Universitas 'Aisyiyah Surakarta Online Journals
Not a member yet
    733 research outputs found

    Factors Related to Medication Adherence that Influence Quality of Life among People Living with HIV/AIDS in Surakarta

    Full text link
    Background: HIV/AIDS is a disease that can cause death and not only affects the physical well-being of an individual but also the overall quality of life, namely psychological, social, and spiritual for someone who is infected. One effort that can be given is to design support and care for PLWHA to improve the quality of life of PLWHA. Purpose: The purpose of this article is to identify factors related to medication adherence that can affect the quality of life of PLWHA. Method: This study is an observational study using a cross-sectional approach. A total of 64 respondents filled out a sociodemographic data questionnaire and WHOQOL-HIV BREF to measure quality of life. The relationship between quality of life and the sociodemographic characteristics of respondents was analyzed using the Kruskal-Wallis and Mann-Whitney U tests. Result: Physical domain of QOL showed a maximum score of 15.41 and social relationship domain showed a minimum score of 14.86 among our study participants. Participants with higher socioeconomic status had shown better scores across all the domains of QOL (p < 0,005). Conclusion: The QOL domain scores are high among males, unmarried, had employment status and had income less than or equal to Rp2.100.000, the distance from the respondent's house to the Health Center was mostly less than or equal to 10 km, did not have a family history of HIV/AIDS, did not have a history of other diseases and therapy treatments other than ARV and mostly experienced side effects

    Optimisasi Analisis Pelaksanan Pelaporan Pasien Menggunakan Sistem Informasi Rumah Sakit( SIRS) Online di Rumah Sakit Sentra Medika Sanggau Tahun 2023

    Full text link
    Hospital Information System is the collection, processing and presentation of hospital data throughout Indonesia. The purpose of this study was to determine the percentage of patients for the period 2022-2023 and to determine the factors that influence the implementation of patient reporting using the Online Hospital Information System (SIRS) at Sanggau Medika Center Hospital. This type of research is descriptive with a qualitative approach that aims to determine the implementation of patient reporting using the online Hospital Information System (SIRS). The results of this study are seen from the human factor, the number of officers is still lacking with the number of officers only two people. Method, there is no standard operating procedure regarding patient reporting using the Online Hospital Information System (SIRS). Machines, networks that are experiencing problems. Material, the absence of a hospital management information system has a direct impact on the effectiveness and efficiency of staff work. In conclusion, the utilization of the Online Hospital Information System (SIRS) application at Sanggau Medika Center Hospital is quite good but still not optimal, because the number of officers is still limited and the available facilities cannot fully support the utilization of the Online Hospital Information System (SIRS) in patient reporting.Sistem Informasi Rumah Sakit merupakan pengumpulan, pengolahan dan penyajian data rumah sakit di seluruh Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui presentase pasien periode 2022-2023 dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pelaporan pasien menggunakan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) Online di RSUD Sanggau Medika Center. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pelaporan pasien menggunakan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) online. Hasil penelitian ini dilihat dari faktor manusia, jumlah petugas masih kurang dengan jumlah petugas hanya dua orang. Metode, belum adanya prosedur operasional baku mengenai pelaporan pasien menggunakan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) Online. Mesin, jaringan yang mengalami kendala. Material, belum adanya sistem informasi manajemen rumah sakit berdampak langsung terhadap efektifitas dan efisiensi kerja staf. Kesimpulannya, pemanfaatan aplikasi Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) Online di RSUD Sanggau Medika Center sudah cukup baik namun masih belum optimal, dikarenakan jumlah petugas masih terbatas dan fasilitas yang tersedia belum dapat mendukung sepenuhnya pemanfaatan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) Online dalam pelaporan pasien

    Effectiveness of Kinesiotaping in Reducing Low Back Pain among Elderly Individuals

    No full text
    Background Low Back Pain (LBP) is a musculoskeletal disorder characterized by discomfort in the lower back region, sometimes accompanied by radiating pain to the lower extremities. LBP is common in individuals aged over 35 years due to degenerative changes such as tissue damage and decreased intervertebral fluid, which reduce spinal and muscular stability. In elderly populations (>60 years), reduced muscle strength exacerbates LBP symptoms, significantly impairing daily function. Kinesiotaping is a physiotherapy technique used to improve musculoskeletal function and support natural healing, including in cases of LBP. Objective This study aimed to determine the effectiveness of kinesiotaping in reducing LBP symptoms among elderly individuals. Methods A quantitative descriptive approach with a one-group pretest–posttest design was employed. The study was conducted at Car Free Day (CFD) Colomadu, Karanganyar Regency, Central Java, in July 2024. A total of 40 elderly participants were recruited. Data were collected using the Keele Start Back Screening Tool questionnaire. Results Among the 40 elderly participants (62.5% female), most experienced LBP classified as minimal disability (50.0%). Post-intervention assessments showed improvements in pain scores, suggesting a positive effect of kinesiotaping on LBP symptoms. Conclusion Kinesiotaping appears to be an effective intervention for reducing low back pain in elderly individuals, particularly in those with minimal functional disability

    Hubungan Komunikasi Keluarga terhadap Kekambuhan Pasien Skizofrenia di Wilayah Puskesmas Kota Samarinda

    No full text
    Latar Belakang: Penderita skizofrenia sering mengalami delusi, seperti mendengar suara tanpa stimulus eksternal (halusinasi auditori), meyakini diri sebagai Tuhan, menyakiti orang lain, serta menarik diri dari interaksi sosial. Salah satu faktor penting yang memengaruhi kekambuhan adalah komunikasi dalam keluarga. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara komunikasi keluarga dan tingkat kekambuhan pada individu dengan skizofrenia. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan metode korelasional deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah Family Communication Scale (FCS) versi terjemahan Bahasa Indonesia untuk mengukur komunikasi keluarga, serta Brief Psychiatric Rating Scale (BPRS) versi Bahasa Indonesia untuk mengukur tingkat kekambuhan. Sampel sebanyak 258 responden dipilih dari total populasi 781 pasien skizofrenia di wilayah kerja Puskesmas Kota Samarinda, menggunakan teknik cluster random sampling. Hasil: Hasil analisis statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara komunikasi keluarga dan tingkat kekambuhan pasien skizofrenia, dengan nilai p = 0,000 (< 0,05). Kesimpulan: Komunikasi keluarga berhubungan signifikan dengan kekambuhan pasien skizofrenia. Oleh karena itu, disarankan agar layanan kesehatan di Kota Samarinda membentuk forum dukungan keluarga penderita skizofrenia, misalnya melalui grup media sosial seperti WhatsApp dan penyediaan layanan call center khusus sebagai sarana komunikasi, edukasi, dan dukungan berkelanjutan

    Pengaruh Bully Terhadap Kesehatan Mental pada Remaja: Analisis Bibliometrik

    No full text
    Latar Belakang: Perundungan merupakan perilaku berulang yang ditujukan kepada individu yang tidak mampu membela diri, dengan dampak negatif signifikan terhadap penyesuaian psikologis dan sosial remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh perundungan terhadap kesehatan mental remaja melalui analisis bibliometrik. Metode: Data dikumpulkan dari basis data Scopus pada November 2024 menggunakan kata kunci TITLE-ABS-KEY ("mental health" AND bullying AND adolescent) dengan rentang publikasi 2019–2024. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak VOSviewer 1.6 dan fitur Analyze Results untuk memvisualisasikan serta menganalisis kata atau frasa pada judul dan abstrak artikel. Hasil: Dari 1.098 artikel yang dianalisis, jumlah publikasi menunjukkan fluktuasi signifikan pada periode 2021–2023. Amerika Serikat menjadi negara dengan publikasi terbanyak, sedangkan Yen, C.F., merupakan penulis paling produktif dengan 12 artikel. Sebanyak 91% dokumen berupa artikel penelitian dan 9% merupakan ulasan. Analisis bibliometrik mengidentifikasi lima cluster utama, dengan kata kunci dominan meliputi bullying victimization, risk factor, youth, dan adolescents. Kesimpulan: Publikasi terkait dampak perundungan terhadap kesehatan mental remaja pada 2019–2024 mengalami tren fluktuatif, dengan dominasi publikasi oleh Amerika Serikat dan kontribusi signifikan dari penulis Yen, C.F

    SOSIALISASI PENTINGNYA GERMAS DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN LINGKUNGAN

    No full text
    This research focuses on the implementation of the Healthy Living Community Movement (Germas) in the Pulau Atas Subdistrict community of Samarinda City. Germas represents a systematic and planned collective effort aimed at enhancing the quality of life by promoting healthy behaviors. Using a quantitative descriptive research design and incidental sampling techniques for respondent selection, the study is scheduled for May 2023. The study primarily addresses Germas's role in fostering a healthier environment, encompassing waste management, water quality, and sanitation. Through community surveys and observations, the research aims to assess Germas practices and awareness, identifying implementation challenges and opportunities. The research output is expected to yield valuable insights into the effectiveness of Germas initiatives in promoting a healthier environment. Data collection involves surveys and observations within the Pulau Atas Subdistrict community, with subsequent analysis to gauge Germas awareness and implementation levels among residents. The findings will illuminate the current status of Germas in the community, emphasizing areas for improvement and potential interventions. In conclusion, this research enhances Germas understanding and promotes a healthier environment by evaluating practices and awareness, providing recommendations for Pulau Atas Subdistrict, Samarinda Cit

    PEMBENTUKAN DAN OPTIMALISASI PERAN KADER MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA PONGOK BANGKA SELATAN

    No full text
    The problem that occurs in the Pongok Community is the lack of awareness and knowledge of the Pongok village community regarding the disposal and management of household waste. The community disposes of rubbish by throwing it into the sea and burning it. Village cadres have not yet been formed for waste management in Pongok village. There are health impacts from the effects of burning rubbish such as respiratory diseases and problems with the fetus during pregnancy. The target of this activity is Pongok community cadres, and the outcome is that the cadres are expected to be able to make household waste management more useful. The method used in this service is to increase cadres' knowledge and demonstrate the management of household waste that can be recycled, so that it can change people's behavior. The method used in this service is a health education approach, training and cadre formation. The results of the evaluation and monitoring of the activities that have been carried out show positive results, namely increasing cadres' knowledge about household waste management and cadres being able to turn household waste into liquid organic fertilizer (POC

    HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KELINCAHAN (AGILITY) PADA PEMAIN BASKET ANAK USIA 9 – 12 TAHUN

    Full text link
    Latar Belakang: Kelincahan adalah kemampuan untuk merubah arah dan posisi tubuh dengan cepat dalam keadaan bergerak, tanpa kehilangan keseimbangan dan  merupakan salah satu faktor yang penting dalam olahraga basket, dalam menghindari pemain lawan agar tidak terjadi benturan yang dapat menyebabkan terjadinya cedera. Pemain basket anak usia 9-12 tahun memerlukan asupan gizi, karena pemain yang masih dalam massa pertumbuhan dan dapat membantu perkembangan massa otot, akan tetapi asupan gizi yang tidak seimbangan dapat menjadi penyebab terjadinya penurunan kelincahan karena adanya beban ekstra atau kekurangan gizi yang dapat membuat pemain mengalami kesulitan bergerak atau mudah mengalami kelelahan. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan indeks massa tubuh dengan kelincahan pemain basket anak usia 9-12 tahun. Metode Penelitian: Jenis penelitian dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Pengukuran status gizi menggunakan rumus IMT/U dan untuk  kelincahan menggunakan Illinois agility run test.  Hasil Penelitian: Berdasrkan uji Chi Square  Menunjukkan bahwa hasil p = 0,049 (< 0,05)  yang menunjukkan terdapat hubungan terhadap status gizi dengan kelincahan pemain basket. Kesimpulan: terdapat hubungan antara status gizi dengan kelincahan pemain basket usia 9-12 tahu

    HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN DERAJAT DISMENORE PADA MAHASISWA SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN NASIONAL SURAKARTA

    Full text link
    Latar Belakang : Menstruasi merupakan proses meluruhnya endometrium yang menyebabkan keluarnya darah dari vagina akibat sel telur yang tidak dibuahi. Sebagian wanita merasakan nyeri saat menstruasi. Rasa sakit atau biasa disebut dismenore disebabkan oleh berlebihnya prostaglandin yang keluar sehingga menyebabkan vasokontriksi dan kontraksi rahim yang menimbulkan rasa sakit. IMT adalah faktor yang relevan karena kelebihan lemak dapat meningkatkan produksi prostaglandin yang merupakan penyebab dismenore. Tujuan Penelitian: Untuk melihat apakah ada hubungan IMT dengan derajat dismenore. Metode Penelitian: Studi ini menggunakan metode observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sebelumnya, peneliti sudah mengajukan ethical clearance dan disetujui serta layak etik dengan nomor 100/EC/KEPK/VI/2024. Populasi penelitian ini sebanyak 565 orang dan sampel sebanyak 203 mahasiswa berdasarkan kriteria inklusi eksklusi, dengan cara membagikan kuesioner WaLLID Score. Selanjutnya mengukur TB dan BB untuk mengetahui IMT. Pengolahan data menggunakan SPSS 25 yaitu Chi Square. Hasil Penelitian: Sebagian besar mahasiswa dengan IMT normal mencapai 47,3%, sedangkan yang mengalami dismenore sedang sebesar 27,6%. Hasil analisis Chi-Square menunjukkan nilai p-value = 0,000, yang mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan antara IMT dan tingkat keparahan dismenore pada mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional. Kesimpulan: Terdapat korelasi antara indeks massa tubuh (IMT) dan tingkat keparahan dismenore pada mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional

    Analisis dan Pengujian Kerentanan Website Menggunakan OWASP ZAP

    Full text link
    Penggunaan internet sedang meningkat, dengan situs web seperti mesin pencari, e-commerce, media sosial, dan portal berita yang sering diakses. Namun, situs web ini sering memiliki celah keamanan yang dapat dieksploitasi untuk ancaman siber. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan web terhadap serangan siber dan memastikan pengalaman pengguna yang lebih aman, lebih andal dan data pengguna terlindungi. OWASP ZAP adalah alat keamanan yang banyak digunakan yang membantu organisasi mengidentifikasi dan mengatasi kerentanan dalam aplikasi web. Alat ini menawarkan fitur seperti pemindaian otomatis, kemampuan pengujian manual, dan fungsionalitas pelaporan yang komprehensif. Analisis kerentanan berbasis OWASP ZAP membantu mengidentifikasi tingkat keamanan aplikasi web melalui metode pemindaian pasif dan aktif, mendeteksi celah keamanan seperti injeksi SQL, skrip lintas situs, dan konfigurasi yang tidak aman. Temuan kerentanan seperti A01, A03, A04, A05, A06, A08, dan A09 yang mencakup ancaman seperti Cross-Site Scripting (XSS), Clickjacking, dan Man-in-the-Middle menyoroti pentingnya penerapan langkah-langkah mitigasi untuk melindungi keamanan situs web. Penerapan solusi seperti konfigurasi header keamanan (CSP, HSTS, dan X-Frame Options) serta perlindungan terhadap data sensitif sangat penting untuk mencegah eksploitasi. Sehingga dalam pencegahannya diperlukan penerapan protokol enkripsi, pembaruan perangkat lunak secara berkala, pelaksanaan penilaian kerentanan, dan pelatihan karyawan tentang praktik terbaik keamanan siber  Penggunaan internet sedang meningkat, dengan situs web seperti mesin pencari, e-commerce, media sosial, dan portal berita yang sering diakses. Namun, situs web ini sering memiliki celah keamanan yang dapat dieksploitasi untuk ancaman siber. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan web terhadap serangan siber dan memastikan pengalaman pengguna yang lebih aman, lebih andal dan data pengguna terlindungi. OWASP ZAP adalah alat keamanan yang banyak digunakan yang membantu organisasi mengidentifikasi dan mengatasi kerentanan dalam aplikasi web. Alat ini menawarkan fitur seperti pemindaian otomatis, kemampuan pengujian manual, dan fungsionalitas pelaporan yang komprehensif. Analisis kerentanan berbasis OWASP ZAP membantu mengidentifikasi tingkat keamanan aplikasi web melalui metode pemindaian pasif dan aktif, mendeteksi celah keamanan seperti injeksi SQL, skrip lintas situs, dan konfigurasi yang tidak aman. Temuan kerentanan seperti A01, A03, A04, A05, A06, A08, dan A09 yang mencakup ancaman seperti Cross-Site Scripting (XSS), Clickjacking, dan Man-in-the-Middle menyoroti pentingnya penerapan langkah-langkah mitigasi untuk melindungi keamanan situs web. Penerapan solusi seperti konfigurasi header keamanan (CSP, HSTS, dan X-Frame Options) serta perlindungan terhadap data sensitif sangat penting untuk mencegah eksploitasi. Sehingga dalam pencegahannya diperlukan penerapan protokol enkripsi, pembaruan perangkat lunak secara berkala, pelaksanaan penilaian kerentanan, dan pelatihan karyawan tentang praktik terbaik keamanan siber

    620

    full texts

    733

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas 'Aisyiyah Surakarta Online Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇