Journal of Entrepreneurial Economic
Not a member yet
22 research outputs found
Sort by
The dynamics of Indonesia's local beauty market: an analysis of the impact of social media engagement on purchase intention
Introduction: The research aims to analyze the impact of customer engagement on brand social media on purchase intention, as well as the mediating variable of attitudes towards the brand's social media. The subjects of this study are Instagram and/or TikTok users aged 18-34 years who are familiar with and have interacted with social media content from local beauty brands on Instagram or TikTok. Methods: Data analysis was conducted using the Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (SEM PLS) method. Finding: The results indicate that customer engagement on brand social media has a positive impact on purchase intention, which is greatly influenced by the quality of the content information presented. Brand familiarity does not have a significant influence on customer engagement. Conclusion: Furthermore, engagement on the brand's social media pages results in a positive attitude towards the brand's social media pages, which affects future purchase intentions from the brand
Peramalan permintaan dan perencanaan produksi packed red cell (PRC) studi kasus Palang Merah Indonesia DKI Jakarta
Latar Belakang: Penelitian ini membahas mengenai peramalan permintaan terhadap produk Packed Red Cell (PRC) di Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia DKI Jakarta untuk membuat perencanaan produksi, guna mengurangi tingkat pembuangan darah akibat jumlah produksi yang melebihi jumlah penggunaan. Metode: Penelitian ini berbentuk studi kasus dengan jenis kuantitatif. Dalam melakukan peramalan, digunakan data time-series penggunaan PRC bulanan selama lima tahun terakhir, yaitu tahun 2014 sampai 2018 yang dihitung menggunakan metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) dan Holt-Winter Exponential Smoothing. Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa peramalan menggunakan metode ARIMA memberikan hasil yang lebih baik, sehingga dijadikan acuan dalam pembuatan perencanaan produksi terhadap produk PRC. Kesimpulan: Dari hasil pembuatan perencanaan produksi, disarankan bahwa PMI DKI Jakarta perlu mengalihkan sebagian rencana kunjungannya dalam rangka pengumpulan darah ke PMI lain di sekitar Jakarta serta dapat pula mengalurkan jumlah produksi darah yang berlebih tersebut ke Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) ataupun PMI lain yang masih mengalami kekurangan pasokan darah
Behavioral intention among gen z an analysis of digital banking adaptation factors in Jabodetabek
Background: Many traditional banking arrangements have changed as a result of the financial sector's new technological revolution. One method the company seeks to provide consumers with more value is by delivering digital transformations that are especially designed to match their needs and preferences and that use mobile devices such as cell phones to access banking services. This study aims to examine the effect of performance expectancy and effort expectancy to behavioral intention of adopting digital banking. Method: This study collects data from 243 respondents aged 17 to 27 who live in Jabodetabek area, had experienced to do offline transaction, and have at least one digital bank account. Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) was then used to process the data collected. Findings: The findings of this study shows that shows that effort expectancy has a positive effect on behavioral intention on using digital banking. Meanwhile, performance expectations do not have a significant positive effect on behavioral intention. Conclusion: The results of the research may be used to develop a strategic plan and put recommendations into practice to better understand user intentions to use digital banks
Pengaruh social media marketing activities terhadap brand equity perusahaan retail Indonesia pada kalangan generasi z dan millenial
Latar Belakang: Media sosial terbuki mampu membawa informasi yang berpengaruh pada masyarakat, khsusnya penyebaran barang secara online (social media marketing). Social media marketing tekag dimanfaatkan sebagai alat promosi merek relasional dan strategi pemasaran merek berdimensi. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pengaruh positif social media marketing terhadap Brand equity. Metode: Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Structural Equation Modelling (SEM) dengan estimasi kemungkinan maksimum karena mampu menggambarkan variabel laten yang menggunakan beberapa indikator terukur. Temuan: Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa Social Media Marketing Activities tidak berpengaruh positif secara signifikan terhadap brand equity, tetapi berpengaruh positif secara signifikan terhadap brand love. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian diketahui jika hipotesis 2 diteria. Dengan ini Social Media Marketing Activities perusahaan retail Indonesia dapat menciptakan dan mengembangkan konten digital. Konten yang dihasilkan dapat menumbuhkan keterikatan emosional yang terjalin pada generasi Z dan Milenial sehingga bisa menjalin hubungan jangka panjang
Analisis pola pendidikan ekonomi orang tua dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada keluarga petani Jeneponto
Latar Belakang: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana keluarga petani di Desa Lentu Kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto didorong untuk mengambil sikap wirausaha melalui pendidikan ekonomi orang tua. Metode: Penelitian ini menggunakan metodologi pendekatan kualitatif dan bersifat deskriptif. Untuk mengetahui lebih jauh bagaimana orang tua pada keluarga petani di Desa Lentu Kecamatan Bontoramba dalam menumbuhkan sikap kewirausahaan, maka penelitian ini akan mengumpulkan dan menganalisis data secara berkala. Temuan: Orang tua menerapkan dua jenis pola pendidikan ekonomi: otoriter, yang menerapkan peraturan keras, hukuman, dan paksaan sesuai dengan keinginan orang tua, dan demokratis, yang memungkinkan kemandirian dengan tetap menjaga pengawasan orang tua. Penolakan orang tua untuk membantu pekerjaan karena anak lebih suka bermain dan perselisihan antar anggota keluarga menjadi hambatan bagi orang tua untuk menginternalisasikan pendidikan ekonomi di rumah: 1. Untuk Pemerintah Desa Lentu agar lebih mendukung dan memfasilitas para petani agar dapat berkembang. Selain itu dengan memberikan pelatihan sehingga dapat membantu desa lebih berkembang dan maju. 2. Untuk para orang tua sudah sewajibnya mengajarkan anak-anaknya mengajarkan nilai-nilai kewirausahaan sedari dini, agar anak-anak mendapatkan pengalaman dan menjadi cukup mandiri untuk menjalankan bisnis keluarga ketika mereka besar nanti. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pendidikan ekonomi penting untuk keberlanjutan pergerakan ekonomi masyarakat Jenepento, meskipun terkadang pola yang diajarkan otoriter dan mengikat
Analisis PDRB provinsi terhadap pengaruh berbagai faktor dalam keberlanjutan sosial-ekonomi Jawa Tengah
Latar Belakang: Provinsi Jawa Tengah sedang mengalami perkembangan ekonomi dan merupakan salah satu daerah otonomi khusus di pulau Jawa yang terkenal dengan kepadatan penduduknya. Penulis membatasi kepenulisan ini dengan hanya meneliti pengaruh dari ekspor, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), serta Penanaman Modal Dalam Negeri terhadap PDRB Jawa Tengah. Tujuan penulisan ini terdiri dari dua hal, yang sebagai berikut. (1) Mengetahui pengaruh dari variabel ekspor, penanaman modal dalam negeri (PMDN), dan penanaman modal luar negeri (PMLN) terhadap PDRB Provinsi Jawa Tengah. (2) Mengetahui faktor yang memiliki pengaruh paling signifikan terhadap PDRB Provinsi Jawa Tengah. Metode: model penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan mengunakan metode analisis dengan metode analisis regresi berganda, uji nomalitas, dan uji asumsi klasik. Temuan: Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa (1) melalui variabel ekspor, diketahui adanyan penanaman modal dalam negri (PMDN) dan penanaman modal luar negeri (PMLN), yang secara keseluruhan berpengaruh pada PDRB Provinsi Jawa Tengah. (2) Hasil analisis regresi berganda mengetahui adanya pengaruh signifikan dari penanaman modal luar negeri (PMLN) dengan nilai koefisien sebesar 59391,401 dan signifikansi sebesar 0.001. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, penulis mengetahui bahwa perlu adanya kajian mendalam seara teliti mengenai persoalan sosial-ekonomi disetiap provinsi Indonesia. Hal ini agar dapat hasil perbandingan mengenai variabel PMDN dan PML
Supply chain analysis study: pengaruh rantai pasokan terhadap kapabilitas ekonomi sirkular Indonesia
Latar Belakang: Ekonomi sirkular telah potensial untuk menjadi konsep yang diimplementasikan pada pelaku UMKM sebagai salah satu kontributor PDB terbesar di Indonesia. Hal ini dikarenakan UMKM lebih dekat dengan pengguna akhir yang berpotensi menghasilkan limbah. Menelisik dari industri fesyen, yang telah menerapkan ekonomi sirkular, penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh green supply chain management dan supply chain relationship management terhadap kapabilitas ekonomi sirkular UMKM pada industri tersebut. Metode: Penelitian dilakukan kepada 72 UMKM industri fesyen dan kosmetik di Pulau Jawa dan Bali, Indonesia, yang telah menerapkan setidaknya satu dari tiga konsep 3R (reduce, reuse, recycle). Pengujian data pada penelitian ini menggunakan Partial Least Square - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) sebagai metode yang telah banyak diterapkan dalam kajian ilmu sosial, khususnya rantai pasokan. Temuan: Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa (1) green supply chain management secara langsung berpengaruh terhadap kapabilitas ekonomi sirkular UMKM industri fesyen dan kosmetik di Indonesia sementara (2) supply chain relationship management berpengaruh secara tidak langsung. Kesimpulan: Secara umum, manajemen rantai pasokan yang berkelanjutan dapat secara langsung mempengaruhi kapabilitas ekonomi sirkular UMKM industri fesyen dan kosmetik di Indonesia melalui penerapan green supply chain management, manajemen rantai pasokan yang menekankan pada kondisi produksi yang lebih ramah lingkungan (eco-friendly), serta implementasi desain rantai pasokan yang berkelanjutan
The role of social media in promoting sustainable green lifestyles: Influencers and value co-creation with Gen Z in Indonesia
This study investigates the impact of social media on encouraging environmentally friendly behaviors among Generation Z individuals in Indonesia. The study specifically examines the influence of social media influencers and the collaborative production of value. Background: Generation Z exhibits a strong level of involvement with digital platforms, which significantly impact their environmental consciousness and actions. Prior study emphasizes the significance of social media in influencing environmentally conscious behaviors, however there is a lack of extensive investigation on this subject specifically in the Indonesian setting. Methods: A total of 263 respondents provided data using self-administered surveys sent via Line, WhatsApp Group, and Instagram. The study employed regression analysis to investigate the associations among social media engagement, value co-creation, and the adoption of sustainable green lifestyles. Finding: The findings suggest that social media has a substantial impact on individuals' intentions to make environmentally friendly purchases and their level of awareness regarding environmental issues. Influencers are particularly important in spreading information about sustainability. Value co-creation promotes active involvement of the community, leading to a stronger dedication to sustainable practices. Conclusion: These findings offer useful insights for policymakers, educators, and marketers to effectively employ social media in promoting environmental sustainability in Indonesia
Analyzing factors which drives mobile apps users’ intention to purchase paid mobile apps
Background: The study is aimed toward understanding the factors that lead to the intention to purchase to a certain paid mobile apps, this objective is influenced by the current phenomenon where there is an increase in mobile apps user spending toward mobile apps and the superb growth of the industry. Method: The research relies on the expectation-confirmation model (ECM) for its research model. It used an online survey to users who already have experience in purchasing mobile apps (N = 276). The research uses structural equation modeling (SEM) with the use of AMOS 24 software to examine the hypothesis. Findings: It is found that confirmation influences perceived value and satisfaction, while the rest of the perceived value, apart from performance value positively affect satisfaction. Then value-for-money value, satisfaction, apps rating, free alternative to the paid apps, and habit have a significant impact on user intention to purchase as only free alternatives to the paid apps have a negative one. Conclusion: The research finding could contribute the finding to understand the mobile apps industry better while for a more practical contribution, there are some suggestions for parties that are related or involved in the mobile apps industry. 
Impact of digital knowledge on the adoption of digital marketing in the ron sejahtera women's farmer group, Cemani
Background: Ron Sejahtera Women Farmers Group (KWT) is an activity in the smallest sphere of society that has fresh and processed agricultural products. These products are difficult to market using traditional methods, so the potential for using digital marketing is wide open. The adoption of digital marketing is important in order to be able to develop broader marketing. The adoption of digital marketing as a form of digital technology development is influenced by knowledge, perceptions of digital marketing, and daily consumer behavior. Methods: This research is an experimental research with 30 respondents located at KWT Ron Sejahtera in Cemani Village. The analysis method uses logit regression to determine the factors that influence the adoption of digital marketing and the t-test to assess the effectiveness of socialization as a form of knowledge addition about the adoption of digital marketing. Finding: The results show that knowledge has an important role in adopting digital marketing with socialization. Socialization significantly increases the knowledge of KWT Ron Sejahtera members. Other factors that influence the adoption of digital marketing in KWT Ron Sejahtera are knowledge about digital marketing, perception towards digital marketing, and participation as a member of KWT Ron Sejahtera. Conclusion: Increasing knowledge through socialization is important to be initiated by the government, private sector, and other stakeholders