Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika
Not a member yet
324 research outputs found
Sort by
Konstruksi Instrumen Tes Keterampilan Berpikir Kritis Terkait Materi Suhu dan Kalor
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkonstruksi instrumen tes yang mengases keterampilan berpikir kritis siswa Sekolah Menengah Atas pada materi suhu dan kalor. Metode penelitian menggunakan mixed method dengan desain sequential exploratory yang terdiri atas : 1) tahap studi pendahuluan; 2) tahap perancangan dan penelaahan instrumen tes; 3) tahap pengujian instrumen tes yang melibatkan 187 siswa Sekolah Menengah Atas. Instrumen tes yang dikonstruksi dalam bentuk essai, terdiri atas 22 soal memuat 5 indikator dan 8 sub indikator keterampilan berpikir kritis yang dikemukakan oleh Ennis, dengan soal-soal yang bersifat kualitatif dan kontekstual. Kualitas instrumen tes yang dikonstruksi valid dan memiliki reliabilitas dengan kriteria tinggi. Berdasarkan hasil uji hipotesis beda 2 nilai rata-rata, diperoleh hasil yaitu instrumen tes yang dikonstruksi dapat membedakan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang mendapatkan proses pembelajaran yang melatihkan keterampilan berpikir kritis dengan siswa yang mendapatkan proses pembelajaran yang tidak melatihkan keterampilan berpikir kritis.
Kata kunci : instrumen tes keterampilan berpikir kritis, suhu dan kalor
Abstract
This study was aimed to construct a test instrument for assess critical thinking skills of high school students on the concept heat and temperature. The research using a mixed method with sequential exploratory design, consisting of: 1) the preliminary study phase; 2) the design and review phase; 3) testing phase involving 187 high school students. Test instruments in the form of essays, consisting of 22 questions contain 5 indicator and 8 sub indicators of critical thinking skills expressed by Ennis, with the questions that are qualitative and contextual. The quality test instruments is valid and high reliability. Based on the results of hypothesis testing two different average values, the result is test instrument can distinguish between the critical thinking skills of students who had learning process which to exercise critical thinking skills with students who had the learning process which not to exercise critical thinking skills.
Keyword : critical thinking skills test instruments, heat and temperatur
Merancang Komik Cerita Tokoh Menggunakan Aplikasi Comicker sebagai Media Pembelajaran
AbstractThis Paper discuss tecnique to desain Comic of Figure by Comicker. Comic of Figure can be used for instructional media . The Comic of Figure based on the history about figure which is storied. Comic of Figure as the instructional media can be design easily on our gadget likes handphone or tablet with android system, so that can be inspiring for parents and teacher.Keywords: Comic of Figure, Comicker
AbstrakTulisan ini berisi teknik merancang Komik Tokoh menggunakan aplikasi Comicker. Komik Tokoh yang dirancang dapat digunakan sebagai media pembelajaran. Komik Tokoh tersebut mengacu kepada buku –buku sejarah mengenai tokoh yang diceritakan. Komik Tokoh sebagai media pembelajaran dapat dirancang dengan mudah menggunakan aplikasi Comicker pada gadget yang kita miliki baik handphone maupun tablet dengan sistem operasi android, sehingga dapat menjadi inspirasi bagi para orang tua dan guru.Kata-kata kunci: Komik Tokoh, Comicke
Pengembangan Buku Pengayaan Kajian Fisis Peristiwa Angin Puting Beliung untuk Siswa SMA
Abstract
This research is aimed to develop knowledge enrichment book about tornado as a physics learning resource, especially to Bassed Competence 3.7 Class XI, namely Applying the principle of fluid dynamics in technology. The method applied in this research is the Development Research referring to the Dick and Carey model. Steps that was done are survey in eight high school, two well-known bookstore in Jakarta, online bookstore, and Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk). The survey results show there is knowledge enrichment book is presented with more focus on the disaster that is less scientific and less deep because only limited discuss section. Referring to the results of the survey and quality standards enrichment books, knowledge enrichment book is written by discuss mainly the physical quantities of gas flow especially pressure gradient, the events and the physical concept of tornado, to disaster mitigation. Based on results of the readability test to high school students is obtained a mean score of materials component is 92,5%, 88,5% for presentation, 84,17% for language, and 85,62% for graphics. Score 87,5% stated that the material in the book is easy to understand and 82,5% stated that the presentation materials may be motivated to dig up more information. Based on results of readability test, thin book obtaine excellent overall interpretation. Based on the results of the feasibility test, gets an average score of 81,05, showing knowledge enrichment book "Kajian Fisis Peristiwa Angin Puting Beliung" decent with a good rating.
Keywords: knowledge enrichment book, tornado, pressure, air flow
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku pengayaan pengetahuan angin puting beliung sebagai sumber belajar fisika terutama untuk Kompetensi Dasar (KD) 3.7 Kelas XI, yaitu Menerapkan prinsip fluida dinamik dalam teknologi. Metode yang diterapkan yaitu Penelitian Pengembangan yang mengacu pendapat Dick dan Carey. Langkah yang sudah dilakukan yaitu survei di delapan SMA, dua toko buku terkenal di Jakarta, toko buku online, dan Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk). Hasil survei menunjukkan sajian buku pengayaan terkait angin puting beliung yang ada lebih fokus pada bencana sehingga kurang ilmiah dan kurang mendalam karena hanya sebatas dalam satu subbab. Mengacu pada hasil survei dan standar kualitas buku pengayaan, ditulis buku pengayaan pengetahuan yang membahas besaran fisis aliran gas terutama gradien tekanan, peristiwa dan konsep fisis terjadinya angin puting beliung, hingga mitigasi bencana. Berdasarkan hasil uji keterbacaan kepada siswa SMA diperoleh rerata skor komponen materi 92,5%, penyajian 88,5%, bahasa 84,17%, dan grafika 85,62%. Skor 87,5% menyatakan materi pada buku mudah dipahami dan 82,5% menyatakan penyajian materi dapat memotivasi untuk menggali informasi lebih lanjut. Dari hasil uji keterbacaan, buku ini memperoleh interpretasi keseluruhan sangat baik. Berdasarkan hasil uji kelayakan diperoleh rata-rata skor 81,05, menunjukkan buku pengayaan pengetahuan “Kajian Fisis Peristiwa Angin Puting Beliung†layak dengan predikat baik.
Kata-kata kunci: buku pengayaan pengetahuan, angin puting beliung, tekanan, aliran ga
Implementasi Strategi Writing to Learn untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA pada Materi Hukum Newton
Abstract
The result of former study showed that students’ cognitive ability and critical thinking skills were still low. The ‘writing to learn’ strategy is predicted to be able to enhance students’ cognitive ability and critical thinking skills. The aims of this research are (1) investigate the comparison of cognitive ability and critical thinking skills enhancement between the classes that apply the use of ‘writing to learn’ strategy and the classes that administer conventional learning, (2) examine the effectiveness of ‘writing to learn’ strategy in improving cognitive ability and critical thinking skills, and (3) examine the relationship between the quality of writing and cognitive ability and critical thinking skills. This research used nonequivalent control group design in high school one of Bandung. The result showed the implementation of ‘writing to learn’ strategy increased students’ cognitive ability and critical thinking skills of newtons’ laws of motion in experiment class, i.e. with each value of n-gain was 0.58 and 0.67 that the increase was higher than the control class, i.e. with each value of n-gain was 0.36 and 0.50. ‘Writing to learn’ strategy gave an impact towards the enhancement of students’ cognitive ability and critical thinking skills with each value of the effect size was 0.80 and 1.1. The quality of writing gave enough contribution in improving cognitive ability and critical thinking skills with each coefficient of correlation 0.24 and 0.63.
Keywords : Writing to learn strategy, cognitive ability, critical thinking skills.
Abstrak
Hasil studi pendahuluan memperlihatkan bahwa siswa memiliki kemampuan kognitif dan keterampilan berpikir kritis yang masih rendah. Strategi writing to learn diprediksi dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbandingan peningkatan kemampuan kognitif dan keterampilan berpikir kritis antara kelas yang menggunakan strategi writing to learn dengan kelas yang melaksanakan pembelajaran konvensional, (2) mengetahui keefektifan strategi writing to learn dalam meningkatkan kemampuan kognitif dan keterampilan berpikir kritis, serta (3) mendapat gambaran mengenai hubungan antara kualitas menulis dengan kemampuan kognitif dan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan desain nonequivalent control group design di salah satu SMA Negeri di kota Bandung. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh dari implementasi strategi writing to learn dalam meningkatan kemampuan kognitif dan keterampilan berpikir kritis pada materi hukum Newton di kelas eksperimen, yaitu dengan masing-masing nilai n-gain sebesar 0,58 dan 0,67 yang lebih besar peningkatannya dibandingkan dengan kelas kontrol, yaitu dengan masing-masing nilai n-gain sebesar 0,36 dan 0,50. Strategi writing to learn berdampak pada peningkatkan kemampuan kognitif dan keterampilan berpikir kritis siswa dengan masing-masing nilai effect size yaitu 0,80 dan 1,1. Kualitas menulis cukup berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan kognitif dan keterampilan berpikir kritis dengan masing-masing koefisien korelasi 0,63 dan 0,24.
Kata-kata kunci : Strategi writing to learn, kemampuan kognitif, keterampilan berpikir kritis
Pengembangan Set Praktikum Fluida Dinamis untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) Kelas XI
Abstract
This research aims to develop and produce a practicum set of dynamic fluid as a media lab practicum teaching high school physics class XI. The research was conducted in 81 Senior High School Jakarta, 89 Senior High School Jakarta and 115 Senor High School Jakarta. The method used, methods of Research and Development which refers to the process of development research Dick and Carey. This research was conducted through several phases, namely (1) assess the demands of curriculum standards in 2013, (2) designing media and manufacturing, (3) the development, test legibility or small scale test, test experts, tested against a teacher in physics and high school students in class XI. The instrument uses a Likert scale ratings. The result of the development of fluid dynamic lab set to produce a tool that consists of a large tank of small holes (TBLK) of the inner diameter of 0.8 cm and 1.6 cm in five holes with a height variation, TBLK diameter of the inner circumference of 0.8 cm with a variation of the angle 20,5o and 30o five holes with a height variation, venturimeter with manometer fluid containing oil, venturimeter without manometer, large fluid capacity tubs, manual book and the Student Activity Sheet (LKS). The test results set against the dynamic fluid lab experts and students gain excellent assessment level is in the range of interpretation score of 81-100%.
Keywords: Practicum Set of Dynamic Fluid, Development Research, and XI Grade of High School
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan set praktikum fluida dinamis sebagai media praktikum pembelajaran fisika SMA kelas XI. Penelitian dilakukan di SMA N 81 Jakarta, SMA N 89 Jakarta, dan SMA N 115 Jakarta. Metode penelitian yang digunakan, metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang mengacu pada proses penelitian pengembangan Dick dan Carey. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu (1) mengkaji tuntutan standar kurikulum 2013, (2) perancangan media dan pembuatan, (3) tahap pengembangan, uji keterbacaan atau uji skala kecil, uji tenaga ahli, diuji cobakan terhadap guru Fisika dan siswa SMA kelas XI. Instrumen penilaian menggunakan skala Likert. Hasil pengembangan set praktikum fluida dinamis menghasilkan alat yang terdiri dari tangki besar lubang kecil (TBLK) diameter lingkar dalam 0,8 cm dan 1,6 cm sebanyak lima lubang dengan variasi ketinggian, TBLK diameter lingkar dalam 0,8 cm dengan variasi sudut 20,5o dan 30o sebanyak lima lubang dengan variasi ketinggian, venturimeter dengan manometer yang berisikan fluida minyak, venturimeter tanpa manometer, bak tampung fluida besar, manual book dan Lembar Kegiatan Siswa (LKS). Hasil uji set praktikum fluida dinamis terhadap tenaga ahli dan siswa memperoleh tingkat penilaian yang sangat baik yaitu berada pada rentang interpretasi skor 81-100%.
Kata-kata kunci: Set Praktikum Fluida Dinamis, Penelitian Pengembangan, dan SMA Kelas XI
Desain Pembelajaran Student's Conceptual Construction Guider Berdasarkan Kesulitan Mahasiswa Calon Guru Fisika pada Konsep Gerak Parabola
Abstract
This research is motivated finding of the student difficulties in projectile motion. In general, the difficulties students in understanding the concept of projectile motion as follows. First, draw the vector component’s in the direction x (horizontal) and y (vertical). Second, distinguish the velocity vector’s , the vector component of velocity, the velocity vector component in the x and y directions. Third, too focus on formula’s for half a projectile trajectory, maximum height, maximum distance. Fourth, always assumed final velocity moving object projectile when it hits the ground is always zero. Fifth, the velocity to zero at the top (only the speed in the vertical direction is zero). Sixth, the acceleration is owned by the object in the x and y directions. Seventh, found some students use the law of sines cosines rule’s on the determination of the distance /height (although the determination of the distance / high based on the speed information). In Prediction, the process of learning that takes less facilitate the development of thinking ability of students to build its own concept (constructivism). This research aims to create a lesson plan called Student's Conceptual Construction Guider. The method used is descriptive analysis method. Conceptual understanding of students are evaluated through tests shaped conceptual description. The results showed that the learning Student's Conceptual Construction Guider can facilitate the development of thinking ability of students to build its own concept in understanding the concept of a projectile motion
Keywords: Student's Conceptual Construction Guides, student difficulties, Projectile Motion
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi karena ditemukannya kesulitan-kesulitan mahsiswa dalam mempelajari konsep gerak parabola. Secara umum, kesulitan-kesulitan mahasiswa dalam memahami konsep gerak parabola sebagai berikut. Pertama, menggambarkan vektor komponen dalam arah x (horizontal) dan y (vertikal). Kedua, membedakan vektor kecepatan, vektor komponen kecepatan, komponen vektor kecepatan dalam arah x dan y. Ketiga, terfokus pada hapalan rumus waktu yang ditempuh peluru untuk lintasan setengah parabola, tinggi maksimum,jarak terjauh maksimum. Keempat, selalu beranggapan kecepatan akhir benda yang bergerak parabola ketika menyentuh tanah selalu nol. Kelima, kecepatan benda nol di puncak (padahal hanya kecepatan dalam arah vertikal yang nol). Keenam, percepatan dimiliki oleh benda dalam arah x maupun y. Ketujuh, ditemukan beberapa mahasiswa menggunakan aturan sinus cosinus segitiga pada penentuan jarak/ ketinggian dan sebaliknya (padahal penentuan jarak/ketinggian berdasarkan informasi kecepatan). Diduga kuat, proses pembelajaran yang terjadi kurang memfasilitasi pengembangan kemampuan berpikir mahasiswa untuk membangun konsepnya sendiri (konstruktivisme). Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah rancangan pembelajaran yang disebut Student’s Conceptual Construction Guider. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriftif. Pemahaman konseptual mahasiswa dievaluasi melalui tes konseptual yang berbentuk uraian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Student’s Conceptual Construction Guider dapat memfasilitasi memfasilitasi pengembangan kemampuan berpikir mahasiswa untuk membangun konsepnya sendiri dalam memahami konsep gerak parabola.
Kata-kata kunci: Student’s Conceptual Construction Guider , kesulitan mahasiswa , Gerak Parabol
Implementasi Pembelajaran Fisika Berbantuan Media Simulasi PhET untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Listrik Dinamis
AbstractThis research was classroom action research that intended to improve student learning outcomes in Class X-1 SMA Negeri 1 Palangka Raya in Academic Year 2015-2016 on the dynamic electrical material. Dynamic electrical material in these research related to Ohm's Law and Electric Circuits Direct Current. The study consisted of two cycles, each cycle consisting of one meeting. Preliminary identification carried with the initial tests indicate that there are still many potential incorrect understanding of the concepts of voltage, electric current, and the concept of direct current electrical circuits.In the first cycle, learning outcomes showed that the average value was 72.35 and 85.29% of students reached the KKM. In these cycle still found students' understanding was wrong. In the second cycle, learning outcomes showed that the average value was 76.97 and 89.47% of students reached the KKM. In this cycle many students who has an understanding that got it right. It can be concluded that learning activities with the assistance of simultation PhET be able to improve student learning outcomes in Class X-1 SMA Negeri 1 Palangka Raya.Keywords: simulation media PhET, physical learning,dynamics electricity.
AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa di Kelas X-1 SMA Negeri 1 Palangka Raya Semester Genap Tahun Ajaran 2015-2016 pada materi listrik dinamis. Materi listrik dinamis dalam PTK ini berkaitan dengan Hukum Ohm dan Rangkaian Listrik Arus Searah. Penelitian terdiri dari dua siklus yang masing-masing siklus terdiri dari satu kali pertemuan. Identifikasi awal dilakukan dengan tes awal menunjukkan bahwa masih banyak terdapat potensi pemahaman yang salah terhadap konsep-konsep tegangan, arus listrik, dan konsep rangkaian listrik arus searah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I sebesar 85,29% siswa mencapai KKM, yaitu dengan rincian 29 siswa mencapai ketuntasan dan 5 siswa tidak tuntas. Nilai rata-rata pada siklus I sebesar 72,35. Namun demikian, pada pembelajaran siklus I, masih banyak siswa yang bertahan dengan pemahaman yang salah berkaitan dengan konsep tegangan listrik. Pada siklus II menunjukkan bahwa sebesar 89,47% siswa yang mencapai KKM dengan rincian sebanyak 34 siswa tuntas dan 4 siswa tidak tuntas dengan nilai rata-rata 76,97. Pada pembelajaran siklus II, banyak siswa yang sudah memiliki pemahaman konsep yang benar. Artinya, kegiatan pembelajaran dengan dibantu media PhET dapat meningkatkan hasil belajar siswa di Kelas X-1 SMA Negeri 1 Palangka Raya.Kata-kata kunci: media simulasi PhET, pembelajaran fisika, listrik dinamis
Rancangan Tes dan Evaluasi Fisika yang Informatif dan Komunikatif pada Materi Kinematika Gerak Lurus
AbstractThis study aims to produce tests and evaluation of physics informative and communicative on the kinematics of rectilinear motion of matter and to determine the effects of the test and evaluation of physics informative and communicative to interest students in work on the problems. The method used is the method of developing research-Thiagarajan 4D model, which consists of four stages, namely: define, design, develop, and disseminate. Assessment tests and evaluations conducted by a lecturer of physics as learning experts and media experts. Testing and evaluation tests conducted by the test to high school students of class X. The results of this research are physics test and evaluation informative and communicative on the kinematics of rectilinear motion of matter that has been validated by an expert assessment of learning physics and an expert on media and software, has also been tested eligibility in school. The results of the validation by an expert assessment of learning physics obtain results with kategoro well. The results of the validation by media experts and software obtained either category. The results of due diligence by the students obtain better results by category. Based on the results of validation and feasibility test, we can conclude that the test and evaluation of physics informative and communicative fit for use as a test and evaluation of learning physics in high school.Keywords: test and evaluation, informative, communicative, straight motion kinematics
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan tes dan evaluasi fisika yang informatif dan komunikatif pada materi kinematika gerak lurus dan untuk mengetahui efek dari tes dan evaluasi fisika yang informatif dan komunikatif terhadap ketertarikan siswa dalam mengerjakan soal. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian pengembangan model 4D-Thiagarajan, yang terdiri dari empat tahapan, yaitu: define, design, develop, dan disseminate. Penilaian tes dan evaluasi dilakukan oleh dosen fisika sebagai ahli pembelajaran dan ahli media. Pengujian tes dan evaluasi dilakukan dengan uji coba kepada siswa SMA kelas X. Hasil dari penelitian ini adalah tes dan evaluasi fisika yang informatif dan komunikatif pada materi kinematika gerak lurus yang telah divalidasi oleh ahli penilaian pembelajaran fisika serta ahli media dan perangkat lunak, juga telah diuji kelayakannya di sekolah. Hasil validasi oleh ahli penilaian pembelajaran fisika memperoleh hasil dengan kategoro baik. Hasil validasi oleh ahli media dan perangkat lunak memperoleh kategori baik. Hasil uji kelayakan oleh siswa memperoleh hasil dengan kategori baik. Berdasarkan hasil validasi dan uji kelayakan tersebut, dapat disimpulkan bahwa tes dan evaluasi fisika yang informatif dan komunikatif layak digunakan sebagai tes dan evaluasi pembelajaran fisika di SMA.Keywords: tes dan evaluasi, informatif, komunikatif, kinematika gerak luru