Universitas 'Aisyiyah Surakarta Online Journals
Not a member yet
    733 research outputs found

    PENGETAHUAN IBU PADA PENATALAKSANAAN BBLR DI RSUD DR. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA

    Get PDF
    Bayi berat badan lahir rendah (BBLR) adalah bayi lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram, Jumlah BBLR di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya (2016) diketahui pada bulan Januari 2015–Maret 2016 adalah 202 kejadian. Dampak dari BBLR akan terjadi gangguan pernafasan, gangguan nutrisi dan mudah terkena infeksi. Tujuan Peneitian : Mengetahui pengetahuan ibu pada penatalaksanaan BBLR di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya 2016. Metode. Metode menggunakan deskriptif. Populasi adalah ibu yang melahirkan BBLR sebanyak 35 responden dengan tehnik accidental sampling. Hasil. Penelitian menunjukkan pengetahuan penatalaksanaan BBLR baik sebanyak 1 orang (2,9%), cukup sebanyak 11 orang (31,4%), dan kurang sebanyak 23 orang (65,7%). Simpulan. Pengetahuan ibu pada penatalaksaan termoregulasi didapatkan hasil kurang dari 24 orang (68,6%) penatalaksanaan nutrisi sebanyak 20 orang (57,1%), pencegahan infeksi kurang dari 21 orang (60,0%), dan pengetahuan ibu kurang dari 23 orang (65,7%)

    UPAYA MENCEGAH EFEK SAMPING PENGGUNAAN KONTRASEPSI DEPO PROGESTIN DENGAN EKSTRAK TEH HIJAU

    Get PDF
    Kontrasepsi injeksi lebih banyak digunakan di masyarakat  adalah suntikan Depo-medroxiprogesteron Asetat (DMPA) atau lebih dikenal sebagai Depo progestin. Penggunaan Depo Progestin jangka panjang dapat menyebabkan efek peningkatan berat badan melalui akumulasi lemak visceral dan perubahan kadar hormon leptin. Diperlukan suplemen untuk mencegah efek samping dari penggunaan kontrasepsi dengan menggunakan teh hijau. Teh hijau bermanfaat sebagai anti-inflamasi dan anti-proliferasi, potensi untuk menurunkan berat badan. Tujuan: membuktikan ekstrak teh hijau dalam menurunkan jumlah lemak viseral dan menurunkan kadar leptin pada tikus putih (Rattus norvegicus wistar) yang dipapar kontrasepsi suntik Depo Progestin. Metode: Experimental laboratorik dengan post test only control group design. Sampel Rattus norvegicus Wistar 25 ekor, dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok kontrol negatif (di suntik aquades 0,2ml/minggu), kontrol positif (disuntik Depo Progestin 2,7 mg/minggu), kelompok perlakuan I (disuntik Depo Progestin 2,7 mg dan disonde ekstrak teh hijau dosis 10,8 mg/hari), kelompok perlakuan II (disuntik Depo Progestin 2,7mg dan disonde ekstrak teh hijau dosis 21,6 mg/tikus), kelompok perlakuan III (disuntik Depo Progestin 2,7 mg dan disonde ekstrak teh hijau dosis 43.2 mg/hari). Tikus diadaptasi selama 7 hari dan diberi perlakuan selama 28 hari. Hasil: Uji ANOVA  efek ekstrak teh hijau pada berat lemak visceral diperoleh p-value 0,304 lebih besar dari α = 0,05 (p> 0,05). pengujian Anova efek ekstrak teh hijau pada leptin diperoleh p-value 0,000, lebih kecil dari α = 0,05 (p> 0,05). Korelasi Pearson Berat Lemak Viseral dengan Kadar Leptin, didapatkan koefisien korelasi sebesar 0.206 dengan p-value sebesar 0.322,  P-value lebih dari 0.05. Kesimpulan: Ekstrak teh hijau tidak berpengaruh terhadap berat lemak viseral namun berpengaruh menurunkan kadar leptin pada tikus putih yang dipapar Depo Progestin. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Berat Lemak Viseral dengan Kadar Lepti

    PENGARUH TERAPI PIJAT REFLEKSI KAKI TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI PRIMER

    Get PDF
    Hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi merupakan suatu gangguan pada pembuluh darah yang mengakibatkan penurunan suplai oksigen dan nutrisi.Penyakit ini menjadi salah satu masalah utama dalam dunia kesehatan masyarakat di Indonesia maupun dunia. Menurut catatan Badan Kesehatan Dunia WHO 2011 ada 1 milyar orang didunia menderita hipertensi dan 2/3 di antaranya berada dinegara berkembang. Diperkirakan sekitar 80% kenaikan kasus hipertensi terutama terjadi di negara berkembang pada tahun 2025 dari Jumlah total 639 juta di tahun 2000. Jumlah ini diperkirakan meningkat menjadi 1,15 miliar kasus ditahun 2025.Penelitian ini menggunakan metode Quasy Eskperiment dengan desain penelitian yang digunakan adalah pre-postest control one group designPopulasi pada penelitian ini adalah lansia yang tinggal di Panti Wredha Pajang Surakarta sebanyak 74 orang. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 11 orang untuk masing-masing kelompok intervensi dan kelompok kontrol, sehingga jumlah keseluruhan sampel adalah 22 responden.Hasil penelitian menunjukkanuji Mann Whitney untuk pengaruh terapi pijat refleksi kaki terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi primer sesudah diberikan perlakuan (post test) p value (0,000 < 0,05) ada perbedaan tekanan darah pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol sesudah diberikan perlakuan terapi pijat refleksi kaki.Terapi pijat refleksi sebagai salah satu terapi komplementer diharapkan mampu untukdiaplikasikan perawat dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertens

    PENINGKATAN PENGETAHUAN CARA MENYUSUN MENU SEIMBANG PADA ANAK USIA SEKOLAH DENGAN METODE DEMONSTRASI

    Get PDF
    Background : In this modern era, the need for is balanced nutrition and healthy food is not too important anymore. The main reason to eat quickly and look for food that also presented quickly without is seeing the nutrient content. In Indonesia, the Nutrition Adequacy Rate is still high (40.6%) of the population who consume foods with nutritional value below 70%, and are mostly found in school-aged children (41.2%). School-aged children can be at risk in nutrition problems. This can be due to the daily diet and the child's growth period. The target and outcome is 100% of the extension participants consisting of 4th grade students of SDN 2 Kerten Surakarta can improve their knowledge and understand about how to choose healthy snacks and able to prepare a balanced menu. Method of implementation: lectures and demonstrations. Result: students and students can mention the definition of healthy snacks, healthy snack benefits, unhealthy snack characteristics, healthy and unhealthy snacks, the impact of unhealthy snacks and can prepare a balanced menu. Conclusion: Students know about how to choose healthy snacks and able to mention healthy food, and able to arrange a balanced menu

    PENATALAKSANAAN TRANSPORTASI PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT

    Get PDF
    Kesalahan dalam pelaksanaan transportasi pasien dapat merugikan perawat, instansi terkait terutama pasien.Transportasi pasien kasus trauma maupun non trauma seharusnya dapat mencegah cedera atau tidak memperparah cedera. Penelitian ini bertujuan untuk emngidentifikasi penatalaksanaan transportasi pasien trauma dan non trauma di Instansi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di jawa barat. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain.Populasi pada penelitian yaitu pasien trauma dan non trauma disalah satu IGD RSUD Kabupaten di Jawa Barat Tahun 2016. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 responden.Teknik yang digunakan adalah accidental sampling.Instrumen penelitian berupa lembar observasi yang diisi oleh peneliti.Pengkategorian penatalaksanaan transportasi pasien trauma dan non trauma setiap variabel dikatakan sesuai standar prosedur operasional (SPO) jika semua prosedur dilakukan dan dikatakan tidak sesuai SPO jika salah satu atau lebih prosedur tidak dilakukan.Analisa univariat menggunakan perhitungan distribusi frekuensi.Hasil penelitian.Penatalaksanaan transportasi pasien tahap persiapan alat sejumlah 29 (72,5 %) responden melaksanakan sesuai SPO dan 11 (27,5 %) responden tidak sesuai SPO. Penatalaksanaan transportasi pasien tahap persiapan pasien sejumlah 32 (80%) responden melaksanakan sesuai SPO dan 8 (20%) responden tidak sesuai SPO. Penatalaksanaan transportasi pasien tahap pelaksanaan sejumlah 9 (22,5 %) responden melaksanakan sesuai SPO dan 31 (77,5 %) responden tidak sesuai SPO. Kesimpulan. Sebagian kecil petugas belum melakukan Penatalaksanaan transportasi sesuai SPO sehingga membahayakan pasien.Pihak rumah sakit lebih meningkatkan kualitas maupun kemampuan dalam transportasi pasien dengan memberian pelatihan kepada perawat sebaiknya secara berkala

    FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMANDIRIAN FISIK PADA PASIEN TUBERCULOSIS PARU

    Get PDF
    Latar Belakang : Tuberculosis adalah penyakit yang mematikan dan menular di dunia. Kasus baru ada 9 juta setiap tahunnya dan hampir mencapai 2 juta manusia pada kasus kematian. Indonesia menempati urutan ketiga jumlah kasus dengan jumlah sebesar 700 ribu kasus tuberculosis setelah India dan Cina.(WHO,2013). BKPM Magelang ada 399 pasien tuberculosis pada tahun 2015. Ada beberapa faktor penyebab kasus TB RR/TB MDR terus meningkat dilihat dari sisi pasien yaitu rendahnya kesadaran diri pasien untuk sembuh, dan rendahnya kepatuhan minum obat yang sering disebabkan adanya efek samping obat. Kesembuhan pasien tuberculosis membutuhkan waktu yang cukup lama, yang membuat pasien merasa jenuh dan bosan dalam menjalankannya. Kemandirian fisik perlu ditingkatkan pada pasien tuberculosis. Tujuan Penelitian : menganalisis faktor yang berpengaruh terhadap kemandirian fisik pasien Tuberculosis Paru. Metode Penelitian : deskriptif kuantitatif sampel diambil secara purposive sampling. Hasil penelitian : faktor jenis kelamin diperoleh nilai p=0,524 (p>0,05), faktor usia p=0,588 (p>0,05), faktor jarak rumah p=0,201 (p>0,05), pendapatan nilai p=0,688 (p>0,05), status pernikahan nilai p=1,000 (p>0,05), pekerjaan diperoleh nilai p=0,204 (p>0,05), pendidikan nilai p=0,529 (p>0,05) dan penyakit lain diperoleh nilai p=0,440 (p>0,05). Simpulan: Tidak ada faktor yang berhubungan pada kemandirian fisik TB Paru

    AKTIVITAS ANTIMIKROBA EKSTRAK ETANOL PELEPAH PISANG RAJA (Musa x paradisiaca L.) PADA BAKTERI Staphylococcus Auresus

    Get PDF
    Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kulit dan pelepah pisang mengandung senyawa flavonoid dan saponin, yang memilki aktifitas anti mikroba. Penelitian mengenai aktifitas anti mikroba ekstrak pelepah pisang raja belum pernah dilakukan. Peneilitan ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antimikroba ekstrak etanol pelepah pisang pada bakteri Staphylococcus aureus.Disain yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen, 500 gram pelepah pisang raja yang masih segar diekstraksi menggunakan etanol 70 %. Ekstrak kemudian dilakukan uji kualitatif untuk mengetahui ada tidaknya saponin dan flavonoid, dan dibuat variasi konsentrasi 12,5%, 25 %, 37,5 %, dan 50 % dengan air suling.. Kedalam tiap-tiap larutan tersebut direndamkan kertas cakaram ukuran 6 mm, selama 5 menit. Strain bakteri Staphylococus yang diperoleh dari laboratorium Biologi UGM, diinokulasi selam 24 jam dan ditanam pada media Nutrient Agar Plate (NPA) pada sebuah cawan petri. Kertas cakram yang sudah direndam ditutupkan cawan petri yang sudah dilakukan penanaman bakateri staphylococcus aureus, kemudian diinkubasi pada suhu 37 â—¦C selam 24 jam. Setelah inkubasi 24 jam kemudian dilakukan pengukuran zona hambat, yang ditandai warna bening disekeliling kertas cakram. Sebagai control negative digunakan air suling, dan sebagai control positif digunakan amoksilin 500 gr sebanyak 25 mg.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak pelepah pisang raja mengandung senyawa flavonoid dan saponin. Hasil pengujian aktifitas antimikroba ekstrak pelepah pisang pada bakteri Stapylococcus untuk konsentrasi 12, 5%, 25 %, 37,5 %, dan 50 % secar bertuut-turut adalah ; 16,3 mm, 20 mm, 23,66 mm dan 25,33 mm. Sedangkan zona hambat pada control negative dan positif secar berturut-turut adalh 0 mmm dan 26 mm.Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak pelepah pisang raja mengandung senyawa flavonoid dan saponin, yang memilki akitiftas antimikroba terhadap Staphylococcus aureus

    PEMANTAUAN TUMBUH KEMBANG ANAK MELALUI GIZI DAN POLA ASUH ANAK

    Get PDF
    In childhood, the process of growth and development happens very quickly. If food does not contain enough nutrients needed, and this situation lasts longer, it will cause changes in metabolism in the brain. This will result in the inability of the brain to function normally. In more severe and chronic conditions, nutritional deficiencies lead to aging body growth. The outcome target of community service is in the form of services aimed at improving the knowledge and participation of the community in monitoring the nutrition and growth of their children periodically. Method of implementation is done by counseling and question and answer. The results of this activity are held in Pulosari, Karangasem, Sroyo village on February 22, 2015, with the total number of 33 participants and the enthusiasm of the participants to follow the activities to completion. The conclusion of community service is the increase of knowledge and awareness as well as community participation related to nutrition and growth of their children

    SENAM REMATIK TINGKATKAN KEMANDIRIAN LANSIA DALAM MELAKUKAN ACTIVITY DAILY LIVING DI PANTI WREDA DHARMA BAKTI SURAKARTA

    Get PDF
    Meningkatnya usia harapan hidup berarti semakin tinggi jumlah lansia diIndonesia, hal ini merupakan konsekuensi logis berhasilnya pembangunan di Indonesia yangmana perlu diantisipasi sehingga lansia menjadi bagian masyarakat yang produktif, mandiridan tidak menjadi beban masyarakat. Namun, sekarang banyak fenomena yang menunjukkanbahwa lansia mengalami kemunduran kemandirian dalam melakukan aktivitas sehari-hari(Activity of Daily Living/ADL). Hal ini disebabkan karena terjadinya perubahan-perubahanakan terjadi seiring bertambahnya usia manusia dan kejadian penyakit akan meningkatguna meningkatkan kebugaran. Tujuan: Mengetahui pengaruh senam rematik terhadapkemandirian lansia dengan nyeri sendi dalam melakukan Activity Daily Living (ADL) dipanti wreda Dharma Bakti Pajang Surakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metodepenelitian quasi eksperimental, dengan rancangan penelitian the group pretest-posttest withcontrol group design. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan samplingjenuh, ada 36 sampel yang memenuhi kriteria untuk dijadikan responden dalam penelitianini, sedangkan instrumen penelitian menggunakan kuesioner Barthel Indeks. Pada analisadata menggunakan uji analisa Wilcoxon dan Mann-Withney. Hasil: Terdapat pengaruh senamrematik terhadap kemandirian lansia dengan nyeri sendi dalam melakukan Activity DailyLiving (ADL) di panti wreda Dharma Bakti Pajang Surakarta. Kesimpulan: Ada pengaruhpositif senam rematik terhadap kemandirian lansia dengan nyeri sendi dalam melakukanActivity Daily Living (ADL) di panti wreda Dharma Bakti Pajang Surakarta

    PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA SMP TENTANG DAMPAK NEGATIF GAME ONLINE BAGI KESEHATAN

    Get PDF
    The level of online game usage in Indonesia has increased. This is in line with the development of Internet technology and computer networks. In Indonesia fans of online games ranging from among children, adolescents and adults, and most are teenagers. The explosion of online games is a reflection of the rapidly growing computer network that used to be a small scale to the internet and continues to grow until now. Traditionally traditional games are beginning to move on to more modern games. Online games can have fun effects for fans and can cause addiction. Addictions to online games can have a negative impact on health. For that needed socialization or health counseling about the negative impact of the use of online games for the health of junior high school students when used in excess and disproportionate. The outward form of this devotional activity is the improvement of students' knowledge about the negative impact of online games on health

    620

    full texts

    733

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas 'Aisyiyah Surakarta Online Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇