EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi
Not a member yet
1164 research outputs found
Sort by
Impelentasi Manajemen Produksi pada Pelaku Usaha Kuliner
Manajemen produksi adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengatur sumber daya pada suatu perusahaan atau industri. Peneltian ini memiliki tujuan yakni untuk mengetahui implikasi manajemen produksi pada pelaku usaha kuliner. Penelitian ini menggunakan metode lliterature review. Hasil dari penelitian ini adalah implementasi manajemen produksi pada pelaku usaha kuliner adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian, dan evaluasi
Analisis Manfaat Sharia Equity Crowdfunding Bagi Investor
Crowdfunding ekuitas telah muncul sebagai salah satu dari banyak pilihan pembiayaan alternatif yang dipilih oleh start-up yang tidak dapat akan dibiayai oleh bank. Sudah banyak penelitian yang dilakukan mengenai equity crowdfunding. Namun, ada beberapa studi juga tentang Sharia equity crowdfunding. Mengenai Crowdfunding sudah pasti sebuah ada kegiatan invetasi yang memiliki keuntungan dan juga resiko. Resiko yang biasa dihadapi: Pertama, pelaku bisnis gagal dalam menjalankan bisnisnya, menimbulkan investor tidak akan menerima bagian dari hasil pelaku bisnis saat likuidasi dan investasi akan hilang sepenuhnya. Kedua, kegagalan bisnis dari pengelola karena merupakan Perusahaan pemula atau merintis singga kemungkinan tidak akan membayar deviden pada tahun pertama kepada investor. Ketiga, saham tidak aktif diperdagangkan atau tidak likuid, sehingga saham tidak mungkin dijual lagi. Keempat, Keamanan. Karena untuk mengakses platform ini melalui online. Kecurangan, penipuan dan pemalsuan bisa terjadi. Pelaku yang mengakses platfrom juga tidak saling mengenal dengan baik bahkan kejahatan cyber bisa terjadi. Maka dengan adanya Sharia equity crowdfunding yang memiliki prinsip bagi hasil dan sistem tolong menolong sesuai dengan syariat Islam serta diawasi oleh DPS. Investor sangat cocok menggunakan platform Sharia equity crowdfundin karena memiliki keamanan dan kenyamana dalam menginvestasikan asset atau dana mereka. Penelitian ini ingin menunjukkan manfaat Sharia equity crowdfunding bagi investo
Pengaruh Electronic Word of Mouth dan Brand Image Terhadap Keputusan Pembelian Mixue di Cabang Jalan Braga
Brand image is the most important factor in consumers' decision to buy the product. A good impression of a brand can also increase sales by convincing consumers to try, through electronic word of mouth consumers can find out reviews of a brand. In this research, quantitative research is used because the research data used is in the form of numbers and analyzed using statistics. The sampling technique in this research is non-probability sampling using a purposive sampling method (purposeful sampling). The Adjusted R Square value or coefficient of determination obtained is 0.711. It can be concluded that the independent variables electronic word of mouth (X1) and Brand Image (X2) have an influence on purchasing decisions (Y) of 71.1%. Meanwhile, the remainder, namely 28.9%, was influenced by other variables not examined in this research
Determinan Pembangunan Desa Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di Indonesia
Pembangunan daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) telah menjadi prioritas pembangunan pemerintah sejak tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi pembangunan desa 3T di Indonesia. Sampel penelitian ini adalah 11 provinsi yang memiliki status daerah 3T. Pengujian dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linear berganda dengan didukung perangkat lunak E-views. Hasil pengujian menunjukkan bahwa APBD dan investasi dalam negeri adalah determinan yang tepat dalam meningkatkan pembangunan daerah 3
Manajemen Pemasaran Pendidikan Menurut Paradigma TQM in Education di Lembaga Pendidikan Islam
Total Quality Management (TQM) adalah sistem manajemen mutu yang berkaitan dengan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dari berbagai aspek dan dapat diukur melalui tercapainya kebutuhan dan kepuasan pelanggan. Oleh karena itu, implementasi TQM pada suatu lembaga pendidikan Islam akan menjadi topik yang menarik untuk dibahas bersama. Dari latar belakang tersebut dirumuskan masalah: 1) Bagaimana konsep dasar manajemen pemasaran pendidikan? 2) Bagaimana penerapan dan model strategi pemasaran jasa pendidikan? 3) Bagaimana manajemen pemasaran pendidikan dalam tqm in education di lembaga pendidikan islam? Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sekolah memerlukan strategi pemasaran jasa pendidikan karena, sebagai penyedia layanan, mereka membutuhkan pendekatan pemasaran yang spesifik untuk memahami kebutuhan pasar dengan lebih baik. TQM adalah pola manajemen organisasi yang menawarkan prosedur manajemen untuk setiap orang untuk meningkatkan kinerja. Dengan kata lain, TQM ini berfungsi sebagai pilar yang memberi kekuatan untuk menggerakkan organisasi sekolah
Peran Kepuasan Kerja dalam Mengintervensi Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan
The role of leadership is crucial in influencing the performance of organizational employees, as is the organizational culture. This influence becomes more significant when there is intervention in the perceived job satisfaction of employees. Therefore, this study aims to determine the role of transformational leadership and organizational culture on employee performance with job satisfaction as an intervening variable. The subjects of this study are the Center for Development and Empowerment of Cultural Arts Educators and Educational Personnel in Yogyakarta with permanent employees as research respondents. The sampling technique in this study is done using a census, and data collection methods involve distributing questionnaires directly to the respondents. Data analysis is conducted using Path Analysis with SPSS version 21, which consists of several stages of regression analysis. The Transformational Leadership questionnaire uses instruments from Bass and Avolio with 19 question items, the culture questionnaire uses 12 question items from Denison, the performance instrument uses a questionnaire from Viswesvaran, while job satisfaction uses a questionnaire developed by Gibson. The results of this study indicate that transformational leadership has a positive and significant influence on job satisfaction, organizational culture has a positive and significant influence on job satisfaction, transformational leadership has a positive and significant influence on employee performance, organizational culture has a positive and significant influence on employee performance, job satisfaction has a positive and significant influence on employee performance. The results also show that job satisfaction is able to mediate the influence of transformational leadership on employee performance, and job satisfaction is able to mediate the influence of organizational culture on employee performance. Based on these research findings, it is hoped that the Center for Development and Empowerment of Cultural Arts Educators and Educational Personnel in Yogyakarta will continue to prioritize the implementation of transformational leadership and maintain existing organizational culture, as well as uphold high levels of job satisfaction perceived by employees to maintain high employee performance
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan di Mie Gacoan Padjajaran Bogor
Mie Gacoan sebagai perusahaan yang bergerak di bidang industri makanan yang sedang marak diminati dari berbagai kalangan. Perusahaan perlu memperhatikan kualitas pelayanan yang dapat mempengaruhi persepsi pelanggan terhadap pengalaman dan kepuasan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan pelanggan Mie Gacoan Padjajaran Bogor. Penelitian dilakukan dengan cara menganalisis data yang dimiliki terkait dengan variabel kualitas pelayanan dan variabel kepuasan pelanggan, sehingga perlu dilakukan pengumpulan sampel terlebih dahulu. Sampel penelitian berupa konsumen yang pernah membeli produk Mie Gacoan Padjajaran Bogor dalam kurun waktu dua tahun terakhir sebanyak 40 responden. Pengumpulan sampel dilakukan dengan menggunakan metode penyebaran kuesioner berupa pemberian pertanyaan dan pernyataan yang dijawab menggunakan angka dalam skala likert. Data kuesioner yang telah terkumpul kemudian diolah menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana yang didalamnya menggunakan koefisien determinasi (R²), uji hipotesis (uji t dan uji F). Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan
Analisis Persepsi Masyarakat Tentang Kemudahan Penggunaan Layanan Aplikasi BRImo di Desa Tumori
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat tentang kemudahan penggunaan layanan aplikasi brimo di Desa Tumori. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dan data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data diantaranya observasi, wawancara, dan dokumentasi.Teknik analisis data pada penelitian ini mengikuti model interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Persepsi masyarakat pengguna aplikasi BRImo di Desa Tumori tentang kemudahan penggunaan cenderung baik. Masyarakat mampu untuk menggunakan fitur aplikasi BRImo seperti melakukan tranfer, tarik tunai tanpa kartu, cek saldo, pembayaran tagihan listrik, pembayaran PDAM, pembelian pulsa dsb. Dimana kegiatan tersebut menggunakan jaringan internet yang menghubungkan pengguna dengan pihak bank. Sedangkan persepsi masyarakat penggguna aplikasi BRImo terhadap manfaat penggunaan memberikan nilai yang baik bagi penggunanya
Analisis Resistensi Pedagang Kaki Lima Terhadap Kebijakan Pemerintah Kota Gunungsitoli : Studi Kasus pada Pasar Beringin Kota Gunungsitoli
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resistensi yang ditunjukkan oleh pedagang kaki lima terhadap kebijakan pemerintah. Pedagang kaki lima, sebagai bagian integral dari perekonomian perkotaan, sering kali menghadapi dampak langsung dari kebijakan pemerintah terkait izin usaha, lokasi, dan regulasi lainnya. Penelitian yang bisa digunakan yaitu sesuatu pendekatan deskriptif dengan sesuai metode kualitatif. dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan pedagang kaki lima di berbagai lokasi perkotaan. Analisis resistensi pedagang kaki lima terhadap kebijakan pemerintah melibatkan pemahaman mendalam tentang persepsi mereka terhadap kebijakan yang diterapkan. Pedagang Kaki Lima berkeinginan melakukan penjualan di atas trotoar. Terkait hal itu pemerintah Kota telah merelokasikan Tempat penjualan pedagang keterminal lama, tetapi hasil kebijakan Pemerintah Kota terkait relokasi tidak merasa puas, tidak setuju dan tidak adail bagi Pedagang Kaki Lima. Selain itu, studi ini juga mengeksplorasi strategi adaptasi yang digunakan oleh pedagang kaki lima untuk menghadapi dan melawan kebijakan yang dianggap merugikan. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih baik tentang dinamika antara pedagang kaki lima dan kebijakan pemerintah. Implikasi dari resistensi ini terhadap keberlanjutan usaha pedagang kaki lima dan dampaknya pada ekonomi lokal juga menjadi fokus penelitian
Analisis Penerapan Akuntansi Pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah ”Tukang Sepatu Pusaka”
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyusunan dan pencatatan laporan keuangan yang dibuat oleh Tukang Sepatu Pusaka. Jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan analisis data menggunakan pendekatan kualitatif. Objek penelitian ini adalah pengelola usaha tukang sepatu pusaka di Jalan Cilinaya Cakranegara. Tukang Sepatu Pusaka memiliki pencatatan keuangan berupa buku penerimaan kas atas penjualan dan jasa service sepatu dan pengeluaran kas atas pembelian bahan baku dan perlengkapan, pembayaran gaji karyawan, pembayaran listrik, pembayaran sewa toko dan lain -lain. Dari pencatatan tersebut Tukang Sepatu Pusaka sudah melakukan pencatatan laba atau rugi usaha tetapi belum sesuai dengan SAK -EMKM. Hambatan yang dihadapi oleh Tukang Sepatu Pusaka adalah minimnya pemahaman pemilik usaha maupun karyawan dalam pembuatan laporan keuangan yang semestinya