Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Not a member yet
    420 research outputs found

    Pengaruh pH Medium terhadap Disolusi Ibuprofen dengan Metode Dispersi Padat

    No full text
    Bioavaibilitas obat merupakan parameter yang dapat menunjukan efektifitas suatu sediaan farmasi. Laju disolusi merupakan faktor yang dapat mempengaruhi bioavaibilitas. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan laju disolusi dari senyawa yang sukar larut dalam air seperti ibuprofen adalah dengan pembentukan dispersi padat dengan polimer yang dapat meningkatkan kelarutan dalam air, misalnya PVP (polyvinyl pirrolidone) K30. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh  dispersi padat dalam meningkatkan disolusi ibuprofen pada medium HCl pH 1,2 dan dapar fosfat pH 6,8. Penelitian dilakukan dengan membuat dispersi padat ibuprofen-PVP K30 pada perbandingan 1 : 9 dengan metode pelarutan, lalu diuji disolusi menggunakan  apparatus tipe II, kecepatan 50 rpm, suhu 37 ± 0,5 °C selama 120 menit. Hasil menunjukkan bahwa pembentukan disperse padat dapat meningkatkan laju disolusi baik pada pH 1,2 maupun pada pH 6,8

    Pola Penggunaan Obat Hipoglikemik Oral Pada Pasien Geriatri Diabetes Mellitus Tipe 2 di Instalasi Rawat Jalan RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda

    No full text
    Penggunaan obat antibiabetes pada pasien geriatri, berpeluang menyebabkan hipoglikemik sehingga diperlukan pengobatan yang tepat dan rasional untuk keberhasilan pengobatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik, pola penggunaan obat, dan angka kejadian hipoglikemik pada pasien geriatri diabetes mellitus tipe 2 di instalasi rawat jalan Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Penelitian dilakukan pada bulan Juli 2017. Penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling berdasarkan rekam medik dan lembar pertanyaan. Data karakteristik jenis kelamin, pendidikan, dan pekerjaan pasien geriatri diabetes mellitus yang terbanyak perempuan 27 pasien (54 %), pendidikan rendah 27 pasien (54 %), tidak bekerja 26 pasien (52 %). Penggunaan obat tunggal terbanyak adalah metformin 7 pasien (58,30 %), sedangkan penggunaan kombinasi 2 obat oral terbanyak adalah glimepirid dan metformin 16 pasien (57,14 %) serta penggunaan kombinasi 3 obat oral terbanyak adalah glimepirid,metformin,akarbose 6 pasien (60 %). Persentase angka kejadian pasien diabetes mellitus tipe 2 geriatri yang mengalami gejala hipoglikemik 18 pasien (36 %)

    Potensi Madu sebagai Penurun Tekanan Darah dan Kolestrol

    No full text
    Hypertension is an increase in systolic and diastolic blood pressure more than 140/90 mmHg. Honey has the potential to reduce blood pressure because it has 200 chemical substances. This study aims to ford the effectiveness of giving honey to reduce blood pressure and cholesterol levels in hypertensive patients, as well as knowing the content of secondary metabolites found in honey. The research method used was semi quantitative with pre and post procedurs. Honey contains secondary metabolites of alkaloids, flavonoids, tannins, and saponins. The results of the analysis of honey give a significant decrease in systolic pressure, diastole, heart rate and cholesterol levels. Consumption honey regularly effectively reduces blood pressure in hypertensive patients

    Formulasi Masker Peel Off Antioksidan Berbahan Aktif Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata Linn.)

    No full text
    Masker peel-off merupakan sediaan gel yang dapat mengandung senyawa antioksidan dari bahan alam yang digunakan untuk perawatan kulit wajah. Daun sirsak (Annona muricata Linn.) tergolong antioksidan sangat kuat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun sirsak dan stabilitas antioksidan masker peel-off ekstrak daun sirsak. Formula masker peel-off terdiri dari 0,5% ekstrak etanol daun sirsak dengan kombinasi polivinil alkohol dan hidroksi propil metil selulosa sebagai gelling agent. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH (1,1-Diphenyl-2-Picrylhidrazil). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai IC50 dari ekstrak etanol daun sirsak dan masker peel-off ekstrak tersebut berturut-turut adalah 41,52 ppm dan 11,87 ppm. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa aktivitas antioksidan masker peel-off ekstrak daun sirsak empat kali lebih tinggi dibandingkan dengan aktivitas antioksidan ekstrak daun sirsak

    Efek Penurunan Kadar Kolesterol Total Ekstrak Etanol Buah Oyong

    No full text
    Kelainan metabolisme pada hiperlipidemia salah satunya adalah kelainan metabolime kolesterol total. Pengobatan untuk penderita hiperlipidemia salah satunya adalah dengan memanfaatkan tanaman sebagai pengobatan tradisional, antara lain  Luffa acutangula (L.) Roxb. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak buah oyong terhadap kadar kolesterol total darah tikus putih jantan galur wistar yang dibuat hiperkolesterolemia dengan cara memberikan pakan ternak tinggi lemak 20g perhari dan PTU (propiltiourasil) (0,01%). 15 tikus jantan dikelompokkan menjadi 5 kelompok yaitu kontrol negatif yang diberikan Na-CMC 0,5%, kelompok kontrol positif yang diberikan suspensi obat simvastatin 0,18mg/200g BB dan 3 kelompok uji yang diberikan ekstrak etanol 90% buah oyong peroral dengan tiga variasi dosis, yaitu 30mg/200g BB, 50mg/200g BB dan 70mg/200g BB. Kadar kolesterol total serum tikus diukur dengan metode GOD-PAP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok uji mampu menurunkan kadar kolesterol total

    Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Jahe Balikpapan (Etlingera balikpapanensis)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa metabolit sekunder serta mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak daun jahe Balikpapan (Etlingera balikpapanensis) terhadap beberapa bakteri uji. Sampel dikumpulkan dan kemudian dimaserasi menggunakan pelarut metanol. Identifikasi senyawa metabolit sekunder dilakukan menggunakan uji kualitatif dengan mereaksikan sampel dengan beberapa reagen. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan menggunakan metode difusi agar pada konsentrasi 10%, 20%, 30%, 40% dan 50%. Data hasil identifikasi metabolit sekunder dianalisis secara deskriptif dengan melihat adanya reaksi positif yang ditimbulkan pada ekstrak. Hasil identifikasi pada ekstrak terdapat senyawa fenolik, steroid dan tanin. Data hasil pengujian antibakteri dianalisis dengan mengukur zona bening yang terbentuk disekitar paper disc. Hasil pengujian antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak daun jahe Balikpapan memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Konsentrasi efektif ekstrak daun jahe Balikpapan dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli, Salmonella thypi dan Bacillus subtillis adalah 50%, sedangkan untuk bakteri Staphylococcus aureus adalah 40%

    Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Penghasil Antibiotik dari Tanah Sawah

    No full text
    Salah satu habitat terbesar bakteri penghasil antibiotik adalah tanah. Tanah sawah adalah tanah yang digunakan untuk bertanam padi sawah baik secara terus-menerus sepanjang tahun maupun bergiliran dengan tanaman palawija. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik isolat bakteri yang didapatkan dari tanah sawah Samarinda dan berpotensi sebagai penghasil antibiotik. Sampel tanah sawah diambil dengan kedalaman sekitar 15 cm dari permukaan tanah. Isolasi dilakukan dengan memilih isolat yang memiliki zona bening disekitarnya apabila berdekatan dengan koloni bakteri lain. Karakterisasi dilakukan dengan pengamatan secara langsung yaitu pengamatan secara makroskopis, mikroskopis dan uji reaksi biokimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 15 isolat bakteri dengan hasil makroskopis sebagian besar berbentuk irregular. Isolat bakteri ini diujikan terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Salah satu isolat dengan kode 2CT memiliki aktivitas terhadap Escherichia coli yang merupakan bakteri gram negatif dan memiliki morfologi basil

    Aktivitas Mukolitik Perasan Daun Delima (Punica granatum)

    No full text
    Daun Delima (Punica granatum) secara empirik digunakan sebagai obat batuk berdahak oleh masyarakat Samarinda. Perasan daun delima yang diperoleh dibuat seri konsentrasi yaitu 4%, 2%, 1%, 0,5% dan 0,25% dalam larutan mukus sapi 80%. Aktivitas mukolitik diuji berdasarkan perubahan viskositasnya dengan perbedaan waktu kontak. Potensi mukolitik sampel dibandingkan dengan Sirup Ambroxol 1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perasan daun delima memiliki aktivitas mukolitik pada konsentrasi 2% yang setara dengan ambroxol 1%

    Pengaruh Pemberiaan Dekokta Luka Bahau (Cinnamomum verum) Terhadap Perubahan Kadar Malondialdehida (MDA) Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Dipaparkan Asap Rokok

    No full text
    Kulit batang Luka Bahau (Cinnamomum verum) secara in vitro menunjukan adanya aktivitas antioksidan yang tinggi dan telah diketahui memiliki nilai IC50 0.62 ?g/mL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemberian dekokta Luka Bahau selama 7 hari mampu memberi pengaruh terhadap peroksidasi lipid berdasarkan pengukuran kadar malondialdehida (MDA) pada hewan coba yang dipaparkan asap rokok sebanyak 1 batang setiap pagi, siang dan sore. Proses penelitian meliputi pengumpulan kulit batang Luka Bahau, pembuatan dekokta, dan pengujian pengaruh dekokta Luka Bahau. Sebanyak dua puluh lima tikus jantan galur wistar dengan berat ±200 gram dibagi ke dalam lima kelompok perlakuan yaitu kontrol normal, kontrol negatif, dan tiga kelompok yang diberi paparan asap rokok dan dekoktaCinnamomum verum dengan konsentrasi 2,3 %; 3,13 %; 4,1 % /kg BB. Kadar MDA dianalisis menggunakan metode TBARS (Thiobarbituric Acid Reactive Substance) yang diukur dengan spektrofotometer UV-Vis pada ? = 531 nm. Pemberian dekokta Cinnamomum verum pada konsentrasi 3,13 % dan 4,1% dapat menekan terjadinya peroksidasi lipid yang ditunjukkan dengan penurunan kadar MDA secara berturut-turut sebesar 17,4 % dan 38 % pada tikus yang terpapar asap rokok dibandingkan dengan kelompok dekokta 2,3 % dan kontrol negatif

    Karakteristik dan Pengobatan Pasien Pneumonia di Instalasi Rawat Inap RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda

    No full text
    Infeksi saluran napas, khususnya pada pneumonia merupakan infeksi yang penyebarannya sangat luas yakni melanda bayi, anak-anak, hingga dewasa. Kasus Pneumonia di Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2013 dengan jumlah perkiraan kasus sebesar 37.310 kasus meningkat dari tahun sebelumnya 2012 sebanyak 35.377 kasus. Penelitian ini dilakukan secara non eksperimental (survei) bersifat deskriptif dan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif dengan menggunakan catatan rekam medik pasien. Teknik sampling yang digunakan adalah purposif sampling. Dari 97 sampel diperoleh persentase terbesar laki-laki 51 pasien sebesar 52,58%. Persentase usia yang paling banyak ialah 0-5 tahun sebesar 58%. Pengobatan pada penggunan antibiotik golongan dan jenis obat yang paling banyak digunakan adalah golongan sefalosporin 47,30% yakni dengan jenis antibiotik seftriakson. Rute pemberian obat antibiotik yang paling banyak diberikan ialah secara intravena sebesar 88,76%. Frekuensi pemberian obat antibiotik yang diberikan bervariasi tergantung pada spesien bakteri target. Terapi suportif yang banyak digunakan ialah golongan bronkodilator 33,11%. Interaksi obat yang terjadi berupa interaksi farmakodinamik dan interaksi farmakokinetik

    42

    full texts

    420

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇