Repository UNUGHA (Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali)
Not a member yet
184 research outputs found
Sort by
KONSEP ETIKA MENGHORMATI SESAMA MANUSIA (Studi tentang Konsep Etika Menghormati Guru dalam Kitab Risalah Adab Suluk Al Murid Karya Al Habib Al Imam Abdullah Bin Alawi Al Haddad)
Penelitian ini mengeksplorasi konsep etika murid terhadap guru yang diperkenalkan dalam Adab Suluk Al-Murid, sebuah karya klasik yang dikembangkan oleh Habib Abdullah bin Alawi Al Haddad. Fokus utama penelitian adalah untuk memahami prinsip-prinsip moral dan praktik-praktik yang dianjurkan oleh Al Haddad dalam hubungan antara murid dan guru. Melalui penelusuran teks dan analisis mendalam, penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang konsep etika murid-guru yang dijelaskan oleh Al Haddad serta implikasinya dalam konteks pendidikan dan pengembangan karakter. Penelitian ini merupakan analisis terhadap teori tentang etika menghormati guru. Penelitian dilakukan dengan meneliti buku berdasarkan data primernya yaitu kitab Risalah Adab Suluk Al Murid adapun sumber lain (sekundernya) yaitu yang berkaitan dengan etika menghormati guru. Oleh karena itu, penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian Pustaka (library research).
Dalam kajian ini, konsep etika tersebut diuraikan menjadi dua dimensi utama: Etika Bersifat Strategi dan Etika Bersifat Etik. Dimensi pertama menekankan pada aspek-aspek praktis yang menuntun murid untuk mencari, menghormati, dan mengikuti petunjuk guru dengan sungguh-sungguh. Sementara itu, dimensi kedua menyoroti nilai-nilai moral yang membentuk dasar hubungan yang sehat antara murid dan guru, termasuk sikap menghormati, menghargai, dan meminta maaf jika terjadi kesalahan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penting dalam memperkuat hubungan interpersonal yang berbasis pada nilai-nilai moral dan etika dalam pendidikan Islam.
============================================================This research explores the concept of student ethics towards teachers introduced in Adab Suluk Al-Murid, a classic work developed by Habib Abdullah bin Alawi Al Haddad. The main focus of the research is to understand the moral principles and practices advocated by Al Haddad in the relationship between students and teachers. Through text searches and in-depth analysis, this research aims to provide a deeper understanding of the concept of student-teacher ethics explained by Al Haddad and its implications in the context of education and character development. This research is an analysis of the theory regarding the ethics of respecting teachers. The research was carried out by examining books based on primary data, namely the book Risala Adab Suluk Al Murid, as well as other (secondary) sources, namely those related to the ethics of respecting teachers. Therefore, this research is included in the type of library research.
In this study, the concept of ethics is described into two main dimensions: Strategic Ethics and Ethics. The first dimension emphasizes practical aspects that lead students to seek, respect and follow the teacher's instructions seriously. Meanwhile, the second dimension highlights the moral values that form the basis of a healthy relationship between students and teachers, including attitudes of respect, appreciation, and apologizing when mistakes occur. It is hoped that this research can make an important contribution in strengthening interpersonal relationships based on moral and ethical values in Islamic education
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SMA NEGERI 2 KROYA
Kemerosotan moral yang merajalela dalam dunia pendidikan sehingga menjadi gambaran yang kurang baik dalam dunia pendidikan. Hal ini bisa dilihat dari maraknya kasus kenalakan remaja yang setiap tahunnya meningkat seperti kasus bullying, peredaran video porno yang diperankan oleh pelajar, perkelahian antar pelajar (tawuran pelajar), pergaulan bebas, banyaknya begal motor yang diperankan oleh pelajar, seragam sekolah yang dibuat ketat, dan berbagai peran negatif lainnya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMA Negeri 2 Kroya. Mulai dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran. Metode ini menggunakan deskriptif kualitatif. Metode yang digunkaan dalam penelitian ini berupa obervasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisi data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verification.
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk perencanaan pembelajaran pendidikan kewarganegaraan sudah disusun oleh guru mapel PKN. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan karakter ke dalam pengembangan silabus melalui KI (Kompetensi Inti) dan KD (Kompetensi Dasar). Kegiatan pelaksanaan meliputi kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup sesuai dengan RPP yang telah disusun. Metode penyampaian materi menggunakan metode Discovery Learning dan Problem Based Learning. Evaluasi pembelajaran menggunakan tiga aspek dalam penilaian meliputi: sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa guru mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMA Negeri 2 Kroya mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan karakter di dalam proses perencanaan melalui pengembangan silabus. Pelaksanaan pembelajaran meliputi kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup sesuai dengan acuan RPP, dan evaluasi penilaian hasil belajar sebagai bentuk upaya sekolah dalam meningkatkan kualitas tenaga pendidik maupun peserta didik di SMA Negeri 2 Kroya.
============================================================The rampant moral decline in the world of education has become a bad picture of the world of education. This can be seen from the rise in cases of juvenile delinquency which increase every year, such as cases of circulating pornographic videos played by students, fights between students (student brawls), promiscuity, the number of motorbike robbers played by students, school uniforms that are made tight, and various other negative roles.The aim of this research is to determine the implementation of character education in Citizenship Education learning at SMA Negeri 2 Kroya. Starting from learning planning, learning implementation and learning evaluation.This method uses qualitative descriptive. The methods used in this research are observation, interviews and documentation. Data analysis uses data reduction, data presentation and verification.
The research results show that the civic education learning planning has been prepared by PKN subject teachers. By integrating character education values into syllabus development through KI (Core Competencies) and KD (Basic Competencies). Implementation activities include preliminary, core and closing activities in accordance with the RPP that has been prepared. The material interaction method uses the Discovery Learning and Problem Based Learning methods. Learning evaluation uses three aspects in assessment including: attitudes, knowledge and skills.
From the research results, it can be concluded that the Citizenship Education subject teacher at SMA Negeri 2 Kroya integrates educational character values in the planning process through syllabus development. The implementation of learning includes preliminary, core and closing activities in accordance with the RPP references, and evaluation of learning outcomes as a form of the school's efforts to improve the quality of teaching staff and students at SMA Negeri 2 Kroya
STRATEGI PEMBENTUKAN AKHLAK PESERTA DIDIK OLEH GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MTs NEGERI 4 CILACAP
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi pembentukan akhlak peserta didik, faktor pendukung serta penghambat dalam membentuk akhlak peserta didik yang dilakukan oleh guru pendidikan agama Islam di MTs Negeri 4 Cilacap.
Penelitian ini dilakukan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif, dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi demi memperoleh data kemudian diolah serta dianalisa sehingga menjadi suatu kesimpulan. Penelitian ini berlokasi di MTs Negeri 4 Cilacap. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, guru Bimbingan Konseling dan peserta didik.
Berdasarkan analisis yang peneliti lakukan menunjukkan bahwa strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk akhlak peserta didik di MTs Negeri 4 Cilacap melalui berbagai metode, yaitu keteladanan, pembiasaan, arahan, nasehat, dan hukuman. Dalam upaya pembentukan akhlak tersebut terdapat faktor pendukung dan juga faktor penghambat dalam pelaksanaannya. Faktor pendukungnya yaitu didikan dari orang tua, guru yang berkompeten yang dapat dijadikan teladan, kegiatan rutinan keagamaan, ekstrakurikuler, dan fasilitas sekolah yang memadai. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kurangnya kesadaran dalam diri peserta didik, faktor lingkungan dan pergaulan, pengaruh hp/ teknologi, dan kurangnya perhatian serta pengawasan dari orang tua.
============================================================The aim of this research is to determine the strategies of Islamic Religious Education teachers in forming students’ morals, supporting and inhibiting factors in forming students’ morals and efforts to overcome problems in forming students’ morals at MTs Negeri 4 Cilacap.
This research was conducted as field research using a descriptive research approach, using interview, obervation and documentation methods to obtain data which was then processed and analyzed to form a conclusion. This research was located at MTs Negeri 4 Cilacap. The subjects in the research were school principals, Islamic Religious Education teachers, Guidance Counseling teachers and students.
Based on the analysis carried out by researchers, it shows that the strategy of Islamic Religious Education teachers in shaping the morals of students at MTs Negeri 4 Cilacap is trough various methods, namely example, habituation, direction, advice and punishment. In the effort to form morals, there are supporting factors and also inhibiting factors in its implementation. Supporting factors are upbringing from parents, competent teachers who can be role models, routine religious activities, extracurricular activities, and adequate school facilities. Meanwhile, the inhibiting factors are lack of awareness among students, anvironmental and social factors, the influence of cellphones/ technology, and supervision from parents
IMPLEMENTASI PROGRAM WAJIB PESANTREN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER DI KELAS IV SD IT MIFTAHUL HUD 520 CIPOROS KARANG PUCUNG
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keluhan para wali murid yangmenceritakan melalui musyawarah bersama antara Ketua Yayasan, Kepala Sekolah, dan Guru-guru untuk dapat menerapkan kebijakan program yang ada di sekolah. Karena dengan adanya kebijakan program yang dibuat dapat mendukungdan meningkatkat kualitas capaian belajar siswa. Salah satu kegiatan programyang ada disekolah adalah implementasi program wajib pesantren yang diterapkakhususnya kepada tingkatan anak kelas IV dan umumnya untuk tingkatan kelas lainnya. Yang bertujuan agar anak-anak terdidik dengan baik sejak usia dini daterbentuk karakter yang berakhlakul karimah melalui pembiasaan pendidikan di pesantren.
Penelitian ini berjenis penelitian lapangan dengan menggunakapendekatan deskriptif. Penelitian ini bertempat di SD IT Miftahul Huda 520
Ciporos Karang Pucung Cilacap. Subjek penelitian ini adalah para tokomasyarakat, seperti: Ketua Yayasan, Kepala Sekolah, Guru atau PenguruPesantren, Wali Murid dan Perwakilan Siswa. Data-data yang berkaitan dengapenilitian tentang implementasi program wajib pesantren dalam pembentukan
karakter di kelas IV SD IT Miftahul Huda 520 Ciporos Karang Pucung inipengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi.
Setelah melakukan pengumpulan data serta dianalisis, maka penelitian inidapat menghasilkan beberapa temuan, diantaranya: (1) sejarah terbentuknyaprogram wajib pesantren yang telah disetujui oleh wali murid dan pihak yayasan, karena program pesantren menjadi bagian penting dalam pendidikan untukpembentukan karakter anak; (2) Rangkaian program yang akan dicapai oleh anakanak siswa yang mengikuti program pesantren; (3) Nilai-nilai karakter terdiri dari:Religius, Kedisiplinan, Kejujuran, Tanggung Jawab. Kemandirian dan Nasionali(4) Perubahan karakter dilakukan melalui beberapa tahapan, antara lain: tahapapengajaran, pembinaan, pembiasaan pemberian motivasi. Perubahan karakteyang terlihat dalam mengikuti program wajib pesantren, seperti: membiasakasolat berjamaah lima waktu, disiplin dalam menaati peraturan, kemandirian dalam
menjalani kehidupan di pesantren dan nasionalis dengan saling tolong menolongdan saling menghormati satu sama lain
SINERGITAS PENDIDIKAN KELUARGA DAN PONDOK PESANTREN DALAM KOMITMEN MENYELESAIKAN HAFALAN SANTRI TAHFIDZ DI PONDOK PESANTREN HUFFADZIL QUR’AN FADLULLAH KURIPAN
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi sinergitas antara Pendidikan Keluarga dan Pendidikan Pesantren di Pondok Pesantren Huffadzil Qur’an Fadlullah Kuripan Kidul Kesugihan Cilacap. Manfaat dari penelitian ini secara teoritis diharapkan sebagai penambah referensi penelitian mengenai pendidikan keluarga dalam komitmen meyelesaikan hafalan. Fokus penelitian ini yaitu Sinergitas antara Pendidikan orangtua dan Pendidikan Pesantren terhadap Santri Tahfidz dalam Komitmen Menyelesaikan hafalan Al-Qur’an di Pondok Pesantren Huffadzul Qur’an Fadlulloh Kuripan Kidul Kesugihan Cilacap.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research), dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek Penelitian ini adalah pesantren dan orangtua santri, sedangkan objek penelitian ini adalah Sinergitas Pendidikan Keluarga dan Pesantren. Penelitian ini menggunakan Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi kemudian menganilisis data menggunakan reduksi, penyajian data dan menarik kesimpulan.
Hasil penelitian yang dilakukan peneliti menunjukan bahwa terdapat sinergitas antara orangtua dan Pondok Pesantren dalam memotivasi santri untuk menyelesaikan hafalan, diantaranya yaitu Komitmen pengasuh dan orangtua untuk mendampingi sampai hafalan Al-Qur’an santri sampai selesai. Didukung dengan beberapa faktor diantaranya komunikasi kedua belah pihak. Orangtua santri supportif terhadap peraturan pondok pesantren dan mendukung upaya agar peraturan tersebut dapat terlaksana.
============================================================The research purpose is identifying the synergy between parental education and Islamic education of Pondok Pesantren Huffadzil Quran Fadlullah Kuripan. This research haves theoretical benefits which can be the research references to completes parental education committment about Al Qur'an Memorization. This research is focusing to synergy between parental education and Islamic Boarding School Education toward Tahfidz Islamic Student to commits for completing the Al Qur'an memorization at Pondok Pesantren Huffadzil Qur’an Fadlullah Kuripan.
The research type is field research and using qualitative descriptive methods. This research is using parents and students of Islamic Boarding School as the subjects of this research too. the research data collection techniques are using interviews, observation, and documentation, and then data analyze are using data reduction and presentation, dan drawing conclusions.
The results of this research are that synergy between parental education and Islamic Boarding School Education are motivating students to complete Al Qur'an memorization. And there are many factors such as parental communication. Parents are supportive of boarding school regulations and support efforts so that these regulations can be implemented
PERANAN KOMITE SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR AFEKTIF PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SDN 03 KUTAWARU
Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Untuk mengetahui Peranan komite sekolah dalam meningkatkan hasil belajar afektif pada mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. 2. Untuk Mengetahui peningkatan hasil belajar afektif pada mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. Adapun manfaat penelitian ini adalah 1. Untuk memberikan pengetahuan tentang peranan komite sekolah dalam meningkatkan hasil belajar afektif pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN 03 Kutawaru. 2. Memberikan informasi tambahan kepada pecinta sains dan pembaca tentang peranan komite sekolah dalam meningkatkan hasil belajar afektif pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN 03 Kutawaru. 3. Untuk memberikan informasi mengenai peranan komite sekolah terhadap hasil belajar afektif pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN 03 Kutawaru.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan jenis studi kasusnya adalah studi kasus deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara serta dokumentasi. Dan Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.
Berdasarkan analisa data yang dilakukan, diperoleh beberapa kesimpulan: Hasil belajar afektif pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam mengalami peningkatan dibuktikan dengan nilai hasil belajar afektif (sikap) siswa pada kelas empat dan kelas dua yang didapatkan dari guru Pendidikan Agama Islam. Berdasarkan pengamatan sebelum adanya peranan komite sikap afektif siswa cenderung rendah dan ketika sudah terlaksana, perkembangan sikap siswa cukup baik hal ini menunjukkan perhatian komite serta perhatian guru sebagai pihak yang berpengaruh terhadap perkembangan sikap afektif guna meningkatkan hasil belajar siswa. Dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi peneliti, terlihat bahwa hasil baiknya prestasi pada ranah afektif dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN 03 Kutawaru terlihat dari kegiatan sehari-harinya siswa yang setiap pagi selalu menyapa, do’a sebelum belajar yang dipimpin oleh ketua kelasnya, sholat dzuhur berjama’ah berbicara sopan santun ditambah guru agamanya yang memiliki kreativitas untuk membuat pembelajaran yang menyenangkan tidak membosankan. Adanya sarana prasarana yang memadahi serta kegiatan ekstrakurikuler yang sudah dilaksanakan. Sehingga ini menjadi penyebab hasil belajar afektif pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam memiliki kualitas yang cukup baik
PENGARUH JIWA KEPEMIMPINAN DAN DISIPLIN TERHADAP KINERJA GURU MADRASAH DINIYYAH NAHDLATUT THULAB DI PONDOK PESANTREN AL IHYA ‘ULUMADDIN KESUGIHAN KABUPATEN CILACAP
Pada dasarnya kinerja guru di Madrasah Diniyyah Nahdlatut Thulab dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti jiwa kepemimpinan dan kedisiplinan. Oleh karena itu, jiwa kepemimpinan dan disiplin yang lebih akan menghasilkan kinerja guru yang lebih baik. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jiwa kepemimpinan dan disiplin terhadap kinerja guru Madrasah Diniyyah Nahdlatut Thulab di Pondok Pesantren Al-Ihya ‘Ulumaddin kesugihan Kabupaten Cilacap.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi sasaran penelitian ini terdiri dari guru Madrasah Diniyyah Nahdlatut Thulab Kesugihan Kabupaten Cilacap. Penelitian ini melibatkan 58 responden. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi berganda. Data dikumpulkan dengan menyebar kuesioner kepada guru Madrasah Diniyyah Nahdlatut Thulab Kesugihan dan diolah menggunakan alat bantu SPSS 25.00 for findows.
Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, jiwa kepemimpinan dan disiplin berpengaruh secara simultan terhadap kinerja guru, jiwa kepemimpinan dan disiplin berpengaruh secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, dan jiwa kepemimpinan dan disiplin secara parsial berpengaruh terhadap kinerja guru. Uji determinan variabel independen menujukan adanya pengaruh sebesar 24,8% terhadap variabel dependen.
============================================================Asically, teacher performance at Madrasah Diniyyah Nahdlatut Thulab is influenced by various factors such as leadership and discipline. Therefore, more leadership spirit and discipline will result in better teacher performance. Based on this, the aim of this research is to determine the influence of leadership spirit and discipline on the performance of Madrasah Diniyyah Nahdlatut Thulab teachers at the Al-Ihya 'Ulumaddin Kesugihan Islamic Boarding School, Cilacap Regency.
This research uses quantitative methods. The target population for this research consisted of Madrasah Diniyyah Nahdlatut Thulab Kesugihan teachers, Cilacap Regency. This research involved 58 respondents. This research uses multiple regression analysis techniques. Data was collected by distributing questionnaires to Madrasah Diniyyah Nahdlatut Thulab Kesugihan teachers and processed using the SPSS 25.00 for findows tool.
Based on the research results obtained, leadership spirit and discipline simultaneously influence teacher performance, leadership spirit and discipline partially influence teacher performance, and leadership spirit and discipline partially influence teacher performance. The independent variable determinant test shows that there is an influence of 24.8% on the dependent variable
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, HARGA DAN LOKASI TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DI INDOMARET ADIPALA
Saat ini, dunia bisnis dipenuhi dengan persaingan yang ketat. Hal ini ditandai dengan munculnya sejumlah pusat perbelanjaan yang populer, terutama di Adipala Jawa Tengah. Dalam hal ini, Indomaret, perusahaan retail yang bergarak, harus mengetahui apa saja yang mempengaruhi kepuasan pelanggannya dan harus melakukan perbaikan dan inovasi untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.
Pengaruh kualitas pelayanan, harga, dan lokasi terhadap kepuasan pelanggan adalah subjek penelitian ini. Purposive sampling adalah teknik pengambilan sampel yang digunakan. Dalam penelitian ini, sampelnya adalah 78 pelanggan Indomaret Adipala. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Analisis kuantitatif meliputi uji validitas dan realibilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, dan pengujian hipotesis melalui analisis koefisien determinasi (R2), serta uji t dan F. Analisis kualitatif memberikan penjelasan dan penjelasan terhadap data yang diperoleh dari penelitian dan hasil pengolahan data. Data diproses untuk memenuhi uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik.
Dalam penelitian ini variabel ``Kepuasan Pelanggan'' (Y), variabel ``Kualitas Pelayanan'' (X1), variabel ``Harga'' (X2), dan variabel ``Lokasi'' (X3).Pengujian hipotesis dengan uji t jelas menunjukkan bahwa ketiga variabel independen yang diteliti mempunyai pengaruh signifikan secara parsial terhadap variabel dependen kepuasan pelanggan.Dengan menggunakan uji F diketahui bahwa ketiga variabel independen yang diteliti secara simultan mempengaruhi variabel dependen yaitu kepuasan pelanggan.Nilai adjust R-squared sebesar 0,938 menunjukkan bahwa 93,8% variabel kepuasan pelanggan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen dalam persamaan regresi.Sisanya sebesar 6,2 persen dapat dijelaskan oleh variabel lain di luar ketiga variabel yang digunakan dalam penelitian ini.
============================================================Nowadays, the business world is filled with intense competition. This is marked by the emergence of a number of popular shopping centers, especially in Adipala, Central Java. In this case, Indomaret, a struggling retail company, must know what affects customer satisfaction and must make improvements and innovations to increase customer satisfaction.
The effect of service quality, price, and location on customer satisfaction is the subject of this study. Purposive sampling is the sampling technique used. In this study, the sample was 78 Indomaret Adipala customers. The data obtained were then analyzed using quantitative and qualitative data analysis. Quantitative analysis includes validity and reliability tests, classical assumption tests, multiple regression analysis, and hypothesis testing through coefficient of determination (R2) analysis, as well as t and F tests. Qualitative analysis provides explanations and explanations of the data obtained from research and data processing results. Data is processed to fulfill validity, reliability, and classical assumption tests.
Here are the variable ``Customer Satisfaction'' (Y), the variable ``Service Quality'' (X1), the variable ``Price'' (X2), and the variable ``Location'' (X3).Hypothesis testing with the t test clearly shows that the three independent variables studied have a partially significant effect on the dependent variable customer satisfaction. Using the F test, it is known that the three independent variables studied simultaneously affect the dependent variable, namely customer satisfaction. The adjusted R-squared value of 0.938 shows that 93.8% of the customer satisfaction variable can be explained by the three independent variables in the regression equation. The remaining 6.2 percent can be explained by other variables outside the three variables used in this study