Universitas 'Aisyiyah Surakarta Online Journals
Not a member yet
    733 research outputs found

    PENINGKATAN PERAN KADER KESEHATAN REMAJA TERHADAP PEMELIHARAAN KESEHATAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS

    No full text
    Community service in tertiary institutions with the subject being carried out by students in the form of Kuliah Kerja Nyata (KKN). The essence of the implementation of these activities is that the knowledge that has been obtained in the previous semester is applied to certain communities. The implementation of this community service was at SMA Negeri 1 Kotamobagu with the target subject of the activity being Kader Kesehatan Remaja (KKR). Adolescence is a period where there is potential to implement Germas because of today's socialization which uses digital technology more often so that it is more effective and efficient to disseminate information besides that the adolescent stage which becomes decisive in adulthood is to be able to adopt a good lifestyle by minimizing the number of cases or health problems became the reason for determining the KKR as the target of community service activities. After the analysis of the matrix criteria technique, there are 4 priority problems to be intervened, namely smoking, minimal reproductive health awareness, ignorance of the description of Basic Life Support (BLS) provision and lack of knowledge about drug consumption. Of the four priority issues, there are 5 activities that will be carried out as community service, namely education on the dangers of smoking, education on menstruation hygiene management, education on drug classification, simulation of breast self-examination, simulation of checking vital signs, simulation of giving BLS. The results showed that any knowledge in the high category experienced an increase after being given education. In addition, the simulation given based on the scoring carried out by the community service team for students who did repetition of the demonstration after the simulation was quite good. Therefore, it is hoped that the success of the activities carried out by the community service team this time, community service can pass on the information obtained to all school parties.   Keywords: education; simulation; health; yout

    PEMBERDAYAAN GURU TK AISYIYAH SURAKARTA DALAM PENDAMPINGAN PSIKOLOGIS PASKA BENCANA

    Get PDF
    Indonesia is one of the countries that has a geographical location that is adequate for frequent disasters. Indonesia is located in a series of tectonic plates Australia, Pacific Eurasia and the Philippines. This geographical location allows for collisions between tectonic plates. This collision will cause natural disasters. Disasters are events that cannot be predicted and will have physical and psychological impacts. Disasters are stressors. Stressors that occur repeatedly will increase the potential for individuals to experience anxiety problems to depression. Increased anxiety can be experienced by all ages, therefore psychological assistance is needed after a disaster. This psychological assistance is in the form of activities to overcome anxiety and depression and reduce tension due to repeated exposure to stressors. Psychological assistance can be carried out by nurses and cadres. In this case, this PKM activity aims to improve the ability of PAUD and TK teachers in Surakarta City to assist in psychological assistance after a disaster. The method of service used is a 2-day workshop with the first day divided into in-depth theory and the second day in the form of direct simulation of psychological assistance after a disaster. The results of this service found an increase in the level of knowledge about psychological first aid after a disaster by 15.8%

    Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kelor terhadap Kenaikan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil dengan Anemia

    Get PDF
    Latar Belakang: Angka kejadian ibu hamil di Indonesia masih tergolong tinggi, yaitu sebanyak 48,9%. Kondisi ini menunjukkan bahwa anemia di Indonesia menandakan angka yang mendekati masalah kesehatan masyarakat berat (severe public health problem) dengan batas prevalensi anemia yang lebih dari 40%. Sedangkan angka kejadian anemia pada ibu hamil di Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2022 ditemukan sebanyak 5,6%.  Tujuan: Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun kelor terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil di Puskesmas Grogol Sukoharjo. Metodelogi: Penelitian kuantitatif, desain quasi eksperimen dengan rancangan pre-post test control group design. Penelitian dilakukan pada bulan Juli 2023. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 20 orang ibu hamil dengan anemia. Kemudian dikelompokkan menjadi 2 kelompok, satu kelompok dengan 10 orang ibu hamil dengan anemia yang diberikan zat besi dan ekstrak daun kelor, satu kelompok lagi dengan 10 orang yang hanya diberikan zat besi saja. Analisa data menggunakan Paired Sampel t Test. Hasil: Hasil penelitian didapatkan terdapat perbedaan signifikan pemberian ekstrak daun kelor dengan hemoglobin (P value <0,001). Kesimpulan: pemberian ekstrak daun kelor berpengaruh terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil

    Dampak Penggunaan Media Berbasis Android terhadap Self-efficacy Ibu dalam Merawat Neonatus

    Get PDF
    Latar belakang: Bayi baru lahir (neonatus) sangat rentan terhadap penyakit. Kualitas perawatan yang baik, terutama dari ibu, sangat penting. Salah satu cara meningkatkan kualitas perawatan adalah dengan meningkatkan kepercayaan diri ibu dalam merawat bayinya (self-efficacy). Pendidikan yang tepat, terutama melalui media yang mudah diakses seperti smartphone, dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri ibu. Tujuan: untuk mengevaluasi dampak penggunaan media berbasis android terhadap self-efficacy ibu dalam merawat neonatus. Metode: Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan pendekatan non equivalent control group. Responden berjumlah 62 ibu hamil trimester III yang melakukan ANC di Puskesmas yang dibagi menjadi kelompok eksperimen menggunakan media android (n=31) dan kelompok kontrol menggunakan booklet (n=31). Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah kuesioner Perceived Maternal Parenting Self-efficacy Scale (PMP-SE). Analisis yang digunakan adalah independent samples t-test dan paired t-test. Hasil: penggunaan media berbasis android dapat meningkatkan faktor prosedur perawatan pada self efficacy ibu dalam merawat neonatus (p=0,032) dan ditemukan adanya perbedaan faktor keyakinan situasional di antara kedua kelompok (p=0,002). Kesimpulan: Penggunaan media berbasis android dapat meningkatkan faktor prosedur perawatan pada self-efficacy ibu dalam merawat neonatus, sehingga berpotensi sebagai media edukasi untuk ibu yang berada jauh dari pusat layanan kesehatan agar memperoleh informasi secara rutin

    S Studi Kelayakan Bisnis Syariah Pengembangan UMKM “Dodolanku Surabaya”: Analisis Aspek Pemasaran

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Aspek Pemasaran membahas tentang kelayakan bisnis syariah yang dikembangkan oleh UMKM Dodolanku Surabaya dengan berfokus pada analisis aspek pemasaran. Studi ini bertujuan untuk mengetahui apakah bisnis syariah yang dikembangkan oleh UMKM Dodolanku Surabaya memiliki potensi untuk berkembang dan berkelanjutan serta memiliki strategi pemasaran yang efektif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Observasi dan wawancara digunakan sebagai metode pengumpulan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi untuk mengembangkan bisnis pada aspek pemasaran meliputi 4 indikator bauran pemasaran yaitu strategi produk: produk yang dijual merupakan makanan yang diinovasi, branding produk juga menjadi salah satu hal penting agar mudah diingat oleh pelanggan, strategi harga: harga yang kita jual terjangkau dan bisa dinikmati oleh semua kalangan umur, strategi lokasi: lokasi yang digunakan cukup strategis, yaitu dekat dengan jalan raya dan instansi pendidikan. Distribusi:pada usaha ini kami menerapkan distribusi dengan pembelian di toko maupun melalui online. Strategi promosi: promosi yang kami lakukan yaitu secara offline maupun online, dengan memanfaatkan media social yaitu Instagram untuk lebih meyakinkan pelanggan.  Studi Kelayakan Bisnis Syariah Pengembangan UMKM “Dodolanku Surabaya”: Analisis Aspek Pemasaran ini membahas tentang kelayakan bisnis syariah yang dikembangkan oleh UMKM Dodolanku Surabaya dengan berfokus pada analisis aspek pemasaran. Studi ini bertujuan untuk mengetahui apakah bisnis syariah yang dikembangkan oleh UMKM Dodolanku Surabaya memiliki potensi untuk berkembang dan berkelanjutan serta memiliki strategi pemasaran yang efektif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Observasi dan wawancara digunakan sebagai metode pengumpulan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi untuk mengembangkan bisnis pada aspek pemasaran meliputi 4 indikator bauran pemasaran yaitu strategi produk, strategi harga, strategi lokasi dan distribusi, serta strategi promosi

    Gambaran Kecemasan, Stress dan Depresi pada Usia Dewasa yang Menjalani Hemodialisa

    Get PDF
    Latar Belakang: Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyebab kematian tertinggi. Indonesia  mengalami kenaikan prevalensi PTM salah satunya penyakit ginjal kronis. Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2015 mengemukakan bahwa pasien GGK yang menjalani hemodialisis (HD) diperkirakan mencapai 1,5 juta orang di seluruh dunia. Penderita gagal ginjal kronik yang melakukan hemodialisa mengalami kecemasan. Selain mengalami kecemasan banyak ditemukan mengalami depresi dan stress. Tujuan: mengetahui Gambaran Kecemasan, Stress dan Depresi pada Usia Dewasa yang Menjalani Hemodialisa di RSUD Ir. Soekarno Kab. Sukoharjo. Metode: jenis penelitian yaitu kuantitatif dengan desain deskriptif. Jenis pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling Accidental sampling dengan instrumen penelitian kuesioner DASS (Depression Anxiety and Stress Scale). Analisa data menggunakan analisa univariate. Hasil: dari 25 responden yang menjalani hemodialisa di RSUD Ir. Soekarno Kab. Sukoharjo pasien yang memiliki depresi normal sebanyak 92%, sedangkan depresi ringan dan sedang sebesar 4%, berdasarkan kecemasan didominasi oleh normal dengan 76% dan  kecemasan ringan sebanyak 12%. Pasien yang mengalami stress sedang sebanyak 12% dan 80% dengan hasil stress normal. Kesimpulan: sebagian besar pasien yang menjalani hemodialisa di RSUD Ir. Soekarno tidak mengalami depresi, kecemasan maupun stress, karena dipengaruhi faktor-faktor seperti lamanya menjalani hemodialisa dan mempunyai motivasi hidup yang tinggi

    Gambaran Aktivitas Fisik pada Lansia dengan Hipertensi di Posyandu Lansia Jalakan Hargosari

    Get PDF
    Latar Belakang: Proses penuaan pada lansia akan mengakibatkan perubahan pada organ kardiovaskuler, yang akan menimbulkan berbagai macam penyakit seperti hipertensi. Hipertensi di tandai dengan suatu keadaan ketika tekanan darah di pembuluh darah meningkat secara kronis. Hipertensi masih menjadi masalah yang ditemukan pada masyarakat Indonesia. Menurut  Kementerian Kesehatan pada tahun 2020 lebih dari 427.218 orang meninggal karena mengalami hipertensi, jika tidak di kendalikan maka akan menurunkan angka harapan hidup pada lansia. Tujuan: Mengetahui gambaran aktivitas fisik pada lansia dengan hipertensi di Posyandu Lansia Jalakan Hargosari. Metode: Penelitian ini menggunakaan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Pengambilan sempel menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel 49 reponden. Instrument yang digunakan PASE (Physical Activities Scale for Elderly) untuk mengukur aktivitas fisik  Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan gambaran aktivitas fisik pada lansia di Posyandu Lansia Jalakan Hargosari 24 (49,0%) aktivitas baik, dan 25 (51,0%) Aktivitas kurang. Kesimpulan: Gambaran aktivitas fisik pada lansia di posyandu lansia Jalakan Hargosari mayoritas adalah aktivitas kurang

    Aktivitas Fisik pada Lansia Hipertensi di Desa Tremas Pacitan

    Get PDF
    Latar Belakang:Hipertensi merupakan suatu keadaan ketika tekanan darah meningkat secara kronis. Dari data WHO 2021 prevalensi hipertensi secara global sebesar 1,28 juta. Hasil studi pendahuluan Kecamatan Arjosari memasuki 3 besar dengan hipertensi tertinggi. Penyebab utama hipertensi pada lansia adalah pola makan. Lansia hipertensi yang mengalami penurunan fungsi fisik dapat menyebabkan tingginya tekanan darah dalam rentan waktu lama. Tujuan : tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran aktivitas fisik pada lansia hipertensi di Posyandu Lansia Desa Tremas Pacitan. Metode:  jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif. Sampel pada penelitian sebanyak 49 responden dengan teknik pengambilan sampel total sampling menggunakan kuesioner Global Physical Activity Questionnare (GPAQ) untuk menilai aktivitas fisik lansia hipertensi. Hasil :penelitian menunjukan aktivitas fisik pada lansia hipertensi 39 responden (79,6%) sedang, 8 responden (16,3%) berat, dan 2 responden (4,1%) kurang. Derajat hipertensi lansia di Desa Tremas Arjosari Pacitan menunjukan 46 responden (93,9%) pada hipertensi derajat II dan 3 responden (6,1%) pada derajatI. Kesimpulan: Gambaran aktivitas fisik pada lansia di Desa Tremas Pacitan menunjukkan aktivitas fisik sedan

    Pengkajian Kebutuhan Dasar Perawatan Paliatif Pasien Paska CABG (Coronary Artery Bypass Graft) di Ruang Perawatan Intensif

    Get PDF
    Latar Belakang: Perawatan paliatif merupakan layanan keperawatan yang seharusnya diberikan sejak pasien didiagnosis sakit kronis, masa perawatan hingga meninggal dunia dan berduka. Namun kondisi ini dimaknai berbeda oleh Indonesia dimana perawatan paliatif didefinisikan sebagai perawatan menjelang ajal kematian sehingga dalam perawatan pasien paska bedah jantung tim medis tidak berkenan melakukan kolaborasi dalam tindakan paliatif sedangkan kebutuhan dasar perawatan harus tetap dijalankan untuk memaksimalkan kualitas hidup pasien. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk membahas peran tindakan perawatan paliatif dalam perawatan pasien paska bedah jantung pada pasien paska CABG di Ruang ICCU RSUP Dr. Kariadi Semarang pada bulan Juli 2023. Metode: Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif studi kasus melalui wawancara pasien, keluarga dan analisa kasus hasil pemeriksaan medis pasien. Hasil: Program perawatan paliatif pasien paska tindakan CABG belum terintegrasi dengan tim perawatan paliatif. Hasil pengkajian kebutuhan dasar pasien paliatif di dapatkan data bahwa pasien dan keluarga membutuhkan perawatan paliatif untuk mengurangi gejala nyeri, kelelahan, insomnia, kehilangan nafsu makan dan dampak finansial akibat kondisi sakit pasien. Kesimpulan: Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai pengembangan ilmu pengetahuan terkait pentingnya pengkajian kebutuhan dasar untuk memaksimalkan kualitas hidup pasien paska CABG. Diperlukan alat ukur pengkajian kebutuhan dasar perawatan paliatif guna mengukur kebutuhan dasar perawatan paliatif

    HUBUNGAN ANTARA DURASI BATUK PILEK DENGAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR PADA ANAK-ANAK

    Get PDF
    Background: Common cold often seen as a trivial disease, but for babies as well as children under 5 old, this disease can cause more severe cases, one of which is a decrease in gross motor skill. Even though children’s motor skill is fundamental for the next life. Purpose: The purpose of this study whether there is a relationship between the duration of a common cold and gross motor skill in children. Methods: This study used a cross-sectional study design with a population is all of children with common cold case, age 2 mounths-5 years at Fisioterapi Center and Baby Spa Atik Hidayati Clinic. The sample in this study amounted to 62 respondents who were taken using the accidental sampling technique. The instruments used were common cold questionnaire and ASQ-3 and then analyzed it by univariate and bivariate using the Spearman’s Rho correlation test. Results: The results of the bivariate analysis showed tata there was no relationship between the duration of common cold and gross motor skill Sig. (2-tailed) 0,226. Most of respondents was at age of 2 months-1 years (40,3%), most of them (53,3%) ere male. The duration of common cold was dominated by acute duration (85,5%) with 83.9% gross motor skill above average. Conclusion:  This study has not been able to show a relationship between the duration of a common cold and gross motor skill in children

    620

    full texts

    733

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas 'Aisyiyah Surakarta Online Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇