Institutional Repository of STIE Ekuitas
Not a member yet
    1095 research outputs found

    Komparasi Performa Keuangan Bank Syariah Indonesia dan Bank Syariah Malaysia

    Get PDF
    Tujuan penelitian – Perbankan syariah di Indonesia dan perbankan syariah di Malaysia memiliki karekteristik yang relatif sama, baik dari sisi masyarakatnya yang mayoritas muslim maupun kebijakan operasionalnya yang menganut dual banking system. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan performa keuangan salah satu bank syariah di Indonesia yaitu Bank Muamalat Indonesia (BMI) dan salah satu bank syariah di Malaysia yaitu Bank Muamalat Malaysia Berhad (BMMB) dan membandingkannya mana yang lebih baik. Desain/Metodologi/Pendekatan – Metode yang digunakan adalah deskriptif, verifikatif, dan komparatif terhadap indikator kesehatan bank (CAMELS) dengan metode analisis independent sample t-est. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator NPF dan ROA antara BMI dan BMMB tidak ada perbedaan, sedangkan indikator CAR dan FDR menunjukkan perbedaan yang signifikan. Performa keuangan BMI lebih baik daripada BMMB dari sisi NPF dan FDR, sedangkan dari sisi CAR dan ROA BMMB lebih baik daripada BMI. Keterbatasan penelitian – Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambah jumlah objek penelitian dan variable yang digunakan untuk mengukur performa bank syariah. Originality/value – Penelitian ini berfokus pada performa keuangan dari bank syariah di Indonesia dan Malaysia.Iim HIlman - STIE EKUITAS, School of Business. Indonesia. Email : [email protected] ; Jurnal Manajemen dan Bisnis Sriwijaya Vol.18 (1), 2020 ; ; Tujuan penelitian – Perbankan syariah di Indonesia dan perbankan syariah di Malaysia memiliki karekteristik yang relatif sama, baik dari sisi masyarakatnya yang mayoritas muslim maupun kebijakan operasionalnya yang menganut dual banking system. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan performa keuangan salah satu bank syariah di Indonesia yaitu Bank Muamalat Indonesia (BMI) dan salah satu bank syariah di Malaysia yaitu Bank Muamalat Malaysia Berhad (BMMB) dan membandingkannya mana yang lebih baik. Desain/Metodologi/Pendekatan – Metode yang digunakan adalah deskriptif, verifikatif, dan komparatif terhadap indikator kesehatan bank (CAMELS) dengan metode analisis independent sample t-est. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator NPF dan ROA antara BMI dan BMMB tidak ada perbedaan, sedangkan indikator CAR dan FDR menunjukkan perbedaan yang signifikan. Performa keuangan BMI lebih baik daripada BMMB dari sisi NPF dan FDR, sedangkan dari sisi CAR dan ROA BMMB lebih baik daripada BMI. Keterbatasan penelitian – Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambah jumlah objek penelitian dan variable yang digunakan untuk mengukur performa bank syariah. Originality/value – Penelitian ini berfokus pada performa keuangan dari bank syariah di Indonesia dan Malaysia

    Tinjauan Tentang Penerapan Manajemen Risiko Operasional Pada Bank x Kantor Cabang Pembantu Djunjunan Bandung

    Get PDF
    Tujuan dilakukannya studi adalah untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya risiko operasional pada bank KCP Djunjunan, proses penerapan manajemen risiko operasional pada bank KCP Djunjunan, serta hambatan dan solusi dalam proses penerapan manajemen risiko operasional pada bank bjb KCP Djunjunan. Metode studi yang digunakan adalah melalui metode deskriptif, yaitu studi langsung kelapangan atau praktik kerja lapangan dengan menggambarkan keadaan subjek dan objek dalam studi berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau apaadanya. Adapun teknik pengumpulan datanya yaitu dengan studi pustaka dengan mencari data keperpustakaan, serta melakukan wawancara menggali data kepegawai bank bjb. Hasil dari pembahasan studi ini adalah risiko operasional terjadi karena factor yang disebabkan oleh kesalahan manusia, kegagalan sistem dan teknologi yang dimiliki oleh bank, faktor internal bank, serta factor eksternal bank. Kemudian proses manajemen risiko operasional terdiri dari 2 tahapan yaitu tahap input dan tahap output. Pada tahap input dimulai dari tahapan identifikasi risiko operasional, pengukuran risiko, serta sistem informasi dan manajemen risiko, sedangkan pada tahap output terdiri dari monitoring risiko, pengendalian risiko serta yang terakhir proses review risiko.Dhio Dwi Firmandha - NPM : B00160014 ; Pembimbing : Dr. Yudi Wahyudin Suwandi., SE.,M.Si. Tujuan dilakukannya studi adalah untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya risiko operasional pada bank KCP Djunjunan, proses penerapan manajemen risiko operasional pada bank KCP Djunjunan, serta hambatan dan solusi dalam proses penerapan manajemen risiko operasional pada bank bjb KCP Djunjunan. Metode studi yang digunakan adalah melalui metode deskriptif, yaitu studi langsung kelapangan atau praktik kerja lapangan dengan menggambarkan keadaan subjek dan objek dalam studi berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau apaadanya. Adapun teknik pengumpulan datanya yaitu dengan studi pustaka dengan mencari data keperpustakaan, serta melakukan wawancara menggali data kepegawai bank bjb. Hasil dari pembahasan studi ini adalah risiko operasional terjadi karena factor yang disebabkan oleh kesalahan manusia, kegagalan sistem dan teknologi yang dimiliki oleh bank, faktor internal bank, serta factor eksternal bank. Kemudian proses manajemen risiko operasional terdiri dari 2 tahapan yaitu tahap input dan tahap output. Pada tahap input dimulai dari tahapan identifikasi risiko operasional, pengukuran risiko, serta sistem informasi dan manajemen risiko, sedangkan pada tahap output terdiri dari monitoring risiko, pengendalian risiko serta yang terakhir proses review risiko

    Strategi Pemasaran Tabungan Btn Juara Pada Pt.X (Persero) Tbk. Kantor Cabang Bandung

    No full text
    Studi ini bertujuan untuk mengetahui secara terperinci bagaimana pelaksanaan kegiatan strategi pemasaran produk tabungan BTN Juara dalam mengembangkan keunggulan bersaing produk dari Bank BTN. Dalam strategi pemasaran produk tabungan BTN Juara pada PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Kantor Cabang Bandung menggunakan konsep STP (Segmenting, Targeting, Positioning). Metode yang digunakan dalam penulisan tugas akhir ini adalah menggunakan metode deskriptif yaitu metode studi yang dapat memperoleh deskripsi atau gambaran secara sistematis, factual, dan akurat dengan cara observasi langsung dan wawancara. Berdasarkan hasil studi yang diketahui bahwa, yang pertama dalam pelaksanaan strategi pemasaran menggunakan konsep STP (Segmenting, Targeting, Positioning) dengan konsep ini dalam pelaksanaannya sudah tertata dan terperinci, yang kedua adanya kendala pada saat memasarkan produk Tabungan BTN Juara yang dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal dan terakhir adanya solusi untuk dapat mengatasi kendala yang dihadapi saat memasarkan produk Tabungan BTN Juara.Ajeng Pratiwi - NPM : B00160089 ; Pembimbing : Dr. Suryaman, SE., MM. Studi ini bertujuan untuk mengetahui secara terperinci bagaimana pelaksanaan kegiatan strategi pemasaran produk tabungan BTN Juara dalam mengembangkan keunggulan bersaing produk dari Bank BTN. Dalam strategi pemasaran produk tabungan BTN Juara pada PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Kantor Cabang Bandung menggunakan konsep STP (Segmenting, Targeting, Positioning). Metode yang digunakan dalam penulisan tugas akhir ini adalah menggunakan metode deskriptif yaitu metode studi yang dapat memperoleh deskripsi atau gambaran secara sistematis, factual, dan akurat dengan cara observasi langsung dan wawancara. Berdasarkan hasil studi yang diketahui bahwa, yang pertama dalam pelaksanaan strategi pemasaran menggunakan konsep STP (Segmenting, Targeting, Positioning) dengan konsep ini dalam pelaksanaannya sudah tertata dan terperinci, yang kedua adanya kendala pada saat memasarkan produk Tabungan BTN Juara yang dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal dan terakhir adanya solusi untuk dapat mengatasi kendala yang dihadapi saat memasarkan produk Tabungan BTN Juara

    Strategi Pengendalian Likuiditas Pada Bank x Periode 2015-2017

    Get PDF
    Untuk mengukur kemampuan bank dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya pada saat jatuh tempo dapat diketahui melalui rasio likuiditas. Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui tingkat rasio likuiditas pada bank bjb periode 2015-2017, strategi pengendalian likuiditas, dan cara meminimalisir risiko likuiditas. Dalam penulisan tugas akhir ini penulis menggunakan metode studi deskriptif, yaitu studi yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data, mengelola data, dan membandingkan dengan teori yang ada yang kemudian diambil satu kesimpulan. Hasil studi menunjukan besarnya rasio likuiditas bank pada bank bjb selama tahun 2015-2017 cenderung berfluktuatif, dari tingkat likuiditas yang fluktuatif dilakukan strategi pengendalian likuiditas agar mampu menjaga likuiditasnya dan dapat menghindari risiko likuiditas dengan cara meminimalisir risiko likuiditas.Eka Sari Kusuma Wardani - NPM : B00160098 ; Pembimbing : Susinah Kuntadi, ST., MM. Untuk mengukur kemampuan bank dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya pada saat jatuh tempo dapat diketahui melalui rasio likuiditas. Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui tingkat rasio likuiditas pada bank bjb periode 2015-2017, strategi pengendalian likuiditas, dan cara meminimalisir risiko likuiditas. Dalam penulisan tugas akhir ini penulis menggunakan metode studi deskriptif, yaitu studi yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data, mengelola data, dan membandingkan dengan teori yang ada yang kemudian diambil satu kesimpulan. Hasil studi menunjukan besarnya rasio likuiditas bank pada bank bjb selama tahun 2015-2017 cenderung berfluktuatif, dari tingkat likuiditas yang fluktuatif dilakukan strategi pengendalian likuiditas agar mampu menjaga likuiditasnya dan dapat menghindari risiko likuiditas dengan cara meminimalisir risiko likuiditas

    Strategi Pemasaran Produk Arrum Haji Pada Pt.X (Persero) Cabang Cikudapateuh Bandung

    No full text
    Tujuan penulis tugas akhir ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan produk Arrum Haji pada PT.Pegadaian (Persero) Cabang Cikudapateuh Bandung dan strategi pemasaran serta permasalahan dan solusi dalam penerapan strategi pemasaran tersebut. Metode studi yang digunakan dalam penyusunan tugas akhir ini adalah metode deskriptif yaitu menggambarkan dengan cara obervasi langsung dan metode wawancara dan pengumpulan data yang dilakukan adalah studi pustaka dan penelitian lapangan pada PT.Pegadaian (Persero) Cabang Cikudapateuh Bandung. Hasil studi menunjukkan strategi pemasaran produk Arrum Haji yang digunakan oleh PT.Pegadaian (Persero) Cabang Cikudapateuh Bandung yaitu dengan menggunakan strategi pemasaran segmenting berdasarkan georafis, demografis, dan perilaku, targeting berdasarkan memilih segmen pasar dan positioning berdasarkan atas, menurut pengguna dan kelas produk. Kendala yang dihadapi ialah kurangnya sumber daya insani pemasaran, kurangnya pemahaman masyarakat, banyaknya pesaing dari pegadaian lain. Solusi yang ditempuh ialah melakukan perekrutan sumber daya insani pemasar, melakukan sosialisasi kepada masyarakat, dan mempunyai strategi pemasaran yang efektif dan efisien.Billah Azzaki - NPM : B00160042 ; Pembimbing : Dr.Suryaman, SE., MM. Tujuan penulis tugas akhir ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan produk Arrum Haji pada PT.Pegadaian (Persero) Cabang Cikudapateuh Bandung dan strategi pemasaran serta permasalahan dan solusi dalam penerapan strategi pemasaran tersebut. Metode studi yang digunakan dalam penyusunan tugas akhir ini adalah metode deskriptif yaitu menggambarkan dengan cara obervasi langsung dan metode wawancara dan pengumpulan data yang dilakukan adalah studi pustaka dan penelitian lapangan pada PT.Pegadaian (Persero) Cabang Cikudapateuh Bandung. Hasil studi menunjukkan strategi pemasaran produk Arrum Haji yang digunakan oleh PT.Pegadaian (Persero) Cabang Cikudapateuh Bandung yaitu dengan menggunakan strategi pemasaran segmenting berdasarkan georafis, demografis, dan perilaku, targeting berdasarkan memilih segmen pasar dan positioning berdasarkan atas, menurut pengguna dan kelas produk. Kendala yang dihadapi ialah kurangnya sumber daya insani pemasaran, kurangnya pemahaman masyarakat, banyaknya pesaing dari pegadaian lain. Solusi yang ditempuh ialah melakukan perekrutan sumber daya insani pemasar, melakukan sosialisasi kepada masyarakat, dan mempunyai strategi pemasaran yang efektif dan efisien

    Tinjauan Atas Pengendalian Persediaan Barang Dagang Sesuai Psak No. 14 Pada Abadi Grosir

    No full text
    Abadi Grosir merupakan salah satu toko onlineshop yang bergerak dibidang fashion. Sebagaimana perusahaan lain, Abadi Grosir sangat memperhatikan adanya persediaan barang dagang. Persediaan merupakan unsur yang penting dalam suatu perusahaan industri maupun dagang karena persediaan diperoleh, diproduksi dan dijual secara terus menerus untuk kelangsungan hidup perusahaan. Oleh sebab itu perlu diadakan pencatatan dan penilaian yang mengacu kepada kebijakan Standar Akuntansi Keuangan. Tujuan tugas akhir ini dilakukan untuk mengetahui metode pencatatan dan penilaian persediaan barang dagang yang dilakukan pada Abadi Grosir. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan dengan cara studi lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara dan pengolahan data yang didapatkan dari Perusahaan. Berdasarkan hasil observasi maka dapat disimpulkan bahwa Abadi Grosir dalam melakukan pengendalian persediaan barang dagangnya belum sesuai PSAK No. 14. Metode penilaian yang digunakan yaitu metode FIFO (first in, first out). Namun pencatatan dan penyajian persediaan menggunakan fitur dalam sistem komputer online, dimana sistem tersebut tidak dapat menggunakan salah satu metode yang sesuai dengan PSAK No. 14.Yeni Purnamasari - NPM : C00160008 ; Pembimbing : Aneu Kuraesin, SE., M.Si.; Abadi Grosir merupakan salah satu toko onlineshop yang bergerak dibidang fashion. Sebagaimana perusahaan lain, Abadi Grosir sangat memperhatikan adanya persediaan barang dagang. Persediaan merupakan unsur yang penting dalam suatu perusahaan industri maupun dagang karena persediaan diperoleh, diproduksi dan dijual secara terus menerus untuk kelangsungan hidup perusahaan. Oleh sebab itu perlu diadakan pencatatan dan penilaian yang mengacu kepada kebijakan Standar Akuntansi Keuangan. Tujuan tugas akhir ini dilakukan untuk mengetahui metode pencatatan dan penilaian persediaan barang dagang yang dilakukan pada Abadi Grosir. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan dengan cara studi lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara dan pengolahan data yang didapatkan dari Perusahaan. Berdasarkan hasil observasi maka dapat disimpulkan bahwa Abadi Grosir dalam melakukan pengendalian persediaan barang dagangnya belum sesuai PSAK No. 14. Metode penilaian yang digunakan yaitu metode FIFO (first in, first out). Namun pencatatan dan penyajian persediaan menggunakan fitur dalam sistem komputer online, dimana sistem tersebut tidak dapat menggunakan salah satu metode yang sesuai dengan PSAK No. 14

    Strategi Pemasaran Pada Bidang Bukan Penerima Upah Guna Mencapai Target Kepesertaan 2018 Di Kantor X Cabang Bandung Suci

    No full text
    Penyusunan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran yang dilakukan perusahaan asuransi BPJS Ketenagakerjaan cabang Bandung Suci dalam meningkatkan kepesertaan Bukan Penerima Upah tahun 2018 dan mengetahui hambatan yang dihadapi dalam pemasarannya. Metode yang digunakan dalam penulisan Tugas Akhir ini adalah menggunakan metode deskriptif yaitu metode studi yang dapat memperoleh deskripsi atau gambaran secara sistematis, faktual, dan akurat dengan cara observasi langsung dan wawancara. Hasil studi mengenai strategi pemasaran pada bidang Bukan Penerima Upah guna meningkatkan kepesertaan tahun 2018 adalah menggunakan konsep strategi pemasaran yaitu Segmenting, Targeting, Positioning dan menggunakan marketing mix yaitu product, price, place, promotion, people, physical evidance, process. Hambatan yang dihadapi pada saat pemasaran adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang program-program BPJS Ketenagakerjaan dan kurangnya personil staff marketing.Dwi Juniarti - NPM : B00160018 ; Pembimbing : Teguh Iman Basuki, S.Kom, MM. Penyusunan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran yang dilakukan perusahaan asuransi BPJS Ketenagakerjaan cabang Bandung Suci dalam meningkatkan kepesertaan Bukan Penerima Upah tahun 2018 dan mengetahui hambatan yang dihadapi dalam pemasarannya. Metode yang digunakan dalam penulisan Tugas Akhir ini adalah menggunakan metode deskriptif yaitu metode studi yang dapat memperoleh deskripsi atau gambaran secara sistematis, faktual, dan akurat dengan cara observasi langsung dan wawancara. Hasil studi mengenai strategi pemasaran pada bidang Bukan Penerima Upah guna meningkatkan kepesertaan tahun 2018 adalah menggunakan konsep strategi pemasaran yaitu Segmenting, Targeting, Positioning dan menggunakan marketing mix yaitu product, price, place, promotion, people, physical evidance, process. Hambatan yang dihadapi pada saat pemasaran adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang program-program BPJS Ketenagakerjaan dan kurangnya personil staff marketing

    Analisis Place Branding Dalam Meningkatkan Citra Kota Bandung Serta Implikasinya Terhadap Keputusan Wisatawan Mengunjungi Destinasi Wisata

    Get PDF
    Jumlah kunjungan wisata ke kota Bandung relatif fluktuatif. Hal itu terjadi diduga karena citra kota Bandung sebagai destinasi wisata masih sangat lemah. Melalui upaya place Branding, diharapkan dapat meningkatkan citra kota Bandung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1. Gambaran place branding ; 2. Gambarana citra kota; 3. Keputusan mengunjungi; 4. Pengaruh place branding terhadap keputusan mengunjungi; 5. Pengaruh citra terhadap keputusan mengunjungi; dan 6. Pengaruh place branding terhadap citra kota secara simultan terhadap keputusan mengunjungi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah verifikasi deskriptif. Responden yang digunakan sejumlah 100 orang wisatawan yang mengunjungi kota Bandung, untuk mengukur besarnya place branding terhadap citra dan implikasinya terhadap keputusan mengunjungi, digunakan teknis analisis data path. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan place branding dinilai baik. Citra kota Bandung dinilai baik, sedangkan keputusan mengunjungi destinasi wisata secara umum dinilai baik. Oleh karena itu pemerintah kota Bandung perlu memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholder untuk terus menyediakan dan mengembangkan fasilitas yang merata dan nyaman di seluruh destinasi wisata kota Bandung.Dinasty Aulia Rizka - NPM : A10140520 ; Pembimbing : Mutya Tri Satya, S. Sos., MSi. Jumlah kunjungan wisata ke kota Bandung relatif fluktuatif. Hal itu terjadi diduga karena citra kota Bandung sebagai destinasi wisata masih sangat lemah. Melalui upaya place Branding, diharapkan dapat meningkatkan citra kota Bandung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1. Gambaran place branding ; 2. Gambarana citra kota; 3. Keputusan mengunjungi; 4. Pengaruh place branding terhadap keputusan mengunjungi; 5. Pengaruh citra terhadap keputusan mengunjungi; dan 6. Pengaruh place branding terhadap citra kota secara simultan terhadap keputusan mengunjungi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah verifikasi deskriptif. Responden yang digunakan sejumlah 100 orang wisatawan yang mengunjungi kota Bandung, untuk mengukur besarnya place branding terhadap citra dan implikasinya terhadap keputusan mengunjungi, digunakan teknis analisis data path. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan place branding dinilai baik. Citra kota Bandung dinilai baik, sedangkan keputusan mengunjungi destinasi wisata secara umum dinilai baik. Oleh karena itu pemerintah kota Bandung perlu memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholder untuk terus menyediakan dan mengembangkan fasilitas yang merata dan nyaman di seluruh destinasi wisata kota Bandung

    Efektivitas Sistem Pembayaran Pajak Menggunakan E-Billing Pada Direktorat Jenderal Pajak Kantor Wilayah Jawa Barat I

    Get PDF
    Reformasi perpajakan terbaru mendorong banyak persepsi yang simpang siur. Beberapa Wajib Pajak yang sulit menggunakan teknologi modern menjadi terhambat dengan adanya kebijakan terbaru yang diberi nama e-Billing, terlepas dari itu banyak pula Wajib Pajak yang mengatakan jika kebijakan e-Billing merupakan terobosan yang baik dalam mempermudah mereka yang semula sibuk dan kesulitan membayar pajak menjadi lebih mudah Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui efektivitas sistem pembayaran pajak menggunakan e-billing. Metode studi yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu dengan cara mengumpulkan, menyusun, dan mengklasifikasi data. Adapun Teknik yang digunakan adalah studi perpustakaan dan studi lapangan. Untuk memperoleh data dilakukan melalui observasi serta wawancara saat di lapangan. Berdasarkan dari hasil studi ini, e-Billing merupakan kebijakan terbaru yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak dalam mempermudah sistem pembayaran pajak secara elektronik, kemajuan teknologi yang semakin berkembang pesat membuat pemerintah melakukan reformasi perpajakan kearah yang lebih positif. Adanya e-Billing diketahui dapat menghindari keluhan yang sebelumnya terjadi. Dengan sosialisasi yang tepat e-Billing dapat meningkatkan fungsi sebagai sistem penerima pajak yang efektif dan efisien, serta dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam mematuhi perpajakan di Indonesia.Kiki Sintiya - NPM : B00160024 ; Pembimbing : Merry Maulin, SH., M.Hum., M.Kn. Reformasi perpajakan terbaru mendorong banyak persepsi yang simpang siur. Beberapa Wajib Pajak yang sulit menggunakan teknologi modern menjadi terhambat dengan adanya kebijakan terbaru yang diberi nama e-Billing, terlepas dari itu banyak pula Wajib Pajak yang mengatakan jika kebijakan e-Billing merupakan terobosan yang baik dalam mempermudah mereka yang semula sibuk dan kesulitan membayar pajak menjadi lebih mudah Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui efektivitas sistem pembayaran pajak menggunakan e-billing. Metode studi yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu dengan cara mengumpulkan, menyusun, dan mengklasifikasi data. Adapun Teknik yang digunakan adalah studi perpustakaan dan studi lapangan. Untuk memperoleh data dilakukan melalui observasi serta wawancara saat di lapangan. Berdasarkan dari hasil studi ini, e-Billing merupakan kebijakan terbaru yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak dalam mempermudah sistem pembayaran pajak secara elektronik, kemajuan teknologi yang semakin berkembang pesat membuat pemerintah melakukan reformasi perpajakan kearah yang lebih positif. Adanya e-Billing diketahui dapat menghindari keluhan yang sebelumnya terjadi. Dengan sosialisasi yang tepat e-Billing dapat meningkatkan fungsi sebagai sistem penerima pajak yang efektif dan efisien, serta dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam mematuhi perpajakan di Indonesia

    Kontribusi Kredit Purna Bhakti terhadap Pendapatan bank X Kantor cabang Pembantu Ir. H. juanda Bandung

    Get PDF
    Meningkatnyajumlah pensiunan PNS menyebabkan kebutuhanperekonomian PNS mengalami peningkatan. Kebutuhan tersebut diantaranya untuk merintis usaha maupun mengembangkan usaha yang ada untuk mengisi waktu di masa pensiunnya.Meningkatnya kebutuhan PNS, menjadikesempatanbagibank bjb Kantor Cabang Pembantu Ir. H. Juanda Bandung untuk meningkatkan pendapatannyadarisektorkreditpensiun(KPB). Studi ini bertujuan untuk mengetahui persyaratan dan ketentuanumumpersyaratanpemberianKreditPurna Bhakti, besarnyakontribusiKredit Purna Bhaktiterhadappendapatan bank bjb Kantor Cabang Pembantu Ir. H. Juanda Bandung sertauntukmengetahuicarameningkatkanpendapatan bank bjb Kantor Cabang Pembantu Ir. H. Juanda Bandung. Metode penulisan yang penulis gunakan adalah metode deskriptif yaitu suatu metode yang memberikan gambaran jelas tentang kondisi sebenarnya. Pengumpulan data yang berhubungan dengan topik menggunakan teknik lapangan dankepustakaan. Hasilstudiinimenunjukanbahwakontribusi Kredit Purna Bhakti terhadappendapatan bank bjb Kantor Cabang Pembantu Ir. H. Juanda Bandung memiliki rata-rata sebesar 13,50%.Ujang Jhony Djuanda - NPM : B00150019 ; Pembimbing : Rochadi Santoso, SE., MH., MBA. Meningkatnyajumlah pensiunan PNS menyebabkan kebutuhanperekonomian PNS mengalami peningkatan. Kebutuhan tersebut diantaranya untuk merintis usaha maupun mengembangkan usaha yang ada untuk mengisi waktu di masa pensiunnya.Meningkatnya kebutuhan PNS, menjadikesempatanbagibank bjb Kantor Cabang Pembantu Ir. H. Juanda Bandung untuk meningkatkan pendapatannyadarisektorkreditpensiun(KPB). Studi ini bertujuan untuk mengetahui persyaratan dan ketentuanumumpersyaratanpemberianKreditPurna Bhakti, besarnyakontribusiKredit Purna Bhaktiterhadappendapatan bank bjb Kantor Cabang Pembantu Ir. H. Juanda Bandung sertauntukmengetahuicarameningkatkanpendapatan bank bjb Kantor Cabang Pembantu Ir. H. Juanda Bandung. Metode penulisan yang penulis gunakan adalah metode deskriptif yaitu suatu metode yang memberikan gambaran jelas tentang kondisi sebenarnya. Pengumpulan data yang berhubungan dengan topik menggunakan teknik lapangan dankepustakaan. Hasilstudiinimenunjukanbahwakontribusi Kredit Purna Bhakti terhadappendapatan bank bjb Kantor Cabang Pembantu Ir. H. Juanda Bandung memiliki rata-rata sebesar 13,50%

    826

    full texts

    1,095

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institutional Repository of STIE Ekuitas
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇