Repository unigiri (Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro)
Not a member yet
    5611 research outputs found

    TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP TRANSAKSI JASA BACA KARTU TAROT PADA MARKETPLACE SHOPEE

    No full text
    Perkembangan teknologi digital melahirkan berbagai bentuk transaksi, termasuk jual beli jasa secara daring di platform marketplace seperti Shopee. Salah satu jasa yang marak ditawarkan adalah jasa baca kartu tarot, yang bertujuan memberikan ramalan atau prediksi masa depan, penggunanya dalam aspek percintaan, keuangan, karir, dan kesehatan berdasarkan simbol kartu. Praktik jasa ini pada dasarnya bertentangan dengan akad ijārah, karena adanya ketidak jelasan objek jasa yang ditawarkan yaitu berupa ramalan dari sebuah jawaban yang bersifat subjektif dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Sehingga pada penelitian ini peneliti berusaha menganalisis jasa baca kartu tarot dari presperktif Hukum Ekonomi Syariah. Rumusan masalah pada penelitian ini untuk menjawab permasalahan berikut yaitu, bagaimana praktik transaksi jasa baca kartu tarot pada marketplace Shopee, serta bagaimana tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap transaksi jasa baca kartu tarot pada marketplace Shopee. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana praktik jasa baca kartu tarot pada marketplace Shopee, dan bagaimana tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap transaksi jasa baca kartu tarot pada marketplace Shopee. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research). Sumber data primer diperoleh dari wawancara dan observasi, dan data sekunder berasal dari, buku-buku, kitab fiqh, jurnal, dan internet. Pengumpulan data menggunakan metode, wawancara, observassi, dan dokumentasi. Seluruh data dianalisis dengan metode deskriptif analitis menggunakan pendekatan kualitatif, dengan dasar teori ijārah, kaidah Al-isti’jāru ‘ala al-ma‘ṣiyah lā yajūzu, dan konsep Kahānah. Hasil dari penelitian ini meliputi, pertama menunjukkan bahwa praktik transaksi jasa baca kartu tarot di aplikasi Shopee melibatkan layanan yang bersifat ramalan, seperti prediksi masa depan dalam hal percintaan, karir, keuangan, dan kesehatan, yang disampaikan dalam bentuk tulisan, foto, atau video. Kedua berdasarkan teori akad ijārah, transaksi ini tidak sesuai karena ada beberapa syarat yang tidak terpenuhi yakni, tidak adanya kejelasan manfaat dari objek, karena hanya berupa jawaban yang sifatnya subjektif dan tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenaranya, objek ijārah bukan sesuatu yang dihalalkan atau diperbolehkan oleh syara’, sebab berkaitan dengan aktivitas ramalan masa depan. Serta dari perspektif konsep kahin, jasa tersebut tergolong dalam praktik ramalan yang dilarang dalam hadis dan dikategorikan sebagai maksiat. Maka berdasarkan kaidah al-isti’jāru ‘ala al-ma‘ṣiyah lā yajūzu, transaksi jasa baca kartu tarot di marketplace Shopee tidak dibenarkan dalam hukum ekonomi syariah karena menyewa jasa untuk aktivitas yang dilarang

    PENGEMBANGAN MEDIA SIGNCARD UNTUK SISWA TUNARUNGU MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MATERI MENGENAL HURUF HIJAIYAH DI SLB NEGERI TUMBRASANOM KEDUNGADEM BOJONEGORO

    No full text
    Tunarungu adalah individu yang mengalami gangguan pendengaran sebagian atau seluruhnya sehingga mengalami hambatan dalam berkomunikasi secara verbal. Siswa tunarungu sangat bergantung pada komunikasi visual dan bahasa isyarat dalam memahami pelajaran, termasuk dalam pengenalan huruf Hijaiyah yang merupakan bagian penting dalam Pendidikan Agama Islam (PAI). SLB Negeri Tumbrasanom sebagai lembaga pendidikan luar biasa menampung peserta didik dengan berbagai jenis disabilitas, termasuk tunarungu, namun media pembelajaran yang digunakan selama ini masih belum sepenuhnya mengakomodasi kebutuhan visual dan kinestetik mereka. Oleh karena itu, diperlukan inovasi media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik mereka. Pengembangan media pembelajaran Sign Card dilakukan dengan metode Research and Development (R&D) menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil validasi oleh guru dan ahli menunjukkan bahwa media ini layak digunakan, dengan skor yang tinggi dalam kategori “baik” hingga “sangat baik”. Implementasi media di kelas menunjukkan respon positif dari siswa; mereka antusias, aktif, dan mampu memahami huruf Hijaiyah beserta bentuk isyaratnya dengan lebih baik. Hasil posttest menunjukkan peningkatan pemahaman secara signifikan dibandingkan pretest. Media Sign Card memiliki kelebihan dari sisi desain visual yang menarik, warna kontras, dan ilustrasi isyarat yang mudah dipahami. Kekurangannya terletak pada keterbatasan interaktivitas karena media masih bersifat cetak dan belum berbasis digital. Secara keseluruhan, Sign Card efektif digunakan dalam pembelajaran PAI di SLB dan direkomendasikan sebagai media alternatif untuk membantu siswa tunarungu dalam mengenal huruf Hijaiyah secara visual dan praktis

    Pengaruh Permainan Tradsional Dagongan Terhadap Kemampuan Kerja Sama Pada Siswa Kelas Atas di SD Negeri Ngampal I Kec.Sumberrejo Kab.Bojonegoro

    No full text
    Projek penguatan profil pelajar pancasila disebut juga dengan istilah P5 adalah bagian penting dari Kurikulum Merdeka saat ini P5 memiliki tujuan yaitu pembentukan karakter siswa pembelajaranya bersifat pengalaman nyata, P5 menodorong siswa agar dapat mengembangkan pendidikan karakternya contohnya dapat mengembangkan kemandirian, kreativitas gotong royong dan menjadi siswa yang bernalar kritis. Permainan tradisonal merupakan permainan asli budaya negara Indonesia yang berasal dari masing-masing daerah, permainan tradisional memiliki ciri keunikan bentuk permainan sesuai daerah masing-masing. Adapun cara bermain permainan tradisinal bisa dimaikan secara invidu,bersamaan dan juga berkelompok, permainan tradisonal bisa dimaikan untuk anak-anak maupun orang dewasa karena sifatnya adalah permainan rakyat yang juga berasal dari ide rakyat untuk melestarikan budayanya masing-masing. Permainan tradsional mencakup banyak nilai di dalam nya salah satunya adalah nilai kerja sama. kerja sama adalah bentuk komunikasi yang dilakukan lebih dari satu orang untuk menyelesaikan tugas atau mewujudkan tujuan secara bersama, kerja sama sangat penting dilatih mulai dari anak usia dini karena depat melatih kepekaan, dan peduli kepada orang lain. Dalam penelitian ini mencoba mengkaji permainan tradsional dagongan untuk meningkatkan kemampuan kerja sama siswa khususnya yang duduk di kelas atas tingkat sekolah dasar. Permainan tardisonal Dagongan sebenarnya adalah mirip dengan permainan tarik tambang tetapi sangat berkebalikan dari segi teknik bermainya, jika tarik tambang dimainkan dengan teknik saling menarik tali namun permainan dagongan dimainkan dengan saling mendorong bambu, permainan dagongan juga dimainkan secara berkelompok yang tujuan utamnya adalah berhasil mendorong lawan sampai pada garis belakang area permainan berlangsung untuk memenangkan permainan. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan desain One Group Pre-Test Post-Test Design penelitian yang dilakukan pada satu kelompok yaitu kelompok eksperimen. Rancangan penelitian ini dilakukan dua kali observasi yaitu (O1) disebut pretest dilakukan sebelum eksperimen dan (O2) disebut posttest dilakukan pada saat observasi sesudah eksperimen. Teknik analisis data dalam penelitian menggunakan Uji Validitas, Uji Reliabelitas, Uji Normalitas Shapiro Wilk dan Uji Wilcoxon. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa permainan tradisional dagongan berpengaruh positif terhadap kemampuan kerja sama siswa kelas atas di SD Negeri Ngampal I. Besar pengaruh dari permainan dagongan terhadap kemampuan kerja sama yaitu sebesar 46,37%. Dan dibuktikan dengan Uji Wilcoxon dengan nilai signifikasi 0,000 (≤ 0,05) yang menunjukan bahwa Ha atau Hipotesis diterima

    TINJAUAN ETIKA BISNIS ISLAM TERHADAP PRAKTIK LIVE STREAMING MENGGUNAKAN REKAMAN DALAM PROGRAM SHOPEE AFFILIATE

    No full text
    Live streaming telah menjadi salah satu metode komunikasi dan pemasaran yang paling efektif di era digital saat ini salah satunya di platform Shopee. Dengan meningkatnya popularitas platform streaming, banyak afiliator yang memanfaatkan rekaman untuk live streaming. Live streaming menggunakan rekaman merupakan tindakan siaran langsung menggunakan video yang sudah dipersiapkan sebelumnya seolah-olah sedang melakukan siaran secara real-time. Praktik tersebut menyimpang dari fungsi live streaming dalam e-commerce dan melanggar kebijakan Shopee. Meskipun demikian, live streaming menggunakan rekaman masih banyak dilakukan oleh para afiliator dengan menggunakan video rekaman afiliator lain tanpa izin. Sehingga pada penelitian ini peneliti berusaha menganaslisis praktik live streaming menggunakan rekaman perspektif etika bisnis Islam. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah untuk menjawab permasalahan yang meliputi, bagaimana praktik live streaming menggunakan rekaman dalam program Shopee Affiliate serta bagaimana tinjauan etika bisnis Islam dan ḥaq al-ibtikār terhadap praktik live streaming menggunakan rekaman dalam program Shopee Affiliate. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana praktik live streaming menggunakan rekaman dalam program Shopee Affiliate serta bagaimana tinjauan etika bisnis Islam dan ḥaq al-ibtikār terhadap praktik live streaming menggunakan rekaman dalam program Shopee Affiliate. Adapun jenis penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan kualitatif yang berpacu pada penelitian lapangan (field research). Sumber data pada penelitian ini meliputi data primer yang berasal dari wawancara dan observasi, sedangkan data sekundernya berasal dari buku, jurnal dan internet. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis dengan menggunakan teori etika bisnis Islam dan hak cipta. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, praktik live streaming menggunakan rekaman dalam program Shopee Affiliate dilakukan dengan menggunakan video rekaman live streaming orang lain tanpa izin. Kedua, dalam perspektif etika bisnis Islam, live streaming menggunakan rekaman pada program Shopee Affiliate belum menerapkan aksioma-aksioma dalam etika bisnis Islam seperti aksioma tauhid, keseimbangan, kebebasan, tanggung jawab, dan kebenaran karena termasuk perbuatan curang dan menipu penonton atau calon pembeli. Kemudian menurut fikih muamalah, praktik tersebut melanggar ḥaq al-ibtikār dari pemilik live yang direkam. Praktik tersebut juga melanggar hak moral dan hak ekonomi sebagaimana diatur dalam Pasal 5 dan Pasal 8 Undang-undang Nomor 28 Tahun 2014

    RANCANG BANGUN TABUNGAN ANAK BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) MENGGUNAKAN UJI MONITORING DAN MANAGEMEN KEUANGAN SECARA REAL-TIME

    No full text
    Pengelolaan keuangan pribadi sejak dini merupakan kebiasaan penting yang harus ditanamkan agar seseorang lebih disiplin dan bijak dalam memanfaatkan uang. Salah satu cara untuk mengajarkan pengelolaan keuangan kepada anak-anak adalah dengan menggunakan celengan. Namun, celengan konvensional memiliki kelemahan dalam memantau saldo dan melacak jumlah uang secara real-time. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat prototipe celengan berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan ESP32, sensor warna TCS3200, layar OLED, push button, dan bot Telegram sebagai antarmuka komunikasi. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi nominal uang berdasarkan warna, memperbarui saldo secara otomatis, menampilkan saldo terkini di layar OLED, dan mengirimkan notifikasi secara real-time ke Telegram. Selain itu, pengguna juga dapat mengontrol perangkat dari jarak jauh dan memeriksa saldo melalui bot Telegram. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berhasil mengenali nominal uang kertas dengan akurasi lebih dari 90%, menampilkan saldo dengan benar di layar OLED, dan mengirimkan notifikasi saldo ke Telegram tanpa kendala. Push button juga berfungsi baik sebagai kontrol manual untuk mereset sistem. Dengan desain portabel dan penggunaan powerbank sebagai sumber daya, alat ini praktis untuk digunakan sehari-hari dan sesuai untuk melatih anak dalam mengatur keuangan secara sederhana dan interaktif. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa celengan berbasis IoT ini efektif dan layak untuk dikembangkan lebih lanjut guna mendukung edukasi literasi keuangan sejak dini

    ANALISIS JASA SMOOTHING RAMBUT DI SALON HOLY STUDIO PERSPEKTIF HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN DAN HUKUM EKONOMI SYARIAH

    No full text
    Perkembangan industri kecantikan yang pesat mendorong meningkatnya permintaan terhadap layanan perawatan seperti smoothing rambut. Namun, layanan ini tidak jarang menimbulkan ketidaksesuaian antara hasil dan harapan pelanggan, yang berpotensi menimbulkan konflik. Salah satu kasus terjadi di Salon Holy Studio Desa Bondol, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, di mana pelanggan mengeluhkan hasil smoothing yang tidak sesuai ekspektasi dan menuntut ganti rugi. Permasalahan ini penting dikaji karena menyangkut perlindungan konsumen dan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah dalam transaksi jasa. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi (1) bagaimana bentuk analisis dalam jasa smoothing rambut di Salon Holy Studio, (2) bagaimana tinjauan hukum perlindungan konsumen terhadap analisis tersebut, (3) bagaimana analisis dari perspektif hukum ekonomi syariah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis konflik antara konsumen dan penyedia jasa salon dalam perspektif hukum positif maupun hukum Islam, serta memberikan solusi yang adil dan proporsional. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara dengan pemilik salon, staf, dan konsumen, serta observasi langsung terhadap praktik layanan smoothing. Sementara sumber data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, karya ilmiah, dan data kepustakaan yang relevan dengan penulisan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teori akad ijārah, wa‘ad (janji), serta Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Analisis ini digunakan untuk menilai sejauh mana hak dan kewajiban kedua belah pihak terpenuhi dalam transaksi jasa smoothing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik layanan muncul akibat ketidaksesuaian hasil dengan harapan konsumen serta kurangnya pemahaman terhadap ketentuan garansi akibat komunikasi yang tidak maksimal, sehingga memicu tuntutan refund. Berdasarkan Hukum Perlindungan Konsumen, salon telah menjalankan kewajibannya sesuai ketentuan UUPK, dan karena refund tidak termasuk dalam bentuk garansi yang dijanjikan, maka tuntutan konsumen tidak memiliki dasar hukum. Sedangkan Hukum Ekonomi Syariah, akad ijārah sah karena jasa telah diberikan, namun akad wa‘d tidak sah sebagai dasar tuntutan refund karena objek janji hanya mencakup retouch, bukan pengembalian uang

    PENGARUH MOTODE PEMBELAJARAN INQUIRY BERBASIS MEDIA KAHOOT TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AHKLAK SISWA KELAS VIII DI MTS ASSALAM BANGILAN TUBAN

    No full text
    Berdasarkan masalah yang terjadi di lapangan, proses pembelajaran yang dilakukan di MTs Assalam Bangilan Tuban masih menggunakan model pembelajaran konvensional yang menjadikan siswa dalam pembelajarannya kurang efektif dan terkesan monoton, sedangkan zaman sudah berkembang dan model pembelajaran juga sudah berkembang. Akibat dari berbagai masalah tersebut guru memerlukan model dan variasi pembelajaran terbaru sehingga menjadikan pembelajaran di kelas terasa nyaman dan materi mudah dipahami oleh siswa. Oleh karena itu maka peneliti menghadirkan pemberuan dengan menggunakan metode pembelajaran ikuiri berbasis kahoot pada mata pelajaran akidah ahklak. Penelitian menggunakan metode kuantitatif degan jenis quasi eksperimen desain pretest posstest nonequivalent control group. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data meliputi Uji Validitas,Uji Reliabilitas,Uji Normalitas,Uji Homogenitas, dan uji Paired Sample T-Test. Penelitian ini sampai pada simpulan bahwa: hasil uji Paired Sample T-Test diperoleh nilai (sig2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 artinya ha1 diterima dan h01 ditolak, sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan dari metode pembelajaran inkuiri berbasis kahoot terhadap hasil belajara siswa pada mata pelajaran akidah ahklak kelas VIII di MTs Assalam Bangilan Tuban

    Tinjauan Etika Bisnis Islam Dan Hukum Perlindungan Konsumen Terhadap Klausula Baku "Transaksi Anda Gratis Jika Tidak Di Beri Struk Oleh Kasir Kami" (Studi Kasus Jual Beli Es Teh Ibukota)

    No full text
    Klausula baku merupakan salah satu bentuk perkembangan dalam sebuah dunia bisnis, klausula baku adalah perjanjian tertulis sepihak yang dibuat pelaku usaha dalam sebuah dokumen letaknya bisa ditemukan di dinding outlet atau nota struk. Klausula baku “Transaksi Anda Gratis Jika Tidak Diberi Struk Oleh Kasir Kami” menarik perhatian masyarakat umum karena dinilai memberikan keuntungan bagi setiap pembeli, namun jika tidak dilaksanakan dengan benar, justru bisa merugikan pembeli dan pelaku usaha. Klausula ini berkaitan erat dengan etika bisnis Islam yang menekankan prinsip ketauhidan, keadilan, kehendak bebas, dan tanggung jawab, serta berkaitan pula dengan Hukum Perlindungan Konsumen jika terjadi ketidaksesuaian antara perjanjian dan realita transaksi yang ada di outlet Es Teh Ibukota yang dilakukan oleh oknum kasir yang tidak bertanggung jawab. Permasalahan dalam penelitian ini meliputi: Pertama, Bagaimana implementasi Klausula Baku “Transaksi Anda Gratis Jika Tidak Di Beri Struk Oleh Kasir Kami” di outlet Es Teh Ibukota?. Kedua, Bagaimana tinjauan Hukum Perlindungan Konsumen dan Etika Bisnis Islam terhadap klausula baku “Transaksi Anda Gratis Jika Tidak Di Beri Struk Oleh Kasir Kami" di Es Teh Ibukota?. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Implementasi serta tinjauan dari Etika Bisnis Islam serta tinjauan dari Hukum Perlindungan Konsumen terhadap klausula baku “Transaksi Anda Gratis Jika Tidak Di Beri Struk Oleh Kasir Kami" di Es Teh Ibukota. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif, pengambilan datanya meliputi data primer yang didapatkan melalui wawancara secara langsung dengan Owner, Kasir dan Pembeli serta data sekunder yang diperoleh melalui sumber data atau informasi seperti buku, jurnal, laporan dan dokumentasi lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasir tidak mau memberikan transaksi gratis kepada pembeli yang tidak mendapatkan nota struk sesuai dengan klausula baku “Transaksi Anda Gratis Jika Tidak Di Beri Struk Oleh Kasir Kami" yang ada di outlet Es Teh Ibukota yang pada akhirnya pembeli tetap membayar pesanan walaupun tidak mendapatkan nota. Hal ini tidak sesuai dengan Etika Bisnis Islam karena kasir tidak bertanggung jawab atas kepercayaan owner untuk melaksanakan klausula baku. Dilihat dari tinjauan Hukum Perlindungan Konsumen juga tidak sesuai pada UUPK No 8 Pasal 4 dan 7 Tahun 1999 karena kasir tidak dapat melaksanakan peraturan yang dibuat owner yaitu memberi transaksi gratis kepada pembeli

    PENGARUH MEDIA AUGMENTED REALITY TERHADAP RETENSI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI MATERI RIBA KELAS VIII SMP NEGERI 1 GONDANG BOJONEGORO

    Get PDF
    Peserta didik saat ini, khususnya Generasi Z, cenderung kurang tertarik pada pembelajaran konvensional, lebih menyukai pembelajaran berbasis teknologi interaktif. Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, khususnya materi riba masih dilakukan secara ceramah dan berpedoman pada buku teks, tanpa adanya metode atau pemanfaatan media interaktif, yang membangkitkan semangat siswa. Kondisi ini berdampak pada rendahnya retensi belajar siswa, yang terlihat dari kesulitan mereka dalam mengingat dan memahami materi. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan inovasi pembelajaran berbasis teknologi, salah satunya dengan memanfaatkan media Augmented Reality yang mampu menyajikan materi secara interaktif, dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh dari penerapan media interaktif Augmented Reality terhadap retensi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Gondang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, pendekatan quasi-eksperimen, menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Masing-masing sampel pada kelas eksperimen dan kelas kontrol berjumlah 30 siswa. Instrumen penelitian berupa soal pilihan ganda sebanyak 20 item yang digunakan untuk pretest dan posttest. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis berupa analisis uji independent sampel t tes. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, penelitian ini menunjukkan bahwa media Augmented Reality berpengaruh signifikan terhadap retensi belajar siswa kelas VIII pada materi riba, hal ini dibuktikan dengan hasil postest rata-rata kelas eksperimen yaitu 76,83 sedangkan kelas kontrol sebesar 71,50. Hasil yang diperoleh dari uji t (independent sampel t test) yaitu nilai signifikansi (2-tailed) 0,029 < 0,05. Berdasarkan hal tersebut maka disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima

    OPTIMASI ALGORITMA RANDOM FOREST DENGAN METODE SMOTE UNTUK MENINGKATKAN AKURASI PREDIKSI DINI DIABETES

    Get PDF
    Diabetes merupakan penyakit kronis dengan tingkat prevalensi tinggi yang memerlukan deteksi dini untuk mencegah komplikasi serius. Namun, ketidakseimbangan kelas dalam data medis sering menyebabkan bias pada model prediksi, sehingga menurunkan akurasi klasifikasi. Penelitian ini mengusulkan optimasi algoritma Random Forest menggunakan Synthetic Minority Oversampling Technique (SMOTE) untuk meningkatkan akurasi prediksi dini diabetes. Dataset Diabetes Health Indicators digunakan dalam eksperimen ini, dengan proses pre-processing untuk memastikan kualitas data sebelum pelatihan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode SMOTE meningkatkan kinerja model klasifikasi Random Forest, terutama pada kelas minoritas. Kinerja model pada kelas minoritas tanpa SMOTE memiliki metrik evaluasi yang buruk dengan presisi 49%, recall 18%, dan F1-score 26%. Setelah menerapkan SMOTE, nilainilai ini meningkat menjadi presisi 96%, recall 88%, dan skor F1 92%, yang mewakili peningkatan presisi sebesar 47 poin persentase, recall 70 poin, dan skor F1 66 poin. Akurasi keseluruhan model Random Forest juga meningkat dari 86% menjadi 92%, menunjukkan peningkatan sebesar 6 poin persentase

    3,300

    full texts

    5,611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository unigiri (Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇