Institutional Repository of STIE Ekuitas
Not a member yet
1095 research outputs found
Sort by
Pengaruh Capital Adequacy Ratio (Car), Non Performing Loan (Npl), Biaya Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (Bopo) Terhadap Loan To Deposit Ratio (Ldr) (Studi Kasus Pt.Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Periode 2009-2013)
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui perkembangan Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), dan Biaya Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Loan To Deposit Ratio (LDR), serta untuk mengetahui pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), danBiaya Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Loan To Deposit Ratio (LDR) baik secara parsial maupun simultan pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk 2009-2013.
Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode verifikatif, yang digunakan adalah data sekunder dengan teknik pengumpulan data secara studi dokumentasi (documentary research), studi kepustakaan (library research) dan melalui www.bni.co.id dan www.bi.go.id instrumen statistik yang digunakan adalah uji asumsi klasik, regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji t danuji F.
Hasil penelitian ini menunjukkan secara parsial bahwa Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap Loan To Deposit Ratio (LDR), Non Performing Loan (NPL) berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Loan To Deposit Ratio (LDR), Biaya Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh negatif signifikan terhadap Loan To Deposit Ratio (LDR). Secara simultan Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), dan Biaya Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap Loan To Deposit Ratio (LDR) dengan besarnya koefisien determinasi atau 53.6% sedangkan sisanya 46.4% dipengaruhi oleh faktor yang tidak diteliti. Pada penelitian selanjutnya disarankan agar ditambahkan variabel independen yang mendukung terhadap Loan To Deposit Ratio (LDR).Yulianti - NPM : A10110173 ; Pembimbing : Dr. H. Herry Achmad Buchory, Drs., SE, MM.
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui perkembangan Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), dan Biaya Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Loan To Deposit Ratio (LDR), serta untuk mengetahui pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), danBiaya Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Loan To Deposit Ratio (LDR) baik secara parsial maupun simultan pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk 2009-2013.
Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode verifikatif, yang digunakan adalah data sekunder dengan teknik pengumpulan data secara studi dokumentasi (documentary research), studi kepustakaan (library research) dan melalui www.bni.co.id dan www.bi.go.id instrumen statistik yang digunakan adalah uji asumsi klasik, regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji t danuji F.
Hasil penelitian ini menunjukkan secara parsial bahwa Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap Loan To Deposit Ratio (LDR), Non Performing Loan (NPL) berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Loan To Deposit Ratio (LDR), Biaya Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh negatif signifikan terhadap Loan To Deposit Ratio (LDR). Secara simultan Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), dan Biaya Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap Loan To Deposit Ratio (LDR) dengan besarnya koefisien determinasi atau 53.6% sedangkan sisanya 46.4% dipengaruhi oleh faktor yang tidak diteliti. Pada penelitian selanjutnya disarankan agar ditambahkan variabel independen yang mendukung terhadap Loan To Deposit Ratio (LDR)
Prosedur Pelaksanaan Penerimaan Negara Bukan Pajak Melalui Jasa Uji Pelayanan Laboratorium Pada Instansi X
Standar Operasional Prosedur dalam sebuah perusahaan sangat penting untuk dilakukan. Instansi X mempunyai SOP yang sering kali tidak dipatuhi oleh Penerima Manfaat.
Tujuan dari observasi ini adalah untuk mengetahui Ketentuan penerimaan negara bukan pajak melalui jasa uji pelayanan laboratorium, bagaimana prosedur pelaksanaan penerimaan negara bukan pajak melalui jasa uji pelayanan laboratorium serta hambatan dan upaya yang dilakukan dalam prosedur pelaksanaan penerimaan negara bukan pajak melalui jasa uji pelayanan laboratorium.
Metode yang digunakan dalam penyusunan Laporan Tugas Akhir adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan studi literatur serta studi lapangan melalui observasi dan wawancara. Berdasarkan tugas akhir yang disusun oleh penulis, maka dapat disimpulkan bahwa ketentuan dan prosedur penerimaan negara bukan pajak sudah cukup baik, akan tetapi kurangnya pemahaman penerima manfaat akan pentingnya SOP mengakibatkan pekerjaan menjadi tidak efektif dan efisien dikarenakan adanya hambatan-hambatan yang terjadi di PUSJATAN.Ira Nur Rohman - NPM : C00160025 ; Pembimbing : Yuyus Yudistria, SE.,ME.
Standar Operasional Prosedur dalam sebuah perusahaan sangat penting untuk dilakukan. Instansi X mempunyai SOP yang sering kali tidak dipatuhi oleh Penerima Manfaat.
Tujuan dari observasi ini adalah untuk mengetahui Ketentuan penerimaan negara bukan pajak melalui jasa uji pelayanan laboratorium, bagaimana prosedur pelaksanaan penerimaan negara bukan pajak melalui jasa uji pelayanan laboratorium serta hambatan dan upaya yang dilakukan dalam prosedur pelaksanaan penerimaan negara bukan pajak melalui jasa uji pelayanan laboratorium.
Metode yang digunakan dalam penyusunan Laporan Tugas Akhir adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan studi literatur serta studi lapangan melalui observasi dan wawancara. Berdasarkan tugas akhir yang disusun oleh penulis, maka dapat disimpulkan bahwa ketentuan dan prosedur penerimaan negara bukan pajak sudah cukup baik, akan tetapi kurangnya pemahaman penerima manfaat akan pentingnya SOP mengakibatkan pekerjaan menjadi tidak efektif dan efisien dikarenakan adanya hambatan-hambatan yang terjadi di PUSJATAN
Pelaksanaan Layanan Pro Aktif PT X (persero) Kantor Cabang Utama Bandung Melalui LKO (Layanan Klim Otomatis)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pelaksanaan Layanan Pro Aktif PT TASPEN (Persero) Kantor Cabang Utama Bandung melalui program Layanan Klim Otomatis
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif. Penelitian ini dilakukan dengan mengevaluasi data dari program Layanan Klim Otomatis PT TASPEN (Persero) Kantor Cabang Bandung
Hasil dan pembahasan dari Tugas Akhir ini salah satunya tidak sulit mengajukan permohonan layananan klim otomatis, Layanan pro aktif yang diwujudkanmelaluilayananklimotomatisbertujuanmemudahkanpesertauntukmenerimahakdanmanfaat Tabungan HariTuasertaPensiunsecaraotomatissaatmemasukimasapurnabaktiataubatasusiapensiun.Intan Octaviani WiranataKusumah - NPM : B00140020 ;
Pembimbing : Rochadi Santoso, SE,.MM.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pelaksanaan Layanan Pro Aktif PT TASPEN (Persero) Kantor Cabang Utama Bandung melalui program Layanan Klim Otomatis
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif. Penelitian ini dilakukan dengan mengevaluasi data dari program Layanan Klim Otomatis PT TASPEN (Persero) Kantor Cabang Bandung
Hasil dan pembahasan dari Tugas Akhir ini salah satunya tidak sulit mengajukan permohonan layananan klim otomatis, Layanan pro aktif yang diwujudkanmelaluilayananklimotomatisbertujuanmemudahkanpesertauntukmenerimahakdanmanfaat Tabungan HariTuasertaPensiunsecaraotomatissaatmemasukimasapurnabaktiataubatasusiapensiun
Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Manajemen Terhadap Kinerja Manajerial Dengan Ketidakpastian Lingkungan Sebagai Variabel Moderating (Studi Pada Pt.Pln (Persero) Di Kota Bandung)
ambaran dan pengaruh sistem informasi akuntansi manajemen terhadap kinerja manajerial dengan ketidakpastian lingkungan sebagai variabel moderating pada PT. PLN (Persero) di Kota Bandung. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dalam bentuk kuisioner dengan skala semantic differensial. Adapun respondennya adalah manajer, deputi manajer dan supervisor dari PT.PLN (Persero) di Kota Bandung, dengan sampel sebanyak 40 responden. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dan verifikatif teknik penentuan sampel menggunakan non probability sampling dengan teknik sampling jenuh. Metode yang digunakan adalah analisis regresi sederhana dan moderated regression analysis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sistem informasi akuntansi manajemen sudah baik, tetapi manajer masih harus menghadapi ketidakpastian lingkungan yang ada. Serta hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial terdapat pengaruh sistem informasi akuntansi manajemen dan ketidakpastian lingkungan terhadap kinerja manajerial. Serta Ketidakpastian lingkungan dapat memoderasi pada sistem informasi akuntansi manajemen terhadap kinerja manajerial.Milani Biru Apyenta - NPM : C10150074 ;
Pembimbing : Hery Syaerul Homan, S.Pd., M.Pd., M.Ak.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan pengaruh sistem informasi akuntansi manajemen terhadap kinerja manajerial dengan ketidakpastian lingkungan sebagai variabel moderating pada PT. PLN (Persero) di Kota Bandung. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dalam bentuk kuisioner dengan skala semantic differensial. Adapun respondennya adalah manajer, deputi manajer dan supervisor dari PT.PLN (Persero) di Kota Bandung, dengan sampel sebanyak 40 responden. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dan verifikatif teknik penentuan sampel menggunakan non probability sampling dengan teknik sampling jenuh. Metode yang digunakan adalah analisis regresi sederhana dan moderated regression analysis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sistem informasi akuntansi manajemen sudah baik, tetapi manajer masih harus menghadapi ketidakpastian lingkungan yang ada. Serta hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial terdapat pengaruh sistem informasi akuntansi manajemen dan ketidakpastian lingkungan terhadap kinerja manajerial. Serta Ketidakpastian lingkungan dapat memoderasi pada sistem informasi akuntansi manajemen terhadap kinerja manajerial
Strategi Pemasaran Tabungan Tandamata Bisnis Dalam Meningkatkan Pendapatan Pada Bank X Kcp Ir H Djuanda
Dalam strategi pemasaran produk tabungan Tandamata Bisnis pada bank bjb KCP Ir H Djuanda menggunakan metode bauran pemasaran (marketing mix). Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui secara terperinci bagaimana pelaksanaan kegiatan strategi pemasaran produk tabungan Tandamata Bisnis oleh bank bjb KCP Ir H Djuanda.
Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu metode studi yang dapat memperoleh deskriptif atau gambaran secara sistematis, faktual, dan akurat. Pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan teknik studi lapangan dan studi kepustakaan.
Berdasarkan hasil studi yang dapat diketahui bahwa, yang pertama dalam pelaksaan strategi pemasaran menggunakan metode Bauran Pemasaran (marketing mix) dengan menggunakan metode ini dalam pelaksanaanya sudah terperinci, yang kedua adanya kendala pada saat memasarkan produk Tandamata Bisnis yang dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal dan yang terakhir setelah adanya kendala tentu ada solusi untuk mengurangi atau menangani kendala yang ada pada saat memasarkan produk Tandamata Bisnis.Ahmad Saeful Mubarok - NPM : B00150012 ;Pembimbing : Teguh Iman Basuki, S. Kom., MM ;
Dalam strategi pemasaran produk tabungan Tandamata Bisnis pada bank bjb KCP Ir H Djuanda menggunakan metode bauran pemasaran (marketing mix). Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui secara terperinci bagaimana pelaksanaan kegiatan strategi pemasaran produk tabungan Tandamata Bisnis oleh bank bjb KCP Ir H Djuanda.
Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu metode studi yang dapat memperoleh deskriptif atau gambaran secara sistematis, faktual, dan akurat. Pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan teknik studi lapangan dan studi kepustakaan.
Berdasarkan hasil studi yang dapat diketahui bahwa, yang pertama dalam pelaksaan strategi pemasaran menggunakan metode Bauran Pemasaran (marketing mix) dengan menggunakan metode ini dalam pelaksanaanya sudah terperinci, yang kedua adanya kendala pada saat memasarkan produk Tandamata Bisnis yang dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal dan yang terakhir setelah adanya kendala tentu ada solusi untuk mengurangi atau menangani kendala yang ada pada saat memasarkan produk Tandamata Bisnis
Pengaruh Word Of Mouth dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Pada Rumah Makan Asep Stroberi Cicalengka
Penelitian ini dilatar belakangi adanya penurunan jumlah pendapatan pada Rumah Makan Asep Stroberi Cicalengkai pada bulan juli 2016 - juni 2017. Penurunan pendapatan dikarenakan adanaya penurunan jumlah konsumen yang melakukan pembelian pada Rumah Makan Asep Stroberi Cicalengkai. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana pengaruh Word Of Mouth dan Harga terhadap Keputusan Pembelian pada Rumah Makan Asep Stroberi Cicalengkai.
Penelitian ini menggunakan metode Deskriftif dan Verifikatif. Data dikumpulkan dengan teknik kuesioner dan wawancara. Responden dalam penelitian berjumlah 100 orang responden yang melakukan Keputusan Pembelian pada Rumah Makan Asep Stroberi Cicalengkai. Rancangan pengujian menggunakan analisis path, korelasi pearson, koefisien determinasi, pengujian hipotesis uji t dan uji F.
Hasil penelitian ini dari perhitungan analisis korelasi perason sebesar 0,839 yang menunjukan bahwa korelasi antara Word Of Mouth dan Harga terhadap Keputusan Pembelian berada dalam tingkat hubungan yang cukup kuat, koefisien determinasi dan total pengaruh menggunakan path analisis sebesar 70,4% artinya word of mouth dan Harga memiliki kontribusi sebesar 70,4% terhadap Keputusan Pembelian, sisanya yaitu sebesar 29,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Hasil analisis pengujian hipotesis mendapatkan pengaruh positif antara Word Of Mouth dan Harga terhadap Keputusan Pembelian.Gilang Muhammad Anzar Fauzi - NPM : NPM : A10149001 ; Pembimbing : Mutia Tri Satya, S.Sos., Msi.
Penelitian ini dilatar belakangi adanya penurunan jumlah pendapatan pada Rumah Makan Asep Stroberi Cicalengkai pada bulan juli 2016 - juni 2017. Penurunan pendapatan dikarenakan adanaya penurunan jumlah konsumen yang melakukan pembelian pada Rumah Makan Asep Stroberi Cicalengkai. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana pengaruh Word Of Mouth dan Harga terhadap Keputusan Pembelian pada Rumah Makan Asep Stroberi Cicalengkai.
Penelitian ini menggunakan metode Deskriftif dan Verifikatif. Data dikumpulkan dengan teknik kuesioner dan wawancara. Responden dalam penelitian berjumlah 100 orang responden yang melakukan Keputusan Pembelian pada Rumah Makan Asep Stroberi Cicalengkai. Rancangan pengujian menggunakan analisis path, korelasi pearson, koefisien determinasi, pengujian hipotesis uji t dan uji F.
Hasil penelitian ini dari perhitungan analisis korelasi perason sebesar 0,839 yang menunjukan bahwa korelasi antara Word Of Mouth dan Harga terhadap Keputusan Pembelian berada dalam tingkat hubungan yang cukup kuat, koefisien determinasi dan total pengaruh menggunakan path analisis sebesar 70,4% artinya word of mouth dan Harga memiliki kontribusi sebesar 70,4% terhadap Keputusan Pembelian, sisanya yaitu sebesar 29,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Hasil analisis pengujian hipotesis mendapatkan pengaruh positif antara Word Of Mouth dan Harga terhadap Keputusan Pembelian
Tinjauan Penerapan Manajemen Operasi Jasa Pada Bank X Kantor Cabang Pembantu Abdurahman Saleh
Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui kontribusi manajemen operasi pada perusahaan jasa, bagaimana penerapan manajemen operasi pada perusahaan jasa dan hambatan dalam penerapan manajemen operasi pada perusahaan jasa khususnya bank.
Metode yang digunakan adalah metode deksriptif, yaitu metode yang menggambarkan secara sistematik. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik studi lapangan seperti observasi dan wawancara, dan studi kepustakaan dengan cara mempelajari buku-buku dan sumber lain yang berkaitan erat dengan topik yang dibahas.
Berdasarkan hasil studi diketahui bahwa manajemen operasi berpengaruh terhadap efektifitas dan efisiensi pada penerapan manajemen operasi pada bank bjb kcp Abdurahman saleh lebih mengatur tentang aspek kuantitatif dan aspek kualitatif. Hambatan yang dihadapi yaitu masih terjadi human error dan kurang kompetensi pada aspek kuantitatif yang dapat diantisipasi dengan mengadakan pelatihan terhadap ilmu yang terkait. Hambatan yang dihadapi pada aspek kualitatif yaitu masih lemahnya perawatan dan pengawasan terhadap fasilitas pendukung pelayanan dan kurangnya sarana yang menunjang proses pelayanan yang dapat diantisipasi dengan melakukan perawatan dan pengawasan secara berkala dan berkelanjutan serta melakukan ekspansi guna memenuhi kebutuhan dan kepuasan nasabah. Agar pengelolaan aspek kuantitatif dan aspek kualitatif berjalan secara efektif dan efisienTajudin Ridwan - NPM : B00160091 ; Pembimbing : Dr. Yudi Wahyudin Suwandi., SE.,M.Si ;
Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui kontribusi manajemen operasi pada perusahaan jasa, bagaimana penerapan manajemen operasi pada perusahaan jasa dan hambatan dalam penerapan manajemen operasi pada perusahaan jasa khususnya bank.
Metode yang digunakan adalah metode deksriptif, yaitu metode yang menggambarkan secara sistematik. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik studi lapangan seperti observasi dan wawancara, dan studi kepustakaan dengan cara mempelajari buku-buku dan sumber lain yang berkaitan erat dengan topik yang dibahas.
Berdasarkan hasil studi diketahui bahwa manajemen operasi berpengaruh terhadap efektifitas dan efisiensi pada penerapan manajemen operasi pada bank bjb kcp Abdurahman saleh lebih mengatur tentang aspek kuantitatif dan aspek kualitatif. Hambatan yang dihadapi yaitu masih terjadi human error dan kurang kompetensi pada aspek kuantitatif yang dapat diantisipasi dengan mengadakan pelatihan terhadap ilmu yang terkait. Hambatan yang dihadapi pada aspek kualitatif yaitu masih lemahnya perawatan dan pengawasan terhadap fasilitas pendukung pelayanan dan kurangnya sarana yang menunjang proses pelayanan yang dapat diantisipasi dengan melakukan perawatan dan pengawasan secara berkala dan berkelanjutan serta melakukan ekspansi guna memenuhi kebutuhan dan kepuasan nasabah. Agar pengelolaan aspek kuantitatif dan aspek kualitatif berjalan secara efektif dan efisie
Prosedur Pelaksanaan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Pada bank x Kantor Cabang Tamansari Bandung
Pensiun tidak hanya dapat dinikmati oleh pegawai negeri dan BUMN/D, namun semua orang yang berstatus pegawai swasta dan perorangan lainnya juga memerlukan kesinambungan pada saat prapurna tugas bagi para pegawai. Sejalan dengan permasalahan tersebut, bank bjb menyediakan produk Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) yang merupakan suatu program pensiun iuran pasti untuk seluruh masyarakat agar mempunyai jaminan untuk hari tuanya nanti.
Metode studi yang digunakan dalam penulisan Tugas Akhir ini adalah metode deskriptif. Untuk pengumpulan data penulis menggunakan studi kepustakaan dan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang mencangkup observasi dan wawancara.
Berdasarkan hasil studi menunjukkan bahwa dalam prosedur kepesertaan DPLK dimulai dari mengisi formulir DPLK dan melengkapi persyaratan yang telah ditentukan, selanjutnya akan diproses oleh petugas bank sampai dengan mencetak buku kepesertaan DPLK. Adapun manfaat umum yang diperoleh oleh peserta DPLK bebas biaya pendaftaran, iuran di cover oleh asuransi, seluruh hasil akumulasi milik peserta, hasil pengembangan tidak dikenai pajak dan investasi ditentukan sendiri serta jenis manfaat lainnya yaitu manfaat pensiun normal, manfaat pensiun dipercepat, manfaat pensiun cacat dan manfaat pensiun ditunda. Adapun hambatan yang terjadi dalam proses pelaksanaan DPLK yaitu kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya menyimpan dana dalam bentuk DPLK untuk kesinambungan dan kesejahteraan di masa tua, kurangnya sosialisasi dan promosi divisi marketing untuk memasarkan produk DPLK dan adanya persaingan yang terjadi antara bank bjb dengan bank lainnya yang menyelenggarakan produk DPLK.Githa Fauzia Asokawati - NPM : B00150092 ;
Pembimbing : Reni Marlina, SE.,MM.
Pensiun tidak hanya dapat dinikmati oleh pegawai negeri dan BUMN/D, namun semua orang yang berstatus pegawai swasta dan perorangan lainnya juga memerlukan kesinambungan pada saat prapurna tugas bagi para pegawai. Sejalan dengan permasalahan tersebut, bank bjb menyediakan produk Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) yang merupakan suatu program pensiun iuran pasti untuk seluruh masyarakat agar mempunyai jaminan untuk hari tuanya nanti.
Metode studi yang digunakan dalam penulisan Tugas Akhir ini adalah metode deskriptif. Untuk pengumpulan data penulis menggunakan studi kepustakaan dan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang mencangkup observasi dan wawancara.
Berdasarkan hasil studi menunjukkan bahwa dalam prosedur kepesertaan DPLK dimulai dari mengisi formulir DPLK dan melengkapi persyaratan yang telah ditentukan, selanjutnya akan diproses oleh petugas bank sampai dengan mencetak buku kepesertaan DPLK. Adapun manfaat umum yang diperoleh oleh peserta DPLK bebas biaya pendaftaran, iuran di cover oleh asuransi, seluruh hasil akumulasi milik peserta, hasil pengembangan tidak dikenai pajak dan investasi ditentukan sendiri serta jenis manfaat lainnya yaitu manfaat pensiun normal, manfaat pensiun dipercepat, manfaat pensiun cacat dan manfaat pensiun ditunda. Adapun hambatan yang terjadi dalam proses pelaksanaan DPLK yaitu kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya menyimpan dana dalam bentuk DPLK untuk kesinambungan dan kesejahteraan di masa tua, kurangnya sosialisasi dan promosi divisi marketing untuk memasarkan produk DPLK dan adanya persaingan yang terjadi antara bank bjb dengan bank lainnya yang menyelenggarakan produk DPLK
Tingkat Pertumbuhan Nasabah Prioritas Di Pt. X (Persero) Tbk. Bandung Periode 2015-2018
Pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang terus meningkat dari tahun ke tahun nya menimbulkan pertanyaan apakah dengan bertumbuhnya perekonomian di Indonesia dapat mempengaruhi sektor perbankan khususnya pada pertumbuhan dana pihak ketiga di bank BTN. Dengan kondisi tersebut penulis bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat Pertumbuhan nasabah prioritas di PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Bandung periode 2015-2018.
Metode penelitian yang penulis gunakan adalah informatif, yaitu mengumpulkan serta mengolah data-data terkait berdasarkan fakta dilapangan lalu memberikan informasi yang akurat mengenai data dan informasi yang telah diolah agar untuk tahun-tahun berikutnya sektor perbankan dapat tumbuh lebih baik lagi daripada tahun-tahun sebelumnya.
Dari hasil pengolahan data-data terkait diperoleh hasil bahwa tingkat perekonomian yang terus mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun nya dapat memberikan kenaikan jumlah nasabah dan jumlah dana pihak ketiga pada sektor perbankan khususnya nasabah prioritas pada PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Bandung, serta ikut mengetahui apa saja hambatan yang menyebabkan mengapa masyarakat di era pertumbuhan ekonomi saat ini masih belum mempercayakan dana nya untuk diolah oleh pihak perbankan.Willy Chandra Setiawan - NPM : B00160038 ; Pembimbing : Rochadi Santoso., S.E., M.H.;
Pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang terus meningkat dari tahun ke tahun nya menimbulkan pertanyaan apakah dengan bertumbuhnya perekonomian di Indonesia dapat mempengaruhi sektor perbankan khususnya pada pertumbuhan dana pihak ketiga di bank BTN. Dengan kondisi tersebut penulis bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat Pertumbuhan nasabah prioritas di PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Bandung periode 2015-2018.
Metode penelitian yang penulis gunakan adalah informatif, yaitu mengumpulkan serta mengolah data-data terkait berdasarkan fakta dilapangan lalu memberikan informasi yang akurat mengenai data dan informasi yang telah diolah agar untuk tahun-tahun berikutnya sektor perbankan dapat tumbuh lebih baik lagi daripada tahun-tahun sebelumnya.
Dari hasil pengolahan data-data terkait diperoleh hasil bahwa tingkat perekonomian yang terus mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun nya dapat memberikan kenaikan jumlah nasabah dan jumlah dana pihak ketiga pada sektor perbankan khususnya nasabah prioritas pada PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Bandung, serta ikut mengetahui apa saja hambatan yang menyebabkan mengapa masyarakat di era pertumbuhan ekonomi saat ini masih belum mempercayakan dana nya untuk diolah oleh pihak perbankan
Tinjauan Atas Perlakuan Akuntansi Aset Tetap Sesuai Psak No.16 Kecamatan X
Aset tetap merupakan harta atau kekayaan perusahaan yang memliki hak kuasa dan diharapkan dapat dinilai tukarkan dengan uang dan di manfaatkan yang memiliki umur ekonomis lebih dari satu tahun.Akuntansi aset tetap harus dicatat dari memperoleh hingga pelepasannya agar dapat mengambil keputusan untuk selanjutnya akan digunakan atau tidak.
Tujuan dari penulis melakukan tinjauan ini adalah untuk mengetahui bagaimana perlakuan akuntansi aset tetap, hambatan yang dihadapi dalam perlakuan akuntansi aset tetap, dan bagaimana solusi yang harus dilakukan oleh Kecamatan X.
Dalam melakukan studi ini penulis menggunakan metode analisis deskriftif adalah metode yang digunakan untuk menggambarkan atau menganalisis suatu hasil penelitian tetapi tidak digunakan untuk membuat kesimpulan yang luas. Perlakuan akuntansi aset tetap pada Kecamatan X masih belum sepenuhnya menerapkan PSAK No.16, sehingga segala keputusan mengenai aset tetap masih diambil alih oleh Kecamatan setempat.Wita Ayuni - NPM : C00160037 ; Pembimbing : Aneu Kuraesin, SE., M.Si.;
Aset tetap merupakan harta atau kekayaan perusahaan yang memliki hak kuasa dan diharapkan dapat dinilai tukarkan dengan uang dan di manfaatkan yang memiliki umur ekonomis lebih dari satu tahun.Akuntansi aset tetap harus dicatat dari memperoleh hingga pelepasannya agar dapat mengambil keputusan untuk selanjutnya akan digunakan atau tidak.
Tujuan dari penulis melakukan tinjauan ini adalah untuk mengetahui bagaimana perlakuan akuntansi aset tetap, hambatan yang dihadapi dalam perlakuan akuntansi aset tetap, dan bagaimana solusi yang harus dilakukan oleh Kecamatan X.
Dalam melakukan studi ini penulis menggunakan metode analisis deskriftif adalah metode yang digunakan untuk menggambarkan atau menganalisis suatu hasil penelitian tetapi tidak digunakan untuk membuat kesimpulan yang luas. Perlakuan akuntansi aset tetap pada Kecamatan X masih belum sepenuhnya menerapkan PSAK No.16, sehingga segala keputusan mengenai aset tetap masih diambil alih oleh Kecamatan setempat