Rumah Jurnal Universitas Al-Falah As-Sunniyah Jember
Not a member yet
956 research outputs found
Sort by
Aplikasi Metode Sorogan dalam Meningkatkan Penguasaan Mufradat Kitab Safinatun Najah di Madrasah Miftahul Ulum Timpeh Dharmasraya
Menguasai mufradat hal yang urgen untuk meningkatkan ketrampilan berbasa Arab hususnya membaca. Perbendaharaan kosakata yang maksimal menjadikan ketrampilan membaca lebih mudah. Metode sorogan yang dominan dipakai oleh siswa yang belajar bahasa Arab baik dimadrasah maupun pesantren sangat efektif mempercepat penguasaan mufradat. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan mufradat bahasa Arab santri kelas 3 Wustho madrasah Miftahul Ulum Timpeh Dharmasraya, terutama yang terdapat dalam kitab Safinah Najah dengan metode sorogan. sebagai pijakan dasar penguasaan mufradat yang dapat dikembangkan pada kitab turotsi yang lain. Riset pengabdian ini menggunakan metode community developmen dengan menganilisis data observasi dan dokumentasi yang berpedoman pada data primer dan skunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode sorogan cukup efektif untuk peningkatan penguasaan mufradat terutama kosakata yang terdapat dalam kitab Safinah Najah serta pengenalan gramatika dasar yang mendampingi makna. Hasil tiset ini mengindentifikasikan bahwa metode sorogan sangat membantu siswa dalam penguasaan kosakata
Pendampingan Pembiasaan Akhlak Sejak Dini Berdasarkan Kitab "Alala" Berbahasa Arab Di TPQ Sunan Ampel
Imam Ghazali in the book Ihya 'Ulumuddin explains that morality is a trait, embedded in a person's soul with this trait an action can easily occur without the need to consider. In other words, morality is a person's condition that makes the person do something spontaneously. The purpose of the research itself focuses on children so that they can have noble morals starting from an early age. The methods used are teaching methods and real practice. While data collection uses observation, interviews and documentation. And the results obtained from this community service activity are very good, both in terms of data collection and the materials obtained for the children are very good as well as from the attitudes and morals they hav
Perencanaan Sarana Dan Prasarana di Madrasah Ibtidaiyah Al-Ma’arif 02 Jombang
adanya sarana dan prasarana. Unsur ini menjadi hal yang urgen untuk diperhatikan dan dengan segala upaya komponen ini perlu diadakan dalam mendukung proses pembelajaranUntuk mengadakan sarana dan prasarana pendidikan tentunya tidak serta merta beli barang tersebut melainkan harus menerapkan prinsip-prinsip implemenatasi dalam menejerial yakni perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi, sehingga segara aktivitas dan pengadaan barang dan jasa diupayakan menjadi efektif dan efisien, khsusnya pada bidang perencanaan pengadaan sarana dan prasarana
Metode pendekatan penelitian deskriptif kualitatif pada bidang perencanaan sarana dan prasarana di Madrasah Ibtidaiyah Al-Ma'arif 02 Jombang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam perencanaan sarana dan prasarana di Madrasah Ibtidaiyah Al-Ma’arif 02 Jombang, subjek penelitiannya adalah wakil kepala madrasah bagian sarana dan prasarana. Tekhnik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu Observasi, Interview/ wawancara dan dokumentasi, analisis data pada penelitian kualitatif dan keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber.
Hasil penelitian ditemukan tahapan perencanaan sarana dan prasarana yang dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Al-Ma’arif 02 Jombang:1)Identifikasi dan Menganalisis Kebutuhan Madrasah dimulai dengan meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana pada setiap ruang dan lahan di lingkungan Madrasah. SDM yang ada di Madrasah dengan alasan bahwa merekalah yang tahu secara pasti apa yang dibutuhkan dan juga melaporkan ada sarana prasarana yang sudah tidak layak digunakan.2) Inventarisasi Sarana dan Prasarana Yang Ada dengan memberikan keterangan kondisi terkini sarana dan prasarana yang meliputi, jenis barang, keadaan, fungsi dan keberadaannya dilakukan satu tahun sekali setiap akhir semester genap.3)Mengadakan Seleksi dengan mengutamakan sarana dan prasarana yang bersifat skala prioritas dalam pengadaan sarana dan prasarana. 4)Sumber Anggaran/Dana menyesuaikan dengan anggaran madrasah, dengan memetakan sarana dan prasarana yang memang urgen dalam pengadaannya
SUSTAINABLE INNOVATION : OPTIMALISASI POTENSI BUAH JERUK DALAM MENCIPTAKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
The main goal of the SDGs is to address issues related to health and social welfare, which is one of the main problems for the Indonesia economy. Such as the phenomenon that occurred in Mundurejo Village, Jember Regency. The village, which is located in the west of Jember Regency, has abundant orange potential. However, unfortunately this potential is not accompanied by adequate knowledge to process it optimally. Therefore, activities are needed that are able to increase public understanding of citrus processing in order to increase selling value and usefulness, as well as support the welfare and economy of the village. This community service is packaged through training and strengthening cognition related to the importance of program sustainability. The method used in this service is the ABCD (Asset Based Community Development) method which is contained in 5 (five) steps of assistance, namely discovery, dream, design, define, and destiny. The target of this community service program is the people of Mundurejo village (especially orange farmers). Activities carried out include training on processing citrus fruits into mondy candies, processing orange waste (eco-enzyme) into dish soap and floor cleaning soap, marketing training, and the formation of PJM communities to support and monitor the sustainability of the program. Through this training, it is hoped that the people of Mundurejo village can make the most of the potential of oranges so that in turn they can improve village welfare and food independence for their people. This empowerment program aims to create significant sustainability, which not only increases the selling value of citrus fruits but also strengthens the local economy and supports the food welfare of the Mundurejo Village community as a whole
PEMANFAATAN APLIKASI CANVA UNTUK MENGENALKAN HURUF DI TK DEWI MASYHITHOH III CAKRU
Pendidikan anak usia dini adalah pendidikan yang usianya mulai 0-6 tahun. Usia 0-6 tahun sangat efektif untuk memberikan stimulasi pendidikan untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Pemberian pendidikan yang utama pada anak usia dini pengenalan huruf. Pengenalan huruf pada anak usia dini sangatlah penting untuk komunikasi pada teman sebayanya atau dengan orang dewasa. Pengenalan huruf dengan media digital mempermudah pelafalnya pada anak usia dini. Media digital yang digunakan pada anak usia dini media audio dan visul. Pengabdian ini dilaksanakan di TK Dewi Masyhitoh III Cakru berdasarkan tempat digunakan dalam penelitian ini metode EBR dengan tahapan ECA-EVARED (Exploration, Creation, Action, Evaluation, and Dissemination) analisis data yang digunakan menggunakan kuantitatif deskribtif. Hasil yang didapatkan oleh peneliti dalam indikator kemampuan mengenal huruf adalah 55% berkembang sangat baik dan kemampuan menirukan huruf 70% berkembang sangat baik. Terdapat 5% anak belum berkembang. Sebagai pendidik tetap memberikan motivasi dan semangat belajar
Pendalaman Materi Agama Islam melalui Pondok Ramadhan di SMK PGRI 5 Jember
Momentum bulan suci Romadhon 1445 H. Dimanfaatkan oleh tim pengabdi Universitas Al-Falah As-Sunniyah (UAS)Kencong Jember menetukan lokasi SMK PGRI 5 Jember sebagai lembaga bidikan dalam program pondok ramadhan. Tim pengabdian kepada masyarakat terdiri dari Moh. Nahrowi, M.Pd., Anik Nur Maidah, S.S., M.Pd dan M. Taufiq Hidayat.Pondok Ramadhan di SMK PGRI 5 Jember bertujuan memperdalam materi agama Islam yang meliputi Wudhu’, Shalat, Puasa, membaca al-quran dan akhlak supaya dapat menambah pengetahuan sebagai bekal untuk melaksanakan syariat Islam.pengabdian ini menggunakan metode EBR (Empowerment-Based Research), dengan menggunakan tahapan pelaksanaan ECA-EVARED, yaitu:pertama Exploration, melakukan observasi, menggali data, mengidentifikasi dan mengumpulkan informasi dari guru Pendidikan Agama Islam SMK PGRI 5 Jember. Subjek dalam pengabdian ini adalah siswa-siswi SMK PGRI 5 Jember kelas X dan XI. Kedua Create and Action. tim pengabdian melakukan perencanaan hingga pelaksanaan program kerja tersebut, yang dimulai dari jadwal perizinan ke SMK PGRI 5 Jember, kemudian melakukan koordinasi dengan guru Pendidikan Agama Islam, serta melakukan sosialisasi mengenai program kerja yang akan dilaksanakan. Setelah itu tim pengabdian mengukur keberhasilan atas rencana yang telah disusun. Ketiga Evaluation, tim pengabdian mengamati serta melihat kegiatan yang telah dilaksanakan dengan tujuan agar tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaan program perencanaan. Keempat Report and Dissemination, tim pengabdian melakukan riset atas keberhasilan program kerja dan kebermanfaatan dari hasil pengabdian, Setelah itu tim pengabdian menyusun laporan dengan penyebarluasan ide dan gagasan yang terkait dengan hasil dari program kerja yang kemudian di publikasikan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam pengabdian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari kegiatan Pondok Ramadhan kepada siswa-siswi kelas X dan XI SMK PGRI 5 Jember memiliki manfaat yang besar bagi peserta pondok Ramadhan sebagai bekal untuk melakukan amaliyah agama Islam yang meliputi Wudhu’, Shalat, Puasa, membaca al-quran dan akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-har
Marriage Dispensation in Early-Age Marriages and Its Impact on Divorce Rates at the Jember Religious Court
Early-age marriage remains a common social phenomenon in Indonesia, including in Jember Regency. Many families apply for marriage dispensation at the religious court as a solution to avoid premarital pregnancy or due to other social factors, despite the legal minimum age of 19 for marriage. This study aims to examine how judges at the Jember Religious Court grant marriage dispensation to underage applicants and whether the high number of dispensation requests correlates with the rising divorce rate. This research is a field study using a normative-juridical approach and descriptive qualitative method. Primary data were obtained through interviews with judges at the Jember Religious Court, while secondary data were collected from relevant literature such as books, journals, and legal documents. The findings reveal that judges only process marriage dispensation requests if the applicant is at least 18 years old, in accordance with agreements between the local government, health agencies, psychologists, P3KB, BKKBN, and other relevant institutions. Dispensations for applicants under 18 are only granted if supported by medical recommendations. Furthermore, judges emphasized that the increase in divorce rates is not solely caused by marriage dispensations but also by emotional immaturity and stunting. Therefore, education for parents and prospective couples on the emotional, legal, and social risks of early marriage is crucial to reduce divorce rates
The Consumerism and Hedonism as the Root of the Decline in Environmental Support (Tasawuf and Ecology Review)
Consumerism is the habit of buying things that are less necessary, while hedonism refers to the idea that the main goal of life is happiness. These two behaviors are often related and have a negative influence on the environment. A review of Sufism and ecology will help us in understanding the consequences of consumerism and hedonism on the environment. Sufism provides a religious view of life, justice, and simplicity. Ecology includes aspects of the environment and life related to health, well-being, and balance. By examining the impact of consumerism and hedonism on the decline in the carrying capacity of the environment, and by utilizing the perspectives of Sufism and ecology. This research explores these concepts in the context of environmental sustainability and human well-being. Thus, this research is expected to provide new insights in efforts to overcome environmental challenges faced by modern society
Pengaruh Penggunaan Media Tutup Botol Bersukukata dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Kelas 1 MI Darul Hidayah Desa Gambirono Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember
The low reading proficiency of children served as the driving force for this study. This poor performance is believed to be caused by a lack of stimulation suited to the stages of early childhood development, particularly in relation to the students' disinterest in the teaching materials. The purpose of this study is to ascertain how using syllable-rich bottle cap media can help first-grade students at MI Darul Hidayah in Bangsalsari District, Jember Regency, improve their reading abilities. Pre- and post-tests are used in this kind of research, including control and experimental groups. The 22 students that made up the population of all subjects were split into two groups (control and experiment). The method used to gather data on the reading abilities of first-graders at MI Darul Hidayah, Gambirono Village, Bangsalsari District, Jember Regency, was asking students written questions. The SPSS software, version 25, is used in the data collection method. The average pre-test reading skills of the experimental class differ from the post-test reading skills of the experimental class test, as shown by the sig (2-failed) value of 0.00 < 0.05, according to the findings of the hypothesis testing using the paired sample t test. Aside from that, the experimental class's average pre-test score was 62.37, which was lower than the class's average post-test score of 83.18. So it can be concluded that there is an influence of using syllabic bottle cap media in improving the reading skills of grade 1 students at MI Darul Hidayah, Gambirono Village, Bangsalsari District. Thus the hypothesis in this research is accepted
Accounting For Islamic Housewives On Savings For Basic Necessities For Eid Al-Fitr
This article aims to discuss accounting for Islamic housewives regarding saving for basic needs ahead of Eid al-Fitr, which is a special day for Muslims all over the world, where before the holiday usually the price of basic necessities will increase significantly, therefore Islamic housewives must prepare special recording in the form of savings or wadi’ah by managing family income funds. A descriptive qualitative research method that brings the phenomenon closer to housewives' finances in preparation for Eid. The results of this research are that it is not just the costs shown in household records or transparency, but the practice of a housewife's responsibility which must be competent, accountable in managing family funds in a simple form showing an attitude of discipline that brings about family harmony and an Islamic outlook on life. a belief can be held accountable before God in the future.