhitungan line balancing menggunakan data uraian tugas beserta waktu, lalu mengetahui tingkat keterkaitan kegiatan dengan menggunakan metode activity relationship chart berlandaskan derajat serta alasan kedekatan pada pabrik CV. Hidup Baru.
Hasil penelitian menjelaskan bahwa dengan menggunakan 2 stasiun kerja, perusahaan dapat memperoleh rata-rata efisiensi lini sebesar 83,75% dengan kelancaran relatif sebesar 195. Lalu dengan menerapkam keterkaitan kegiatan, perusahaan dapat meminimumkan angka momen perpindahan dari 363.342,6 meter menjadi 214.554,3 meter dengan memperoleh tata letak yang baru dan terhindar dari gerakan bali
Pengaruh Perputaran Piutang Dan Arus Kas Terhadap Likuiditas Pada Pt X, Tbk Periode 2008-2017
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Perputaran Piutang dan Arus Kas terhadap Likuiditas yang menggunakan rasio lancar (Currennt Ratio) pada PT Indomobil Sukses International, Tbk periode 2008-2017 baik secara parsial maupun simultan.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan verikatif dengan analisis Uji Asumsi Klasik yang terdiri dari Uji Normalitas, Uji Multikolonieritas, Uji Autokorelasi, dan Uji Heteroskedastisitas, Analisis Regresi Linier Berganda, Analisis Koefisien Korelasi, dan Analisis Koefisien Determinasi. Kemudian Uji Hipotesis melalui Uji Signifikansi yang terdiri dari Uji Parsial (Uji t) dan Uji Simultan (Uji F) dengan pengolahan data mengguakan program statistik SPSS versi 23.
Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa Perputaran Piutang berpengaruh signifikan terhadap Likuiditas dan Arus Kas berpengaruh signifikan terhadap Likuiditas. Secara simultan Perputaran Piutang dan Arus Kas berpengaruh signifikan terhadap Likuiditas, dengan besarnya koefisien determinasi yaitu 0,855, hal ini berarti 85,5% Likuiditas dijelaskan oleh perputaran piutang dan arus kas. Sedangkan sisanya 14,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini.Desri Rahmaniar - NPM : A10150159 ;
Pembimbing : Dr. Yunia Mulyani, Ir., S.Pd., M.Pd.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Perputaran Piutang dan Arus Kas terhadap Likuiditas yang menggunakan rasio lancar (Currennt Ratio) pada PT Indomobil Sukses International, Tbk periode 2008-2017 baik secara parsial maupun simultan.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan verikatif dengan analisis Uji Asumsi Klasik yang terdiri dari Uji Normalitas, Uji Multikolonieritas, Uji Autokorelasi, dan Uji Heteroskedastisitas, Analisis Regresi Linier Berganda, Analisis Koefisien Korelasi, dan Analisis Koefisien Determinasi. Kemudian Uji Hipotesis melalui Uji Signifikansi yang terdiri dari Uji Parsial (Uji t) dan Uji Simultan (Uji F) dengan pengolahan data mengguakan program statistik SPSS versi 23.
Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa Perputaran Piutang berpengaruh signifikan terhadap Likuiditas dan Arus Kas berpengaruh signifikan terhadap Likuiditas. Secara simultan Perputaran Piutang dan Arus Kas berpengaruh signifikan terhadap Likuiditas, dengan besarnya koefisien determinasi yaitu 0,855, hal ini berarti 85,5% Likuiditas dijelaskan oleh perputaran piutang dan arus kas. Sedangkan sisanya 14,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini
Dampak Harga Minyak Dunia Dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Indeks Sektoral Pasar Saham Di Indonesia (Studi Kasus Pada Sektoral Pertambangan Di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2017)
Saham adalah salah satu instrumen investasi yang memiliki risiko tinggi. Itu terjadi karena saham sangat sensitif terhadap makroekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah terhadap indeks sektoral pasar saham pertambangan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2017 baik secara simultan maupun parsial. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari data bulanan yang dikeluarkan resmi pada website Bank Indonesia dan Investing.com dari tahun 2013 sampai tahun 2017.
Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji stasioneritas menggunakan uji akar unit, uji kointegrasi dan analisis regresi linier berganda yang sebelumnya dilakukan pengujian asumsi klasik, uji koefisien determinasi (R2), uji F dan uji t. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah secara simultan berpengaruh signifikan terhadap indek sektoral harga saham pertambangan dengan pengaruh sebesar 42,42%.
Secara parsial variabel harga minyak dunia tidak berpengaruh secara signifikan dan nilai tukar rupiah berpengaruh signifikan terhadap indeks sektoral harga saham pertambangan. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk menambahkan faktor eksternal lain sehingga variabel independen lebih bervariasi serta memperhatikan isu yang yang terjadi di Indonesia sebelum keputusan dalam berinvestasi untuk para investor.Fiesta Retno Giyarty - NPM : C10150121 ;
Dibawah Bimbingan : Ade Imam Muslim, S.pd, S.Akt., Msi.
Saham adalah salah satu instrumen investasi yang memiliki risiko tinggi. Itu terjadi karena saham sangat sensitif terhadap makroekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah terhadap indeks sektoral pasar saham pertambangan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2017 baik secara simultan maupun parsial. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari data bulanan yang dikeluarkan resmi pada website Bank Indonesia dan Investing.com dari tahun 2013 sampai tahun 2017.
Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji stasioneritas menggunakan uji akar unit, uji kointegrasi dan analisis regresi linier berganda yang sebelumnya dilakukan pengujian asumsi klasik, uji koefisien determinasi (R2), uji F dan uji t. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah secara simultan berpengaruh signifikan terhadap indek sektoral harga saham pertambangan dengan pengaruh sebesar 42,42%.
Secara parsial variabel harga minyak dunia tidak berpengaruh secara signifikan dan nilai tukar rupiah berpengaruh signifikan terhadap indeks sektoral harga saham pertambangan. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk menambahkan faktor eksternal lain sehingga variabel independen lebih bervariasi serta memperhatikan isu yang yang terjadi di Indonesia sebelum keputusan dalam berinvestasi untuk para investor
Pengaruh Pelayanan Fiskus Dan Sosialisasi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Cibeunying)
Jumlah wajib pajak dari tahun ke tahun semakin bertambah. Namun bertambahnya jumlah wajib pajak tersebut tidak diimbangi dengan kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak. Masalah kepatuhan tersebut menjadi kendala dalam pemaksimalan penerimaan pajak. Tujuan penelitian ini adalah meneliti pengaruh pelayanan fiskus dan sosialisasi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Cibeunying. Sampel yang digunakan sebanyak 100 responden dari populasi Wajib Pajak Orang Pribadi yang melaporkan SPT 37.312 hingga akhir tahun 2016. Tidak semua jumlah tersebut menjadi objek penelitian guna efisiensi waktu dan biaya. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling. Metode pengumpulan data primer yang dipakai yaitu metode survei dengan menggunakan kuisioner. Data dianalisa menggunakan analisis regresi linear berganda dan uji hipotesis. Hasil analisis yang dilakukan terhadap wajib pajak orang pribadi yang terdaftar pada KPP Prtama Bandung Cibeunying yaitu variabel pelayanan fiskus dan sosialisasi perpajakan memiliki pengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi.Egadia Rahmawati - NPM : C10140386 ;
Pembimbing : Rr. Yoppy Palupi P., SE., M.Ak.
Jumlah wajib pajak dari tahun ke tahun semakin bertambah. Namun bertambahnya jumlah wajib pajak tersebut tidak diimbangi dengan kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak. Masalah kepatuhan tersebut menjadi kendala dalam pemaksimalan penerimaan pajak. Tujuan penelitian ini adalah meneliti pengaruh pelayanan fiskus dan sosialisasi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Cibeunying. Sampel yang digunakan sebanyak 100 responden dari populasi Wajib Pajak Orang Pribadi yang melaporkan SPT 37.312 hingga akhir tahun 2016. Tidak semua jumlah tersebut menjadi objek penelitian guna efisiensi waktu dan biaya. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling. Metode pengumpulan data primer yang dipakai yaitu metode survei dengan menggunakan kuisioner. Data dianalisa menggunakan analisis regresi linear berganda dan uji hipotesis. Hasil analisis yang dilakukan terhadap wajib pajak orang pribadi yang terdaftar pada KPP Prtama Bandung Cibeunying yaitu variabel pelayanan fiskus dan sosialisasi perpajakan memiliki pengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi
Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah (Studi Pada Skpd Kota Bandung)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemanfaatan teknologi informasi dan penerapan system pengendalian intern pemerintah terhadap kualitas laporan keuangan daerah yang berada di SKPD Kota Bandung.
Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dengan teknik pengambilan sample menggunakan probability Sampling yaitu simple random sampling dan pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner yang dibagikan kepada responden di Dinas yang ada di Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Program yang digunakan dalam menganalisis data menggunakan Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 23.
Hasil penelitian ini menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan antara pemanfaatan teknologi informasi dan penerapan sistem pengendalian intern pemerintah terhadap kualitas laporan keuangan daerah sebesar 70,8% sedangkan sisanya 29,2% dipengaruhi oleh faktor lain.Nizar Luthfi Wiratama - NPM : C10140148 ;
Pembimbing : Dr. Hanifah, SE., M.Si Ak., CA.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemanfaatan teknologi informasi dan penerapan system pengendalian intern pemerintah terhadap kualitas laporan keuangan daerah yang berada di SKPD Kota Bandung.
Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dengan teknik pengambilan sample menggunakan probability Sampling yaitu simple random sampling dan pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner yang dibagikan kepada responden di Dinas yang ada di Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Program yang digunakan dalam menganalisis data menggunakan Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 23.
Hasil penelitian ini menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan antara pemanfaatan teknologi informasi dan penerapan sistem pengendalian intern pemerintah terhadap kualitas laporan keuangan daerah sebesar 70,8% sedangkan sisanya 29,2% dipengaruhi oleh faktor lain
Pengaruh Kinerja Keuangan Dan Pelaporan Selisih Kurs Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi Yang Terdaftar Di Bei Periode 2015-2017)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kinerja Keuangan (ROA) dan Pelaporan Selisih Kurs terhadap Nilai Perusahaan (PBV) yang terdapat di Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi yang terdaftar di BEI pada periode 2015-2017.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dan verifikatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Objek penelitian ini adalah perusahaan sektor industri barang konsumsi yang memiliki populasi sebanyak 41 perusahaan. Pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan teknik purposive sampling dengan hasil sampel sebanyak 10 perusahaan. Analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda, uji t dan uji F dengan alat bantu perhitungan menggunakan SPSS 25.
Hasil penelitian menunjukkan secara parsial Kinerja Keuangan (ROA) berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Sedangkan Pelaporan Selisih Kurs tidak berpengaruh signifikan terhadap Nilai perusahaan. Secara simultan Kinerja Keuangan (ROA) dan Pelaporan Selisih Kurs tidak berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan. Koefisien determinasi sebesar 58,6% berarti Kinerja Keuangan (ROA) dan Pelaporan Selisih Kurs terhadap Nilai Perusahaan berpengaruh sebesar 58,6% dan sisanya 41,4% dipengaruhi oleh faktor lain.Yani Indriani - NPM : C10150164 ;
Dibawah Bimbingan : Lilis Saidah Napisah, SE., MM,. M. Ak, PIA.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kinerja Keuangan (ROA) dan Pelaporan Selisih Kurs terhadap Nilai Perusahaan (PBV) yang terdapat di Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi yang terdaftar di BEI pada periode 2015-2017.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dan verifikatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Objek penelitian ini adalah perusahaan sektor industri barang konsumsi yang memiliki populasi sebanyak 41 perusahaan. Pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan teknik purposive sampling dengan hasil sampel sebanyak 10 perusahaan. Analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda, uji t dan uji F dengan alat bantu perhitungan menggunakan SPSS 25.
Hasil penelitian menunjukkan secara parsial Kinerja Keuangan (ROA) berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Sedangkan Pelaporan Selisih Kurs tidak berpengaruh signifikan terhadap Nilai perusahaan. Secara simultan Kinerja Keuangan (ROA) dan Pelaporan Selisih Kurs tidak berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan. Koefisien determinasi sebesar 58,6% berarti Kinerja Keuangan (ROA) dan Pelaporan Selisih Kurs terhadap Nilai Perusahaan berpengaruh sebesar 58,6% dan sisanya 41,4% dipengaruhi oleh faktor lain
Pelatihan Keterampilan Usaha Kreatif Warga Rw 8 Kelurahan Ciumbuleuit Kecamatan Cidadap Kota Bandung
Lina Said ([email protected]) ; Reni Marlina ([email protected]) ; Yudi Wahyudin ([email protected]) -
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI EKUITAS ; Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 03 No. 01, September 2018 ; ISSN : 2528-2190Kawasan Dago adalah salah satu tujuan wisata di Kota Bandung. Setiap menjelang akhir pekan kawasan Dago ini dipenuhi wisatawan baik mancanegara maupun lokal. Salah satu daerah yang potensial adalah kawasan Curug Dago. Potensi daerah ini cukup bagus sebagai tujuan wisata. Namun banyak warganya, terutama ibu rumah tangga melakukan pekerjaan sebagai asisten rumah tangga di sekitar RW 8, karena disana banyak kawasan perumahan (Kompleks ITB, UNPAD, Sekolah Alam, dll.), sehingga tingkat kesejahteraannya masih rendah. Untuk pemberdayaan masyarakat RW 8 ini diberikan pelatihan mengenai pembuatan produk dan pelatihan manajemen usaha. Ibu-ibu Warga RW 8 diberikan pelatihan tentang pembuatan kue, agar warganya produktif dan dapat membuat produk kue yang dapat dijajakan di daerah wisata Curug Dago. Warganya cukup antusias, dan mengikuti praktik membuat kue hingga selesai. Adapun hasil dari pengabdian ini adalah menambah pengetahuan dalam membuat produk serta warga lebih memahami dalam menghitung biaya produksi, sehingga meminimalisasi terjadinya kerugian apabila melakukan kegiatan usaha
Pengaruh Dana Pihak Ketiga Dan Penyaluran Kredit Terhadap Laba Operasional (Survey Kasus Pada Perusahaan Bank Yang Terdaftar Pada Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2012-2016)
Laba Operasional sebagai salah satu indikator kinerja perusahaan. Untuk melakukan suatu investasi, banyak hal yang harus menjadi bahan pertimbangan seorang nasabah. Peningkatan dana pihak ketiga dan penyaluran kredit seharusnya diiikuti dengan peningkatnya laba operasional. Namun pada kenyataannya terdapat perusahaan yang dana pihak ketiga dan penyaluran kredit meningkat namun laba operasional mengalami penurunan maupun sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dana pihak ketiga dan penyaluran kredit terhadap laba operasional pada perusahaan bank tahun 2012-2016.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan verifikatif dengan pendekaan analisis kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel sebanyak 9 perusahaan selama tahun 2012-2016. Penelitian ini di uji dengan menggunakan uji klasik kemudian pengujian hipotesis secara parsial dengan menggunakan uji t dan simultan dengan menggunakan uji F.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial dan simultan, dana pihak ketiga berpengaruh signifikan terhadap laba operasional.Rizikiyana - NPM : C10140096 ;
Pembimbing : Dr.H.Usdi Suryana, SE.,MM., AK., CA.
Laba Operasional sebagai salah satu indikator kinerja perusahaan. Untuk melakukan suatu investasi, banyak hal yang harus menjadi bahan pertimbangan seorang nasabah. Peningkatan dana pihak ketiga dan penyaluran kredit seharusnya diiikuti dengan peningkatnya laba operasional. Namun pada kenyataannya terdapat perusahaan yang dana pihak ketiga dan penyaluran kredit meningkat namun laba operasional mengalami penurunan maupun sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dana pihak ketiga dan penyaluran kredit terhadap laba operasional pada perusahaan bank tahun 2012-2016.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan verifikatif dengan pendekaan analisis kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel sebanyak 9 perusahaan selama tahun 2012-2016. Penelitian ini di uji dengan menggunakan uji klasik kemudian pengujian hipotesis secara parsial dengan menggunakan uji t dan simultan dengan menggunakan uji F.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial dan simultan, dana pihak ketiga berpengaruh signifikan terhadap laba operasional