Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika
Not a member yet
    462 research outputs found

    Pewarnaan Graph Berbasis Algoritma Welch Powell Dalam Pengaturan Jadwal Praktikum

    No full text
    Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan studi kepustakaan (literature review) yaitu menganalisis konsep-konsep yang sesuai dengan persoalan yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) model pewarnaan graf yang menggunakan algoritma Welch Powell dalam menyusun jadwal praktikum; (2) aspek terpenting dalam mengatur jadwal praktikum; dan (3) efektivitas algoritma Welch Powell dalam pewarnaan graf. Subjek pada penelitian ini adalah asisten laboratorium software di Program Studi Teknik Informatika Universitas Andi Djemma sebanyak 7 orang. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu: (1) bilangan kromatik pewarnaan graf dalam pengaturan jadwal praktikum adalah k = 3; (2) algoritma Welch Powell sesuai diterapkan dalam pewarnaan graf khususnya dalam mengatur jadwal praktikum; dan (3) aspek terpenting dalam menyusun jadwal praktikum di Laboratorium Software Teknik Informatika adalah matriks ketetanggan sebagai representasi kesediaan asisten

    Penerapan Model Pembelajaran Koperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis dan Motivasi Siswa Kelas VII.9 SMP Negeri 8 Palopo

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan komunikasi dan motivasi siswa dan peningkatannya selama menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe (TSTS). Instrumen yang digunakan adalah perangkat pembelajaran, angket komunikasi dan angket motivasi belajar, tes hasil belajar, serta lembar observasi. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (Class room action resert) yang dilaksanakan di SMP Neg 8 Palopo. Subyek penelitian adalah seluruh siswa kelas VII.9 yang berjumlah 32 orang. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilaksanakan dalam 3 siklus maka di peroleh hasil penelitian:(1) Hasil analisis kuantitatif untuk tes awal, rata- rata kemampuan siswa sebelum diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe (TSTS) adalah 54,492, dengan persentase ketuntasan 2,26%, berada pada kategori kurang. Hasil analisis kuantitatif untuk tes akhir siklus 1, rata- rata kemampuan siswa setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe (TSTS) adalah 56,64 dengan persentase ketuntasan 15,625% (2) Hasil analisis kuantitatif untuk tes kemampuan komunikasi matematis siswa di siklus 2 rata-rata kemampuan siswa 64,843 dengan persentase ketuntasan 28,125% menunjukkan bahwa kemampuan siswa berada dalam kategori sedang (3) Hasil analisis kuantitatif untuk tes kemampuan komunikasi matematis siswa di siklus 3 rata-rata kemampuan siswa 73,632 dengan persentase ketuntasan 81,25% hal ini menunjukkan bahwa kemampuan siswa mengalami peningkatan dan berada pada kategori tinggi. Adapun hasil angket motivasi belajar 62,5% siswa setuju dan hasil angket komunikasi matematis 68,75%

    Analisis Karakteristik Butir Tes Matematika Pada Tes Buatan MGMP Matematika Kota Makassar Berdasarkan Teori Moderen (Teori Respon Butir)

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui kualitas karakteristik Butir Tes Matematika pada Tes Buatan MGMP Kota Makassar Didasarkan pada Teori Respons Butir. Penelitian ini adalah penelitian eks post facto. Subjek penelitian adalah peserta didik SMP se-Kota Makassar yang mengikuti tes Matematika Tahun Pelajaran 2013/2014. Objek yang dipilih adalah butir soal matematika objektif pilihan ganda buatan MGMP Kota Makassar yang terdiri atas 5 Paket soal dengan jumlah butir sebanyak 40 item untuk masing-masing paket. metode yang dipergunakan dalam mengumpulkan data adalah metode dokumentasi, dengan mengumpulkan respon siswa pada soal try out UN matematika buatan MGMP Kota Makassar, yang kemudian dianalisis secara kuantitatif berdasarkan teori moderen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada analisis dengan teori modern, rata-rata soal matematika buatan MGMP kota Makassar untuk semua paket yang sesuai model ada sebesar 76% untuk 1 parameter, 67% untuk 2 parameter ,dan 73% untuk 3 parameter, fungsi informasi yang pada umumnya di bawah 50% mengindikasikan bahwa secara keseluruhan keandalan dari semua paket soal masih tergolong kurang andal, umumnya paket soal yang diujikan pada try out UN Matematika oleh MGMP Kota Makassar, memiliki indeks kesukaran dengan kategori kurang baik, daya pembeda kurang baik, namun indeks tebakan semu masih dalam kategori baik. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa, kualitas karakteristik butir soal try out UN matematika buatan MGMP Kota Makassar ditinjau dari teori modern (teori respon butir) umumnya berada pada kategori kurang baik dengan persentase sebesar 48%

    Pra-Aljabar: Langkah Baru Mengajar Aljabar Awal (Penerapan Didactical Design Research)

    No full text
    Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Ketika belajar matematika SD, matematika masih berorientasi pada perhitungan (aritmatika). Simbol-simbol yang digunakan dalam aritmatika adalah angka-angka yang dengan langsung dapat dibayangkan seberapa besarnya, atau paling tidak siswa dapat mengenalinya sebagai suatu bilangan tertentu. Ketika belajar aljabar, siswa mulai mengalami perubahan yang signifikan dalam proses berpikir yaitu dari berpikir aritmatik menjadi berpikir aljabar (abstrak). Bagi kebanyakan guru, mengajar aljabar dengan cara biasa adalah mudah. Diberikan contoh suatu bentuk aljabar, definisi, kemudian memperkenalkan unsur-unsurnya. Baik contoh maupun langkah-langkah mengajar yang dilakukan sama dengan yang terdapat dalam buku paket matematika yang digunakan dalam proses belajar-mengajar matematika di kelas

    Perbandingan Hasil Belajar Matematika Antara Pola Interaksi Multi Arah dan Dua Arah Pada Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Palopo

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan atau persamaan hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan pola interaksi multi arah dengan hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan pola interaksi multi arah. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode penelitian kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif dalam penelitian ini mengunakan penelitian komparatif. Penelitian komparatif digunakan untuk menguji perbedaan atau persamaan dari dua variabel yang diteliti. Variabel-variabel dalam penelitian komparatif terpisah dimana anggota sampel yang satu tidak menjadi anggota pada sampel lainnya. Hasil yang diperoleh pada saat penelitian menunjukkan bahwa siswa memerlukan lebih banyak pengawasan pada penerapan pola interaksi multi arah dibandingkan dengan penerapan pola interaksi multi arah. Pengelompokan murid pada pola interaksi multi arah memungkinkan siswa lebih banyak interaksi dan dikhawatirkan mereka melakukan tindakan diluar materi pelajaran. Kemampuan guru dalam mengolah kelas sangat dibutuhkan agar siswa dapat berinteraksi sesuai yang diharapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan hasil belajar matematika siswa yang diajar menggunakan pola interaksi multi arah berbeda dengan hasil belajar matematika siswa yang diajar menggunakan pola interaksi dua arah. Perbedaan dibuktikan melalui uji hipotesis kesamaan dua rata-rata. Perbedaan hasil belajar matematika siswa merupakan dampak dari perbedaan perlakuan yang diberikan. Nilai rata-rata siswa yang diajar mengunakan pola interaksi multi arah berbeda dari nilai rata-rata siswa yang diajar menggunakan pola interaksi dua arah

    Pengembangan Perangkat Pembelajaran Materi Aritmetika Sosial Dengan Pendekatan Matematika Realistik dan Model Belajar Kooperatif Tipe STAD

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) menghasilkan perangkat pembelajaran matematika materi aritmetika social dengan pendekatan matematika realistic dan model belajar kooperatif tipe STAD di kelas VII, yang ditinjau dari aspek kevalidan, kepraktisan, kefektipan dan mengetahui efek pontensial yang timbul dari pengembangan perangkat pembelajaran tersebut, (2) mendiskripsi kan karakteristi perangkat pembelajaran materi aritmetika social dengan pendekatan matematika realistic dan model belajarkooperatif tipe STAD di kelas VII. Metode peneltian ini adalah penelitian pengembangan (development reserch) dengan model pengembangan 4-D menurut Thiagarajan dan Semmel. Adapun tahap – tahap pengembangan adalah define, design, develope dan disseminate atau diadaptasikan menjadi model 4-P yaitu pendefenisian, perangcangan, pengembangan dan penyebaran. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII.1dan VII.2 SMP Negeri 1 Pitumpanua semester genap tahun pelajaran 2017 / 2018 yang berjumlah 61 orangyang terdiri dari 29 siswa kelas VII.1 dan 32 siswa kelas VII.2. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, lembar observasi, hasil tes dan respon siswa. Data penelitian ini dianalisis secara kualitatif dan kwantitatif. Hasil analisis data diketahui menghasilkan perangkat pembelajaran matematika materi aritmetika social dengan pendekatan realistic dan model belajar kooperatif tipe STAD yang valid, praktis dan efektif. Perangkat pembelajaran telah valid secara isi, konstruk, dan bahasa hasil dari validasi pakar apada tahap expert review dan uji prototipe pada tahap small group, sedangkan perangkat pembelajaran praktis dari hasil uji coba 1 sampai uji coba ke 4, efek potensial dari perangkat pembelajaran ini diketahui dari hasil pre-tes dan post-tes siswa. Hasil post-tes siswa pada kelas eksprimen 1 menunjukkan kategori nilai 17,24% baik sekali, 75,86% baik dan 3,45% cukup. Dari observasi yang sudah dilakukan, diperoleh persentase rata – rata aktivitas siswa diatas 92,6 % yang termasuk kategori baik, sedangkan rata – rata kemampuan guru dalam mengelolah pembelajaran 4,48 sangat tinggi dan respon siswa 92.19% sangat positif dan hasil post-tes siswa pada kelas eksprimen 2 menunjukkan kategori nilai 100 % baik . Dari observasi yang sudah dilakukan, diperoleh persentase rata – rata aktivitas siswa diatas 89,4 % yang termasuk kategori baik, sedangkan rata – rata kemampuan guru dalam mengelolah pembelajaran 4,45 sangat tinggi dan respon siswa 84.81% sangat positif

    Pengaruh Kemampuan Awal, Kepercayaan Diri, Motivasi Belajar Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP

    No full text
    Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto dengan metode survei korelasional yang bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi kemampuan awal matematika siswa, (2) deskripsi kepercayaan diri siswa, (3) deskripsi motivasi belajar siswa, (4) deskripsi kemampuan komunikasi matematis, (5) pengaruh langsung antara kemampuan awal, kepercayaan diri, dan motivasi belajar terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa, (6) pengaruh tidak langsung antara kemampuan awal, kepercayaan diri, dan motivasi belajar terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas VIII SMP Negeri di kota Palopo. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMP di kota Palopo. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 80 siswa. Instrumen yang digunakan adalah soal kemampuan awal, angket kepercayaan diri, angket motivasi, dan soal kemampuan komunikasi matematis siswa yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh langsung yang signifikan antara kepercayaan diri siswa terhadap kemampuan awal siswa, (2) terdapat pengaruh langsung yang signifikan antara motivasi belajar siswa terhadap kemampuan awal siswa, (3) Tidak terdapat pengaruh langsung antara kepercayaan diri siswa terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa, (4) tidak terdapat pengaruh langsung antara motivasi belajar siswa terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa, (5) terdapat pengaruh langsung yang signifikan antara kemampuan awal siswa siswa terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa, (6) terdapat pengaruh tidak langsung yang signifikan antara kepercayaan diri siswa melalui kemampuan awal siswa terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa, dan (7) Terdapat pengaruh tidak langsung yang signifikan antara motivasi belajar siswa melalui kemampuan awal siswa terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa

    Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Dengan Pendekatan Open Ended Dalam Pembelajaran Matematika Untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi dan Berpikir Kreatif Peserta Didik

    No full text
    Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Clasroom Action Research). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII.A SMP Negeri 1 Towuti Kabupaten Luwu Timur, yaitu 35 peserta didik terdiri dari 20 peserta didik putri dan 15 peserta didik putra. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan (1) Kemampuan Koneksi Matematika peserta didik kelas VIII.A SMP Negeri 1 Towuti Luwu Timur Tahun Pelajaran 2017/2018 selama kegiatan pembelajaran matematika dengan penerapa pendekatan Open Ended dan (2) Kemampuan Berpikir Kreatif peserta didik kelas VIII.A SMP Negeri 1 Towuti Luwu Timur Tahun Pelajaran 2017/2018 selama kegiatan pembelajaran matematika dengan penerapa pendekatan Open Ended. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model kooperatif tipe STAD dengan pendekatan open ended terjadi perubahan positif dipengaruhi oleh Aktivitas peserta didik dan kemempuan guru mengelolah pembelajaran dimana guru memberikan tindakan selanjutnya peserta didik menerima atau melakukan tindakan tersebut. Untuk aspek (1) hubungan antara konsep dalam matematika, besar presentase peningkatan kemampuan peserta didik dari siklus I ke siklus II adalah 18,82%. Untuk aspek (2) hubungan antara matematika dan bidang ilmu lain, besar presentase peningkatan kemampuan peserta didik dari siklus I ke siklus II adalah 3,47%. Untuk aspek (3) hubungan antara matematika dengan kehidupan sehari-hari, besar presentase peningkatan kemampuan peserta didik dari siklus I dan siklus II adalah 2,06%. Berkaitan dengan kemampuan berpikir kreatif, untuk aspek (1) ketrampilan bepikir lancar, besar presentase peningkatan kemampuan peserta didik dari siklus I ke siklus II adalah 2,77%. Untuk aspek (2) ketrampilan bepikir luwes, besar presentase peningkatan kemampuan peserta didik dari siklus I ke siklus II adalah 3,08%. Untuk aspek (3) kemampuan berpikir orisinil, besar presentase peningkatan kemampuan peserta didik dari siklus I dan siklus II adalah 7,12%. Respon yang diberikan peserta didik pada pelaksanaan pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD, Susana kelas, minat mengikuti pembelajaran, metode guru mengajar, sarana dan prasarana rata-rata berada pada kategori baik, senang dan menarik

    Perbedaan Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Berbantuan Proyek Berdasarkan Kemampuan Awal Matematis Siswa

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mendapat pembelajaran kooperatif tipe group investigation berbantuan proyek dan siswa yang mendapat pembelajaran konvensional berdasarkan kategori kemampuan awal matematis siswa (tinggi, sedang, dan rendah). Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain penelitian kelompok kontrol non-ekuivalen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII salah satu SMP Negeri di Cirebon tahun ajaran 2013/2014. Sampel untuk penelitian ini diambil dua kelas sebagai kelas eksperimen yang mendapat pembelajaran kooperatif tipe group investigation berbantuan proyek dan kelas kontrol yang mendapat pembelajaran konvensional dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Analisis data dilakukan terhadap skor gain ternormalisasi antara dua kelompok sampel. Analisis data kemampuan pemecahan masalah matematis menggunakan uji ANOVA Dua Jalur. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa tidak terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mendapat pembelajaran kooperatif tipe group investigation berbantuan proyek dan siswa yang mendapat pembelajaran konvensional berdasarkan kemampuan awal matematis siswa (KAM)

    Pengaruh Inteligensi Intrapersonal Terhadap Hasil Belajar Kognitif Matematika Melalui Motivasi Belajar Siswa

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar Pengaruh Inteligensi Intrapersonal terhadap Hasil Belajar Kognitif Matematika melalui Motivasi Belajar Siswa. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto yang bersifat kausalitas. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri di Kota Parepare tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 520 dengan jumlah sampel 221. Teknik penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan proporsional random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) Skala inteligensi intrapersonal, (2) Skala motivasi belajar, (3) dan tes hasil belajar matematika. Data dianalisis dengan statistika deskriftif dan analisis SEM (Structure Equation Modelling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sebagian besar siswa Kelas XI IPA SMA Negeri di Kota Parepare memiliki inteligensi intrapersonal dalam kategori tinggi, motivasi belajar berada dalam kategori sangat tinggi, dan hasil belajar kognitif berada dalam kategori rendah. (2) Inteligensi intrapersonal secara langsung berpengaruh positif terhadap hasil belajar kognitif matematika dan secara tidak langsung berpengaruh negatif terhadap hasil belajar kognitif matematika melalui motivasi belajar

    0

    full texts

    462

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇