Universitas 'Aisyiyah Surakarta Online Journals
Not a member yet
733 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN PENGETAHUAN, POLA MAKAN DAN JENIS KELAMIN TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI DI KALURAHAN SAMBUNG MACAN SRAGEN
Latar belakang. Hipertensi adalah suatu kondisi medis yang kronis dimana tekanan darah meningkat di atas tekanan darah yang disepakati normal. Hipertensi merupakan gangguan kesehatan yang sering dijumpai dan termasuk masalah kesehatan penting karena angka prevalensi yang tinggi. Banyak factor yang mempengaruhinya diantaranya, pola makan, jenis kelamin maupun pengetahuan seseorang. Data di propinsi Jawa Tengah tahun 2015 urutan pertama untuk hipertensi sebesar 57,87%. Studi pendahuluan di kalurahan Sambung Macan Sragen di peroleh data bahwa dari 30 orang yang ada 15 orang yang menderita hipertensi dan berdasarkan wawancara dengan sarah satu kader bahwa hipertensi dikarenakan pola makan yang tidak sehat ataupun sembarangan serta dari kebiasaan masyarakat disana terlalu banyak mengkomsumsi bumbu masak setiap masak selalu menambahkan penyedap rasa. Tujuan mengetahui  pola makan dan hubungan  pengetahuan terhadap kejadian hipetensi. Metode. penelitian kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Populasi masyarakat Sambung Macan yang berada di kalurahan Sambung macan berjumlah 100 orang.teknik sampling purposive Hasil; Ada hubungan pengetahuan dan kejadian hipertensi dengan nilai p< 0.001, Simpulan, 72% berpengetahuan tinggi, 48% hipertensi stage 2, 31 % berjenis kelamin perempuan, 56 % selalu menggunakan penyedap rasa, ada hubungan pengetahuan dan kejadian hipertens
DAMPAK PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DAPAT MENINGKATAN RESIKO GANGGUAN PEMUSATAN PERHATIAN DAN HIPERAKTIVITAS
Kecanduan Gadget dapat mempengaruhi perkembangan otak anak karena produksi hormon dopamine yang berlebihan menganggu kematangan fungsi prefrontal korteks yaitu mengontrol emosi, kontrol diri, tanggung jawab, pengambilan keputusan dan nilai-nilai moral lainnya. Kecanduan gadget dapat menimbulkan gangguan pemusat perhatian dan hiperaktivitas. Tujuan penelitian mengetahui hubungan penggunaan gadget dengan resiko gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas pada anak usia pra sekolah di TK ABA III Gunungan, Bareng Lor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian semua anak di TK ABA yang berjumlah 135. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling berjumlah 101 responden dengan pengujian hipotesis menggunakan tehnik uji chi square. Hasil penelitian terdapat 81,1% anak menggunakan gadget < 2 jam perhari dan 82,2% anak normal dan tidak memeiliki resiko GPPH . Nilai signifikansi adalah p=0,000 sehingga p < α (α = 0,05). Kesimpulan ada hubungan penggunaan gadget dengan resiko gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas pada anak usia pra sekolah di TK ABA III Gunungan, Bareng Lor. Â
FAMILY CARE GIVER PADA KELUARGA PENDERITA HIPERTENSI DENGAN TERAPI KOMPLEMENTER (BAHAN HERBAL) DI KELOMPOK DASAWISMA 2 DESA TLOBONG
Complementary therapy with herbal ingredients in hypertensive patients is widelyused by society in general. This therapy has no harmful side effects, is easy to use and does notcost much. Target and output: homeless and dasa wisma cadres who have family members withhypertension capable of performing hypertension treatment in family members suffering fromhypertension. Method of implementation: provide health counseling by using lecture methodusing media LCD, Liflet, and practice about hypertension, herbal compound material therapy forhypertension and blood pressure measurement. Thank you very much. Results and conclusions:Blood pressure decreased by an average of 10-20 mmHg in five family members with hypertension.Families can provide complementary therapy of herbal ingredients as hypertension therapy
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN NYERI PERSENDIAN LUTUT PADA LANSIA
Latar belakang: Lanjut usia adalah usia yang diatas 60 tahun yang semua orang pasti mengalaminya. Pada usia lanjut, tubuh akan mengalami penurunan pada sistem muskuloskeletal yang ditandai dengan adanya nyeri dan melemahkan fungsi otot persendian khususnya di sendi lutut. Kegemukan merupakan salah satu faktor terjadinya nyeri sendi lutut. Tujuan penelitian: Mengetahui hubungan obesitas dengan nyeri persendian lutut ada lansia di Desa Daleman Kecamatan tulung Kabupaten Klaten. Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif, dengan pendekatan Cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 63 responden dengan tehnik purposive sampling, sedangkan instrumen penelitin menggunakan lembar observasi dan Skala NRS. Analisa data menggunakan Kendal tau. Hasil penelitian: Berdasarkan penelitian didapatkan hasil paling banyak lansia obesitas ringan sebesar 57 orang dan mengalami nyeri sedang sebesar 44 orang. Hasil bivariate membuktikan bahwa ada hubungan yang signifikan antara obesitas dengan nyeri persendian lutut pada lansia yang menunjukkan nilai Ï value 0,013, Z hitung (3,534), Z tabel (1,96). Kesimpulan: Ada hubungan antara obesitas dengan nyeri persendian lutut pada lansia di Desa daleman Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten
EDUKASI KESEHATAN PERILAKU GIZI YANG SEHAT PADA SISWI DI MI AL-ISHLAH BANDUNG
Community service performed at Immanuel Bandung School of Health Sciences aims to see the relationship of nutritional status and nutritional behavior to female students in MI AL-ISHLAH BANDUNG. Research design of this study was cross-sectional study. Sampling method was purposive sampling and number of subject mere 145 students of 3, 4, 5, and 6 done by purposive sampling with 145 samples of students taken from grade 3, 4, 5 and 6 grade in MI AL-ISHLAH BANDUNG. The assessment is done by using questionnaires pre and post test treatment. The results obtained from community service that is the nutritional status of female students in MI AL-ISHLAH with normal category (-2SD to 1SD), while for the nutrition behavior of female students in MI AL-ISHLAH BANDUNG included in the category less (<60%) . Based on the calculation by using T-test obtained results that are not significant (p-value> 0.05), this is due to lack of motivation in applying nutritional behavio
PENCEGAHAN PENYAKIT AKIBAT JAJANAN SEKOLAH DENGAN EDUKASI KESEHATAN DAN UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN KONSUMEN
Foodborne disease is an illness caused by food or drink which had been contaminated with pathogenic microbes. This case occurs oftentimes in schools and can affect health, learning outcomes, achievements, and children’s development. Therefore, the disease which caused by food sold in school should be prevented by health and Consumer Protection Act (UUPK) education activities. Community service activities in the form of counseling about the hazards of microbial contaminated food and UUPK in SD Negeri Sariwangi aims to improve the knowledge of students related to it. This activity was conducted six times in July-September 2017. Participants of this activity are every students of SD Negeri Sariwangi, 360 in total. Extension was done by lecturing and “question and answer†method. Evaluation results showed an increase in the average score of students on the given test, from 42 to 75. A total of 75.83% claimed to have a high level of understanding of health materials and 61.1% of UUPK material. This extension can increase students' knowledge of foodborne diseases, the characteristics of microbial contaminated foods, the prevention of disease transmission through snack, and their rights and obligations as consumers are written in the Law of Republic Indonesia Number 8 Year 1999 on Consumer Protection
PENGARUH PELAKSANAAN JADWAL HARIAN PERAWATAN DIRI TERHADAP TINGKAT KEMANDIRIAN MERAWAT DIRI PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RSJD Dr. RM SOEDJARWADI PROVINSI JAWA TENGAH
Pasien skizofrenia mengalami penurunan kemampuan merawat diri, hal ini tampak dari ketidakmampuan merawat kebersihan diri, makan, berhias diri, dan eliminasi secara mandiri. Pelaksanaan jadwal harian perawatan diri pada asuhan keperawatan defisit perawatan diri dapat meningkatkan kemandirian pasien skizofrenia dalam perawatan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan jadwal harian perawatan diri terhadap tingkat kemandirian perawatan diri pada pasien skizofrenia di RSJD Dr. RM.Soedjarwadi Provinsi Jawa Tengah. Desain pada penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan rancangan pre and post test without control . Sampel penelitian ini berjumlah 20 orang. Instrumen penelitian ini berupa lembar observasi tingkat kemandirian perawatan diri pada pasien skizofrenia. Tehnik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan analisa data dengan paired T – test. Hasil Penelitian ini berdasarkan uji statistik dengan paired t-test didapatkan nilai Ï = 0,000 (α<0,05) maka Ha diterima dan Ho ditolak. Nilai mean sebelum pelaksanaan jadwal adalah 15,65 dan setelah dilakukan jadwal nilai mean kemandirian adalah 6,45. Kesimpulannya adalah Ada pengaruh pelaksanaan jadwal harian perawatan diri terhadap tingkat kemandirian merawat diri pada pasien skizofrenia di RSJD Dr. RM Soedjarwadi Provinsi Jawa TengahKata kunci : Jadwal harian, perawatan diri, Tingkat kemandiria
PENDAMPINGAN IBU HAMIL MELALUI PROGRAM ONE STUDENT ONE CLIENT (OSOC) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIDOHARJO KABUPATEN SRAGEN
Maternal Mortality Ratein the Central Java in 2012-2014 has significantly increased in 2012: 675 of cases, 2013: 668 of cases, 2014: 711 of cases, while in 2015 and 2016 decreased: 2015: 619 of cases and 2016: 602 of cases. One Student One Client Program (OSOC) is a program launched by the Governmentof Central Java Provinceas an effort to decrease The Rate of Maternal Mortality in Central Java.The targets and outcomes of this activity are scientific publications and journals continuously also midwifery care process to the mother; pregnant, childbirth, childbirth, birth control and newborn care.The cooperation between healths professional in midwifery process later can contribute in decreasing Maternal Mortality Rate.The method used is direct learning experience in the community. Each learner will get one client (pregnant mother) through a midwife coordinator in Work Area of Puskesmas Sidoharjo to achieve one student one client.The techniques of data collection are forms of; pregnancy midwifery care , delivery, puerper, new baby born and KB. This accompaniment was carried out for 5 months from April - August 2017 in the working area of Puskesmas of Sidoharjo.The result of this are the majority of pregnant mothers can be through pregnancy with healthy and the increase of awareness and knowledge of pregnant women.Â
FAMILY CENTERED MATERNITY CARE (FCMC) SEBAGAI SALAH SATU UPAYA SKRINING / DETEKSI DINI RESIKO TINGGI IBU HAMIL BERBASIS KELUARGA DI DESA DANGURAN
Family centered maternity care (FCMC) activity in high-risk pregnancy is one of the high risk screening / early detection of family-based pregnant women because it gets full support and involvement from all family members. This activity aims to improve the ability of the family as a companion of pregnant women in suppressing maternal mortality. With the introduction of Family Centered Maternity Care (FCMC) activities, family knowledge and ability in early detection and promotive efforts in high-risk pregnancy cases increases. With family awareness and ability to monitor pregnant women's health, it can make it easier for cadres and midwives to make early detection of pregnancy at risk. Â
EDUKASI GIZI PADA KADER POSYANDU IBU BALITA DAN ANAK SEKOLAH BERBASIS MEDIA DI DESA SUKAWENING
Penyampaian pesan-pesan melalui poster, leaflet, dan multimedia diharapkan dapat menjadi salah satu cara efektif dalam meningkatkan edukasi gizi pada kader posyandu, ibu balita dan anak sekolah bahkan pada sasaran yang lebih luas. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah mengedukasi kader posyandu, ibu balita dan anak sekolah berbasis media di Desa Sukawening. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Immanuel Bandung tim Program Studi S1 Gizi diantaranya ceramah, video, poster, drama, musik dan demonstrasi.Hasil yang didapat, diantaranya: 1). Terdapat perbedaan signifikan antara pengetahuan kader dengan sebelum (13,4) dan sesudah (16,9). 2) Adanya perbedaan signifikan pengetahuan ibu (0,000, p value < 0,05) setelah diberikan edukasi dengan media. 3). Dari 65 orang siswa kelas 4, 5 dan 6 memiliki nilai rata - rata 9,6 dalam menjawab soal pre-test dan nilai rata - rata 13,2 dalam menjawab soal post-test. Secara stastistik, p value < 0,05 (H0 ditolak) maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan signifikan antara pengetahuan siswa di SD Sukawening sebelum dan sesudah diberikan materi penyuluhan tentang gizi seimbang dan sarapan pagi. 4). Menunjukkan bahwa dari 41 orang siswa kelas 4, 5 dan 6 memiliki nilai rata - rata 9,8 dalam menjawab soal pre-test dan nilai rata - rata 12,9 dalam menjawab soal post-test. Secara stastistik, p value < 0,05 (H0 ditolak) maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan signifikan antara pengetahuan siswa di SD Nenon sebelum dan sesudah diberikan materi penyuluhan tentang gizi seimbang dan sarapan pagi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah bertambahnya wawasan pada kader posyandu, ibu balita dan anak sekolah di Desa Sukawening setelah diberian edukasi dengan menggunakan media