Scientific Journal Portal of Sidyanusa
Not a member yet
307 research outputs found
Sort by
Rancang Bangun Sistem Pencarian Cetakan Cincin Perak Berbasis Mobile
Perak merupakan salah satu jenis logam yang dapat dijadikan perhiasan karena sifatnya yang mengkilap dan mudah di tempa. Kerajinan perak merupakan 17 jenis usaha yang berkembang pesat dan terdapat 300 pengerajin perak aktif di desa Celuk. Dalam membuat kerajinan perak dibutuhkan campuran bahan yang tepat agar hasil kerajinan menjadi lebih berkilau. Dibutuhkan cetakan karet pada saat proses mencetak yang disesuaikan dengan kebutuhan pembelinya. Model atau hasil kerajinan ditentukan oleh model dari cetakan tersebut dimana setiap jenis kerajinan perak memiliki puluhan bahkan ratusan model di setiap jenisnya. Pada penelitian ini kami hanya berfokus pada cetakan cincin. Permasalahan yang timbul dari proses produksi tersebut adalah, dibutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk mencari cetakan cincin dari setiap model tersebut sehingga hal itu menghambat dalam proses produksi. Setiap model membutuhkan waktu hampir 20 menit dalam mencari cetakan karet pada rak. Hal ini lah yang menjadi alasan dibuatnya aplikasi untuk membantu mencari cetakan karet cincin pada rak, harapannya agar pencarian cetakan karet menjadi lebih cepat dan waktu proses produksi menjadi lebih efektif dan efisien. Aplikasi yang dibangun menggunakan aplikasi yang berbasis mobile tujuannya adalah agar akses rak dapat dilakukan dengan mudah tanpa harus membuka komputer. Dari hasil pengujian didapatkan hasil bahwa hanya perlu waktu 14 detik untuk dapat menemukan cetakan karet
Rancang Bangun Mesin Roasted Biji Kopi Timor Portabel Berbasis Internet Of Things (IoT) dengan Mikrokontroler ESP32
Sejak tahun 1980, ide pengembangan tanaman kopi di Timor khususnya di Eban, muncul karena kondisi suhu yang mendukung pertumbuhan tanaman kopi di daerah ini, terutama di desa Suanae. Perkembangan meningkat sehingga popularitas kopi di Timor semakin tinggi. Namun, untuk dapat di nikmati, kopi harus melewati suatu prosees penting yaitu proses penyangraian. Proses penyangraian kopi yang masih di gunakan saat ini masih menggunakan alat serta cara manual. bahan baku dan penikmat kopi di Timor sangat banyak namun ketersediaan mesin sangrai portable yang dilengkapi dengan teknologi berbasis Internet of Things (IoT) masih belum ada. Sehingga untuk mengkatkan efisiensi dan kontrol dalam proses penyangraian, teknologi berbasis IoT dapat di manfaatkan sebagai solusi. Dimana sistem yang di bangun berjalan semiotomatis dan telah terkoneksi dengan internet menggunakan mikrokontoler ESP32 sehingga suhu dan waktu pada proses penyangraian dapat di monitoring dan di seting memalui Smartphone menggunakan aplikasi Blynk. Dalam mesin Roastet Portable ini menggukanan sensor Thermocouple Max6675 sebagai pengukur suhu pada tabung sangrai dan Push Button untuk memngatur waktu penyangraian serta mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali utama dan pemroses data. Hasil dari sistem yang di buat ini adalah sistem mampu mengirim dan menampilkan data, serta mengontrol peroses penyangraian biji kopi dengan baik
Kepuasan Pelanggan Terhadap Pelayanan Accounting di Impi Corporate Management Hospitality
Hotel adalah suatu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian atau seluruh bangunan untuk menyediakan jasa pelayanan penginapan, makan dan minum yang dikelola secara kormesial serta memenuhi ketentuan persyaratan yang ditetapkan pemerintah . Tiap – tiap hotel akan berusaha memberikan nilai tambah yang berbeda terhadap produk atau jasa yang mereka berikan, yang akan membuat suatu hotel tersebut berbeda dari yang lainnya, yang akhirnya menyebabkan mengapa orang mempunyai alasan tersendiri memilih sebuah hotel. Tujuan penelitian ini dapat memberikan informasi yang berguna bagi pihak yang membutuhkan dalam kebijakan yang berkaitan dengan kepuasan pelanggan terhadap pelayanan accounting di Impi Management Hospitality serta sebagai bahan evaluasi terhadap upaya yang sudah dilakukan department accounting dan bahan pertimbangan dalam penyusunan strategi perusahaan untuk waktu yang akan datang dalam kelancaran operasional unit. Metode penelitian kuantitatif dan teknik pengumpulan data wawancara dan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelayanan accounting berpengaruh besar terhadap kepuasaan pelanggan. Penelitian yang dilakukan pada pelanggan supplier atau vendor Impi Corporate Management hospitality dengan jumlah responden 50 orang menunjukan bahwa pelayanan accounting Impi Corporate Management hospitality berpengaruh sangat tinggi terhadap kepuasan pelanggan
Analisis Komprehensif Normalisasi dalam Weighted Product Model: Implikasinya terhadap Pengambilan Keputusan
Penelitian ini melakukan analisis komprehensif terhadap teknik normalisasi dan non-normalisasi matriks dalam Weighted Product Model (WPM) dan implikasinya terhadap pengambilan keputusan. Metodologi penelitian mencakup studi literatur, pengumpulan data dari kasus pemilihan supplier di sebuah hotel bintang empat di Bali, dan studi perbandingan dilakukan dalam lima simulasi berbeda. Hasil menunjukkan kesesuaian 100% antara peringkat yang dihasilkan oleh pendekatan dengan normalisasi dan pendekatan tanpa normalisasi, menunjukkan bahwa kedua pendekatan ini mempertahankan integritas data asli
Analisis Prosedur Pemberian Kredit Investasi pada PT. BPR Bank Kertiawan Kantor Cabang Gianyar
PT. BPR Bank Kertiawan merupakan salah satu BPR Konvensional yang menyediakan produk perbankan berupa Tabungan, Deposito dan Kredit. Salah satu kredit yang tersedia di PT. BPR Bank Kertiawan adalah Kredit Investasi. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui bagaimana prosedur pemberian Kredit Investasi pada PT. BPR Bank Kertiawan Kantor Cabang Gianyar. Metode analisis data yang digunakan pada laporan ini adalah analisis kualitatif dan teknik pengumpulan data dengan metode survei, wawancara, observasi dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menyatatakan bahwa dalam proses survei, analis kredit akan melakukan klarifikasi dan pengamatan di lapangan berdasarkan data-data yang diberikan oleh calon debitur. Setelah dilakukan survei dan hasilnya baik, maka analis kredit akan mengajukan analisa kreditnya kepada comitte kredit untuk mendapatkan persetujuan sesuai dengan kewenangan pemutus. Jika proposal kreditnya sudah disetujui oleh comitte kredit, maka berkas proposal kredit dan kelengkapannya akan diserahkan kepada admin kredit dan dilakukan proses penjadwalan untuk realisasi kredi
Pola Permainan Batang Korek Api Dalam Memotivasi Kognitif Belajar Anak
Tujuan: tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pola permainan batang korek api dalam memotivasi kognitif belajar anak TK Kumarasthana I Kapal, Kec. Mengwi, Kab. Badung.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitaif. Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara, studi dokumen dan studi kepustakaan. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan adalah teori behaviorisme.
Temuan: Hasil dari penelitian ini adalah Kegiatan belajar mengajar dengan pola dan strategi permainan batang korek api diterapkan untuk memotivasi kognitif belajar anak. Alat dan bahan dalam kegiatan pola permainan batang korek api adalah batang korek api, lem, pensil, buku gambar, dan gunting yang dalam kegiatan dibimbing dan diawasi oleh guru
Implikasi: bahwa pola permainan batang korek api dapat memotivasi kognitif belajar anak TK Kumarasthana I Kapal Mengwi.Tujuan: tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pola permainan batang korek api dalam memotivasi kognitif belajar anak TK Kumarasthana I Kapal, Kec. Mengwi, Kab. Badung.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitaif. Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara, studi dokumen dan studi kepustakaan. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan adalah teori behaviorisme.
Temuan: Hasil dari penelitian ini adalah Kegiatan belajar mengajar dengan pola dan strategi permainan batang korek api diterapkan untuk memotivasi kognitif belajar anak. Alat dan bahan dalam kegiatan pola permainan batang korek api adalah batang korek api, lem, pensil, buku gambar, dan gunting yang dalam kegiatan dibimbing dan diawasi oleh guru
Implikasi: bahwa pola permainan batang korek api dapat memotivasi kognitif belajar anak TK Kumarasthana I Kapal Mengwi
Analisis Permainan Bowling Sebagai Media Stimulasi Aspek Perkembangan Anak Usia Dini
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas permainan bowling sebagai media stimulasi dalam mendukung aspek perkembangan anak di First Bridge Montessori School.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk memahami pengaruh permainan bowling terhadap perkembangan anak. Subjek penelitian terdiri dari 30 anak usia 3-6 tahun yang terdaftar di First Bridge Montessori School. Pemilihan subjek dilakukan secara acak. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema yang muncul terkait dengan aspek perkembangan anak.
Temuan: Temuan ini menunjukkan bahwa permainan bowling adalah alat yang efektif untuk stimulasi perkembangan anak di berbagai aspek, terutama motorik kasar, sosial, emosional, serta kognitif seperti konsentrasi dan fokus. Aktivitas ini juga mendukung pengembangan kemandirian dan kemampuan mengikuti instruksi.
Implikasi: Penelitian ini dapat dijadikan dasar untuk mengintegrasikan permainan bowling ke dalam kurikulum pendidikan fisik di sekolah-sekolah, khususnya yang menerapkan pendekatan Montessori, sebagai cara untuk mendukung perkembangan motorik kasar dan keterampilan sosial anak. Guru dan pendidik dapat dilatih untuk menggunakan permainan bowling dan aktivitas fisik serupa sebagai alat pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif, yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan memperkaya pengalaman belajar mereka.Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu yang sangat penting bagi anak usia dini mungkin,pendidikan yang diberikan pada anak akan memberikan perkembangan dan kemmpuan pada anakyang dimiliki untuk menghadapi persoalan - persoalan yang akan dihadapi. Permainan bowlingadalah pernaian yang dimainkan dengan cara melempar dan gelindingkan bola ke arah pin yangsebanyak 10 buah. Dalam penelitian ini yang dimaksud dengan bilangan adalah mengetahui bilangandengan cara mengucapkan bilangan, menyatakan bilangan, dan mengasosiasikan banyak bendadengan lambang bilangan. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dan pendekatan kualitatif.Sumber datanya adalah guru dan siswa First Brigde Montessori School Denpasar yang berjumlah 20siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode tertulis, wawancara dan observasi sertaanalisis data menggunakan Mills dan Huberman. Penelitian telah menunjukkan bahwa meskipunbowling mempunyai dampak positif pada anak-anak dengan memperkuat keterampilan motorik halusdan kognitif mereka, bowling dapat memberikan dampak negatif pada anak-anak yang tidak sabardan tidak tahu cara bermain. Untuk anak-anak Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahasapermainan bowling dapat menjadi metode pembelajaran baru untuk melatih keterampilan motorikhalus dan halus serta kemampuan kognitif anak.Kata Kunci: Permainan Bowling, Meningkatkan kemampuan mengenal bilangan, Pada AnakUsia Dini
Exploring the Evolution and Prospects of Gastronomy Tourism Development in Tista Tourism Village, Tabanan: A Comprehensive Analysis
Purpose: This research aims to uncover the ontological phenomenon driving gastronomy tourism development in Tista Tourism Village, Tabanan, utilizing qualitative analysis and Rich Picture depiction.
Research methods: This reseach using qualitative approach, Soft Systems Methodology (SSM), Rich Picture analysis. The findings of this study illuminate a notable shift within the local community of Tista Tourism Village, Tabanan, towards lifestyles oriented around tourism.
Findings: Through the application of Soft Systems Methodology (SSM) and Rich Picture analysis, it becomes evident that the development of gastronomy tourism has led to significant changes in social dynamics and cultural norms. The analysis reveals a delicate balance that the community strives to maintain between embracing modern tourism practices and preserving traditional values. The study's findings shed light on the need for cultural preservation programs that engage the local population, ensuring that the benefits of tourism are shared equitably and that the community's identity remains intact.
Implication: This research serves as a valuable resource for shaping the trajectory of gastronomy tourism in a manner that harmonizes economic growth with the preservation of local traditions
INTEGRATION OF BALINESE, CHINESE AND EUROPEAN ORNAMENTS IN THE ARCHITECTURE OF PURI AGUNG KARANGASEM-BALI
Purpose: This study aims to explain the form of integration of Balinese, Chinese and European ornaments in the architecture of Puri Agung Karangasem.
Research methods: A qualitative descriptive method was implemented to explain the integration of ornaments in the architecture of Puri Agung Karangasem. Data collection techniques are observation, interviews, and documentation, while the data sources are ornaments on the architecture of the palace heritage, cultural experts, and community leaders. The Penglingsir Puri (Palace’s Elders) and Abdi Dalem Puri (Palace’s Courtiers) are key informants.
Findings: The results showed that the forms of ornaments found at Puri Agung Karangasem could be divided into three, namely ornaments in traditional Balinese, Chinese, and European styles, resulting in a combination of the typical ornament forms of Puri Agung Karangasem. The three styles of ornament were integrated with each other, then developed by Balinese artists to create patra cina, patra olanda, karang sae, karang bentulu, and the visualization of a crowned lion as it is known today. Other integrations can be seen in the technique of making ornaments using casting techniques.
Implications: The rulers of Puri Agung Karangasem in ancient times had cultural relations with people from China and Europe, reflected in the visualization of the integration of carved ornaments into the palace’s architecture
THE AESTHETICS OF RENTENG DANCE
Purpose: The Renteng dance in Saren I Hamlet, Nusa Penida, Klungkung, Bali has a very simple form. As a work of art, this dance does not explicitly show beautiful power, but implicitly, it can create beauty based on the qualities it has. This research aims to reveal, describe and understand the aesthetics of the Renteng dance in Saren I Hamlet, Nusa Penida, Klungkung, Bali.
Research methods: The method used in this research is qualitative utilizing data collection techniques in the form of observation and documentation. The results of this research show that the aesthetics of the Renteng dance in Saren I Hamlet, Nusa Penida, Klungkung, Bali can be seen through unity, diversity, and intensity.
Findings: The aesthetics contained in the Renteng dance through its three beautiful characteristics illustrate that no matter how simple the dance is, it will still create an aesthetic experience. The aesthetic experience of this dance can be seen through the unity of the elements or forming elements which are intertwined as a whole and single, and have a strong detailed effect that is carried out repetitively to create harmony.
Implications: The aesthetics contained in the Renteng dance in Saren I Hamlet, Nusa Penida, Klungkung, Bali, through the three characteristics of beauty that have been discussed, illustrate that no matter how simple or simple the dance is, it will still create an aesthetic experience. The aesthetic experience of the Renteng dance in Saren I Hamlet, Nusa Penida, Klungkung, Bali can be seen through the unity of the elements or forming elements which are woven wholly and singly, and have a strong detailed effect which is carried out repetitively, thus creating harmony