Universitas 'Aisyiyah Surakarta Online Journals
Not a member yet
    733 research outputs found

    KOMPRES HANGAT ATASI NYERI PADA PETANI PENDERITA NYERI PUNGGUNG BAWAH DIKELURAHAN CANDI KECAMATAN AMPEL KABUPATEN BOYOLALI

    Get PDF
    Latar Belakang : Nyeri Punggung Bawah adalahj nyeri yang dirasakan daerah punggung bawah. Nyeri punggung bawah terjadi karena sikap kebiasaan seseorang seperti duduk, berdiri, membungkuk yang terlalu lama. Tujuan : mengetahui pengaruh kompres hangat terhadap penurunan nyeri pada petani penderita nyeri punggung bawah. Metode : metode penelitian adalah Pre Experimen, pendektan One Group Pre Test-post Test. Sampel adalah petani penderita nyeri punggung bawah sebanyak 30 orang dengan teknik porposive sampling. Instrumen ini menggunakan lembar obsevasi skala nyeri. analisa data menggunakan uji Wilcoxon Mact Pairs Test. Hasil : Sebagian petani sebelum melakukan kompres hangat mengalami nyeri sedang. Sebagian besar petani sudah melakukan kompres hangat mengalami nyeri ringan. Dari hasil analisa bivariat diperoleh nilai z hitung sebesar 5,166 dengan angka signifikan (p) 0,000. Berdasarkan hasil tersebut diketahui z hitung (5,166) > z tabel (1,96) sehingga ada pengaruh signifikan pemberian kompres hangatterhadap penurunan nyeri pada petani penderita nyeri punggung bawah. Kesimpulan : terdapat pengaruh kompres hangat terhadap penurunan nyeri pada petani penderita nyeri punggung bawah.Kata Kunci : Kompres hangat, Nyeri punggung bawah, Skala nyer

    UPAYA MENINGKATKAN KEBERSIHAN GENETALIA REMAJA PUTRI UNTUK MENCEGAH KEJADIAN FLOUR ALBUS DI SMA MUHAMMADIYAH KALIREJO LAMPUNG TENGAH

    No full text
    Keputihan merupakan masalah yang menjadi persoalan kaum wanita. Mereka terkadang menganggap ringan persoalan tersebut, padahal keputihan jika tidak ditangani akan menyebabkan kemandulan, hamil di luar kandungan, dan manifestasi gejala dari semua penyakit reproduksi.Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan perilaku menjaga kebersihan alat genetalia dengan kejadian flour albus di SMA Muhammadiyah Kalirejo. Metode: Penelitian ini menggunakan desain survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah siswi kelas X dan XI sebanyak 64 orang, menggunakan tehnik sampel total sampling. Analisis menggunakan uji Chi square dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil: Hasil analisis bivariat pada penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian flour albus diperoleh nilai (p= 0,01) dan ada hubungan antara perilaku menjaga kebersihan genetalia dengan kejadian flour albus diperoleh nilai (p= 0,00). Simpulan: pengetahuan dan perilaku menjaga kebersihan genetalia berhubungan signifikan terhadap kejadian flour albu

    KESESUAIAN FAKTOR PELAYANAN KONTRASEPSI AKDR OLEH BIDAN TERHADAP PELAKSANAAN SOP DI PUSKESMAS KOTA SEMARANG

    No full text
    Berdasarkan data Bapermasper dan KB terjadi peningkatan akseptor AKDR 2,77% dari tahun 2011 – 2012, namun masih ditemukan bidan tidak menerapkan pelayanan AKDR sesuai SOP (10%), bidan tidak melakukan konseling(15%) dan bidan tidak menerapkan pencegahan infeksi sesuai prosedur (20%). Selain dari bidannya berdasarkan wawancara dengan pemegang program, bidan sudah dilatih dan disupervisi masih ada laporan tentang permasalahan bahwa bidan dalam melakukan pelayanan tidak sesuai SOP (10%). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesesuaian faktor  pelayanan kontrasepsi AKDR oleh bidan terhadap pelaksanaan SOP di puskesmas kota Semarang. Metode Penelitian dan Subyek penelitian: penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket. Variabel bebas adalah umur bidan, masa kerja, pengetahuan, supervisi yang diterima dan variabel terikat adalah pelayanan AKDR. Subyek penelitian adalah 81 bidan puskesmas. Analisis data dilakukan secara uni variat (distribusi frekuensi tabel) analisis bivariat (tabel dan uji statistik chi quere). Hasil penelitian:pada penelitian ini didapatkan umur responden dengan umur ≤ 35 tahun (61,3 %,) dengan rata-rata 36,6 tahun, masa kerja ≥ 10 tahun ( 58,3 %,) rata-rata masa kerja 12 tahun, untuk pengetahuan  baik  (54.3%) supervisi baik (56.8%) pelayanan AKDR baik (51.9%).  Analisis bivariat didapatkan umur bidan ( p = 0.102 ), masa kerja ( p = 0.237) berarti  tidak ada hubungan  dengan pelayanan AKDR sesuai SOP, sedangkan pengetahuan ( p = 0.001) dan supervisi ( p = 0.0001) berarti ada hubungan dengan pelayanan AKDR sesuai SOP. Simpulan: faktor pengetahuan bidan dan supervisi dari DKK Semarang berpengaruh secara signifikan terhadap kesesuaian pelayanan AKDR Bidan dengan pelaksanaan SO

    KARAKTERISTIK RESPONDEN YANG MENGALAMI ATONIA UTERI DI RSUD SUKOHARJO

    Get PDF
    Latar belakang : data WHO menunjukan 25% kematian meternal disebabkan oleh pendarahan post partum dan diperkirakan 100.000 kematian maternal tiap tahunnya disebabkan oleh pendarahan post partum pada masa nifas. Angka kemitia Ibu (AKI) memang terus menunjukan tren menurun namun tidak signifikan. Hasil SDKI 2007 menunjukan AKI sebesar 228 per 100.000, namun masih diperlukan upaya-upaya prefentif agar AKI bisa ditekan. Pendarahan Pos Partum tersebut paling banyak diakibatkan oleh atonia uteri. Berdasarkan fenomena diatas peneliti tertarik untuk meneliti lebih lanjut tentang karakteristik responden yang mengalami atonia uteri di RSUD Sukoharjo. Tujuan penelitian : mendapatkan gambaran karakteristik responden yang mengalami atonia uteri meliputi karakteristik umur ibu saat melahirkan, paritas, lama persalinan, jarak persalinan terakhir dan bayi yang dilahirkan. Metode penelitian : Observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu bersalin yang mengalami utonia uteri. Pengumpulan data mengunakan data sekunder dengan kreteria inklusi rekam medik yang meliputi data diri pasien dan catatan persalinan pasien lengkap. Analisis data yang digunakan adalah  analisis univariat. Hasil penelitian : Menunjukan bahwa sebagian besar Ibu yang mengalami utonia uteri berumur antara 20-35 tahun, multiparitas, lama persalionan lebih dari 24 jam, jarak persalinan terakhir kurang dari 2 Tahun,dan berat badan bayi yang dilahirkan antara 2500-400 gram. Simpulan : kejadian atonia uteri masih didominasi oleh penyebab-penyebab klasik pendarahan.Kata Kunci : karakteristik responden, atonia uter

    PEGETAHUAN COPING NYERI PERSALINAN IBU HAMIL TRIMESTER III DI BPS ERRY BOYOLALI

    No full text
    Latar Belakang : Pengetahuan tentang comping nyeri persalinan bagi ibu hamil sangat penting, hal ini sebagai upaya persiapan menghadapi persalinan. Sebagai Ibu hamil menganggap bahwa proses persalinan identik dengan suatu yang menyakitkan, yang disebabkan oleh rasa nyeri yang timbul karena proses persalinan. Akibat nyeri persalinan dapat berdampak pada perubahan pada tingkah laku yang merugikan, ibu menjadi cemas dan hiperaktif, sehingga otot menjadi tegang dan meningkatkan kelelahan pada ibu. Dampak kelelahan dan ketegangan otot akan menyebabkan inersia uteri, kala satu lama, atau ibu tidak kuat meneran dikala II Tujuan : Mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil Trimester III tentang coping nyeri persalinan. Metode : deskriptif kuantitatif, populasi ibu hamil TM III, jumlah sampel 50 Hasil : responden dengan pengetahuan baik 5 orang (10%), pengetahuan cukup 14 orang (28%), pengetahuan kurang dari 31 orang (62%) Kesimpulan : mayoritas pengetahuan responden kurang.Kata Kunci : pengetahuan, nyeri persalina

    TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK PRASEKOLAH YANG MENGALAMI HOSPITALISASI BERHUBUNGAN DENGAN PERUBAHAN POLA TIDUR DI RSUD KARANGANYAR

    Get PDF
    Tidur merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang berfungsi untuk mengembalikan keseimbangan fungsi normal dari tubuh, sehingga akan berpengaruh pada proses penyembuhan dan pemulihan dari kondisi sakit. Seseorang yang sakit dan dirawat di rumah sakit seharusnya mengalami peningkatan tidur akan tetapi kenyataannya seseorang kekurangan tidur. Tujuan; Mengetahui hubungan tingkat kecemasan pada anak prasekolah yang mengalami hospitalisasi dengan perubahan pola tidur di RSUD Karanganyar. Metode; Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan metode pendekatan cross sectional dengan sampel anak prasekolah yang mengalami rawat inap sejumlah 90. Pengukuran menggunakan instrumen yang sudah di uji validitas dan analisa data menggunakan KR-20. Hasil; Tingkat kecemasan anak prasekolah yang mengalami hospitalisasi menunjukkan distribusi tertinggi tingkat kecemasan berat (61,1%), pola tidur anak prasekolah yang mengalami hospitalisasi menunjukkan distribusi tertinggi pola tidur buruk (57,8%), uji hipotesis menggunakan Korelasi Kendal tau dengan hasil sebesar 0,443 dengan tanda positif dan p (0.00) < (0,05). Berdasarkan hasil uji tersebut maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga menunjukkan ada hubungan antara tingkat kecemasan pada anak prasekolah yang mengalami hospitalisasi dengan perubahan pola tidur di RSUD Karanganyar. Kesimpulan; Terdapat hubungan antara tingkat kecemasan pada anak prasekolah yang mengalami hospitalisasi dengan perubahan pola tidur di RSUD Karanganya

    ANALISA PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANEMIA DENGAN KEPATUHAN MENGKONSUMSI TABLET ZAT BESI

    Get PDF
    Latar Belakang: Menurut Depkes RI, di Indonesia terdapat (67%) ibu hamil mengalami anemia. Berdasarkan ketetapan WHO, anemia bumil di Indonesia sangat bervariasi, yaitu: 1) Normal jika Hb 11 gr%, 2) Anemia ringan jika Hb 9-10 gr%, 3) Anemia sedang jika Hb 7-9 gr%, 4) Anemia berat jika Hb 5-7 gr%. Anemia defiensi besi pada ibu hamil merupakan salah satu masalah gizi yang paling banyak dijumpai di Indonesia. Mengingat bahaya anemia pada ibu hamil dan janin, maka berbagai upaya pencegahan terhadap anemia  telah dilakukan, antara lain dengan penyelenggaraan program Suplementasi di Indonesia, dimana setiap ibu hamil mendapatkan 90 tablet zat besi folat yang harus diminum setiap hari sejak bulan ketujuh kehamilan. Tujuan: Menganalisa  hubungan  tingkat pengetahuan  ibu  hamil  tentang  anemia  dengan  kepatuhan mengkonsumsi tablet zat besi di Puskesmas Simo Boyolali. Metode: Penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni-Agustus 2013. Populasinya adalah ibu hamil TM II keatas, dengan responden 35 . Hasil: diperoleh c2 hitung > c2tabel (10,638 > 5,991) maka diputuskan untuk menolak Ho dan Ha diterima. Simpulan: Ada hubungan antara pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet zat besi.Kata Kunci: Pengetahuan, Kepatuhan ,Tablet Zat Bes

    FAKTOR-FAKTOR DETERMINAN DETEKSI DINI KANKER SERVIKS MELALUI METODE PAP SMEAR PADA PASANGAN USIA SUBUR (PUS)

    Get PDF
    Deteksi dini kanker seviks melalui metode pap smear merupakan pemeriksaan yang bertujuan untuk menemukan lesi prakanker yang bila mendapat penataksanaan yang tepat dapat mencegah terjadinya kanker serviks. Rendahnya skrinning kanker serviks (Pap smear) disebabkan oleh terbatasnya akses skrinning dan pengobatan dan kurangnya informasi dan pelayanan terhadap penyakit kanker serviks karena tingkat ekonomi rendah dan tingkat pengetahuan wanita yang kurang tentang pap smear. Tujuan penelitian  ini adalah untuk mengetahui  faktor-faktor determinan deteksi dini kanker serviks melalui metode pap smear pada Pasangan Usia Subur (PUS) di Kelurahan Potrobangsan Wilayah Kerja Puskesmas Magelang Utara Kota Magelang Tahun 2014. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah seluruh PUS di Kelurahan Potrobangsan yaitu sejumlah 1069 PUS. Total sampel  yang  diteliti  sebanyak  107 PUS  dengan  teknik  pengambilan  sampel  berupa  teknik proporsional random sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Contingency Coeffissien. Berdasarkan  hasil  penelitian dapat  disimpulkan  bahwa ada hubungan  tingkat  pengetahuan deteksi dini kanker serviks melalui metode smear (p value = 0,000), ada hubungan akses skrinning dengan deteksi dini kanker serviks melalui metode smear (p value = 0,000)ada hubungan status ekonomi dengan deteksi dini kanker serviks melalui metode pap smear (p value=0,044), ada hubungan dukungan petugas kesehatan dengan deteksi dini kanker serviks melalui metode smear (p value = 0,000). Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan cakupan deteksi dini kanker serviks melalui metode pap smear.Kata kunci :  tingkat pengetahuan, akses skrinning, status ekonomi, dukungan petugas kesehatan, pap smea

    KARAKTERISTIK AKSEPTOR KONTRASEPSI SUNTIK DMPA DI DESA GRINGGING, SAMBUNGMACAN, SRAGEN

    Get PDF
    Latar  belakang: Akseptor kontrasepsi suntik di Indonesia menempati urutan pertama, dalam penggunaan kontrasepsi suntik petugas kesehatan harus menjelaskan efektifitas, keuntungan, kerugian, indikasi dan kontraindikasi pada calon akseptor KB suntik. Efektifias kontrasepsi suntik adalah (99%) dan (100%) dalam mencegah kehamilan. Hasil Survey Demografi dan Kependudukan Indonesia (SDKI) di Jawa Tengah pada tahun 2007, menunjukkan bahwa pemakaian kontrasepsi suntik adalah cara yang paling umum dipakai oleh wanita.Tujuan penelitian: Untuk mengetahui gambaran karakteristik akseptor kontrasepsi suntik DMPA di Desa Gringging, Sambungmacan, Sragen. Metode penelitian: Dengan menggunakan observasional deskriptif. Rumus analisa data yang digunakan adalah distribusi frekuensi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling pada 36 responden akseptor suntik DMPA. Hasil penelitian: Karakteristik akseptor suntik DMPA sebagian besar usia 20-35 tahun, berpendidikan dasar, pekerjaan petani, penghasilan < Rp.500.000, mempunyai dua anak atau lebih, umur anak terkecil dua tahun atau lebih dan lama penggunaan kontrasepsi kurang dari dua tahun atau lebih dari dua tahun adalah sama. Simpulan: Mayoritas responden adalah usia reproduksi yaitu umur 20-35 tahun, berpendidikan rendah, status sosial cukup , mempunyai dua anak atau lebih, umur anak terkecil dua tahun atau lebih dan lama penggunaan kontrasepsi kurang dari dua tahun atau lebih dari dua tahun adalah sama. Kata Kunci: Kontrasepsi, Suntik, DMP

    PELAKSANAAN PELAYANAN KEBIDANAN KOMPLEMENTER PADA BIDAN PRAKTEK MANDIRI DI KABUPATEN KLATEN

    Get PDF
    Latar Belakang: Paradigma pelayanan kebidanan saat ini telah mengalami pergeseran. Selama satu dekade ini, asuhan kebidanan dilaksanakan dengan mengkombinasikan pelayanan kebidanan konvensional dan komplementer, serta telah menjadi bagian penting dari praktek kebidanan (Harding & Foureur, 2009). Walaupun di Indonesia belum ada Undang-Undang yang mengatur secara khusus tentang pelaksanaan pelayanan kebidanan komplementer, namun penyelenggaraan pengobatan komplementer secara umum telah diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan No.1109/Menkes/Per/IX/2007 tentang pengobatan komplementer-alternatif. Tujuan: untuk mengetahui pelaksanaan pelayanan kebidanan komplementer pada Bidan Praktek Mandiri (BPM) di kabupaten Klaten. Metode: Survey, jenis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bidan yang melaksanakan praktek kebidanan secara mandiri di wilayah kabupaten Klaten sejumlah 516 bidan. Pengambilan sampel secara purposive, didapatkan jumlah sampel sebanyak 181 responden. Data dianalisis dan disajikan secara kuantitatif dalam bentuk distribusi frekuensi, dan kualitatif menggunakan model interactive menurut Miles dan Huberman dalam Sugiyono (2013). Hasil: Pelayanan kebidanan komplementer dilakukan oleh 14.4% responden. Sebagian besar responden berusia 36-45 tahun (59.7%), menempuh pendidikan bidan pada tingkatan Diploma III Kebidanan (68.5%), menjalankan praktek mandiri selama ≤10 tahun (43.1%), belum pernah mengikuti seminar/pelatihan tentang pelayanan kebidanan komplementer (86.2%), dan memiliki pengetahuan yang cukup tentang pelaksanaan pelayanan kebidanan komplementer (50.8%). Jenis pelayanan yang paling banyak dilakukan adalah pijat (80.8%), dilanjutkan hipnoterapi (15.5%), acupressure (15.5%), penggunaan obat herbal/ramuan tradisional sebagai pelengkap obat konvensional (11.5%), dan yoga (3.8%). Kata Kunci: terapi komplementer, pelayanan kebidanan, bidan praktek mandiri

    620

    full texts

    733

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas 'Aisyiyah Surakarta Online Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇