Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Not a member yet
198 research outputs found
Sort by
RANCANG BANGUN APLIKASI E-GOVERNMENT POTENSI DESA PADA DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Penelitian ini bertujuan untuk membangun Aplikasi E-Government Potensi Desa Pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kalimantan Barat. Konsep E-Government adalah pengimplementasian teknologi informasi terhadap pelayanan pemerintahan. E-Government sudah di terapkan di Indonesia sejak 2003 berdasarkan Instruksi Presiden No. 3 Tahun 2003 yang dimana konsep ini terus dikembangkan hingga sekarang mengikuti perkembangan Teknologi Informasi di dunia. Dengan adanya aplikasi E-Government Potensi Desa ini diharapkan mampu membantu penyebaran informasi potensi desa ke pihak internal dan eksternal serta mempermudah manajemen data oleh staf tiap tiap desa. Aplikasi ini dibuat berbasis website yang mendukung tampilan desktop dan mobile. Perancangan aplikasi menggunakan framework codeigniter dan database mysql. Pengujian aplikasi menggunakan blackox dan pengujian performansi. Pengujian blackbox untuk mengetahui apakah fitur fitur yang dirancang sudah sesuai dengan yang diharapkan, serta pengujian performansi untuk mengukur kapasitas kemampuan website untuk menampilkan output dan transfer data dimana dalam pengujian perfomansi ini didapatkan nilai 72% untuk variable performance dan 81% untuk variable structure tampilan website.  
PENERAPAN ARSITEKTUR EKOLOGI PADA RANCANGAN RUSUNAWA TEPIAN AIR DI KAWASAN KELURAHAN SELAT HILIR KOTA KUALA KAPUAS
Kawasan permukiman kumuh adalah lingkungan hunian yang kualitasnya sangat tidak layak huni, ciri-cirinya antara lain letaknya tidak sesuai dengan peruntukan tata ruang, kepadatan bangunan tinggi, luas lahan terbatas, rawan penyakit sosial dan lingkungan,kualitas bangunan rendah, prasarana lingkungan tidak sehat, persampahan membahayakan penghuninya. Salah satunya adalah permukiman kumuh yang terletak di kawasan Kelurahan Selat Hilir, Kota Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah.Sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi fungsi kawasan di Kawasan Kelurahan Selat Hilir, Kota Kuala Kapuas dengan pendekatan Arsitektur Ekologi sebagai upaya mengatasi permasalahan lingkungan terhadap permukiman kumuhyang ada di kawasan Kota Kuala Kapuas.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Pengolahan data dilakukan dengan menganalisa setiap variable yang dikumpulkan, menggunakan metode kualitatif dan metode kuantitatif. Hasil dan pembahasan dalam penelitian ini dapat menghasilkan sebuah teori dan rancangan baru dalam mengembangkan kawasan permukiman kumuh menjadi Rusunawa Tepian Air dengan pendekatan arsitektur ekologi. Sehingga perancangan RusunawaTepian Air dengan pendekatan arsitektur ekologi ini menjadi salah satu alternatife yang dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan dan masyarakat sekitarny
SISTEM ANTRIAN PELAYANAN MENGGUNAKAN FIRST IN FIRST OUT (FIFO) DI MIE GACOAN RANTAUPRAPAT
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem antrian pelayanan dengan metode First In First Out (FIFO) di Mie Gacoan Rantauprapat. Sistem antrian yang efisien dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dengan meminimalkan waktu tunggu. FIFO merupakan metode antrian dimana pelanggan yang pertama datang akan dilayani terlebih dahulu. Penelitian ini menggunakan metode observasi langsung, wawancara dengan staf dan manajer, serta pengumpulan data waktu kedatangan dan waktu pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem FIFO telah meningkatkan efisiensi pelayanan, meskipun terdapat beberapa kendala pada jam sibuk yang memerlukan penyesuaian lebih lanjut terhadap jumlah staf. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk mempertahankan penggunaan FIFO sekaligus meningkatkan kapasitas staf pada jam sibuk
Analysis of the Impact of Road Infrastructure Quality in Tegal City on User Satisfaction in Road Transportation: A Qualitative Study in Urban Areas
Road infrastructure plays a crucial role in the efficiency and safety of transportation systems, particularly in urban areas where traffic demand is high. In Tegal City, the quality of road infrastructure directly affects user satisfaction with road transportation. Understanding this relationship is essential for urban planners and policymakers to enhance the transportation experience for residents.This study aims to explore the impact of road infrastructure quality on user satisfaction among road transportation users in Tegal City. By utilizing qualitative methods, the research seeks to gather in-depth insights into users' perceptions and experiences regarding the current state of road infrastructure.A qualitative approach was employed, involving semi-structured interviews with a diverse group of road users, including commuters, drivers, and public transport users. The interviews were conducted in various urban locations throughout Tegal City to capture a comprehensive understanding of user experiences. The data were analyzed thematically to identify key factors influencing user satisfaction. Based on survey results from 100 respondents, the majority rated the quality of road infrastructure in Tegal City with an average of 3.03, indicating a moderate level of satisfaction. Some respondents noted that there were still potholes and less than optimal maintenance. The level of satisfaction with road maintenance scored an average of 3.37, indicating that efforts had been made, but had not fully met residents' expectations. The condition of road signs was rated quite good with an average of 3.47, although some respondents mentioned the need for improvements to safety facilities such as guardrails and road markings. Most respondents also stated that road quality affected their travel experience, with an average score of 3.42. However, there are still shortcomings, especially regarding drainage systems and pedestrian facilities. In addition, a score of 3.25 for road suitability for vehicles and pedestrians indicates the need for a balance of infrastructure for both users.To improve the quality and satisfaction with road infrastructure, the government is advised to increase the road maintenance budget, including repairing potholes and rejuvenating damaged road surfaces. Drainage systems need to be improved to avoid puddles that can damage roads, especially during the rainy season. In addition, improved safety facilities and road signs, such as adequate night lighting, will support road user safety. Pedestal infrastructure. The insights gained from this research can inform local policymakers and urban planners in prioritizing infrastructure improvements that enhance user experiences. By addressing the identified issues, Tegal City can improve overall transportation satisfaction and contribute to a more efficient urban mobility system
Rancang Bangun Aplikasi Perizinan Magang di Kantor Kementerian Wilayah Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Barat
Pengolahan izin magang di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumatera Barat masih dilakukan secara manual, menyebabkan keterlambatan, kesalahan administrasi, serta kelalaian transparansi dalam pemberitahuan status permohonan. TTujuan penelitian ini untuk merancang dan membangun sistem izin magang berbasis web guna meningkatkan efisiensi, keamanan, dan akurasi dalam pengelolaan izin. Metode penelitian menggunakan model pengembangan perangkat lunak air terjun yang mencakup analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan evaluasi. Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel dengan arsitektur Model-View-Controller (MVC) serta dilengkapi fitur autentikasi untuk meningkatkan keamanan data pengguna. Pengujian dilakukan menggunakan metode pengujian black box dan validasi pengguna untuk menilai kinerja serta kepuasan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan dapat mengotomatisasi proses Pendaftaran, verifikasi, dan persetujuan izin magang, dengan tingkat kepuasan pengguna mencapai 94,66%, yang menunjukkan bahwa sistem ini sangat praktis. Dibandingkan dengan sistem manual, sistem berbasis web ini memungkinkan pemantauan status permintaan secara real-time, mempercepat proses administrasi, dan mengurangi risiko kesalahan pencatatan. penerapan sistem ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik dan mempermudah koordinasi antara mahasiswa magang, pegawai, dan supervisor di Kemenkumham Sumatera Barat
BIOPHILIC DESIGN-BASED COMMUNITY MENTAL HEALTH SERVICE CENTER IN MEDAN CITY
Focusing on actively involving the potential of the community creates a new paradigm in community mental health, encompassing the management of mental health issues through promotive, preventive, curative, and rehabilitative aspects. This concept serves as a foundation for an integrated mental health service center, given that mental health service facilities in Indonesia, particularly in Medan, remain limited and suboptimal. The biophilic design concept offers an approach that enhances the environmental quality of healthcare facilities by integrating natural elements to support the holistic healing process of patients. Thus, biophilic design can serve as an innovative solution for developing more holistic and sustainable mental health facilities, especially in Medan. This study is expected to serve as a reference for the design of other mental health facilities in Indonesia
PEMANFAAT SISTEM INFORMASI MANAJEMEN UNTUK MONITORING KINERJA MENTOR DARING DALAM E-LEARNING
Transformasi digital dalam dunia pendidikan mendorong institusi untuk memanfaatkan Sistem Informasi Manajemen (SIM) dalam memonitor kinerja mentor daring pada platform e-learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan SIM dalam memantau kinerja mentor, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta memberikan rekomendasi strategis untuk optimalisasi sistem. Studi ini menggunakan metodologi kualitatif dan studi kasus untuk institusi pendidikan menengah dan tinggi di Indonesia selama dua tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIM mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi monitoring kinerja mentor daring. Namun, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, literasi digital mentor, dan integrasi sistem masih perlu diatasi melalui pelatihan, pengembangan sistem, dan dukungan kebijakan institusi
PENERAPAN METODE ELECTRE UNTUK PENILAIAN DAN PRIORITAS PERBAIKAN JALAN RUSAK
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prioritas perbaikan jalan rusak menggunakan metode ELECTRE sebagai pendekatan sistem pendukung keputusan. Metode ELECTRE digunakan untuk melakukan evaluasi berpasangan antar alternatif berdasarkan empat kriteria utama, yaitu volume lalu lintas, tingkat kerusakan, biaya perbaikan, dan waktu perbaikan. Dataset penelitian mencakup lima alternatif jalan rusak yang dianalisis melalui proses normalisasi, pembobotan, dan perhitungan matriks concordance dan discordance. Hasil analisis menunjukkan bahwa alternatif A1 dan A4 memiliki prioritas tertinggi untuk perbaikan. Temuan ini menunjukkan bahwa metode ELECT efektif dalam membantu pengambilan keputusan terkait alokasi sumber daya perbaikan jalan secara lebih rasional dan efisien. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN PADA PT CARGO XYZ MENGGUNAKAN METODE RUP
PT Cargo XYZ adalah perusahaan ekspedisi kargo yang berfokus utama memberikan jasa pengiriman barang melalui darat, laut, dan udara. Pada PT Cargo XZY, terdapat beberapa permasalahan pada kegiatan kepegawaian saat ini yang terkait dengan proses rekrutmen, presensi, pengelolaan data pegawai, cuti, promosi, demosi, mutasi, dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Permasalahan yang dihadapi adalah pengelolaan data terjadi secara manual yang rentan terhadap kehilangan data, kesalahan proses penginputan data, serta tidak efisien. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan sebuah sistem informasi kepegawaian berbasis web yang menggunakan framework Laravel dan digunakan oleh HRD, pelamar, pegawai, serta direktur cabang. Dengan menggunakan metodologi Rational Unified Process (RUP), hasil akhir penelitian ini menghasilkan sebuah sistem informasi kepegawaian berbasis web yang mencakup fitur rekrutmen pegawai, presensi berbasis kamera, manajemen data pegawai, sistem penetapan promosi, demosi, dan mutasi, serta sistem PHK yang memudahkan validasi dan riwayat PHK
ANALISIS PENGGUNAAN ALTERNATIF MATERIAL RAMAH LINGKUNGAN PROYEK DALAM KONSTRUKSI PENGGUNAAN: STUDI KASUS DARI BERBAGAI KONSTRUKSI
Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan material ramah lingkungan sebagai solusi untuk tantangan lingkungan dalam sektor konstruksi. Dengan metode kuantitatif, penelitian menganalisis karakteristik, kinerja struktural, dampak lingkungan, dan efisiensi biaya dari material alternatif seperti beton ramah lingkungan dan komposit serat daur ulang. Hasilnya menunjukkan bahwa material ini mampu mengurangi emisi karbon hingga 50% dan menawarkan efisiensi biaya jangka panjang meskipun memiliki biaya awal lebih tinggi. Hambatan utama meliputi kurangnya dukungan regulasi dan keterbatasan pengetahuan teknis. Penelitian merekomendasikan pengembangan standar material hijau, pelatihan komprehensif, dan insentif fiskal untuk mempercepat adopsi teknologi berkelanjutan. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pelaku industri dan pembuat kebijakan dalam mewujudkan sektor konstruksi yang lebih hijau dan berkelanjutan