Jurnal Sains dan Kesehatan
Not a member yet
    609 research outputs found

    Profil Kromatografi Senyawa Aktif Antioksidan dan Antibakteri Fraksi Etil Asetat Daun Libo (Ficus variegata Blume.)

    No full text
    Tumbuhan Libo (Ficus variegata Blume.) memiliki buah yang tidak dimakan oleh hama/serangga, hal ini diduga karena kandungan metabolit sekunder tumbuhan libo mengandung senyawa aktif yang dapat berpotensi sebagai antibakteri maupun antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kromatografi senyawa antioksidan dan antibakteri, serta mengetahui golongan metabolit sekunder yang terdapat dalam fraksi aktif etil asetat daun libo. Sampel  dimaserasi dengan pelarut metanol. Isolasi dilakukan sebanyak 2 kali yaitu dengan cara kromatografi cair vakum kemudian dilanjutkan dengan kromatografi kolom konvensional. Hasil pemisahan berdasarkan kromatografi kolom konvensional yaitu diperoleh sebanyak 16 fraksi. Dari hasil tersebut kemudian dilakukan pengujian aktivitas antioksidan terhadap DPPH dan pengujian aktivitas antibakteri terhadap bakteri uji dengan metode KLT Bioautografi. Hasil penelitian diperoleh profil kromatografi fraksi etil asetat daun Libo (Ficus variegata Blume.) aktif sebagai antioksidan terhadap DPPH, dan aktif terhadap bakteri, Eschericia coli dan Staphylococcusaureus. Golongan metabolit sekunder aktif fraksi etil asetat daun libo adalah alkaloid, steroid, terpenoid dan fenol

    Uji Efek Hipoglikemik Infus Daun Mangga Varietas Golek terhadap Mencit (Mus musculus) Diabetik yang telah Diinduksi Aloksan

    No full text
    Diabetes mellitus merupakan penyakit yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah (hiperglikemia). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek  infus daun mangga (Mangifera indica L) varietas golek yang dapat memberikan efek hipoglikemik. Penelitian ini menggunakan 15 ekor mencit jantan dibagi dalam 5 kelompok. Kelompok I (normal), kelompok II, merupakan kelompok aloksan (kontrol -), kelompok III dan IV merupakan kelompok perlakuan yang diberi dosis berturut-turut 18,375 mg/bb mencit dan 36,75 mg/bb mencit. Kelompok V (kontrol+) diberi glibenklamid. Hasil penelitian menunjukkan kedua dosis tersebut dapat menurunkan kadar glukosa darah dengan dosis yang lebih baik ditunjukkan pada dosis 36,75 mg/bb mencit

    Kajian Penggunaan Obat Hipoglikemik Oral pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Temindung Samarinda

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian dengan judul Kajian Penggunaan Obat Hipoglikemik Oral pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Temindung Samarinda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya persentase tingkat kepatuhan pasien DM tipe 2 dalam penggunaan Obat Hipoglikemik Oral (OHO), mengetahui bahwa pasien DM tipe 2 telah memenuhi kriteria tepat obat dan tepat dosis pada penggunaan OHO di Puskesmas Temindung. Penelitian ini bersifat analitik observasional, pengambilan data dilakukan secara cross sectional pada pasien diabetes mellitus tipe 2 yang memenuhi kriteria inklusi. Data ini diambil pada bulan Juni hingga Juli 2014. Analisa penelitian ini meliputi kategori tepat obat, tepat dosis dan kepatuhan pasien. Analisis data selanjutnya dilakukan secara analitik dengan menghitung persentase kategori yang diambil. Obat yang digunakan adalah dari golongan biguanid dan sulfonilurea. Obat dari golongan biguanid adalah metformin 500 mg. Dari golongan sulfonilurea adalah glibenklamid 5 mg dan glimepirid 2 mg. Obat yang telah digunakan memenuhi kriteria tepat obat dan tepat dosis. Sebagian besar pasien dengan persentase 60% memiliki tingkat kepatuhan yang rendah

    Aktivitas Antiinflamasi Ekstrak Daun Kerehau (Callicarpa longifolia L.)

    No full text
    Penelitian mengetahui Akitivitas Antiinflamasi dari ekstrak daun Kerehau (Callicarpa longifolia Lamk). Metode yang digunakan pada pengujian antiinflamasi adalah metode Pletismometer. Ekstrak metanol daun kerehau memiliki aktivitas sebagai antiinflamasi terhadap peradangan atau inflamasi. Konsentrasi yang diujikan yaitu dosis 250 mg, 300 mg, 350 mg dengan kontrol positif Deksametasone dan negatif aqua destillata. Berdasarkan pengukuran penurunan radang inflamasi terdapat perbedaan bermakna antara perlakuan dan kontrol, dari hasil pengukuran menunjukan bahwa konsentrasi dosis 250 mg adalah konsentrasi yang paling efektif, Dilakukan juga uji metabolit sekunder daun kerehau diperoleh hasil uji positif mengandung metabolit sekunder tannin, saponin flavanoid dan alkaloid.

    Aktivitas Ekstrak Daun Sumpit (Brucea javanica (L.) Merr) Sebagai Antijamur

    No full text
    Penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antijamur ekstrak daun sumpit (Brucea javanica (L.) Merr) terhadap Candida albicans dan Malassezia furfur dan mengetahui konsentrasi terbaik ekstrak daun sumpit sebagai antijamur terhadap Candida albicans dan Malassezia furfur. Penelitian ini dilakukan dengan metode difusi agar dengan konsentrasi uji 10%, 15%, 20%, 25% dan 30% pada ekstrak metanol untuk jamur Candida albicans dan 10%, 20%, 30% serta 40% untuk jamur Malassezia furfur. Konsentrasi uji 10 %, 20%, 30% dan 40% digunakan pada fraksi n-heksana serta konsentrasi 10%, 20%, 30%, 40% dan 50% digunakan pada fraksi etil asetat untuk kedua jamur uji. Data yang diperoleh diolah menggunakan analisis varians satu arah dan dilanjutkan dengan uji HSD (homestly significant diference) pada ekstrak maupun fraksi daun sumpit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol, fraksi n-heksana dan fraksi etil asetat daun sumpit memiliki aktivitas antijamur terhadap jamur Candida albicans dan Malassezia furfur, dengan konsentrasi ekstrak metanol daun sumpit 25% dan 30%, konsentrasi fraksi n-heksana 30% dan konsentrasi fraksi etil asetat 40% terhadap jamur Candida albicans dan Malassezia furfur

    Isolasi Jamur Endofit dan Produksi Metabolit Sekunder Antioksidan dari Daun Pacar (Lawsonia inermis L.)

    No full text
    Jamur endofit adalah kelompok jamur yang sebagian atau seluruh hidupnya berada dalam jaringan tumbuhan hidup dan biasanya tidak merugikan pada inangnya. Jamur-jamur endofit umumnya memproduksi metabolit sekunder yang memiliki aktivitas biologis yang bermanfaat seperti misalnya senyawa-senyawa anti kanker, anti virus, atau antibakteri. Jamur endofit dapat ditemukan pada berbagai jenis tumbuhan, terutama pada tumbuhan obat, seperti misalnya Lawsonia inermis, L., salah satu tumbuhan obat yang banyak terdapat di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh isolat jamur endofit dari daun Lawsonia inermis, L., karakterisasi jamur endofit yang diperoleh serta menguji aktivitas antioksidan dari isolat jamur yang diperoleh terhadap DPPH. Dari penelitian yangdilakukan diperoleh 3 isolat jamur endofit dari daun Lawsonia inermis, L,. Ekstrak isolat jamur endofit tersebut memiliki aktivitas antioksidan

    Efek Antidiare Ekstrak Daun Sembung (Blumea Balsamifera L.) Terhadap Mencit Putih

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antidiare dan dosis efektif ekstrak daun sembung (Blumea Balsamifera) sebagai antidiare.Pemberian dosis ekstrak dan kontrol negatif diberikan secara oral pada mencit dan setelah tiga puluh menit diberikan oleum ricini pada mencit jantan sebagai pengiduksi diare, dengan menggunakan 3 replikasi setiap dosisnya. Data analisis menggunakan anava satu arah dilanjutkan dengan uji lanjutan BNJD untuk mengetahui dosis efektif ekstrak daun sembung (Blumea Balsamifera) sebagai antidiare, Dosis efektif ekstrak daun sembung sebagai antidiare pada dosis 250 mg/KgBB

    Efek Antimitosis Ekstrak Bawang Dayak (Eleutherina americana L. Merr) Terhadap Sel Telur Bulu Babi (Tripneustes gratilla Linn.)

    Get PDF
    Bawang dayak (Eleutherina americana L. Merr) merupakan salah satu tanaman obat yang banyak digunakan oleh masyarakat sebagai obat tradisional, salah satunya adalah sebagai obat anti kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui IC50 dari ekstrak n-heksan, etil asetat dan etanol umbi bawang dayak (Eleutherina americana L. Merr) dengan metode penghambatan mitosis zigot bulu babi (Tripneustes gratilla Linn.).Hasil uji aktivitas antimitosis menunjukkan ekstrak n-heksan memiliki nilai IC50 16,03 ppm, sedangkan pada ekstrak etilasetat dan etanol berturut-turut adalah 2,07 ppm dan 4,67 ppm. Data hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etilasetat memiliki aktivitas antimitosis paling kuat dibandingkan dengan ekstrak n-heksan dan etanol

    Aktivitas Antioksidan Kulit Buah Kakao Masak dan Kulit Buah Kako Muda

    Get PDF
    oai:ojs2.jsk.ff.unmul.ac.id:article/4Kulit buah kakao mengandung senyawa polifenol dan flavanoid. Senyawa polifenol dan flavanoid ini memiliki aktivitas antioksidan. Senyawa aktif yang diekstraksi dari kulit buah kakao baik dari buah yang masak maupun yang masih muda ditentukan aktivitas antioksidannya menggunakan metode DPPH. Aktivitas antioksidan kulit buah kakao masak yang tertinggi diperoleh dari fraksi etil asetat, dengan nilai IC50 sebesar 0,9 ppm

    Aktivitas Tabir Surya Ekstrak Daun Cempedak (Artocarpus champeden Spreng)

    No full text
    Daun cempedak (Artocarpus champeden Spreng) memiliki potensi beraktivitas sebagai tabir surya karena mengandung senyawa flavonoid yang memiliki sifat fotoprotektif sehingga mampu menyerap sinar ultraviolet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kategori aktivitas tabir surya dari ekstrak daun cempedak. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa aktivitas tabir surya ekstrak daun cempedak berdasarkan persentase transmisi eritema terdiri atas kategori sunblock, proteksi ekstra dan suntan standar, sedangkan aktivitas tabir surya ekstrak daun cempedak berdasarkan persentase transmisi pigmentasi termasuk kategori sunbloc

    135

    full texts

    609

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Sains dan Kesehatan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇