Jurnal Sains dan Kesehatan
Not a member yet
    609 research outputs found

    Hubungan antara Penyakit Arteri Perifer dan Kadar Hba1c dengan Tindakan Amputasi Ekstremitas pada Pasien Ulkus Kaki Diabetik di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda: Relationship between Peripheral Arterial Disease and HbA1c Levels with Amputation of Extremities in Diabetic Foot Ulcer Patients at Abdul Wahab Sjahranie Hospital Samarinda

    No full text
    Ulkus kaki diabetik adalah luka kronik pada daerah di bawah pergelangan kaki, yang meningkatkan morbiditas, mortalitas, dan mengurangi kualitas hidup pasien. Prevalensi penderita diabetes melitus dengan ulkus kaki diabetik di Indonesia sekitar 15% dan angka amputasi penderita ulkus kaki diabetik 30%. Dengan mengontrol kadar HbA1c, perkembangan neuropati diabetik dan penyakit arteri perifer yang merupakan faktor risiko amputasi ektremitas dapat dicegah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara penyakit arteri perifer dan kadar HbA1c dengan tindakan amputasi ekstremitas pada pasien ulkus kaki diabetik di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Desain penelitian yang digunakan adalah studi analitik observasional potong lintang dengan pendekatan retrospektif. Sampel dipilih secara acak sederhana  sebanyak 49 sampel. Data sampel diperoleh dari data rekam medis di RSUD Abdul Wahab Sjarharnie tahun 2017-2020. Uji statistik yang digunakan adalah uji fisher dan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tindakan amputasi pada pasien ulkus kaki diabetik memilki hubungan yang signifikan secara statistik dengan penyakit arteri perifer (p = 0,022; PR = 2,925; 95%CI = 1,316 – 6,501) dan kadar HbA1c (p = 0,024; PR = 4,138; 95%CI = 1,037 – 16,519)

    Analisis Kepuasan Konsumen Terhadap Kualitas Pelayanan Swamedikasi di Apotek Kabupaten Nunukan

    No full text
    Banyaknya Apotek sebagai salah satu sarana pelayanan kesehatan di sekitar kita memberikan kemudahan untuk memilih Apotek mana yang memberikan pelayanan yang berkualitas, tersedianya pelayanan yang berkualitas akan mendatangkan kepuasan bagi konsumen, kepuasan konsumen didapat jika pengalamannya terhadap suatu pelayanan sebanding atau melebihi harapan. Salah satu pelayanan kesehatan yang banyak terjadi di Apotek adalah swamedikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan konsumen terhadap kualitas pelayanan swamedikasi di Apotek Kabupaten Nunukan. Penelitian ini dilakukan dengan jenis penelitian deskriptif dan metode purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner, sampel diperoleh dengan melibatkan 100 responden yang melakukan swamedikasi di Apotek yang ada di Kabupaten Nunukan pada bulan Agustus 2022. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan program Microsoft Excel kemudian dianalisis dengan membandingkan kenyataan dirasakan dan layanan yang diharapkan konsumen dalam diagram kartesius yang terdiri atas 4 bagian yaitu kuadran 1 prioritas utama, kuadran 2 pertahankan prestasi, kuadran 3 prioritas rendah dan kuadran 4 berlebihan. Berdasarkan hasil penelitian keseluruhan kepuasan konsumen terhadap pelayanan swamedikasi di Apotek Kabupaten Nunukan adalah rata rata menjawab puas dengan rata-rata nilai kenyataan dirasakan (4.43) dan rata-rata nilai layanan yang diharapkan (4.39) sehingga kesimpulannya yaitu nilai kenyataan sebanding dengan apa yang diharapakan konsumen

    Formulasi Granul Instan Ekstrak Etanol Daun Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L.) Varietas Antin-3

    No full text
    Ekstrak daun ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) varietas Antin-3 (ekstrak daun Antin-3) mengandung senyawa flavonoid dan polifenol yang memiliki potensi antioksidan sehingga dapat diformulasikan menjadi sediaan granul instan sebagai nutraceutical antioksidan. Granul instan diformulasikan menggunakan metode granulasi basah, bahan pengikat menjadi poin penting keberhasilan terbentuknya granul. Tujuan penelitian ini adalah mencari perbedaan karakteristik fisik granul instan yang mengandung 2 % ekstrak daun Antin-3 yang dibuat menjadi tiga formula dengan kadar PVP sebagai pengikatnya yaitu 2,5 %: 3 %: 3,5 % = F1: F2: F3. Data yang didapatkan adalah variasi PVP tidak mempengaruhi hasil uji kecepatan alir, sudut istirahat, kadar air dan nilai pH namun mempengaruhi hasil uji waktu melarut. Bahan pengikat mempengaruhi kompaktibilitas dari granul sehingga semakin tinggi konsentrasi bahan pengikat yang digunakan maka semakin lama waktu melarut yang dibutuhkan, namun demikan semua hasi uji karakteristik granul instan tersebut masih memenuhi persyaratan

    Evaluasi Tingkat Pengetahuan Penggunaan dan Penyimpanan Antibiotika pada Masyarakat di Kecamatan Ampenan Periode April–Juli 2021: Evaluation of Knowledge Level of Antibiotics Use and Storage in Community in Ampenan District April–July 2021

    No full text
    Penggunaan dan penyimpanan antibiotik yang rasional dapat meningkatkan efektivitas terapi. Pengetahuan yang rendah mengenai obat dapat mengakibatkan tidak tercapainya tujuan terapi, termasuk pengetahuan penggunaan antibiotik sehingga perlu adanya studi yang bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan penggunaan dan penyimpanan antibiotika serta mengetahui hubungan faktor demografik partisipan terhadap tingkat pengetahuan penggunaan dan penyimpanan antibiotik. Penelitian dilakukan di Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat adalah cross sectional melalui survei dengan media kuesioner. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode cluster sampling yang melibatkan 120 KK (Kepala Keluarga). Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner tertutup dengan total 29 pertanyaan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif dan selanjutnya diuji korelasi menggunakan Uji Chi Square untuk mengetahui hubungan antar variabel penelitian. Hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat pengetahuan penggunaan dan penyimpanan antibiotika di Kecamatan Ampenan termasuk kategori baik yaitu secara berurutan dengan total presentase yang menjawab sebesar 53% dan 83%. Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan penggunaan dengan jenis kelamin (0.038), pekerjaan (0.014) dan usia (0.012). Terdapat pula hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan penyimpanan dengan jenis kelamin (0.002) dan pekerjaan (0.008)

    Evaluation of Remdesivir in Liver Functions Covid-19 Patients At Bhayangkara H.S Samsoeri Mertojoso Hospital Surabaya

    No full text
    Remdesivir is one of the effective anti-viral drugs used as a Covid-19 therapy at moderate, severe and critical degrees. Side effects that need to be considered in the use of remdesivir is hepatotoxicity. The active metabolite of remdesivir (GS-44152) is thought to play a role in mitochondrial damage in liver cells, inhibiting bile acid transport, and inducing oxidative stress. This study was conducted to evaluate the use of remdesivir associated with changes in liver function SGOT and SGPT. This study was retrospective observation of moderate, severe and critical COVID-19 patients receiving remdesivir with inclusion criteria of all inpatient medical records at Bhayangkara Hospital Surabaya for the period of August 2020-July 2021. The results showed that significant increase of liver enzymes occurred in SGPT (Pre 29 .50; Post 33.50) while in SGOT (Pre 33.00; Post 26.00), enzymes were significantly decreased. The decrease was greater in the SGPT (Pre 69.00; Post 47.00) and SGOT (Pre 56.00; Post 32.00) hepatoprotector groups. The use of remdesivir had no effect on liver function as indicated by an increase in SGPT value and a decrease in SGOT value, both of which were still in the normal range

    Uji Efektivitas Diuretik Kombinasi Rebusan Rimpang Alang-alang (Imperata cylindrical L.) dan Daun Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus Benth.) pada Mencit Jantan (Mus musculus): Diuretic Effectiveness Test of Combination of Alang-alang (Imperata cylindricalL.) and Kumis Kucing Leaves (Orthosiphon aristatus Benth.) Decoctionin Male Mice (Mus musculus)

    No full text
    Rimpang alang-alang (Imperata cylindrical L.) dan daun kumis kucing (Orthosiphon aristatus Benth.) merupakan salah satu obat tradisional yang digunakan sebagai diuretik. Flavonoid yang terkandung dalam kedua tanaman inilah yang mempunyai aktivitas biologis sebagai diuretik. Pada penelitian ini, 15 ekor mencit dipisahkan menjadi 5 kelompok yang masing-masing berisi 3 ekor mencit sebagai subjek uji. Kelompok 1 diberikan akuades. Kelompok 2 diberikan larutan furosemide 20 mg/kg BB, rebusan alang-alang dengan konsentrasi 60% : 40% daun kumis kucing diberikan pada kelompok 3, rebusan rimpang alang-alang dengan konsentrasi 50% : 50% daun kumis kucing diberikan pada kelompok 4, dan kelompok 5 diberikan rebusan rimpang alang-alang dengan konsentrasi 40%: 60% daun kumis kucing. Kelompok perlakuan tersebut diteliti selama 4 jam dan dicatat volume urin tiap 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rebusan rimpang alang-alang daun kumis kucing dari ketiga kelompok konsentrasi memiliki efek diuretik dimana mencit mengeluarkan urin pertama kali pada menit ke-60. Kelompok mencit kontrol positif dan kontrol negatif mengeluarkan urin pertama kali pada menit ke-30

    Uji Aktivitas Antioksidan Wedang Uwuh dengan Variasi Formula Jenis Jahe dan Waktu Penyeduhan: Wedang Uwuh Antioxidant Activity Test with Variation of Ginger Type Formula and Brewing Time

    No full text
    Wedang Uwuh adalah minuman kesehatan tradisional khas Imogiri, Bantul dan Yogyakarta. Salah satu bahan wedang uwuh adalah jahe. Ada tiga jenis jahe di Indonesia: jahe gajah, merah dan emprit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan terbaik dari wedang uwuh dengan variasi jenis jahe dan waktu penyeduhan yang paling tepat untuk wedang uwuh agar menghasilkan aktivitas antioksidan paling tinggi. Semua tanaman dalam formula wedang uwuh dideterminasi kemudian diseduh menggunakan air mendidih selama 10, 20, dan 30 menit. Air seduhan wedang uwuh diidentifikasi flavonoid dan fenol dengan KLT dan uji tabung. Uji aktivitas antioksidan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode DPPH. Wedang uwuh dengan kandungan jahe merah yang diseduh selama 10 menit memiliki aktivitas antioksidan lebih tinggi dibandingkan dengan jahe gajah dan emprit, dengan nilai IC50 27,73 µg/mL. Hasil uji friedman pada analisis jenis jahe dan waktu penyeduhan wedang uwuh terhadap IC50 diperoleh p = 0,000 dimana p<? (0,05). Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh jenis jahe dan waktu penyeduhan wedang uwuh terhadap nilai IC50

    Uji Pendahuluan Fitokimia Dan Antioksidan TumbuhanObat Suku Dayak Di Desa Petangis, Kabupaten Paser,Kalimantan Timur

    No full text
    Antioksidan diketahui dapat mencegah penyakit akibat kerusakan oksidatif oleh radikal bebas. Meskipun antioksidan sintetis tersedia secara komersial, tetapi tingkat toksisitasnya menjadi masalah. Oleh sebab itu penelitian untuk memperoleh sumber-sumber baru antioksidan yang potensial dari tumbuhan tetap diperlukan. Penelitian ini bertujuan mengetahui senyawa metabolit sekunder dan aktivitas antioksidan dari sejumlah tumbuhan hutan yang digunakan sebagai obat tradisional oleh Suku Dayak di Desa Petangis, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Sampel tumbuhan yang digunakan antara lain kulit batang Guioa pterorhachis, akar Flagellaria indica, akar Nauclea officinalis, dan akar Clerodendrum adenophysum. Skrining awal fitokimia dari ekstrak etanol sampel menunjukkan adanya kandungan flavonoid, tanin, saponin, dan triterpenoid. Uji penghambatan radikal bebas menggunakan metode DPPH menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit batang Guioa pterorhachis memiliki nilai IC50 lebih kecil dari 7,8 ppm dan akar Nauclea officinalis memiliki nilai IC50 43,7 ppm. Aktivitas antioksidan kedua tumbuhan tersebut tergolong kuat sedangkan akar Flagellaria indica dan akar Clerodendrum adenophysum tidak aktif sebagai antioksidan karena menghasilkan nilai IC50 lebih dari 200 ppm

    Analisis Karakteristik Kimia dan Sifat Organoleptik Tepung Ikan Gabus Sebagai Bahan Dasar Olahan Pangan

    No full text
    Tepung ikan gabus yang diteliti saat ini hanya dilakukan beberapa pengujian karakteristik kimia. Masalah dalam penelitian ini apakah pembuatan tepung dari ikan gabus sebagai bahan dasar dalam pembuatan berbagai olahan dapat dilakukan, dengan tujuan untuk menghasilkan tepung ikan gabus sebagai bahan dasar olahan yang tinggi akan protein. Penelitian menggunakan rancangan analisis laboratorium, data yang dikumpul berupa data pengamatan serta pendapat panelis terhadap pendapat organoleptik. Penyajian data dalam bentuk tabel yang nantinya dianalisis sehingga diperoleh hasil apakah tepung ikan gabus sangat baik digunakan sebagai bahan olahan. Kemudian dibandingkan dengan standar yang digunakan. Hasil menunjukan bahwa pengujian karakteristik kimia tepung ikan gabus untuk kadar air yang diperoleh 10%, kadar abu 2,94%, kadar lemak 13,81%, kadar serat 21,83% dan kadar protein 65,3%. Hasil ini sesuai dengan yang ditetapkan Food and Agriculture Organization (FAO) yang artinya tepung olahan dari ikan gabus dapat digunakan sebagai bahan olahan

    Pengaruh Persepsi Tentang Advertorial Produk Kesehatan Di Koran Pada Sikap Konsumen

    No full text
    Advertorial is advertising looks like news as its editorial format. The purpose of advertising is to influence consumer buying behavior. Consumer attitude is one of predictor to determine consumer behavior. The purpose of this research is to analysis influence perception of health product advertorial toward consumer attitude. Method of this research is survey which Gadjah Mada University (GMU) student that have read advertorial of healt product in newspaper as population. Method of sampling use purposive sampling. There are 3 variables in this research: perception of health product advertorial as independent variable while cognitive and affective response as dependent variables. All variables are measured using Likert scale. The primary data collected using questionnaires that given to 170 respondents. Validity and reliability of research instrument were tested using Confirmatory Factor Analysis and Alpha Cronbach’s. All hypotheses tested by using Linear Regression. The finding of this research shown that perception of health product advertorial significantly influence cognitive and affective of consumer response . The influence perception of health product advertorial toward cognitive response of GMU student that read newpaper is 21,3% and the influence of health product advertorial toward affective response of GMU student that read newspaper is 8,7%. Another factors estimated influencing attitude toward the advertorial are individual education, attitude toward the brand previously, and level of individual involvement

    135

    full texts

    609

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Sains dan Kesehatan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇